Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Where to go in Sumba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Where to go in Sumba. Tampilkan semua postingan

16 November 2017

, , , , , , ,

SAKURA ADA DI SUMBA!



Saya ingat melihat postingan di Instagram teman saya, Atre, beberapa hari sebelum saya trip ke Sumba. Atre memposting foto dirinya berdiri di depan pohon dengan bunga yang sangat menyerupai sakura dan menegaskan di caption bahwa pohon itu ada di Sumba.

Namun itu tidak membuat saya ngotot harus menemukan pohon yang sama. Saya selalu cinta dengan semua hal tentang Sumba dan bunga “sakura” itu bukan tujuan utama.

Sumba
Di pagi yang terik, kami menuju Air Terjun Tanggedu yang cukup jauh. Dari mobil kami melihat pemandangan sumba yang selalu cantik. Saat melewati satu bangunan, driver kami berhenti dan menunjuk pohon yang persis ada di depan pagar, sakura Sumba! Kami ditawarkan untuk turun dan memfoto pohon itu namun karena posisinya yang kurang bagus (ada pagar beton persis di belakang pohon), maka kami mengurungkan niat.

Sakura sumba
si cantik "Konjil"
Sakura sumba

Langsung pake poncho :))
Tidak lama berselang kami melihat beberapa pohon “sakura” ini persis di pinggir jalan. Sontak semua berteriak “berentiiiii!” dan langsung turun dengan semangat. Warna pink kemerahan dari bunga ini memenuhi pohon. Saya memperhatikan batang dan bentuk bunga, benar-benar mirip dengan bunga sakura, hanya berbeda di bentuk kelopak dan kepala sari.

Sakura sumba

Mobil lewat, lokasinya persis di pinggir jalan :)
dance dance dulu sambil nunggu spot clear (tapi tetep difotoin sama Ferry Rusli LOL)
Sakura sumba
Akhirnya bisa foto ala ala
Seperti sakura yang memenuhi batang, bunga inipun memenuhi batang pohon dan saat gugur baru digantikan dengan daun muda yang tumbuh di batang bekas bunga gugur. Ternyata bunga sakura Sumba ini adalah Cassia Javanica, bunga yang berasal dari Sumatera dan Jawa. Di Sumba, bunga ini disebut Konjil dan mekar di musim kering sekitar bulan September dan Oktober setiap tahunnya dengan rentang masa blooming sekitar satu bulan, lebih lama dari sakura khas Jepang.

Sakura sumba
lafff banget! pinky flowers everywhere!
Yang saya bingung, bunga ini asalnya dari Jawa, kenapa saya tidak pernah melihat pohon dengan bunga ini mekar di Jawa ya? Padahal bayangkan jika kita punya area dengan ratusan pohon Konjil di mana setiap tahun ada rentang satu bulan lahan dengan bunga Konjil ini jadi lautan “sakura,” dijamin tidak kalah cantik dengan sakura Jepang. Oh well, sambil berharap mari nikmati keindahan bunga Konjil, si cantik dari Sumba yang belum populer.

Thanks Sumba for giving me sweet surprise again and again!

@marischkaprue – she have a pair of happy go lucky feet!

Photo by Ferry Rusli

NOTES

Went here with TUKANG JALAN

BUDGET:
Jakarta - Tambolaka is around Rp. 1,4 juta - 2 juta
Waingapu - Jakarta is around Rp. 1,4 juta - 2 juta
Open trip (5D/4N) is around Rp. 3 juta, provided by TUKANG JALAN, check out their website here
Total budget: around Rp. 6 juta

***

26 Oktober 2017

, , , , , , , , , , ,

ARRIVED IN HEAVEN: TANGGEDU WATERFALLS, SUMBA


Air Terjun Tanggedu

Kami berjalan melewati dataran yang kering di Sumba Timur. Musim kering membuat pemandangan yang kami lewati terlihat seperti menggunakan filter berwarna cokelat kekuningan, tanah pun mengering. Kami terus berjalan kaki dan tiba di ujung dataran yang rata. Saya berdiri di depan lembah yang memanjang, pepohonan menutupi lembah sehingga kami tidak dapat melihat jelas apa yang ada di lembah.

