Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Baronda Maluku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Baronda Maluku. Tampilkan semua postingan

8 Januari 2016

, , , , , , ,

THAT PARADISE: KEI ISLANDS!




Saya menutup tahun 2015 dan membuka tahun 2016 di tempat yang sangat tepat, salah satu destinasi terindah di Indonesia dengan pantai berpasir putih terhalus dan pemandangan yang akan membuat siapapun tercengang. Di Maluku Tenggara, Kei mungkin belum banyak dikenal, namun potensi dan keindahan Kei bisa dibilang tidak ada duanya, it's a PARADISE indeed, why? Let me show you the reasons...

WHITE HAVEN


Saya ingat saat turun dari mobil kemudian berjalan kaki memasuki area pantai, terlihat hamparan area yang sangat putih. Matahari bersinar terang siang itu, membuat pasir halus khas Kepulauan Kei ini berwarna putih cerah.

Look at how wide the white sandy beach area! amazing!
If you see the small dots near the horizon, that's us!

Ohoidertawun adalah pantai yang sangat unik. Hamparan pasir putih yang sangat luas dapat membuat kita berlari jauh dan masih terus berada di area pasir putih, such an amazing scenery! too beautiful to be true! Saya berlari-lari di hamparan pasir putih halus ini dan meski sudah lama berlari, ujung pasir putih ini tidak juga saya raih, amazing! Ohoidertawun sekilas seperti Salar De Uyuni, area padang garam terluas di dunia dengan warna putih kemanapun anda memandang, nah Ohoidetawun juga tampak mirip dengan Salar De Uyuni, but better because those area white sands, totally a WHITE HEAVEN! **insert lots of love emoticon here**

SERENITY ON WHITE PATH



Salah satu lokasi paling terkenal di Kei adalah Ngurtafur, yaitu gosong pantai (sandbar) yang memanjang hingga dua kilometer dengan bentuk berlekuk-lekuk sehingga terlihat seperti ular putih dari atas.


Di waktu tertentu saat air laut pasang, gosong pantai ini terputus di tengah sehingga hanya sebagian yang terlihat. Namun kami datang di saat yang tepat saat gosong pantai ini terlihat memanjang dari pulau dan area pasir putih dengan warna laut di sekelilingnya membuat Ngurtafur tampak sangat indah, try running on this sandbar then having fun on the pristine water around it, Kei people are blessed with so many breath-taking places!

SUNSET THAT NEVER FAIL

Sunset from Ngilngof Beach, Kei Islands
Sunset splash, Ohoililir, Kei Islands
That sun-ball, Ohoililir, Kei Islands
Sunset in Ngilngof, taken using Xperia Z5
Entah di saat langit mendung dan mulai akan hujan di saat kami menunggu kapal untuk menyeberang ke Pulau Ohoiew, ataupun saat cerah di Ohoililir, senja di Kepulauan Kei adalah senja yang indah dengan warna-warna dramatis, ataupun kuning keemasan yang elegan, that moment when the sun is ready to set is always a golden moment in Kei Islands..

Here's a video of our sunset moment in Ohoililir


A PIECE OF RAJA AMPAT IN BAIR ISLAND



Bair is Bair but it surely look like Raja Ampat. Saat menyusuri perairan di sekitar Bair, pikiran saya kembali melayang dan mengingat saat menyusuri beberapa area di Misool, Raja Ampat. Pulau-pulau karang yang indah, laut berwarna turquoise dan pasir putih indah serta beberapa area "kolam renang" alami, Bair adalah must visit di Kepulauan Kei!

CAVE-FUN

What’s your impression of cave? dark and scary? not here! Di Kepulauan Kei ada satu gua yang sangat mudah diakses dan sangat menyenangkan untuk bersantai dan bercanda dengan teman-teman.



Gua Hawang memiliki stalagmit dan stalagtit di dalamnya yang membentuk "pintu masuk" yang indah di gua yang terendam air tawar ini. Di siang menuju sore saat sinar matahari menyinari gua, warna air akan langsung membuat gua sangat indah. Sayangnya kami datang pagi hari saat cahaya belum masuk ke dalam Gua Hawang, namun berenang dan menikmati keindahan Gua Hawang tentunya jadi aktivitas yang seru.

