Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label kansai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kansai. Tampilkan semua postingan

17 Maret 2019

, , , , , , ,

OTHER THINGS TO IN KANSAI: HYOGO GO-TO



Trip saya ke Kansai pada Oktober lalu memang cukup padat, namun ini membuat saya sadar bahwa Kansai begitu luas, dan begitu banyak lokasi menarik lain yang bisa dinikmati.

Kali ini saya tiba di Hyogo, Prefektur di Wilayah Kansai yang berbatasan dengan Osaka dan Kyoto. Kami hanya punya waktu satu hari saja untuk menikmati sebagian sisi Hyogo sehingga kami tetap menginap di Osaka. Nah, ini dia alur perjalanan one day trip kami dari Osaka ke Hyogo.

UMEDA STATION TO KOSHIEN STATION (HANSHIN RAILWAY)





Koshien Station berada di Nishinomiya, sudah masuk di Hyogo Prefecture yang berdekatan dengan Osaka. Kami keluar di West Gate dan naik taksi menuju Ozeki untuk melihat pembuatan.. sake! :)

OZEKI




Perusahaan pembuat sake sejak tahun 1711 ini memang terkenal, namun tidak banyak turis yang tahu bahwa Ozeki berasal dari Hyogo Prefecture dan pabrik dan kantor utama Ozeki masih ada di Nishinomiya.

Saya langsung mencium aroma sake sejak masuk ke dalam pabrik. Cara pembuatan sake dijelaskan langsung di pabrik, mulai dari tahapan beras hingga keseluruhan proses fermentasi yang memakan waktu beragam.

Usai berkeliling, kami pun bisa mencicipi berbagai sample sake yang ada buatan Ozeki. Namun karena hari masih pagi, saya hanya mencicipi sedikit saja hehe, terasa aneh kan minum sake di pagi hari? I'll keep it for later at night.. or not!






Selanjutnya kami berjalan kaki menuju area.. sake lagi (oh, yes!) ,rencana saya untuk minum sake nanti malam saja tentu berganti. Yang menarik, kami diberi "games" ,yaitu menebak empat jenis sake yang ada di depan kami, mencocokkan dengan nama-nama dan jenis sake yang ada: Osaka-ya Chobei, Karatamba, RAI dan Gokujo Amakuchi. Hasilnya? Cuma 1 jawaban saya yang benar, sisanya meleset hihi.. Well, menikmati sake ga perlu sampai tau detil nama setiap sake kan :)

Selanjutnya kami ke toko oleh-oleh yang sebagian besar terbuat dari sake. Tidak hanya minuman sake, ada juga biskuit dan berbagai cemilan lainnya yang cocok untuk oleh-oleh.

NISHINOMIYA STATION TO AKASHI STATION (JR)


Usai ber-sake ria, kami menuju JR Nishinomiya Station dan naik kereta ke Akashi Station. Saat itu waktu sudah siang jadi kami memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu sebelum jalan kaki di area Himeji.

KOBE FISH MARKET







Dari Stasiun Akashi, hanya perlu berjalan kaki sekitar 5 menit saja untuk tiba di Kobe Fish Market. Tidak hanya seafood segar, namun di Kobe Fish Market juga banyak kios jajanan dan restoran. Kami berhenti dulu untuk menikmati Takoyaki sebelum makan siang.

AKASHI STATION TO HIMEJI STATION (JR)




Kami kembali ke Akashi Station dan menuju Himeji Station, hanya 24 menit kami sudah tiba di Himeji dan menuju tempat makan siang.

FUKUTEI JAPANESE RESTAURANT




Hanya perlu sekitar 7 menit berjalan kaki untuk tiba di Fukutei Japanese Restaurant. Kita dapat menikmati makanan tradisional Jepang yang ditata cantik. Fukutei juga menyediakan dua set halal menu.

Fukutei Japanese Restaurant
7 5 Kameimachi, Himeji-shi
Hyogo-ken 670-0925

HIMEJI EKIMAE SHOPPING STREET







Sambil berjalan menuju Himeji Castle, kami melewati shopping area dengan berbagai toko menarik di kiri-kanan jalan, mengingatkan saya pada area shopping Shinsaibashi di Osaka.

