Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

15 September 2020

, , , , ,

POSTCARD FROM SEOUL FASHION WEEK


Well, still in the middle of the pandemic and since the international travel for leisure is highly not suggested, most of my days spent just staying at home (an apartment actually), playing with dogs (they are really a blessing during this unprecedented time like this), taking photos, video calls, a nearby-open air and quiet place is a once or twice a week escape for me and my sister.

On most days, I find time move fast when I’m online, on time like this is also hard for me to write, a lot of times spent just looking at old photos, arrange and manage the filing and I mostly find a lot of old photos that I’ve never post before.


Here are some photos from out trip in 2019. We were in Seoul and went to DDP (Dongdaemun Design Plaza) just to walk around and take photos. We didn’t know that at the same day, it’s a fashion week time in Seoul, especially in DDP.


It’s always a delight to see awesome looking fashionista and of course, the “mini” gorgeous model!










Definitely not models ha! :)

With the gorgeous kids!!! They're so so so CUTE!


8 September 2020

, , , , ,

RELAXING GREEN DAY AT KEBUN RAYA CIBODAS


Mencari area di Jabodetabek dan sekitarnya jadi kebiasaan baru saya dan Chantal, mencari lokasi untuk refreshing sejenak yang jauh dari keramaian dan tentunya bisa berjarak agar tenang di masa pandemi ini.


Sebulan sebelumnya, saya melihat postingan teman saya, Atre, yang sedang bersantai di bawah pohon dengan pemandangan hamparan kehijauan. Ternyata Atre dan temannya menikmati berkeliling dan bersantai di Kebun Raya Cibodas, area sekitar 85 hektar ini yang ada di Kabupaten Cianjur.


Saya dan Chantal berangkat jam 7 pagi dan perlu waktu sekitar 1,5 jam dari area Jakarta Selatan menuju Kebun Raya Cibodas. Kami tiba di pagi hari sehingga area kebun raya ini masih sepi.





Ada banyak area yang bisa dinikmati di Kebun Raya Cibodas, namun kami mampir ke Taman Sakura terlebih dahulu. Sesuai namanya, di area ini terdapat pohon dengan bunga yang mirip sakura di Jepang. Sayangnya saat kami datang, hanya sedikit bunga yang sedang mekar. Area Taman Sakura ini mengingatkan saya pada taman-taman di Jepang, dengan sungai kecil dan bebatuan, jembatan dan pepohonan serta pemandangan yang cantik. Jika berkunjung ke Kebun Raya Cibodas, sebaiknya mampir ke Taman Sakura terlebih dahulu karena taman ini sangat penuh di siang hingga sore hari.


Dari satu area ke area lain kita bisa berkeliling naik mobil pribadi, atau naik minibus terbuka yang disediakan oleh pengelola. Ada lebih dari 1200 jenis tanaman di Kebun Raya Cibodas yang tersebar di beberapa area. Saya dan Chantal baru datang ke beberapa sisi saja, kami sengaja “menyimpan” spot-spot lainnya untuk dinikmati jika kami mampir ke Kebun Raya Cibodas lagi.





Ada dua rumah kaca di kebun raya ini, yang besar adalah rumah kaca yang baru, sayangnya isinya masih kurang jelas dan tidak terlihat tertata baik, saya lebih suka isi dari rumah kaca yang lama, di mana kita bisa melihat banyak jenis kaktus.


Tentunya main ke Kebun Raya Cibodas kurang lengkap tanpa bersantai di alas piknik di tengah kehijauan. Kami makan siang di salah satu sisi dengan pemandangan bukit, sangat menyenangkan, apalagi suhu di Kebun Raya Cibodas sangat adem sehingga membuat kami betah bersantai lama di sini.




Bagi kami yang tinggal di gedung apartmen, menikmati hamparan kehijauan seperti ini di saat pandemi adalah “luxury,” tentunya one day kami akan kembali lagi menikmati Kebun Raya Cibodas.