EAT SLEEP BEACH REPEAT




Good food, good friends, good laugh, sunny days and tanned skin are our daily menu in Kei Islands. I'm sure that what we'll do in the real paradise isn't it? ;)

@marischkaprue - she ain't angel but she does visit so many paradise in Indonesia.

Aerial photos by Muhammad Ikhsan, see his works here

NOTES

WHERE

Kepulauan Kei terletak di Maluku Tenggara. Untuk menuju Kei, ambil penerbangan menuju Ambon, kemudian dilanjutkan dengan penerbangan Ambon - Langgur/ Tual (sekitar 1 jam), terdapat 2 maskapai yang melayani jalur Ambon - Langgur/Tual (Kei) yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air. Harga tiket Ambon - Tual sekitar Rp. 1,5 juta - Rp. 2 juta PP

BUDGET

Rp. 3,2 juta per person untuk trip selama 5 hari 4 malam (include penginapan, makan, boat, dll selama trip, exclude tiket pesawat dari dan menuju Kei). Total Budget: Dari Jakarta: Sekitar Rp. 6,7 juta (dengan flight using LCC), budget ini berlaku untuk group tour karena sharing budget. Untuk group trip ke Kei, hubungi TukangJalan di tuk4ng.jalan@gmail.com

TIPS

Prepare: obat nyamuk jika menginap di resort yang berada di pulau, sunscreen, snorkeling gear (belum tersedia banyak di Kei), personal medicine, sepatu untuk trekking ke atas bukit karang

Go together! Pergi bersama-sama selain lebih irit budget (kita bisa sharing cost untuk sewa kapal, dll), juga sangat menyenangkan, see our fun time in Ohoidertawun on this video:

 
***

30 November 2015

, , , , , , , , ,

Reasons Why Hatta Island is a MUST visit!




There's always something with places I love the most, I kept coming back, planned or not!

Pulau Hatta adalah salah satu lokasi favorit saya di Indonesia, bahkan pantai di pulau yang dahulu bernama Pulau Rozengain ini merupakan pulau dengan pantai terunik yang pernah saya kunjungi. Tahun lalu adalah pertama kali saya datang ke Pulau Hatta (click here to see more) dan pada kunjungan kedua ini, Pulau Hatta tetap begitu mempesona, saya kembali terpana melihat keindahan pantai dengan laut dalam yang hanya berjarak beberapa meter saja dari bibir pantai.

So here are the REASONS why you should visit Hatta Island, at least once in your life:

THOSE BEACH

Stunning view in Hatta Island, taken using Sony Action Cam FDR-X1000VR



Yes! Those beach! Semua yang pertama kali datang ke Pulau Hatta akan terbelalak melihat betapa dekatnya palung laut dengan bibir pantai sehingga kapal dapat merapat begitu dekat langsung dengan daratan tanpa dermaga. Pemandangan di Pulau Hatta adalah pemandangan unik, kita dapat berdiri di sisi dengan air laut yang hanya merendam paha kita dan berhadapan dengan palung laut, so amazing!

THOSE CORAL REEFS





Dari pasir putih dan kemudian palung laut, gugusan karang juga memenuhi pinggiran pantai Pulau Hatta dan wall yang menjadi batas antara dekat bibir pantai dengan laut dalam. Kita dapat snorkeling atau free dive menikmati gugusan koral yang mempercantik pemandangan yang sudah sangat mempesona ini.

THOSE CLEAR SEA WATER



Jika air laut di Pulau Hatta tidak sebening ini, mungkin pemandangan yang kita lihat tidak akan se-spektakuler ini pula. Laut Banda yang bening, bahkan di masa-masa "keruh" membuat gugusan karang, pasir putih dan tentunya palung laut yang biru pekat terlihat jelas, and again, it took my breath away..

IT'S IN BANDA ISLANDS!


