Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

1 April 2019

, , , , , , , , , , , ,

TOKYO SHOPPING: ISETAN & MITSUKOSHI



There's always something special about shopping in Japan. Barang-barang yang unik dan berkualitas, detil pada kemasan dan presentasi, layout mall yang membuat kita tidak ingin keluar dan makanan yang sungguh menggoda. Kali ini saya mengunjungi beberapa department store, shopping mall di Tokyo: Isetan Shinjuku, Mitsukoshi Ginza dan Mitsukoshi Nihombashi. Ada apa saja di sana? Hmm, tentunya hal-hal yang memanjakan mata dan menggoda untuk berbelanja..

ISETAN SHINJUKU

Berkeliling Isetan Shinjuku perlu waktu yang tidak sebentar. Ada dua gedung yang menyatu, Main bulding dan Men's Building. Sesuai namanya, Men's Building dipenuhi berbagai produk untuk pria mulai dari pakaian, aksesoris, sepatu dan lain-lain. Saya sempat berhenti cukup lama di NEIGHBORHOOD, brand streetwear Jepang karya Shinsuke Takizawa dan memperhatikan koleksi yang menarik di sana. Ada banyak brand yang tersedia di Isetan Shinjuku, mulai dari brand internasional dan brand lokal Jepang.





Di Main Building ada lebih banyak koleksi produk untuk perempuan (YASSS). Sleepwear dan aksesoris tidur yang menggemaskan, koleksi simple and chic dari brand lokal Jepang dan ada begitu banyak topi yang membuat saya sangat sulit menentukan pilihan (too many good choices haha!)

And now let's move to the food choices:

HATAKE CAFE
Isetan Shinjuku
Main Building, FL. B2



Cafe ini cocok untuk beristirahat makan siang setelah atau sebelum berbelanja, atau sekadar menikmati kopi di sela-sela aktivitas berkeliling Isetan. Meski berada di area shopping mall, Hatake Cafe terletak di sisi ujung sehingga terasa lebih tenang dan cocok untuk bersantai.

Cafe dengan konsep "taman" ini memiliki berbagai menu tematik di musim yang berbeda dan karena kami datang di musim mekarnya bunga sakura, Andre Sarwono (makanterusss.com) yang datang bersama saya langsung mencoba Cherry Blossom Fair (souffle pancakes), dan saya mencoba Hatake Veggie Special Lunch Set.

DEPACHIKA
Isetan Shinjuku
Main Building, FL. B1


This place is SOOOOO INTERESTING!

Di Main Building B1, tepatnya di area makanan, saya dan Andre selalu hilang fokus karena berbagai makanan yang menggoda selera, mulai dari buah-buahan yang terlihat segar, seperti strawberry berukuran besar ini, atau white strawberry khas Jepang yang sangat unik. Strawberry berwarna putih ini hasil perkebunan Jepang yang diatur sedemikian rupa agar strawberry menerima sinar matahari dengan kadar lebih sedikit sehingga elemen yang membuat strawberry berwarna merah (anthocyanin) juga lebih sedikit dan membuat strawberry berwarna putih. Untuk mendapatkan strawberry putih ini juga perlu effort lebih besar karena umumnya hanya 10% strawberry akan menjadi berwarna putih, makanya wajar jika strawberry putih ini jauh lebih mahal. Penasaran kan?

Tidak hanya buah-buahan khas Jepang, di Isetan Shinjuku ini juga ada area liquor (wine, beer and sake) yang sangat lengkap. Kita juga dapat mencoba sake yang ada (wine tasting) di area ini.





Selanjutnya kami (again) lost in the foods area. Ada begitu banyak cemilan dan kue-kue yang sangat menarik dengan tampilan yang sangat cantik dan terlihat sangat enak, yummy!

ROOFTOP ISETAN SHINJUKU



Saya tidak menyangka ada area rooftop yang sangat nyaman di Isetan Shinjuku. Bahkan, kami dapat menemukan pohon sakura di sini!

