Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Belitung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belitung. Tampilkan semua postingan

23 Juni 2019

, , , , , , , , , , ,

POSTCARD FROM BELITUNG: THIRD TIME'S A CHARM



Ini kali ke-3 saya ke Belitung. Ada istilah third time's a charm. Well, actually kali pertama dan kedua saya ke Belitung pun sudah begitu menyenangkan, bagaimana dengan kali ketiga ini?

HIGHLIGHT: BEACHES

Yass! Pantai-pantai di Belitung selalu membuat saya terpesona. Bebatuan granit besar jadi ciri khas yang ditemukan di sebagian besar pantai dan pulau di Belitung dan tentunya membuat pemandangan begitu unik.

Pulau Lengkuas
Pulau Batu Berlayar
Pulau Pasir

Pantai Tanjung Tinggi
Pantai Tanjung Tinggi
 

Pulau Kepayang
SEE FROM TOP: BATU BAGINDE

Batu Baginde
Dua batu berukuran sangat besar terlihat jelas dari jalanan mobil, terpisahkan jarak menjadi dua bukit dan disebut sebagai Batu Baginde. Trekking menuju puncak Batu Baginde butuh waktu sekitar 30-40 menit, namun dengan trek yang lumayan menanjak, plus menaiki batu dengan bantuan tali tambang untuk sampai ke puncak.



Dari atas, kita bisa menikmati pemandangan 360' yang indah di semua sisi, ke arah batu pasangan Batu Baginde, ke arah laut dan area hutan, sangat.. sangat.. indah :)

WATERFALLS: AIR TERJUN KEPALA KAWAI

Sayangnya kami datang di saat matahari sudah turun sehingga kami tiba di air terjun saat sudah mulai gelap. Air Terjun Kepala Kawai memiliki beberapa tingkatan air terjun dengan karakter yang berbeda, mulai dari air terjun dengan cerukan kolam kecil di atas hingga air terjun yang cukup tinggi mengalir melewati bebatuan besar.

FEEL THE CULTURE




Saya ingat menikmati pantai-pantai di Belitung tahun lalu, dan kali ini pun rasanya bahkan lebih baik. Rasanya datang ke Belitung tidak cukup hanya sekali..

@marischkaprue - she don't mind multiple visit to Belitung

NOTES

Thanks to Sahabat Perjalananmu from Blibli.com yang sudah memberi kami tantangan untuk explore Belitung. Temukan berbagai cerita menarik dari Belitung di Instagram Sahabat Perjalananmu, MakanTerusss dan Pattdevdex.

***

28 Mei 2018

, , , , , ,

INSTAGRAMMABLE SPOT IN BELITUNG



Saat bisa menentukan itinerary sendiri, saya adalah slow and lazy traveler, saya lebih senang leyeh-leyeh lebih lama di satu tempat, menghabiskan waktu jauh lebih lama di satu spot, dan tidak selalu "harus" melakukan sesuatu. Kadang, leyeh-leyeh, nongkrong dan menikmati suasana adalah true blessings. Namun, tentu saya (dan mungkin sebagian besar dari siapapun yang membaca blog ini) tidak terlepas dari kegiatan foto-foto terutama saat menemukan spot yang insta-genic.

Here are some of the instagrammable spot I found in Belitung during my 4 days trip (saya tidak banyak berkeliling karena lebih senang leyeh-leyeh, jadi list ini akan bertambah jika saya mampir ke Belitung lagi)

BATU BERLAYAR ISLAND


Where we take photo?

Well, ada banyak spot foto di Pulau Batu Berlayar, namun favorit saya di antara dua batu besar ini, it feels like a gate to.. fun!