HIMEJI CASTLE







Dan kemudian kami menuju lokasi yang sudah saya nantikan, Himeji Castle! Sebelumnya saya sudah browsing foto-foto Himeji Castle dan tertarik dengan keindahan castle berwarna putih ini.

Himeji Castle bahkan lebih cantik dari apa yang tampil di foto. Mulai dari jalur menuju castle saya memperhatikan Himeji Castle yang berwarna putih dan kontras dengan langit biru hari itu. Kami masuk ke dalam castle dan naik ke area atas dengan pemandangan terbaik!

Sebenarnya saya masih ingin lebih banyak menghabiskan waktu di Himeji Castle, namun kami mesti bergegas sebelum gelap agar tidak terlambat datang untuk reservasi makan malam. Well, see you again Himeji Castle, saya pasti akan datang lagi!

ROBATA NO GANZU SHUSI OZEKI




Dinner kali ini di jenis restoran kesukaan saya di Jepang, Robatayaki! Robatayaki, atau yang biasa disingkat Robata adalah cara memasak di Jepang sejak ratusan tahun lalu yang berarti memanggang di atas api. Bahan-bahan robatayaki beragam, mulai dari berbagai daging, sayur-sayuran dan berbagai bahan segar lainnya.

Yang membuat Robatayaki begitu menarik adalah meja besar yang mengelilingi area masak, ada satu orang yang melayani semua pengunjung di satu meja, kita kemudian memilih bahan yang kita mau dan akan dimasak langsung di atas panggangan api yang ada di tengah meja lebar berisi berbagai bahan makanan. Saat sudah matang, makanan akan disuguhkan kepada kita dengan nampan kayu dengan pegangan panjang, menarik kan :)

Robata No Ganzu Shusi Ozeki
1 Chome-5-4 Shimoyamatedori
Chuo-ku, Kobe-shi
Hyogo-ken 650-0011

Usai dinner, kami kembali ke Osaka. Perjalanan ke Hyogo meski cuma kurang dari satu hari, sangat menyenangkan, tentu saya akan memasukkan Hyogo, terutama Himeji dalam rencana trip saya berikutnya!

@marischkaprue - so many things to do, so many things to see through her eyes


9 Februari 2019

, , , , , , ,

KANSAI TRIP: WHAT TO DO IN SHIGA



Bicara Kansai, biasanya pikiran kita langsung tertuju pada Osaka dan Kyoto, dua lokasi yang selalu jadi primadona siapapun yang datang ke Jepang. Namun masih ada banyak sisi menarik di Kansai yang dapat kita eksplorasi. Kansai Region meliputi area di Prefektur Mie, Nara, Wakayama, Kyoto, Osaka, Hyogo dan Shiga.

Namun kali ini saya mengajak kalian melihat sisi Prefektur Shiga di Kansai, di mana terdapat banyak lokasi yang masuk dalam daftar kekayaan dunia dalam daftar UNESCO.

Apa saja spot-spot menarik di Shiga? ini dia..

HIEIZAN ENRYAKUJI TEMPLE



Ada begitu banyak bangunan bersejarah di area Hieizan Enryakuji sehingga area ini dinobatkan sebagai World Cultural Heritage Site. Hieizan Enryakuji bermula di tahun 788 saat pendeta Buddha Saicho membangun temple di area pegunungan di sisi barat Danau Biwa.


Area Hieizan Enryakuji sangat luas, terbagi menjadi tiga sisi: To-do, Sai-to dan Yokawa. Untuk menuju Hiezan Enryakuji, kami mesti naik cable car, ropeway dan bus, namun sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan yang sangat indah sehingga perjalanan menuju Hiezan Enryakuji pun menjadi daya tarik tersendiri :)

Hieizan Enryakuji
4220, Sakamotohonmachi, Otsu-shi
Shiga
www.hieizan.or.jp

SAKAMOTO'S STREETS

Dari Hieizan Enryakuji kami turun di sisi lain dengan Sakamoto Cable Car dengan rute yang panjang. Sakamoto Cable Car merupakan cable car dengan rute terpanjang di Jepang yang menghubungkan Cable Enryakuji Station dengan Cable Sakamoto Station dengan waktu tempuh 11 menit.