Dolphins passing through, what would you do? jump?
Kepulauan Banda (Banda Naira) di Maluku bagi saya adalah salah satu dari 10 best destination in Indonesia, tidak hanya laut yang bening, gugusan karang yang rapat dan sehat, ratusan lumba-lumba yang sering melintas, surga menyelam dan makanan yang begitu lezat dan kaya rasa rempah-rempah, Banda selalu memberikan perasaan nyaman yang membuat kita tidak ingin meninggalkan kepulauan indah ini. Penduduk Banda pun sangat ramah kepada siapapun yang datang mengunjungi pulau ini. Mengunjungi Pulau Hatta berarti mengunjungi Banda Naira dan segala keindahan yang ada di sana.

@marischkaprue - waiting for her next visit to Banda Naira

Also see this video to see more about this beautiful Hatta Island:


PS:

Palung laut di Pulau Hatta sangat dekat dengan bibir pantai, gugusan koral tumbuh mulai dari dekat batas antara pasir putih dengan laut dalam sehingga ada sebagian koral yang berada di area dangkal. Selalu perhatikan langkah kaki saat menikmati perairan di Pulau Hatta (dan area lainnya) agar tidak menginjak karang, it took really long time to grow, care for the ocean so all of us can enjoy it for gazillion years ahead.

NOTES:
  • Banda Naira terletak di Maluku, untuk menuju ke Banda Naira anda dapat mengambil penerbangan ke Ambon (harga tiket Jakarta-Ambon PP sekitar Rp. 2 hingga  Rp. 2,5 juta), dari Ambon dapat dilanjutkan dengan penerbangan ke Banda Naira dengan pesawat twin otter Aviastar berkapasitas 17 orang (harga tiket Ambon - Banda Naira Rp. 280.000,- one way) namun untuk mendapatkan tiket cukup sulit karena jumlah seat yang terbatas. Pesawat Aviastar dengan rute Ambon - Banda Naira hanya beroperasi seminggu 3x yaitu di hari Senin, Kamis dan Minggu.
  • Banda Naira is located at Maluku. You must take flight to Ambon (round-trip ticket price Jakarta-Ambon about  Rp 2 until Rp 2,5 millions), then continue taking flight to Banda Naira by twin otter plane Aviastar with 17 seat capacity (ticket price Ambon – Banda Naira is Rp 280.000,- one way). But it’s quite difficult to get ticket because of limited seat. Route Ambon – Banda Naira from Aviastar Airplane only available three times a week (Monday, Thursday, Sunday).  
  • Budget untuk trip di Banda Naira 5D/4N sekitar Rp. 4 juta (termasuk tiket pesawat Ambon - Banda Naira), jika berangkat dari Jakarta maka total budget Rp. 6,5 juta per orang, dengan catatan trip bersama (group). Untuk trip serupa hubungi Tukang Jalan di +6281 806898303/ 081315890191 atau email di tuk4ng.jalan@gmail.com
  • Budget for Banda Naira 5D/4N trip is about Rp 4 millions (included plane ticket Ambon – Banda Naira). If you depart from Jakarta, the total budget becomes Rp 6,5 millions per 1 person, but please note: only if you join in a group. Further info about this trip, contact Tukang Jalan at +6281 806898303 / 081315890191 or email at tuk4ng.jalan@gmail.com  
  • Budget di atas belum termasuk diving. Untuk diving di Banda Naira, ratenya adalah Rp. 400.000,- per dive, lebih baik pergi minimal 2 orang karena jika sendiri akan mahal di extra cost untuk bbm kapal. I dive with Banda Sea Hobbits, untuk booking hubungi Sasha di +62821 251 22202 
  • Diving cost is excluded from the transport details above. The rate for diving at Banda Naira is Rp 400.000,- per dive, better go with min 2 person to save the extra cost for boat. I dive with Banda Sea Hobbits, for booking please contact Sasha +62821 251 22202 

18 Juni 2015

, , , , , , , , ,

Most Unique Beach: Hatta Island, Banda Islands.



Bagi pecinta pantai dan laut seperti saya, sulit rasanya move on dari pesona Kepulauan Banda di Maluku. Area yang lebih sering disebut dengan nama Banda Neira (atau Naira) saja ini (Banda Naira adalah salah satu pulau di Kepulauan Banda) memiliki banyak daya tarik, mulai dari sejarah hingga alam yang memukau.

