Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label #MinangkaBike. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #MinangkaBike. Tampilkan semua postingan

17 Agustus 2014

, , , ,

Biking Kelok 44: New Experience



It's been years since the last time I rode a bicycle. Actually, it's been a very very long time since the last time I rode a bicycle. So at first, I was a bit worried when we stopped at the roadside of Kelok 44 in Agam, West Sumatera. I even did a two-practice "lap" before we started.


This #MinangkaBike is a new experience, even though during my childhood, I rode a bicycle a lot and get a lot of wounds also for speeding a lot, my mom not even shocked seeing me going home with bruises or wound and bleeding here and there (ha!). Well, being an adult you are more insecure, I think about crashing the cars, fell down and so many bad possibilities before we started.

the view is just.. relaxing!
But then, as I paddle my bike, going through the winding road with all the green and some yellowish grass and paddy, all the dreads are gone, maybe I am become too excited, it's been a long time and here I am paddling my bike in Kelok 44.



The name itself describes the famous road in West Sumatera. Kelok means winding and 44 shows how many sharp turns on the road. Other than nice air to breathe (even though you'll smell some smoke from the cars passing by), you'll find some monkeys on the side of the roads. Also it's hard not to stop at several places since the view are just beautiful.



If you want to recreate childhood memories biking on the roads with green grass around it, well remember to be careful especially on every sharp turns and get yourself a reward afterwards: a nice coffee with this view.


Oh well, let sip the coffee, shall we?

@marischkaprue - she's on the fun moment in her cycle of life.

 NOTES:
  • Biking in West Sumatera is one of the activity at #MinangkaBike a program from the Ministry of Tourism and Creative Economics to promote West Sumatera as a tourist destination. See more about destinations in Indonesia in Indonesia.travel
  • Again, thanks to Mad Alkatiri the initiator, let's do more projects in the future!

24 Juli 2014

, , , , , , , ,

Echo Homestay: Between The Stunning Valley



Terkadang ada beberapa penginapan yang benar-benar membuat anda terkejut karena melebihi ekspektasi anda. Echo Homestay adalah salah satu tempat yang membuat saya kaget karena tidak menyangka saya akan mendapatkan penginapan dengan lokasi yang luar biasa dan tempat yang sangat nyaman.


Aerial view of Harau Valley, photo by Barry Kusuma
beautiful combinations of colors


Terletak di tengah antara dua tebing batu yang sangat besar di Lembah Harau, Payakumbuh, Sumatera Barat, Echo Homestay berada di lokasi yang sangat mempesona. Di sini kita akan segera mengetahui dari mana asal nama "Echo." Berteriaklah di sini, anda akan langsung mendengar gema suara anda, dari situlah nama echo yang berarti gema berasal.

Rumah Gadang, with 4 rooms
The room in Spanish Style Cottage, there are another room inside so it can accomodate 4 person

The room in South End Cottage
Bangunan penginapan juga tersebar dan dalam bentuk yang berbeda. Ada dua Rumah Gadang dengan empat kamar, lima cottage dan satu single room cottage, serta bachelor cottage sederhana dengan harga hanya 90 ribu rupiah per malam.
Spanish Style Cottage and the view in front of it

Bachelor Cottage, very small but only Rp. 90.000,- per night
Sunset in Harau Valley
Di Echo Homestay kita akan terus melihat tebing di sekeliling, pemandangan yang tidak biasa namun menenangkan. Tidak jauh dari homestay juga terdapat air terjun, hamparan sawah menghijau, pemandangan yang tepat untuk berjalan kaki berkeliling ataupun bersepeda. This is a perfect getaway, and a good price indeed.

@marischkaprue - hoping that her stories will echoing everywhere

NOTES:
  • Lembah Echo Homestay terletak di Lembah Harau, Desa Tarantang, Payakumbuh, Sumatera Barat (Sekitar 50 menit perjalanan dengan kendaraan dari Bukittinggi)
  • Booking dan contact via no telp +62 752 7750306, web di www.lembahecho.blogspot.com/ www.lembahecho.com
  • Harga penginapan: Rumah Gadang mulai dari Rp. 390.000,- / kamar/ malam, South End Cottage mulai dari Rp. 450.000,-/ kamar/ malam (per kamar dapat untuk hingga 4 orang), Single room cottage mulai dari Rp. 160.000,- / malam (dapat untuk 2 orang), Bachelor Cottage Rp. 90.000,- / malam (kamar mandi di luar, terpisah).
  • Di area penginapan seringkali terdapat kera, selalu tutup pintu kamar dan jangan letakkan barang-barang di luar.
  • Trip Sumatera Barat ini merupakan salah satu kegiatan dalam #MinangkaBike, program Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia untuk mempromosikan wisata di Sumatera Barat. Lihat ragam potensi wisata Indonesia di Indonesia.travel
  • Again, thanks to Mad Alkatiri the initiator, let's do more projects in the future!