 
Other spot: di atas batu besar yang mengarah ke laut dengan banyak batu di sekeliling pantai. Actually semua spot di Batu Berlayar sangat cantik, it's so easy to get good photos here, but don't forget to chill after you take some photos ;)

PANTAI TANJUNG TINGGI


Pantai ini jadi pantai paling populer di Belitung. Selain karena Pantai Tanjung Tinggi merupakan salah satu lokasi shooting film Laskar Pelangi, Pantai Tanjung Tinggi memang sangat cantik! Ada begitu banyak batu besar yang tersebar di pantai dengan acak namun justru menimbulkan pemandangan yang sangat cantik.

Where we take photo?

Biasanya orang-orang berfoto di lokasi semi-ujung dengan batu sangat besar dan semacam "laguna" namun karena Pantai Tanjung Tinggi ini sangat ramai (terutama di sore hari dan akhir pekan), maka kami memilih sedikit melipir ke arah kiri (dari arah mobil masuk) dan menikmati hari di spot ini. (just show your guide the photo and they will know).

BATU BAGINDA



Belitung memang dikaruniai bebatuan yang masif dan tersebar di mana-mana, bahkan di area bukit di Membalong, Belitung ini. Perlu sekitar 30 menit untuk trekking ke Puncak Batu Baginda. Dari puncak Batu Baginda (actually ada dua batu besar, namun yang lebih landai lebih umum untuk trekking) kita dapat melihat Pantai Penyabong serta kehijauan di sekeliling Batu Baginda.

Where we take photo?


Everywhere! It's so insta-genic, kita dapat mengambil foto dengan latar belakang pantai, atau ke arah puncak batu lainnya, ada area batu juga yang menimbulkan kesan seakan di bawahnya langsung jurang, we can get creative on it!

MALIBU CABANG BELITUNG


We actually didn't know the name of this area, usai dari Bukit Baginda, kami naik mobil kembali menuju Billiton Beach Tent dan melewati area dengan pohon kelapa tinggi yang berjajar di saat sunset, so beautiful!


Where we take photo?

Di jalanan setapak menuju ke pantai dengan jajaran beberapa pohon kelapa yang menjulang tinggi!


PANTAI SERIBU KAPAL



Sebenarnya kami tidak tahu nama pantai ini, it's a random beach we found along the way. Pantai ini sebenarnya merupakan pantai nelayan, ada banyak sekali kapal nelayan yang bersandar di tiang-tiang kayu (ini membuat jajaran kapal ini menjadi semakin menarik). Memang jumlahnya tidak sampai seribu tapi di kala sore hari dan kapal sudah bersandar, pantai ini sangat cantik!


Where we take photo?




Di pinggir pantai dekat pepohonan pun jadi sangat cantik di saat senja, atau di kapal yang sudah bersandar, it's surely a beautiful and relaxing view!

BILLITON BEACH TENT




Jika ingin mendapatkan suasana stay yang sangat "alam," cobalah menginap di Billiton Beach Tent, dengan konsep hut/ tent yang nyaman dan sangat insta-genic. Unit-unit beach tent ini langsung menghadap ke laut dengan pantai berpasir putih, plus opsi aktivitas seperti Stand Up Paddleboarding atau hanya leyeh-leyeh di pantai dan ayunan di laut.

Where we take photo?




The beach tent is surely beautiful, pantai yang cantik dan sepi (yasss!!), ayunan dan jangan lupa foto di "mobil perang" (Steyr Puch Haflinger - jeep yang umumnya digunakan oleh US Army di masa tahun 1960-1970 an) yang diparkir persis di area masuk Billiton Beach Tent.
Masih banyak spot foto dan leyeh-leyeh menarik di Belitung yang saya "tabung" untuk kunjungan saya berikutnya. Belitung surely a must-more-than-one visit!

@marischkaprue - photo and chill

NOTES

BOOKING & INQUIRY
Belitung Wonder Tour Agency
email:
contact@belitungwonder.com
M: +62 813 98 789 197

Went here with Belitung Wonder
We're having so much fun!