@marischkaprue - green over blue for a while


NOTES


Kebun Raya Cibodas

Jl. Kebun Raya Cibodas

Cimacan, Kecamatan Cipanas

Cianjur, Jawa Barat


Harga tiket masuk:
Rp. 16.500/ orang


Buka pukul: 8 pagi hingga 5 sore

(last entry pukul 4 sore)


PS:

Saat ini direkomendasikan untuk datang di saat weekdays supaya sepi dan bisa berjarak, jangan lupa untuk menggunakan masker di lokasi yang ada orang lain dan sulit berjarak (misal: wc, tempat jualan makanan, etc)


***



1 September 2020

, , , , ,

POSTCARD FROM OUR PASTEL PICNIC


Di masa seperti ini, piknik di alam terbuka menjadi hiburan kami. Bersama orang-orang terdekat, lingkup sangat kecil, menikmati kehijauan dan semilir angin.

Salah satu lokasi piknik favorit kami: Kebun Raya Cibodas! Selain kehijauan pepohonan dan bukit, area yang luas dan sepi di saat weekdays, suhu yang cenderung dingin pun membuat bersantai di Kebun Raya Cibodas sangat menyenangkan. Betah rasanya bersantai, makan cemilan, makan siang, baca buku dan nongkrong seharian di tengah pepohonan.







Here are some photos from our pastel picnic in Cibodas









@marischkaprue - stay at home, going out with safety awareness


NOTES


Kebun Raya Cibodas

Jl. Kebun Raya Cibodas

Cimacan, Kecamatan Cipanas

Cianjur, Jawa Barat


Harga tiket masuk:
Rp. 16.500/ orang


Buka pukul: 8 pagi hingga 5 sore

(last entry pukul 4 sore)


PS:

Saat ini direkomendasikan untuk datang di saat weekdays supaya sepi dan bisa berjarak, jangan lupa untuk menggunakan masker di lokasi yang ada orang lain dan sulit berjarak (misal: wc, tempat jualan makanan, etc)


***

27 Agustus 2020

, ,

OUTING DAY WITH THE DOGS: SENTUL

 


Masih di masa pandemi dan keinginan kami untuk dapat menikmati pengalaman outdoor dengan tetap aman dalam sudut pandang kami, maka saya dan Chantal memutuskan untuk half-day trip ke Sentul, Bogor.


Sebelumnya, saya sudah sering melihat teman saya, Gemala menikmati jalur trekking di Sentul bersama dua anak bulunya, Pang dan Lupi, bahkan dari masa sebelum pandemi. Karena areanya dog friendly, maka saya dan Chantal membawa duo bulu: Noodles dan Soba untuk ikut trekking bersama di Sentul.


Dari Jakarta ke area parkir mobil menuju jalur masuk trekking sekitar 1,5 jam naik mobil dan kami langsung menurunkan Soba dan Noodles untuk ikut berjalan bersama kami. Duo bulu ini excited banget diajak ke alam, ini kali ke-dua mereka main ke alam, sebelumnya hampir 3 tahun lalu Soba dan Noodles main ke pantai di Ayer, dan ini pertama kali mereka main ke sawah dan sungai :)








Kami melewati area perumahan sebelum menaiki bukit dan sampai di area sawah yang luas. Senang sekali akhirnya melihat kehijauan lagi! Soba dan Noodles pun sangat excited, namun ada momen-momen harus dibantu menyeberangi jalur air, maklum mereka si kaki pendek belum terbiasa dengan area sawah hehe..


Setelah melewati area sawah, kami akhirnya tiba di sungai. Soba tampak hati-hati dan bingung melewati bebatuan kecil dan tidak mau menyentuh air, maklum anjing kota hihi. Sementara Noodles yang awalnya kami pikir akan malas menyentuh air, justru langsung “nyempung” ke sungai dari awal!








Di sisi sungai kami bersantai menikmati pemandangan, biasanya di trek ini kita bisa makan siang di pinggir sungai, namun kali ini kami menunda jadwal makan siang karena pulang lebih awal.