Akses yang dianggap cukup sulit membuat Kepulauan Banda kurang populer di kalangan turis lokal, padahal Kepulauan Banda menjadi destinasi favorit turis asing terutama Eropa. Berkeliling kota Banda Naira dengan mudah kita dapat berpapasan dengan turis-turis Eropa yang seringkali menghabiskan waktu berminggu-minggu hingga lebih dari sebulan di Banda Naira.

It's always nice to walk around Naira Island especially during sunset
View from Belgica Fortress in Naira Island
You can see the Gunung Api (Volcano Mountain) from Banda Besar
Kepulauan Banda terdiri dari enam pulau utama, yaitu Pulau Naira, Pulau Gunung Api, Pulau Banda Besar, Pulau Ai, Pulau Run (atau Rhun) dan Pulau Hatta di ujung timur.



Semua pulau di Kepulauan Banda ini sangat indah, namun jika harus menyebutkan satu yang paling saya suka, sudah pasti Pulau Hatta! Pulau yang berada di arah tenggara dari Pulau Naira ini memiliki pantai terunik karena dari area yang hanya berjarak beberapa meter dari batas air, kita dapat berdiri sambil melihat palung laut yang dalam.

I'm not stepping on any corals, this is right literally beside the sandy beach, even my thigh was dry when I took this photo :)

Begitu uniknya pantai di Pulau Hatta, kapal dapat merapat begitu dekat dan tetap berada di area dalam, sementara di depannya langsung area dangkal berpasir. Sayapun dapat berdiri dengan paha tetap kering namun persis di depan kaki saya langsung berbatasan dengan palung laut, such an amazing sight!

underwater scenery from dive spots near Hatta Island



Snorkeling until it's getting dark, we can't never get enough of snorkeling here
Sekeliling area Pulau Hatta merupakan area penyelaman yang sangat indah, namun jika anda bukan divers, snorkeling di area sekeliling Pulau Hatta pun tidak akan mengecewakan. Saya dua kali datang ke Pulau Hatta dalam satu minggu, pertama khusus untuk diving dan kemudian selang beberapa hari kemudian untuk snorkeling bersama teman-teman.




Selain laut yang bening (laut di Kepulauan Banda selalu sangat jernih), koral di area Pulau Hatta juga sangat sehat. Dari area dengan dasar pasir putih dan kemudian koral memenuhi area di sisi palung, sangat menarik melihat pasir putih, koral di wall dan biru menuju laut dalam dalam satu frame.



Fun and awesome diving days with Trinity & Ian
Jika anda berkunjung ke Kepulauan Banda, Pulau Hatta wajib anda kunjungi. Pulau ini menambah deretan kekaguman saya pada Indonesia, pada pantai-pantai terindah di Indonesia, pada laut mempesona yang kita miliki bersama.

@marischkaprue - one day she'll born as a dolphin and return to Hatta Island to play

PS: DO YOU KNOW? (GIVEAWAY)

Apakah anda tahu kenapa pulau ini dinamakan Pulau Hatta? Answer in comment section and I'll send photos from Hatta Island, plus some gift package that you'll need on the beach (it's a surprise). Also write your twitter account name since I'll announce on twitter at the end of July.