Area rooftop Isetan Shinjuku sangat luas, ada area dek kayu untuk bersantai, jalur berjalan kaki dan taman kecil lengkap dengan bunga-bunga cantik dan pohon sakura yang sedang blooming di musim semi! YAY!

ISETAN SHINJUKU
3 Chome-14-1
Shinjuku City
Tokyo

Opening Hours: 10.30 AM - 8 PM

MITSUKOSHI GINZA


Kami tiba di Mitsukoshi Ginza sekitar pukul 10.20 dan ternyata sudah banyak orang yang mengantre untuk masuk ke Mitsukoshi Ginza. Jepang memang terkenal dengan budaya tepat waktu dan sangat menarik melihat pegawai Mitsukoshi Ginza sudah siap di depan pintu (di area dalam) namun dengan rapi berdiri menunggu tepat jam 10.30 untuk membuka pintu kaca.


Sebelumnya saya sudah pernah berkeliling Mitsukoshi Ginza saat menemani ibu saya berbelanja. Dari pintu masuk kita sudah dapat melihat deretan aksesoris seperti tas dan topi serta pakaian perempuan. Nah, dari area ini kami langsung ke Depachika (another food area!).

DEPACHIKA
Mitsukoshi Ginza






Sungguh menyenangkan menikmati berkeliling Mitsukoshi Ginza di musim semi karena banyak sekali makanan dan cemilan bertema sakura yang dikemas sangat cantik! Bayangkan deretan makanan berwarna pink dengan tema sakura! Saya tidak tahan untuk tidak mencoba sakura jelly dengan edible flower ini! Bahkan saya dan Andre membawa sakura jelly ini ke area depan Mitsukoshi Ginza di mana sedang ada pohon sakura yang sengaja diletakkan di depan salah satu pintu masuk Mitsukoshi Ginza. PINK FEELING!

KOBE GYUNTA
Mitsukoshi Ginza
FL. 11


Di Okonomiyaki restoran ini kita dapat melihat langsung pembuatan okonomiyaki, atau bahkan membuat sendiri di panggangan yang ada di setiap meja. Namun karena masih ingin punya waktu lebih untuk menikmati berkeliling Mitsukoshi Ginza, kami memilih untuk menikmati okonomiyaki yang sudah jadi hehe

GINZA TERRACE
Mitsukoshi Ginza
FL. 9

Di Mitsukoshi Ginza juga terdapat roof terrace untuk bersantai. Bahkan kita dapat membawa makanan untuk dinikmati di roof area Mitsukoshi Ginza ini. Selain itu juga ada shrine kecil di area terrace.

MITSUKOSHI GINZA
4 Chome-6-1 6 Ginza
Chuo City
Tokyo

MITSUKOSHI NIHOMBASHI


Jika kalian mencari high-end product, Mitsukoshi Nihombashi menyediakan banyak pilihan. Mitsukoshi adalah department store tertua di Jepang dan peta lokasi dan tampilan Mitsukoshi Nihombashi dapat kita temukan di jalur menuju kereta persis di sebelah Mitsukoshi Nihombashi.

Kami datang di saat Hanabana-sai atau flower festival sehingga banyak sisi Mitsukoshi Nihombashi yang "berdandan" dengan warna kuning yang menyegarkan. Dari pintu masuk kita dapat menikmati area lantai dasar yang telah direnovasi dengan ambience putih karya arsitek Jepang, Kengo Kuma.





Lantai ini dipenuhi dengan area cosmetics and skin care serta aksesoris. Di hall tengah, perhatian kita akan tertuju pada patung berukuran sangat masif yaitu Magokoro Statue yang memerlukan waktu 10 tahun pembuatan hingga akhirnya dipasang di main hall Mitsukoshi Nihombashi pada tahun 1960.