Total trekking sekitar 3,5 jam dan jalur trekking sangat mudah, ideal juga untuk trekking bersama keluarga dan anak-anak. Next time tentunya kami akan membawa bocah-bocah bulu ini menikmati sawah dan sungai lagi!


@marischkaprue - spend so many times with the duo-fur during this pandemic


NOTES


JALUR TREKKING LEUWI HEJO

Bogor, Jawa Barat

Waktu tempuh dari Jakarta sekitar 1,5 jam (berangkat jam 6 pagi)

Ada banyak pilihan rute untuk trekking di Sentul, bisa trekking dengan dipandu guide untuk lebih memudahkan, serta untuk membantu ekonomi warga lokal juga karena semua pemandu adalah warga lokal di sana :)


Biaya: Rp. 150 ribu/ orang

(private trip, pemandu hanya akan membawa group kita saja, tidak akan digabung dengan group lainnya)


Booking via:

Jakarta Trekking Sentul

Roby di whatsapp: +62 858-8107-7669


PS:

Tetap gunakan masker saat di lokasi yang cukup ramai dan sulit berjarak dengan orang yang tidak serumah/ tinggal bersama.


***


22 Agustus 2020

, , ,

VLOG: MASIH BLOGGING?


 

Here's TALK//TALK: Masih Blogging?

Saya memulai blog ini di tahun 2011 dan baru mulai akhir di akhir tahun 2012. Saat ini kecenderungan orang-orang (termasuk saya) adalah kurang dapat menahan fokus untuk membaca tulisan panjang, sehingga blog cenderung ditinggalkan. Apakah itu benar dan bagaimana kita sebagai blog menanggapi ini?

Saya berbincang dengan Mumun dan Vira dari www.indohoy.com tentang blogging di masa invasi sosial media yang masif ini.

Thanks for watching!

Jangan lupa untuk subscribe, like dan comment untuk membantu saya sharing lebih banyak dalam bentuk video youtube ya

Thank you!
***

@marischkaprue - she still blogging, once or twice a month...

21 Juli 2020

, ,

RECONNECTING WITH NATURE: PULAU MACAN


Rasanya campur aduk, tapi sungguh senang..


Ini trip pertama saya setelah 5 bulan di rumah aja karena pandemi. Ada banyak pertimbangan sebelum saya dan Chantal memutuskan untuk pergi ke Pulau Macan. Faktor yang saya kenali terus menerus adalah Ventilasi - Durasi -Jarak, karena itu kami memilih resort di pulau kecil dengan unit-unit bangunan yang terpisah dan berjarak, serta kapasitas resort yang tidak dapat menampung terlalu banyak orang sehingga tamu akan tetap dapat berjarak karena tidak bisa diisi terlalu banyak orang.


Pulau Macan hanya berjarak sekitar 1,5 hingga 2 jam dari Marina Ancol di Jakarta. Saat kami berangkat dan pulang laut sangat tenang dan cuaca cerah sehingga hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam 20 menit saja untuk menyeberang ke dan dari Pulau Macan.




Breakfast in the hut - Coral Hut

3 bed Coral Hut Pulau Macan

Bathroom - Coral Hut


Kami menginap di Coral Hut, unit bangunan tersendiri yang langsung berhadapan dengan laut. Ada 6 unit tipe Hut dan 5 unit tipe kamar. Perlu diingat kalau tidak semua unit tipe Hut tersambung dengan kamar mandi pribadi, ada beberapa unit dengan shared bathroom dengan unit lain, begitu pula dengan tipe kamar.