NOTES:
  • Banda Naira terletak di Maluku, untuk menuju ke Banda Naira anda dapat mengambil penerbangan ke Ambon (harga tiket Jakarta-Ambon PP sekitar Rp. 2 hingga  Rp. 2,5 juta), dari Ambon dapat dilanjutkan dengan penerbangan ke Banda Naira dengan pesawat twin otter Aviastar berkapasitas 17 orang (harga tiket Ambon - Banda Naira Rp. 280.000,- one way) namun untuk mendapatkan tiket cukup sulit karena jumlah seat yang terbatas. Pesawat Aviastar dengan rute Ambon - Banda Naira hanya beroperasi seminggu 3x yaitu di hari Senin, Kamis dan Minggu.
  • Banda Naira is located at Maluku. You must take flight to Ambon (round-trip ticket price Jakarta-Ambon about  Rp 2 until Rp 2,5 millions), then continue taking flight to Banda Naira by twin otter plane Aviastar with 17 seat capacity (ticket price Ambon – Banda Naira is Rp 280.000,- one way). But it’s quite difficult to get ticket because of limited seat. Route Ambon – Banda Naira from Aviastar Airplane only available three times a week (Monday, Thursday, Sunday).  
  • Budget untuk trip di Banda Naira 5D/4N sekitar Rp. 4 juta (termasuk tiket pesawat Ambon - Banda Naira), jika berangkat dari Jakarta maka total budget Rp. 6,5 juta per orang, dengan catatan trip bersama (group). Untuk trip serupa hubungi Tukang Jalan di +6281 806898303/ 081315890191 atau email di tuk4ng.jalan@gmail.com
  • Budget for Banda Naira 5D/4N trip is about Rp 4 millions (included plane ticket Ambon – Banda Naira). If you depart from Jakarta, the total budget becomes Rp 6,5 millions per 1 person, but please note: only if you join in a group. Further info about this trip, contact Tukang Jalan at +6281 806898303 / 081315890191 or email at tuk4ng.jalan@gmail.com  
  • Budget di atas belum termasuk diving. Untuk diving di Banda Naira, ratenya adalah Rp. 400.000,- per dive, lebih baik pergi minimal 2 orang karena jika sendiri akan mahal di extra cost untuk bbm kapal. I dive with Banda Sea Hobbits (dahulu bernama Naira Dive), untuk booking hubungi Sasha di +62821 251 22202 
  • Diving cost is excluded from the transport details above. The rate for diving at Banda Naira is Rp 400.000,- per dive, better go with min 2 person to save the extra cost for boat. I dive with Banda Sea Hobbits, for booking please contact Sasha +62821 251 22202 

29 Mei 2015

, , , , , , ,

Revisit Heaven: Ora Beach (and something to learn)



Pertama kali saya datang ke Ora Beach adalah di tahun 2013. Saya dan teman-teman Baronda Maluku sangat terpesona oleh resort yang terletak di Pulau Seram ini dengan cottage-cottage di atas laut yang bening dan koral berwarna-warni, Ora Beach bagaikan Maldives di negara kita sendiri.


My first visit to Ora Beach was in 2013. Friends from Baronda Maluku and I were so amazed by resort located in Seram Island with a group of cottages above the clear sea and colorful corals. Ora Beach is surely a Maldives look-alike for our country. 





Tahun 2015 saya kembali mengunjungi destinasi indah ini. Ora Beach tetap jernih dengan laut turquoise yang saat matahari bersinar cerah sangat-sangat menawan. Namun ada beberapa perubahan selain tambahan dek untuk duduk-duduk dan makan. Koral di area dermaga sudah tidak seindah dulu. Saya ingat memperhatikan koral-koral yang saat malam hari di kala air laut surut koral yang ada “muncul sebagian” karena koral yang begitu sehat dan banyak. Saya ingat koral yang ada saat itu begitu padat dan indah.


I revisited this beautiful destination in 2015. Ora Beach was still clear as crystal and reflection of the sunlight through the turquoise sea was so amazing. But I could see something different besides more deck for lounging and dining. Corals around the dock were not as beautiful as my first visit. I remember the night I spent to look at some corals appeared when it was low tide. That time, they were so healthy, solid, yet lovely.
healthy corals are healthy but some already damaged

Better jump and snorkel from the dock, also safe for your legs and feet!
Koral di Ora Beach masih indah, namun banyak karang-karang rusak entah terinjak sengaja ataupun tidak. Area koral di pantai Ora ini memang kebanyakan di area sangat dangkal, jika snorkeling di area dangkal maka akan sangat mudah tidak sengaja menabrak karang. Sebaiknya snorkeling jangan dimulai dari area pantai, namun turun dari tangga di ujung dermaga di area yang sudah cukup dalam sehingga kita tidak perlu menabrak karang.