menuju Air Terjun Tanggedu

"Air terjunnya di bawah sana," ujar bapak yang menemani kami. Saya dan teman-teman turun perlahan. "Akhirnya ada teduh sedikit," ujar saya yang sudah penuh keringat berjalan kaki di dataran kering Sumba. Akhirnya kami melewati bebatuan dan pepohonan yang rimbun, terus berjalan menurun dan melewati "jurang kecil" dengan berpegangan pada tali yang sudah disiapkan di pinggir jurang. Saya terus berjalan turun dan melihat sekilas bebatuan putih sambil mendengar deru air.

OMG, I'm arrived in heaven!

Air Terjun Tanggedu

And it's a wide heaven! Area Air Terjun Tanggedu bagaikan kompleks natural spa, dengan bebatuan ala Grand Canyon, jalur air sungai yang berwarna biru turqouise karena bebatuan putih di sekelilingnya, serta cerukan-cerukan kecil di bebatuan yang terasa seperti kolam-kolam kecil yang memang disediakan untuk kita, it's a well prepared heaven on earth!

Air Terjun Tanggedu
Love pool in Tanggedu Waterfalls
Air Terjun Tanggedu

Bagian ujung menuju ke hilir di Tanggedu cukup deras arusnya sehingga kita tidak dapat berenang di area ini. Kamipun berjalan ke arah sumber air terjun. Ternyata Tanggedu punya berbagai air terjun dan kolam alami. Mulai dari love pool di bagian kiri atas, persis sebelum air terjun di mana kita dapat loncat ke bagian dalam air terjun (I didn't do it, too scared that I'll flip and hit the rock at the tip).

Air Terjun Tanggedu

Kemudian area "sungai" dan kolam-kolam alami, it such a pleasure to dip into this pool, dan air terjun mini, you can have a massage there, free flow literally!

Air Terjun Tanggedu

Air Terjun Tanggedu

Kita masih dapat berjalan terus, melewati jembatan dari batang pohon (please jangan diubah jadi jembatan modern!), terus melewati beberapa undakan air terjun hingga ke air terjun di bagian atas yang lebih lebar. The view here is amazing! Tanggedu juga punya sumber air yang berbeda, ada aliran air dari kiri dan depan (saat kita sampai dan menghadap ke area utama).

Tanggedu hingga saat ini menjadi air terjun favorit saya, bukan karena air terjun yang masif (ketinggian air terjun di Tanggedu justru biasa saja), namun area yang luas dengan kontur bebatuan yang begitu menarik inilah yang membuat saya terpesona, plus the perfect weather, the blue sky and these fresh water. I wanna stay here for days! haha!

Air Terjun Tanggedu

Well, kami menghabiskan lebih dari setengah hari di area Air Terjun Tanggedu, dan itu tentunya tidak cukup, will plan to spend at least a day here next time since I wanna explore even further area.

Tanggedu Waterfalls, I WILL BE BACK.. (Arnie style)

@marischkaprue - shopping for some memories in paradise

Photos by Ferry Rusli & Izal Mory

NOTES

TANGGEDU WATERFALLS
DESA TANGGEDU, KECAMATAN KANATANG
(UTARA WAINGAPU)
SUMBA TIMUR
ps: it's hard to explain the way to get there, just ask your driver/ guide, most of them know it already

Went here with TUKANG JALAN

BUDGET:
Jakarta - Tambolaka is around Rp. 1,4 juta - 2 juta
Waingapu - Jakarta is around Rp. 1,4 juta - 2 juta
Open trip (5D/4N) is around Rp. 3 juta, provided by TUKANG JALAN, check out their website here
Total budget: around Rp. 6 juta

***