Lihat video detil kamar tipe Coral Hut di video postingan Instagram saya (slide 3)



View this post on Instagram

𝟲 𝗱𝗮𝘆𝘀 𝘄𝗲𝗹𝗹 𝘀𝗽𝗲𝗻𝘁 Seneng banget bisa nyebur di laut lagi, nikmatin alam, di"temenin" burung-burung, kocheng pulau sampe si 𝐖𝐚𝐰𝐚𝐤 biawak pulau yang rajin berenang patroli tiap pagi 🦎 Nikmatin banget hari-hari di 𝐏𝐮𝐥𝐚𝐮 𝐌𝐚𝐜𝐚𝐧 yang bagussss banget viewnya, air lautnya bening, kamarnya sederhana tapi super cozy! Pastinya 𝐦𝐞𝐬𝐭𝐢 𝐝𝐢𝐮𝐥𝐚𝐧𝐠 Btw kamar yang kami pake ini namanya 𝐂𝐨𝐫𝐚𝐥 𝐇𝐮𝐭, paling cozy & 𝐚𝐞𝐬𝐭𝐡𝐞𝐭𝐢𝐜 sih menurut gw ya 👌 Buat yang mau liat jelas kamarnya kaya apa, 𝐬𝐰𝐢𝐩𝐞 karena ada videonya yang jelasss isi kamar ini kaya apa ⚡✌

A post shared by Marischka Prudence (@marischkaprue) on


Tanpa AC, tanpa air hangat untuk mandi dan tanpa dinding serta tanpa pintu dan kunci kamar namun Coral Hut di Pulau Macan ini begitu nyaman bagi saya. Ranjang yang langsung menghadap laut dengan air yang jernih. Daybed di deck kayu dengan tangga langsung untuk menikmati air laut tanpa mesti keluar dari area Hut. This is luxury for me :)




Style serba kayu, dekor yang natural dan kamar mandi dengan banyak area terbuka serta tentunya pemandangan yang sangat cantik. This is really a perfect escape from the city, apalagi setelah berbulan-bulan di rumah dan intensitas kami ke luar bisa dihitung jari. 


Pulau Macan memang sangat cantik. Saya sudah pernah mendengar tentang pulau ini sejak beberapa tahun lalu namun tidak pernah menyangka bahwa ternyata sebagus ini. Memang pandemi membuat kami mencari tempat bepergian yang masih memungkinkan tanpa naik pesawat terlebih dahulu sementara waktu dan area yang memungkinkan untuk social distancing.



Menginap di Pulau Macan tentunya tidak ada warung, makan 3 x sehari dan snacks semua sudah include, termasuk boat transfer PP dari Marina Ancol serta aktivitas seperti snorkeling, SUP (Stand Up Paddleboarding), kayaking dan menyeberang ke pulau kecil (Pulau Macan Gundul) yang persis ada di seberang Pulau Macan.





We really feel reconnecting with the nature. Suara burung di pagi dan sore hari, belalang yang mampir ke dekat kursi di deck, biawak berenang lewat depan kamar di pagi hari (yes, ada biawak tapi mereka benar-benar tidak mengganggu dan tidak berbahaya, justru kabur saat melihat kita), bersantai melihat ikan dari deck di kamar, ditemani suara air laut di malam hari saat tidur, suara dedaunan tertiup angin.. memang alam selalu memberi energi positif, saya merasa di-recharge lagi.


Thanks for making me feel blessed again. Tentu trip ini mesti diulang, semoga di saat dunia sudah membaik..


@marischkaprue - yes she still blogging during the pandemic


NOTES


Pulau Macan Village & Eco Resort

Pulau Macan

Kepulauan Seribu
Jakarta

contact via:

info@zevillages.com

https://www.pulaumacan.com/rooms-n-rates


RATE:

Start from Rp. 1,6 juta per night per person

Rate tergantung Hut/ Kamar yang dipilih, tanggal, season dan berapa lama menginap


Rate Coral Hut (kamar yang ada di postingan blog ini):

Rp. 2,6 juta/ person/ night (weekdays)

Rp. 2,7 juta/ person/ night (weekend)

ps: harga juga tergantung tanggal & season, serta untuk booking stay yang lebih lama maka harga akan lebih murah di night 2, 3 dst, contact Pulau Macan untuk info lebih lengkap)


Rate sudah termasuk:

Transportasi dari Marina Ancol menuju Pulau Macan PP (boat diatur oleh resort)

Makan 3x sehari + snacks

Activities selama di Pulau Macan: Kayaking, SUP, etc kecuali scuba diving


TO KNOW:

Tidak ada AC

Tidak ada warm water di shower bathroom

Tidak ada dinding dan pintu serta kunci kamar pada unit tipe Hut

Ketahui info ini terlebih dahulu sebelum datang supaya tidak kecewa

Tidak diperbolehkan membawa makanan dengan kemasan plastik, makanan dari resort sudah sangat cukup, kita bisa order minuman dingin dan indomie juga, tenang saja hehe..