Some corals were still beautiful, but we could find lots of them were damaged by trampled intentionally (or not). Most area in Ora Beach was so shallow that made it easier for them who do snorkeling around to hit the corals accidentally. In order to keep the corals safe, better do snorkeling started from the dock.

Even Patrick really wants to visit this heaven since long time ago
Satu hal lain adalah popularitas Ora Beach rupanya menarik semua orang, bahkan hingga pejabat yang dadakan ingin datang ke resort indah ini. Saya dan teman-teman sudah booking beberapa kamar jauh-jauh hari karena kami group besar dengan total 20 orang. Namun di tengah kunjungan teman-teman yang berada di kamar laut “diusir” ke kamar lain sehingga harus berjejalan 6 orang dalam satu kamar karena ada “pejabat daerah” (dan istri-istri mereka) mendadak datang.


Here comes another story about the beauty of Ora Beach that made a group of official had sudden visit to the resort. Since we came in a large group consists of 20 people, my friends and I already booked some rooms long before our visit. Unfortunately, some friends who stayed in the room next to sea were “expelled” to another room in the meanwhile. That made 6 people had to cram into one room for the sake of sudden visit from “local officials” (and their wives).

Saya mengerti management mungkin tidak kuasa menolak para pejabat daerah ini, mungkin jika mereka menolak izin akan dipersulit. Bukannya kami ego besar tidak mau mengalah (toh akhirnya teman-teman mengalah juga karena kasihan dengan pihak management Ora Beach Resort), namun rasanya sangat tidak adil kalau pejabat bisa seenaknya masuk dan menggusur teman-teman yang sudah menyiapkan cuti dan booking jauh-jauh hari.


It was still acceptable if the management couldn’t refuse the local officials since it would complicate the permit. This was not about our big egos who didn’t want to give up the room (while the fact we did it as compassion to the management of Ora Beach Resort), but it’s just so unfair for those who suddenly made their own rule about room arrangement and displaced those who already had days off and booked earlier.

Mungkin ini cuma liburan, bukan hak dasar yang jika direnggut berpengaruh besar tapi tidak rela rasanya mengalah demi raja-raja kecil ini. Ah sudahlah, memang masih seperti itu di sebagian besar wilayah kita.


Maybe this was merely a holiday, not about getting big loss caused by a simple thing has taken from you. But still, it’s not that easy to give up for these “little kings”. Ah forget it, maybe this just another “culture” in our country.

Those wooden bridge ain't a good place to selfie and jump for more than 10 people ;)
Ada satu hal yang menarik. Usai teman-teman “tergusur”, para istri pejabat ini rupanya beramai-ramai selfie di jembatan menuju cottage di atas laut sehingga jembatan tidak kuat menahan beban belasan orang berdiri dan loncat di kayu-kayu ini sehingga jembatan rubuh dan mereka jatuh.


Anyway, good thing always happened at the right time. After having our friends displaced, these official’s wives planned to take some selfie and jump on a wooden bridge towards the cottage above the sea. Poor them, it was such a wrong spot for a group photo session. The bridge collapsed and they fell.

Memang ini bukan alasan baik untuk kami tersenyum, namun rupanya karma bekerja cepat di “paradise.”

Can’t help to smile but now we know karma truly exist even come faster in “paradise”
PS: Kepada semua pejabat yang ingin liburan, silahkan minta staf kalian untuk booking jauh-jauh hari, kami doakan liburannya lancar dan menyenangkan karena liburan adalah hak semua orang kok ;)


PS: Dear all officials who plan for holiday, please have your staff to arrange before the visit. Wishing you a pleasant and relaxing holiday since everyone deserves it, anyway. ;)

Ah sudahlah, daripada terlalu banyak cerita pengalaman ini lebih baik saya share lagi foto-foto indah Ora Beach :)

Oh well, enough for the stories and let me share others beautiful photos of Ora Beach.  
Someone is on a photo session :)
#Followmeto Ora Beach, Patrick version and inspired by Murad Osmann

Gotta float like a boss

@marischkaprue – learn that those who visit paradise isn’t always angels

NOTES:
  • Visiting Ora Beach with these fun people!