***

21 Mei 2018

, , , , , , , ,

WHY BILLITON BEACH TENT IS THE PERFECT CHILL GLAMPING TENT FOR YOU



I always love to stay in a place where you're surrounded by nature but without letting go the comfort. Who doesn't love to stay in a tent? Not me for sure, it's been my childhood obsession where I made some "tent" from bending bed mattress and covered it with blanket to make it.. a tent.

Billiton Beach Tent
And now, I'm here in Belitung, staying at the nicest glam tent right in from of the sea. Billiton Beach Tent adalah properti baru yang menjadi bagian dari Billiton Hotel yang ada di Kota Tanjung Pandang. Saat saya datang, baru ada dua unit beach tent. Rencananya akan ada lebih dari 10 beach tent yang dibangun berjarak di sepanjang area di dekat garis pantai Tanjung Kelayang, Belitung ini.

Having the priviledge to spend time in this beach tent while it's still new is surely give much benefits: baru ada dua unit membuat setiap hari terasa sangat private, even feels like your own private beach tent karena tidak ada tamu lain saat kami ada di sana. Namun, bukan hanya itu saja yang menjadi poin favorit saya menginap di Billiton Beach Tent. Here are some reason why this place is the perfect chill glamping tent:

PRIVATE

Totally not a place to make new friends since..nobody's here (yay!)
perfect!

Only us and our float buddies
Did I said private before? Oh well, yes and surely it's something that feels expensive these days. Ingat kapan kalian terakhir kali ke pantai dan tidak ada seorangpun di sana? di Pantai Tanjung Kelayang di area persis di depan beach tent sangat sepi, hanya terkadang saja ada beberapa orang melintas. Kita dapat menikmati berjemur, bersantai dan menikmati laut yang terasa sangat private meskipun tidak jauh dari kota.

COMFORT IS STILL ON BOARD


Banyak yang menolak menginap di beach tent dengan satu alasan: tidak nyaman. "Tenda? tidurnya gimana? mandinya di mana?" dan beribu pertanyaan lain yang muncul dari membayangkan tidur di tenda. Well, Billiton Beach Tent lebih terasa seperti resort namun dengan atap "tenda." Bahkan ada air conditioner di dalam beach tent ini. Hmm? kapan saya terakhir kali menemukan AC di dalam tenda? never before haha, but surely we need the AC during hot days.

tips: nyalakan kipas angin saat anda menyalakan AC agar udara dingin berputar di dalam beach tent.




Bagaimana dengan kamar mandi? They have the outdoor shower dengan kayu dan bambu sebagai material utama di kamar mandi, bahkan pintu geser dari bambu menggunakan sistem sederhana (perhatikan butiran kelereng sebagai "roda" penggerak pintu).

FOODS ARE GREAT


Karena datang di masa-masa awal Billiton Beach Tent beroperasi, saya tidak berharap banyak dari segi service dan makanan. Biasanya dengan hanya dua unit yang beroperasi, management masih berupaya mengatur banyak hal. Namun di sini mereka sudah siap dengan menu makanan yang diatur sedemikian rupa oleh chef di Billiton Beach Tent. Every dinner feels like a fine traditional dining, dengan menu Indonesia yang menggugah selera dan penataan yang menyatu dengan alam.

BEACHY ACTIVITIES


Swing on top of the turquoise water!

Batu Baginda
Stand Up Paddleboarding? Swimming? Chill at the beach atau menikmati ayunan yang terendam air laut berwarna turquoise? semuanya bebas dinikmati. Spend a little more time going out, kita dapat berkeliling berbagai spot menarik di Belitung seperti island hopping, Pantai Tanjung Tinggi, atau ke Bukit Baginda.

JUST BEING LAZY



Everyone is hating lazy but for me, we need that sometimes especially when we just want to chill, just look at the view!