Just ENJOY!


Also, if you're traveling to Pulau Macan during the pandemic, please read the caption from my IG post below:


View this post on Instagram

𝐅𝐢𝐧𝐚𝐥𝐥𝐲 se-rindu itu sama laut, dan se-happy itu bisa kembali ke laut. Banyak banget pertimbangan sebelum memutuskan trip lagi, apalagi kondisi lagi gini ya.. jadi untuk sementara kami pilih yang ga perlu naik pesawat dulu, yang sangat mungkin berjarak dan pertimbangan ventilasi (airflow yang baik, lokasi outdoor tentunya lebih ideal ya). Ternyata di 𝐏𝐮𝐥𝐚𝐮 𝐒𝐞𝐫𝐢𝐛𝐮 ada tempat se-bagus ini! Udah sering denger sih soal 𝐏𝐮𝐥𝐚𝐮 𝐌𝐚𝐜𝐚𝐧 tapi ga nyangka se-bagus ini ❤❤ Hal yang paling dipikirin tentunya bukan di resortnya, tapi menuju ke resort kan mesti naik boat dan sharing space sama orang lain, jadi udah siap masker, kacamata sampe jaket corona ala onlineshop (bisa cek di IG story perjalanan kami ke pulau), untungnya di hari berangkat penumpang kapal cuma kami berdua, di resort pun sepi karena weekdays, lagi-lagi tamu resort cuma kami berdua juga, berasa private banget 🙈 Btw gw sbenernya rada 𝐤𝐡𝐚𝐰𝐚𝐭𝐢𝐫 sharing, mikirin impactnya gimana nanti kaya ga tepat gitu ya buat traveling di saat gini. Tapi... 𝐚𝐝𝐚 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 teman-teman di industri pariwisata yang terpukul banget di pandemi ini, jadi menurut gw (menurut gw yaaaa) dengan jalan tapi tetap mempertimbangkan 3 hal utama: 𝐕𝐞𝐧𝐭𝐢𝐥𝐚𝐬𝐢, 𝐃𝐮𝐫𝐚𝐬𝐢, 𝐉𝐚𝐫𝐚𝐤 untuk meminimalisir potensi penularan, mungkin kita bisa bantu dikit-dikit teman-teman di industri ini. Tapi, 𝐩𝐥𝐞𝐚𝐬𝐞 jika dilakukan, lakukan dengan pertimbangan matang dan 𝐩𝐥𝐞𝐚𝐬𝐞 taat dengan protokol kesehatan yang udah disusun sama ahlinya, bagaimanapun saat kita ke luar, ada risiko yang lebih dibanding kita di rumah aja. Klo ga yakin buat jalan, 𝐣𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧. 𝐁𝐞 𝐜𝐨𝐧𝐬𝐢𝐝𝐞𝐫𝐚𝐭𝐞 𝐚𝐧𝐝 𝐛𝐞 𝐚𝐰𝐚𝐫𝐞, gw yakin temen-temen yang follow gw di sini sudah lebih cerdas dan bijak menentukan pilihan masing-masing. Udah ah 𝐬𝐞𝐫𝐢𝐮𝐬 𝐚𝐦𝐚𝐭 gw padahal fotonya begini wkwk. Enjoy the 𝐯𝐢𝐬𝐮𝐚𝐥 and 𝐬𝐰𝐢𝐩𝐞 to see more 🥰❤🌿💦

A post shared by Marischka Prudence (@marischkaprue) on