6 Juli 2014

, , , , , , , , , , , , , ,

Padang's Beautiful Beaches, Why Not?



Saya harus mengakui, setiap berbicara laut dan pantai, saya selalu memuja Indonesia Timur, bagi saya pantai-pantai terbaik selalu ada di wilayah timur Indonesia. Mengapa? Mungkin karena belum terjamah banyak orang, masih sedikit dan cukup sulit diakses, mungkin.


Namun persepsi saya segera diubah saat saya mengunjungi beberapa pantai di Padang pada trip #MinangkaBike di Sumatera Barat dan yang lebih mengejutkan lagi, pantai-pantai indah di Padang ini bisa diakses dengan waktu tempuh 30 hingga 45 menit dari Teluk Bungus, Padang.

Ada sejumlah pantai dengan karakteristik yang sama; pasir putih yang halus seperti bedak, warna laut yang belang-belang dari biru tua, biru muda hingga turquoise, pohon-pohon kelapa di sisi pantai dan pemandangan pulau-pulau hijau yang mengelilingi.

Let's just see the beautiful beaches

Pulau Pasumpahan 



Saya langsung terpesona saat tiba di Pulau Pasumpahan, beberapa kapal nelayan berderet di perairan dekat ujung pantai, mereka sedang menjala ikan di laut yang tenang dan berwarna-warni dengan pulau lain di belakangnya.


Nama pasumpahan berasal dari sejarah yang mencatat bahwa di pulau inilah janji antara salah satu pimpinan Belanda dengan Padang dilakukan, bahwa Belanda akan mengembalikan tanah ke pangkuan Indonesia. "Namun janji itu dilanggar," ujar Carlos yang menemani kami selama berkeliling pantai-pantai ini.


Terlepas dari sejarahnya, Pulau Pasumpahan sangat indah. Pasir putih sehalus bedak, laut yang berwarna-warni dengan Pulau Batu Boko yang hijau di seberangnya.

Pulau Pagang


Pagang is a nice playground. Anda dapat meloncat dari dermaga, bermain-main di pantai dengan air yang bening atau sekadar bersantai di pasir yang lembut. Pulau ini juga cenderung sepi di saat hari kerja sehingga serasa pulau pribadi.

Aerial view Pagang Island, by Barry Kusuma

Dengan karakteristik yang serupa dengan Pulau Pasumpahan, namun Pulau Pagang memiliki area pantai yang lebih luas.

Pantai Pamutusan

Pamutusan Beach, Photo by Barry Kusuma
Pantai ini sebenarnya berada di pulau utama Sumatera namun membentuk cerukan memanjang sehingga menghasilkan dua sisi pantai. Jika anda berdiri di tengah menghadap utara maka Pulau Sumatera berada di kanan dan Pulau Pagang berada di sebelah kiri.

nice place to relax :)
Pantai Pamutusan hanya berjarak 5 menit menyeberang saja dengan kapal dari Pulau Pagang karena persis berada di seberangnya. Masih dengan karakter yang sama namun dua sisi pantai yang berbeda benar-benar membuat saya menyukai pantai ini.



Saya yakin masih banyak pantai dan pulau indah lainnya di Padang. I think these beautiful beaches are the must visit places in Padang, a place to show you that we have such beautiful country, no matter in east or west side.

@marischkaprue - beach lover

NOTES:
  •  Pulau-pulau ini dapat diakses dari Pantai di Teluk Bungus, Padang dengan kapal kayu dalam waktu tempuh 30 hingga 45 menit.
  • Biaya island hopping adalah Rp. 250.000,- per orang, dengan minimal peserta 5 orang, jika jumlahnya lebih sedikit biasanya ada tambahan biaya. Info dan booking via Carlos +62813 78484971
  • Jika ingin snorkeling siapkan masker dan snorkel sendiri jika ingin nyaman, namun ada juga penyewaan alat snorkeling.
  • Island hopping ini merupakan salah satu kegiatan dalam #MinangkaBike, program Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia untuk mempromosikan wisata di Sumatera Barat. Lihat ragam potensi wisata Indonesia di Indonesia.travel
  • Again, thanks to Mad Alkatiri the initiator, let's do more projects in the future!