@marischkaprue - her job consist of being a hardworker and lazy at the similar time

BILLITON BEACH TENT
Keciput, Sijuk
Belitung
Bangka Belitung 33414

BOOKING & INQUIRY
Belitung Wonder Tour Agency
email:
contact@belitungwonder.com
M: +62 813 98 789 197

RATES
from Rp. 3.500.000,- / night
contact Belitung Wonder for more detail rates
rates depend on dates and availability

Went here with Belitung Wonder
We're having so much fun!

****

20 Desember 2013

, , , ,

Danau Kaolin, Ironi Keindahan


Ratusan penambang mengeruk mineral tanah liat di sebuah lahan. Kaolin dikeluarkan dari dalam bumi, meninggalkan hamparan putih yang kini menjadi saksi di tengah keheningan.

Hundreds of miners dredging clay minerals from the soil. They took the kaolin, leaving the land in white space that is now a witness in the midst of silence.


Kaolin atau clay adalah tanah liat yang lunak, halus dan berwarna putih. Tanah ini berasal dari pelapukan granit dan berguna untuk pembuatan berbagai material seperti porselen, kertas atau karet. Cadangan kaolin dengan kapasitas besar di Indonesia terdapat di beberapa daerah mulai dari Kalimantan Barat, Kalimantan selatan serta Pulau Bangka dan Belitung.

Kaolin clay is soft, smooth and white clay. It derived from the weathering of granite and is useful for manufactures of a variety of materials such as porcelain, paper or rubber. Indonesia have large capacity of kaolin reserves in some areas ranging from West Kalimantan, South Kalimantan, also Bangka and Belitung Island.
 
Big rocks and beach in Belitung
Belitung bukan hanya pantai dengan batu granit besar yang menjadi ciri dan dikenal melalui novel "Laskar Pelangi." Belitung memiliki sumber daya yang jadi mata pencaharian warganya melalui pertambangan seperti tambang kaolin.

Belitung is not just a beach with large granite rocks
which became well known through "Laskar Pelangi" (Rainbow Troops). The natural resources in Belitung became one of the main source of income for local people through kaolin mining.



Danau kaolin ini tidak ada dalam itinerary saya saat mengunjungi Belitung Timur. Namun, saat dibawa berkendara di seputaran Kecamatan Manggar, Belitung Timur, saya melihat lahan berwarna putih di kejauhan, bahkan beberapa berjarak dekat di sisi sisi jalan raya.

Kaolin lake wasn't in my itinerary when I visited East Belitung. However, during road trip in Manggar District, I saw white lands on the distance, even some are so close and lies on the side of the streets.
 


Hamparan tanah putih bagaikan salju adalah pemandangan sehari hari di pertambangan kaolin, atau area yang telah menjadi bekas pertambangan. Sebagian ditinggalkan begitu saja disaat mineral tanah yang mengandung alumunium silikat itu habis, membuat jejak putih dan danau dengan air berwarna biru toska di berbagai sisi.

White lands expanding just like snow cover the land is a daily sight in kaolin mining area. Some has been abandoned when there are no more aluminum silicate minerals on the soil. What's left is white trails and lakes filled with turquoise water.


Indah memang, saya dengan bersemangat memperhatikan dan menikmati hamparan "salju" di tengah teriknya matahari Belitung. Namun hamparan ini tetap hasil destruksi pertambangan. Selalu ada sisi positif dan negatif dari mengambil kekayaan bumi, namun sebaiknya setelah lahan dikuras, diambil manfaatnya hingga pudar, manusia mengupayakan agar lahan sisa tidak jadi area mati, tidak meninggalkannya begitu saja.

In the eye of almost everybody, this place is indeed beautiful. I eagerly watching and admiring the "snow" in the heat of the sun in East Belitung. But these are stretch of permanent destruction from mining. There are always positive and a negative sides of taking the source from the earth, but  after the land drained, taken advantage until it fades, it would be better if humans don't just leave it as a dead place, not just abandoned it like that.

@marischkaprue - knows that the world is always changing and some places will never be the same

RELATED STORIES:

ABOUT EAST BELITUNG: