Minggu, 27 Juli 2014

Fun In Tokyo Disneyland: Parade



One thing you must see in Tokyo Disneyland: The Parade! Why? Because there is so much fun!

Berada di Tokyo Disneyland bagaikan flash back masa kecil, semua tokoh Disney yang ada di berbagai cerita ada di sini, dan saat terbaik untuk bertemu mereka semua adalah pada saat parade yang setiap hari berlangsung beberapa kali di Tokyo Disneyland.




Sebelum parade dimulai anda akan mendengar pengumuman dari speaker di semua sisi Disneyland, waktu dan lokasi jalur parade akan dijelaskan sehingga kita dapat segera memilih lokasi untuk menonton parade ini. Sebaiknya datang lebih awal karena sisi-sisi jalanan di jalur parade ini akan sangat padat, everybody want to see those Disney characters! :)




Semua Disney characters yang saya ingat ada di parade ini. Mulai dari Mickey, Minnie, Goofy, Pluto, Donald Duck, 7 Dwarfs, Pinokio, Chip and Dale hingga semua Disney Princesses ada di parade ini.

Belle
Snow White dancing


Jangan malu untuk melambaikan tangan dan memanggil mereka, they will wave their hands back at you and even tease you sometimes ;)

So enjoy your Disney moments!

@marischkaprue - her life is a parade of fun

NOTES:

  • Harga tiket masuk Tokyo Disneyland atau Tokyo DisneySea: 6400 yen (Rp. 743.000,-) untuk dewasa di atas 18 tahun, 5500 yen (Rp. 639.000,-) untuk usia 12-17 tahun dan 4200 yen (Rp. 488.000,-) untuk usia 4-11 tahun. Jika membeli tiket masuk untuk 2 hari akan lebih murah, cek harga tiket selengkapnya disini.
  • Tidak diperbolehkan membawa tripod atau monopod di area Disneyland dan DisneySea, I can brought mine with special permit, namun tongsis yang kecil tentu tidak masalah :)
  • Thanks to Bina Blog and Tokyo Disney Resort for inviting me and gave me special tour. Thanks to Tetsuya Osafune from Bina Blog, Hiroyuki Ishiai and Tsutomu Takeuchi for the nice tour and experience, I'm having so much fun in Tokyo Disney Resort
TOKYO DISNEY RESORT [3]

Kamis, 24 Juli 2014

Echo Homestay: Between The Stunning Valley



Terkadang ada beberapa penginapan yang benar-benar membuat anda terkejut karena melebihi ekspektasi anda. Echo Homestay adalah salah satu tempat yang membuat saya kaget karena tidak menyangka saya akan mendapatkan penginapan dengan lokasi yang luar biasa dan tempat yang sangat nyaman.


Aerial view of Harau Valley, photo by Barry Kusuma
beautiful combinations of colors


Terletak di tengah antara dua tebing batu yang sangat besar di Lembah Harau, Payakumbuh, Sumatera Barat, Echo Homestay berada di lokasi yang sangat mempesona. Di sini kita akan segera mengetahui dari mana asal nama "Echo." Berteriaklah di sini, anda akan langsung mendengar gema suara anda, dari situlah nama echo yang berarti gema berasal.

Rumah Gadang, with 4 rooms
The room in Spanish Style Cottage, there are another room inside so it can accomodate 4 person

The room in South End Cottage
Bangunan penginapan juga tersebar dan dalam bentuk yang berbeda. Ada dua Rumah Gadang dengan empat kamar, lima cottage dan satu single room cottage, serta bachelor cottage sederhana dengan harga hanya 90 ribu rupiah per malam.
Spanish Style Cottage and the view in front of it

Bachelor Cottage, very small but only Rp. 90.000,- per night
Sunset in Harau Valley
Di Echo Homestay kita akan terus melihat tebing di sekeliling, pemandangan yang tidak biasa namun menenangkan. Tidak jauh dari homestay juga terdapat air terjun, hamparan sawah menghijau, pemandangan yang tepat untuk berjalan kaki berkeliling ataupun bersepeda. This is a perfect getaway, and a good price indeed.

@marischkaprue - hoping that her stories will echoing everywhere

NOTES:
  • Lembah Echo Homestay terletak di Lembah Harau, Desa Tarantang, Payakumbuh, Sumatera Barat (Sekitar 50 menit perjalanan dengan kendaraan dari Bukittinggi)
  • Booking dan contact via no telp +62 752 7750306, web di www.lembahecho.blogspot.com
  • Harga penginapan: Rumah Gadang mulai dari Rp. 390.000,- / kamar/ malam, South End Cottage mulai dari Rp. 450.000,-/ kamar/ malam (per kamar dapat untuk hingga 4 orang), Single room cottage mulai dari Rp. 160.000,- / malam (dapat untuk 2 orang), Bachelor Cottage Rp. 90.000,- / malam (kamar mandi di luar, terpisah).
  • Di area penginapan seringkali terdapat kera, selalu tutup pintu kamar dan jangan letakkan barang-barang di luar.
  • Trip Sumatera Barat ini merupakan salah satu kegiatan dalam #MinangkaBike, program Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia untuk mempromosikan wisata di Sumatera Barat. Lihat ragam potensi wisata Indonesia di Indonesia.travel
  • Again, thanks to Mad Alkatiri the initiator, let's do more projects in the future!

Minggu, 20 Juli 2014

All Around the World in Tokyo DisneySea



Dari Venice, Italia ke jalanan kota New York ala tahun 50'an, lalu berkeliling di sisi sisi jalanan mediterania, masuk ke kedai ala timur tengah hingga ke area gunung berapi yang sangat futuristik, semuanya ada di Tokyo DisneySea!

Mediterranean harbor
The Promotheus mountain on fire
Datang ke DisneySea bagaikan berkeliling dunia tanpa perlu menghabiskan banyak waktu. Hal pertama yang akan anda perhatikan saat masuk ke area DisneySea adalah gunung berapi besar yang ada di seberang danau besar di area bagaikan kota di Italia. Gunung berapi ini bahkan bisa "meletus" sesekali, mengeluarkan suara gemuruh dan lidah api akan terlihat dari puncak gunung Promotheus ini.



Doesn't feel like Japan at all, in a good way :)

Area pertama di Tokyo DisneySea adalah Mediterranean Harbour yang membuat saya merasa ada di salah satu kota pelabuhan di Italia. Semua bangunan, jembatan dibuat sangat detail, lengkap dengan bunga di jendela, plang-plang toko dan semua elemen penting lainnya.

 
The tower of terror
Strolling Arabian street
Ada enam tema utama di DisneySea, mulai dari Mediterranean Harbor, American Waterfront, Lost River Delta, Port Discovery, Mermaid Lagoon, Arabian Coast dan Mysterious Island.


Feels very sci-fi :)
Around "Venice" with the gondola
Masuk area DisneySea memang membuat tercengang, area seluas 71,22 ha di Urayasu, Chiba, Jepang ini disulap menjadi area penuh mimpi dan petualangan, dimana semua detail dibuat sangat baik. Bahkan, Tokyo DisneySea ini disebut-sebut sebagai theme park dengan dana pembangunan terbesar yaitu 4 juta US Dollar.


In front Toyville and try these cute dumplings!
Arabian coast
Di sini setidaknya waktu seharian akan habis untuk berkeliling dan mencoba berbagai atraksi, meski saya yakin perlu waktu beberapa hari jika ingin benar-benar mencoba semua atraksi dan benar-benar berkeliling di semua area.


The pyramid!

Dari naik gondola di "Venice," menyusuri danau dengan kapal tua Sebastian Cabot, naik kereta tua dimana bahkan rel dibuat tampak berkarat, memasuki area "tambang" dan dalam bumi, hingga pyramid di masa peradabad Aztec ada di area ini dengan detail yang sangat sempurna.

All around the world in a day? Do it in DisneySea!

@marischkaprue - All around DisneySea and having a lot of fun!

NOTES:

  • Harga tiket masuk Tokyo Disneyland atau Tokyo DisneySea: 6400 yen (Rp. 743.000,-) untuk dewasa di atas 18 tahun, 5500 yen (Rp. 639.000,-) untuk usia 12-17 tahun dan 4200 yen (Rp. 488.000,-) untuk usia 4-11 tahun. Jika membeli tiket masuk untuk 2 hari akan lebih murah, cek harga tiket selengkapnya disini.
  • Tidak diperbolehkan membawa tripod atau monopod di area Disneyland dan DisneySea, I can brought mine with special permit, namun tongsis yang kecil tentu tidak masalah :)
  • Thanks to Bina Blog and Tokyo Disney Resort for inviting me and gave me special tour. Thanks to Tetsuya Osafune from Bina Blog, Hiroyuki Ishiai and Tsutomu Takeuchi for the nice tour and experience, I'm having so much fun in Tokyo Disney Resort!
 
 
TOKYO DISNEY RESORT [2]

Peaceful time in Ratenggaro, Sumba



Tinggal di kota besar, hal yang saya lihat di pagi hari saat bangun pagi adalah deretan bangunan bertingkat, gedung dan jalanan. Namun apa yang mereka miliki di sini adalah impian semua pecinta pantai.



 
Pergi ke Kampung Ratenggaro di Desa Umbu Ngedo, Kabupaten Sumba Barat Daya bagaikan pergi ke masa lalu. Deretan rumah adat dengan atap yang menjulang seperti menara berada persis di bukit di pinggir pantai, dengan akses yang mudah ke jalur pasir putih yang saat surut bagaikan dilukis oleh air, serta kuda-kuda yang berlarian di pantai.



Kampung Ratenggaro juga terkenal dengan kubur batu. Kampung adat ini berada di area barat daya dari Tambolaka, di jajaran pesisir barat Sumba dan seringkali jadi area wajib turis karena daya tarik rumah adat, kubur batu dan landscape yang sempurna.




Datanglah ke Rateggaro di saat menjelang sore, anda akan mendapatkan terangnya matahari yang menyinari pantai, serta warna langit yang memerah saat menuju sunset, perfect!

@marischkaprue - Having a lot of peaceful time in her life

NOTES:
  • Kampung Ratenggaro terletak di Desa Umbu Ngedo, Kabupaten Sumba Barat Daya 
  • Harga tiket Jakarta - Tambolaka PP sekitar Rp. 3.000.000,-
  • Rental mobil di Tambolaka, hub Sinar Tambolaka +62387 2524086