Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Museum in Japan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Museum in Japan. Tampilkan semua postingan

19 Januari 2017

, , , , , , , ,

WHERE TO GO IN NAGOYA: SCMAGLEV AND RAILWAY PARK



Traveling ke Jepang tidak terpisahkan dengan berkeliling menggunakan kereta, baik jalur utama di kota-kota besar dan kecil, subway, metro, hingga kereta cepat: shinkansen yang memudahkan kita berpindah dari satu kota ke kota lain di Jepang.


Traveling to Japan is inseparable with train trip, whether is using the main train lines in big and small cities, subway, metro, to the fast train: shinkansen that allows us to move from one city to another in Japan.


Shinkansen makes traveling around Japan easy! :)
Menggunakan kereta di Jepang selalu menyenangkan, selain fasilitas, jalur kereta yang memadai dan teratur, kebiasaan dan aturan penggunaan kereta di Jepang pun membuat nyaman, seperti larangan membunyikan telepon genggam di dalam kereta (ataupun mengangkat panggilan suara).

Using trains in Japan are always fun, in addition to facilities, train lines are adequate and regular, customs and rules of using the trains in Japan is made comfortable, such as a ban on cell phone rang in the train (or lift up a voice call).




Saat trip ke Nagoya, museum yang satu ini sudah jadi incaran saya. Meski sebagian besar orang (termasuk saya) kurang suka mengunjungi museum, namun museum di Jepang selalu hadir dengan tampilan yang menarik, interaktif dan terawat sehingga setiap museum visit di Jepang selalu menyenangkan.

During my trip to Nagoya, this museum has already on my bucketlist. Although most people (including me) don't really like visiting museum, but the museums in Japan always come with an attractive and interactive display, and it is well maintained so that every museum visit in Japan is always fun.

Old and the future
Di Nagoya kita dapat berkunjung ke "rumahnya" berbagai kereta, mulai dari masa lampau, hingga yang masih berupa prototipe dan masih terus dikembangkan untuk penggunaan di masa depan.

In Nagoya we can visit the "home" of various trains, ranging from the past, to which is still a prototype and is still being developed for use in the future.




SCMAGLEV and RailwayPark museum menampilkan berbagai hal yang berkaitan dengan sejarah panjang jalur kereta api di Jepang serta jenis-jenis kereta api yang terus berkembang hingga kini. 


SCMAGLEV and RailwayPark museum displays various things related to the long history of railroads in Japan and the types of trains are growing ever since.

Scmaglev, the future of Japan's train

443 kilometers per hour
Di SCMAGLEV and RailwayPark museum, kita dapat melihat beberapa kereta cepat yang masih dalam tahap pengembangan dan eksperimen seperti Class 955 Experimental Shinkansen (300X) yang memiliki kecepatan hingga 443 kilometer per jam, hingga MLX01-1 Superconducting Maglev dengan top speed 581 km per jam! Wonder how it feels to be inside that super fast train!


In SCMAGLEV and RailwayPark museum museum, we can see some fast trains that are still in the development stage and experiments such as the Experimental Class 955 Shinkansen (300X) with speeds up to 443 kilometers per hour, to MLX01-1 Superconducting Maglev with a top speed of 581 km per hour! Wonder how it feels to be inside that super fast train!






The yellow "Doctor Train"
Selain kereta-kereta terbaru, di museum ini juga kita dapat bernostalgia di area display kereta dari masa ke masa, mulai dari Class Moha 1 Electric Railcar yang beroperasi di tahun 1921, hingga Class Kiha 181 Diesel Railcar. Di museum ini kita juga dapat melihat "Dr.Yellow” yaitu kereta khusus untuk perbaikan kereta lain yang beroperasi di berbagai jalur sesuai kebutuhan. 


Other than the latest trains, in this museum we can reminisce on the train display area from time to time, ranging from Class Moha 1 Electric Railcar operating in 1921, up to Class Kiha 181 Diesel Railcar. In this museum we can also see "Dr.Yellow" is a special train for the improvement of the other train operating in different paths as needed.


Station sample
Big diorama that shows Japan's railway system


Shinkansen driving simulation


SCMAGLEV and Railway Park tentunya akan benar-benar memuaskan keingintahuan kita akan teknologi kereta dan transportasi utama di Jepang ini.


SCMAGLEV and RailwayPark museum will of course really satisfy our curiosity of train technology and Japan's main transport.
 
So, care to visit ouw friendly train in Japan? :)

@marischkaprue - her life is pretty fast moving, not as fast as shinkansen though ;)

NOTES

SCMAGLEV AND RAILWAY PARK
3-2- 2 Kinjofuto, Minato Ward
Nagoya City, Aichi Prefecture.
Japan

GETTING THERE
Nearest station: Kinjofuto Station (Aonami Line)

OPENING HOURS
10 AM - 5.30 PM 
Closed on Tuesday (Selasa)

ADMISSION FEE
Adult: 1000 yen
Children: 200 yen 

Train Simulator:
Shinkansen (15 minutes) 500 yen
Conventional train crew simulator (15 minutes) 500 yen
Conventional train driving simulator (10 minutes) 500 yen

***

6 Februari 2016

, , , , , , ,

WHERE TO GO IN NAGOYA: Toyota Museum



Nama besar Toyota sudah mendunia dan dikenal sebagai perusahaan otomotif besar dunia. Awalnya saya berpikir bahwa masuk ke Toyota Commemorative Museum of Industry and Technology ini, saya "hanya" akan melihat perkembangan industri otomotif Toyota dari masa ke masa. Namun ternyata lebih dari itu, bahkan museum ini bagi saya sangat inspiratif.






Toyota bermula dari perusahaan pemintalan benang skala kecil yang menggunakan teknologi ciptaan Sakichi Toyoda, putra dari seorang tukang kayu sederhana. Sakichi membuat banyak sekali inovasi dan teknologi baru di masanya dan kemudian membuat perusahaan pemintalan (kini bernama Toyota Spinning & Weaving Co. Ltd). 





Putra dari Sakichi, Kiichiro Toyoda lah yang kemudian membuat perusahaan otomotif Toyota Motor Corporation dengan nama awal Toyoda, namun diubah menjadi Toyota justru karena mereka tidak ingin menggunakan nama keluarga untuk menjadi nama perusahaan. Sebelum membuat perusahaan otomotif sendiri, Kiichiro Toyoda tinggal di Amerika Serikat dan bekerja di Ford untuk mempelajari berbagai sistem di sana, ia pulang ke Jepang dengan pengetahuan dan ambisi untuk membuat perusahaan otomotif yang semuanya dikerjakan oleh warga Jepang sendiri.



The Toyoda Truck G1 Model, 1st truck produced by Toyoda (Toyota)

Di museum ini kita dapat melihat workshop pertama Kiichiro Toyoda, hingga mobil Toyota yang pertama yaitu Toyoda Truck G1 model yang diproduksi sebanyak 379 unit. Sementara mobil penumpang pertama yang diproduksi Toyota adalah Model AA Toyoda yang dipasarkan dengan harga 3.350 yen, 400 yen lebih murah dari mobil Form atau GM. Bermula dari inilah, Toyota kini merajai pasar otomotif dunia.




Yang menarik museum menjelaskan latar belakang di balik usaha pemintalan benang Sakiichi Toyoda dan inovasinya, kerja keras Kiichiro untuk memulai perusahaan otomotif dan pertimbangan serta berbagai risiko yang mereka ambil hingga menjadi perusahaan yang mendunia.

@marischkaprue - got a lot of inspiration from her trips

WHERE
Toyota Commemorative Museum of Industry and Technology
4-1-35 Noritake Shinmachi, Nishi Ward,
Nagoya City, Aichi Prefecture.

ADMISSION FEE
Dewasa 500 yen
Junior/ senior high school student 300 yen
Elementary school 200 yen
Usia di atas 65 tahun dan balita free of charge

GETTING THERE
Dari Sako Stasion (Meitetsu Nagoya Main Line) hanya sekitar 5 menit saja berjalan kaki

WHERE TO STAY IN NAGOYA


Opsi jika ingin kamar yang nyaman dan luas: Hilton Hotel Nagoya
1-3-3 Sakae, Naka-ku, Nagoya 460-0008, Aichi Prefecture
Bookings via Agoda here 

Get free guide book to Central Japan here  

***

29 April 2015

, , , , , , , , ,

Ghibli Museum: in a Glance



Jika anda suka dengan Totoro, karakter di cerita animasi Jepang "My Neighbor Totoro," maka apa yang akan anda temukan di museum ini tidak akan asing lagi. Ghibli museum, sesuai namanya adalah museum yang berisikan cerita, potongan cara pembuatan, artwork dan berbagai elemen lain dari studio animasi Jepang, Ghibli Studio.


If you are a fan of Totoro, a character in Japanese animation story “My Neighbor Totoro”, then you will be familiar with every single part of this museum. In Ghibli Museum, just like the name, you can find the story, behind the scene, artwork, and other elements of Japanese animation studio, Ghibli Studio.




One ticket to fun, Totoro!
Museum yang berada di Inokashira Park, Mitaka, Jepang ini di desain khusus oleh Direktur Ghibli Studio, Hayao Miyazaki. Dengan desain yang unik, bagian luar museum pun sudah sangat menyenangkan. Ada loket tiket yang "dijaga" oleh Totoro dan jadi spot foto wajib di sini.


This museum is located in Inokashira park - Mitaka, Japan and specially designed by Ghibli Studio Director, Hayao Miyazaki. Its unique design makes the exterior of museum looks so fun. There’s a Totoro inside the ticket counter that became the most recommended photo spot here.

Sayangnya tidak diperbolehkan mengambil gambar di bagian dalam Ghibli Museum. Padahal banyak area menarik di dalam dan favorit saya adalah rangkaian figur 3D dari tokoh-tokoh di "My Neighbor Totoro" dalam rangkaian yang setiap waktu tertentu akan diputar dan dengan pencahayaan tertentu akan membuat figur ini "bergerak" seakan-akan kita sedang melihat animasi, namun secara langsung.
Unfortunately, taking picture inside the Ghibli Museum was prohibited. I was impressed by the parts of museum, but my favorite goes to 3D figures series from the characters of “My Neighbor Totoro”. They would be set in a specific time and lighting which made us felt like watching live animation.
Inside of the museum, cannot take pictures on each room sections
Museum ini juga menggambarkan proses kerja Ghibli Studio, dari sketsa awal hingga gambar jadi yang kemudian diproses untuk menjadi film kartun Ghibli Studio yang terkenal.

We also could see the work process of Ghibli Studio, started from the initial sketches, final drawing till the step being processed into famous cartoon movie of Ghibli Studio.

The "Guardian" robot
Bagian atas museum adalah area yang tidak asing karena ada begitu banyak foto robot ini yang sudah saya lihat di internet sebelum ke Ghibli Museum. Patung robot dengan tinggi 5 meter ini merupakan karakter dari "Laputa Castle in the Sky" dan menjadi "penjaga" museum ini.


The upper part of museum looked familiar to me because I had known those images of robot from internet before I came to Ghibli Museum. There was statue of a robot with 5 meters high which was taken from character in “Laputa Castle in The Sky” and became the “guard” of the museum.



Area atap juga merupakan area taman dengan jalan-jalan kecil dan tanaman di sekeliling. Ghibli Museum menarik untuk dieksplorasi luar-dalam, meski saya berharap suatu saat mereka akan memperbolehkan kita mengambil gambar di dalam museum.

On the roof area, we could enjoy a garden with beautiful flowers alongside the path. In the end, though I enjoy exploring all parts of Ghibli Museum, one day I still hope taking some pics inside the museum would be allowed.
@marischkaprue - Totoro is not her neighbor ;)

NOTES

WHERE
Ghibli Museum berada di 1-1-83 Shimorenjaku, Mitaka, Tokyo, Jepang
Ghibli Museum is located in 1-1-83 Shimorenjaku, Mitaka, Tokyo, Japan  
ADMISSION FEE
Umur 4-6 tahun/ age  4-6 :100 Yen
Umur 7-12 tahun/ age 7-12 :400 Yen
Umur 13-18 tahun/ age 13-18 :700 Yen
Umur 19 tahun ke atas/ age 19 years old and above :1000 Yen 
OPERATION HOURS
10:00 - 18:00
(Straw Hat Cafe open from 11:00 - 19:00)
Tutup setiap hari Selasa
Closed every Tuesday
PS: Diperlukan reservasi khusus sebelumnya untuk masuk ke Ghibli Museum
Entrance to Ghibli Museum is by reserving ticket in advance  
TOUR INFORMATION
Anda dapat menggunakan penyedia tour untuk paket berkunjung ke Ghibli Museum, paket sudah termasuk guide berbahasa Inggris, tiket kereta menuju ke Mitaka, tiket masuk dan guide akan menemani kembali hingga ke meeting point di Shinjuku. Cek harga JTB Sunrise tour di sini
You can use tour package available to visit Ghibli Museum. It is included English speaking tour guide, a train ticket to Mikata, and entrance tiket to museum. Your guide will accompany you until meeting point at Shinjuku. Check the rate of JTB Sunrise Tour here