Tiba di Cable Sakamoto Station, kami melanjutkan dengan berjalan kaki ke Sakamoto Street. Jalanan utama di Sakamoto ini bercirikan batu-batu besar sebagai dinding pagar yang ada sejak dahulu, saat peziarah Buddha datang usai berguru di Hieizan Enryakuji. Kini, kita masih dapat menikmati bangunan yang ada sejak dulu, stonework cave di Fuyoen Garden, Ritsuin Temple, Yakujuin Temple dan Taishogun Shrine serta Shogenji Temple. Kami datang di awal musim gugur jadi baru sebagian dedaunan yang memerah, namun di saat puncak musim gugur, jalanan ini jauh lebih indah lagi :)

Sakamoto Cable Railway
Cable Sakamoto Station --- Cable Enryakuji Station
Fare: 860 yen (one way), 1.620 yen (round trip)
Opening hours:
8.00 AM - 5.00 PM (March)
8.00 AM - 5.30 PM (April, September - November)
8.00 AM - 6.00 PM (May - August)
8.30 AM - 4.30 PM (December)
8.30 AM - 5.00 PM (January - February)

MICHIGAN CRUISE



Prefektur Shiga memiliki danau yang sangat luas yang terasa seperti di laut. Lake Biwa meliputi area seluas 670 meter persegi dan merupakan danau terluas di Prefektur Shiga. Salah satu cara untuk menikmati pemandangan di sebagian area Danau Biwa adalah dengan berlayar menyusuri Danau. Kami naik Michigan Cruise untuk menikmati sisi Selatan Danau Biwa.
 
Ada 3 rute, dari Otsu Port ke Nionohama Port, dari Nionohama Port ke Yanagasaki Port dan dari Yanagasaki Port ke Otsu Port. Kami mengambil rute B, dari Nionohama Port ke Yanagasaki Port.


Michigan Cruise ship didesain dengan gaya klasik dengan berbagai area makan, mulai dari Royal Room, Michigan Hall, Michigan Dining dan area observasi dan Sky Deck untuk menikmati panorama 360' di Danau Biwa.

PRICE:
Michigan 80 minutes cruise: start from 2780 yen/ person (adult) for round trip (Otsu Port to Otsu Port)
Michigan 60 minutes cruise: start from 2260 yen/ person (adult)
Michigan Night (120 minutes cruise): start from 2780 yen/person (adult)
Michigan Night (60 minutes cruise): start from 2260 yen/ person (adult)

Booking via website: https://www.biwakokisen.co.jp/en/

BIWAKO OTSUKAN




Hotel bersejarah ini ada di jalur setelah naik Michigan Cruise dan turun di Yanagasaki Port. Biwako Otsukan persis berada di depan dermaga Yanagasaki. Biwako Otsukan dibangun di tahun 1934 sebagai hotel internasional pertama di Prefektur Shiga. Persis di depannya terdapat English Garden yang membuat area ini terasa seperti perpaduan Eropa dan Jepang.

TEPPAN-YAKI OHMI



Teppan-yaki Ohmi jadi salah satu must try di Shiga. Tepapan-yaki adalah cara memasak makanan di atas plat besi, di Teppan-yaki Ohmi di Biwako Hotel, bahan masakan semuanya berasal dari Prefektur Shiga!

OHMI
Biwako Hotel
520-0041
Otsu, Hamamachi, 2−40
Shiga Prefecture

STAY

BIWAKO HOTEL


Jika mencari hotel dengan pemandangan Danau Biwa dan ruangan kamar yang cukup luas, Biwako Hotel bisa jadi pilihan. Biwako Hotel berada di sisi Otsu Port Marina, jadi dari kamar kita dapat menikmati pemandangan Danau Biwa dan kapal-kapal yang parkir di area marina.

Biwako Hotel
520-0041
Otsu, Hamamachi, 2−40
Shiga Prefecture

Rate starts from Rp. 1.200.000,- per night

Shiga dapat jadi pilihan menarik di sisi lain Kansai, menikmati pemandangan dan suasana yang jauh lebih tenang. Jadi, sudah mau liburan ke Shiga saat berkunjung ke Jepang selanjutnya? :)

@marischkaprue -  will do more walk in Shiga next time