DEPACHIKA
Mitsukoshi Nihombashi
FL. B1


Kami kembali "kalap" di Depachika Mitsukoshi Nihombashi yang dipenuhi makanan dan cemilan yang sebagian besar bertema sakura season mulai dari cake, mochi, dango hingga keripik.

CLUB HARIE
Mitsukoshi Nihombashi
FL. B1


Club Harie populer dengan Baumkuchen yang berarti "kue pohon" dalam bahasa Jerman. Nama ini merepresentasikan kue yang memiliki garis-garis seperti urat usia pada pohon saat dipotong.

Di Club Harie Mitsukoshi Nihombashi, kita juga dapat melihat pembuatan langsung Baumkuchen yang menarik. Adonan terus menerus ditambah pada semacam roller panjang yang menghasilkan kue silinder dengan lubang di tengah dan berlapis-lapis yang menyebabkan garis saat dipotong.

LANDMARK
Mitsukoshi Nihombashi

Menu yang sangat beragam membuat Landmark cocok sebagai restoran keluarga. Mulai dari menu Jepang, pasta, desert dan kid's menu ada di Landmark. Salah satu yang terkenal di Landmark yaitu Kids' Bento yang disajikan di piring berbentuk kereta, lengkap dengan uap dari dry ice.

MITSUKOSHI NIHOMBASHI
1 Chome-4-1 Nihonbashimuromachi
Chuo City, Tokyo

Jadi, sudah siap berbelanja di Jepang? :) *siapin bagasi kosong*

@marischkaprue - she cannot resist shopping in Japan

17 Maret 2019

, , , , , , ,

OTHER THINGS TO IN KANSAI: HYOGO GO-TO



Trip saya ke Kansai pada Oktober lalu memang cukup padat, namun ini membuat saya sadar bahwa Kansai begitu luas, dan begitu banyak lokasi menarik lain yang bisa dinikmati.

Kali ini saya tiba di Hyogo, Prefektur di Wilayah Kansai yang berbatasan dengan Osaka dan Kyoto. Kami hanya punya waktu satu hari saja untuk menikmati sebagian sisi Hyogo sehingga kami tetap menginap di Osaka. Nah, ini dia alur perjalanan one day trip kami dari Osaka ke Hyogo.

UMEDA STATION TO KOSHIEN STATION (HANSHIN RAILWAY)





Koshien Station berada di Nishinomiya, sudah masuk di Hyogo Prefecture yang berdekatan dengan Osaka. Kami keluar di West Gate dan naik taksi menuju Ozeki untuk melihat pembuatan.. sake! :)

OZEKI




Perusahaan pembuat sake sejak tahun 1711 ini memang terkenal, namun tidak banyak turis yang tahu bahwa Ozeki berasal dari Hyogo Prefecture dan pabrik dan kantor utama Ozeki masih ada di Nishinomiya.

Saya langsung mencium aroma sake sejak masuk ke dalam pabrik. Cara pembuatan sake dijelaskan langsung di pabrik, mulai dari tahapan beras hingga keseluruhan proses fermentasi yang memakan waktu beragam.

Usai berkeliling, kami pun bisa mencicipi berbagai sample sake yang ada buatan Ozeki. Namun karena hari masih pagi, saya hanya mencicipi sedikit saja hehe, terasa aneh kan minum sake di pagi hari? I'll keep it for later at night.. or not!






Selanjutnya kami berjalan kaki menuju area.. sake lagi (oh, yes!) ,rencana saya untuk minum sake nanti malam saja tentu berganti. Yang menarik, kami diberi "games" ,yaitu menebak empat jenis sake yang ada di depan kami, mencocokkan dengan nama-nama dan jenis sake yang ada: Osaka-ya Chobei, Karatamba, RAI dan Gokujo Amakuchi. Hasilnya? Cuma 1 jawaban saya yang benar, sisanya meleset hihi.. Well, menikmati sake ga perlu sampai tau detil nama setiap sake kan :)

Selanjutnya kami ke toko oleh-oleh yang sebagian besar terbuat dari sake. Tidak hanya minuman sake, ada juga biskuit dan berbagai cemilan lainnya yang cocok untuk oleh-oleh.

NISHINOMIYA STATION TO AKASHI STATION (JR)


Usai ber-sake ria, kami menuju JR Nishinomiya Station dan naik kereta ke Akashi Station. Saat itu waktu sudah siang jadi kami memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu sebelum jalan kaki di area Himeji.

KOBE FISH MARKET







Dari Stasiun Akashi, hanya perlu berjalan kaki sekitar 5 menit saja untuk tiba di Kobe Fish Market. Tidak hanya seafood segar, namun di Kobe Fish Market juga banyak kios jajanan dan restoran. Kami berhenti dulu untuk menikmati Takoyaki sebelum makan siang.

AKASHI STATION TO HIMEJI STATION (JR)




Kami kembali ke Akashi Station dan menuju Himeji Station, hanya 24 menit kami sudah tiba di Himeji dan menuju tempat makan siang.

FUKUTEI JAPANESE RESTAURANT




Hanya perlu sekitar 7 menit berjalan kaki untuk tiba di Fukutei Japanese Restaurant. Kita dapat menikmati makanan tradisional Jepang yang ditata cantik. Fukutei juga menyediakan dua set halal menu.

Fukutei Japanese Restaurant
7 5 Kameimachi, Himeji-shi
Hyogo-ken 670-0925

HIMEJI EKIMAE SHOPPING STREET







Sambil berjalan menuju Himeji Castle, kami melewati shopping area dengan berbagai toko menarik di kiri-kanan jalan, mengingatkan saya pada area shopping Shinsaibashi di Osaka.

HIMEJI CASTLE







Dan kemudian kami menuju lokasi yang sudah saya nantikan, Himeji Castle! Sebelumnya saya sudah browsing foto-foto Himeji Castle dan tertarik dengan keindahan castle berwarna putih ini.

Himeji Castle bahkan lebih cantik dari apa yang tampil di foto. Mulai dari jalur menuju castle saya memperhatikan Himeji Castle yang berwarna putih dan kontras dengan langit biru hari itu. Kami masuk ke dalam castle dan naik ke area atas dengan pemandangan terbaik!

Sebenarnya saya masih ingin lebih banyak menghabiskan waktu di Himeji Castle, namun kami mesti bergegas sebelum gelap agar tidak terlambat datang untuk reservasi makan malam. Well, see you again Himeji Castle, saya pasti akan datang lagi!

ROBATA NO GANZU SHUSI OZEKI




Dinner kali ini di jenis restoran kesukaan saya di Jepang, Robatayaki! Robatayaki, atau yang biasa disingkat Robata adalah cara memasak di Jepang sejak ratusan tahun lalu yang berarti memanggang di atas api. Bahan-bahan robatayaki beragam, mulai dari berbagai daging, sayur-sayuran dan berbagai bahan segar lainnya.

Yang membuat Robatayaki begitu menarik adalah meja besar yang mengelilingi area masak, ada satu orang yang melayani semua pengunjung di satu meja, kita kemudian memilih bahan yang kita mau dan akan dimasak langsung di atas panggangan api yang ada di tengah meja lebar berisi berbagai bahan makanan. Saat sudah matang, makanan akan disuguhkan kepada kita dengan nampan kayu dengan pegangan panjang, menarik kan :)

Robata No Ganzu Shusi Ozeki
1 Chome-5-4 Shimoyamatedori
Chuo-ku, Kobe-shi
Hyogo-ken 650-0011

Usai dinner, kami kembali ke Osaka. Perjalanan ke Hyogo meski cuma kurang dari satu hari, sangat menyenangkan, tentu saya akan memasukkan Hyogo, terutama Himeji dalam rencana trip saya berikutnya!

@marischkaprue - so many things to do, so many things to see through her eyes