Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

9 September 2012

, , , , ,

Rules of sharing room during your travel

Share


Okay, mungkin semua pernah merasakan ini. Anda pergi ke suatu tempat dan harus berbagi kamar dengan seseorang, yang mungkin bukan sahabat anda. Meski misalnya hanya beberapa hari atau bahkan sehari, ada beberapa aturan tidak resmi dan etika dalam berbagi kamar.

Ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya dan teman teman, you're welcome to add more based on your experiences. Tujuannya sederhana, traveling lebih menyenangkan saat anda menemukan teman baru, dan tentunya hal hal kecil dapat jadi sumber kekesalan. Jadi, check this out..

Memilih ranjang
Usahakan untuk bertanya lebih dahulu, meski kadang anda ingin ranjang di dekat jendela atau apapun, atau saat anda sudah ambil posisi setidaknya bilang "saya disini ya," alasannya simple, supaya terkesan sambil minta izin dan itu sopan, menghilangkan kesan egois langsung ambil tempat seenaknya.

Jangan terlalu berantakan
Saya termasuk tipe yang berantakan, kalau di kamar sendirian pasti barang2 dari travel bag saya keluarkan, dan ada dimana mana, di atas meja, di lemari, dan satu hal lagi, alat alat mandi saya luar biasa banyak, begitu pula dengan make up. Ingat satu hal, anda berbagi tempat, jadi saat menyimpan barang selalu sisihkan tempat untuk partner menginap anda. Misalnya saat di depan kaca toilet, letakkan perkakas anda di satu sisi dan berikan ruang di sisi lain untuk teman anda. Kalau bertiga di satu kamar? Letakkan hanya sebagian saja di kamar mandi, sisanya kan bisa dimasukkan dalam satu tas kecil dan dibawa ke kamar mandi saat dibutuhkan.

Hal yang sama berlaku untuk menyimpan koper. Untuk saya, berantakan tidak apa apa asalkan di "area" anda. Misalnya, anda tidak terbiasa melipat baju rapih2, dan lebih sering menumpuk begitu saja. Selama itu ditumpuk di koper anda yang terbuka dan tidak berceceran tidak masalah kok.



Toiletries
Hotel selalu menyediakan perkakas mandi dasar: sikat gigi, sabun, shampoo dan sebagian dari kita mungkin senang mengkoleksi perkakas kecil yang lucu ini. Namun, bukan berarti anda bisa mengambil dan memasukkan ke dalam koper anda sejak hari pertama. Ingatlah bahwa ada beberapa orang (termasuk saya) yang malas repot bawa toiletries pribadi dan lebih senang menggunakan yang disediakan hotel. Saya pernah mau mandi, udah masuk nyalain shower dan kemudian sadar shampoo dan sabun sudah lenyap dari kamar mandi di hari pertama, hmmm.
Bukan berarti tidak boleh mengkoleksi, tapi ambil perkakas itu di hari terakhir, dan jangan lupa sambil bilang supaya terkesan izin juga dengan teman satu kamar kita, its simply being polite.

Kunci
Kadang persoalan kunci jadi urusan yang cukup bikin ribet. Satu kunci untuk berdua bisa menyebabkan kesulitan kecil yang mengesalkan. Misalnya teman anda yang pegang kunci dan ia duluan ke kamar. Anda kemudian menyusul dan saat mengetuk pintu ia tidak mendengar karena sedang mandi, selanjutnya anda menunggu 15 menit lebih di depan pintu. Ah, mengesalkan.
Solusinya, untuk hotel yang sudah pakai kartu mudah saja, minta access card tambahan, pasti diberi kok. Nah, kalau yang pake sistem kunci dan hanya ada satu? titip saja di lobby hotel. Kalau anda sudah masuk duluan dan mesti mandi? Beritahu dulu teman anda supaya ia tidak menunggu depan kamar, at least kalau ia tahu anda akan mandi, ia akan datang duluan sebelum anda mandi, atau nongkrong di lobby atau tempat lain yang lebih nyaman.


Kamar mandi
Untuk perempuan kamar mandi jadi hal yang sangat penting saat traveling. Kadang ada orang orang tertentu yang mandinya lama banget bisa hampir satu jam. Ini tentunya mengesalkan yang menunggu berikutnya. Bayangkan anda merencanakan keluar pukul 9 dan anda biasa bersiap dalam 1 jam, kalau dua duanya bangun jam 8 berarti satu jam waktu kamar mandi itu harus dibagi dua.
Kalau anda terbiasa siap siap lama, bangunlah lebih awal, pakai kamar mandi sebelum yang lain memakainya, lebih enak juga kan kalau mandi tidak diburu buru.
Nah kalau saat pulang beda lagi urusannya, biasanya kita sudah lelah berkeliling dan ingin cepat cepat mandi, ini sama juga, minta izin saja dulu, atau tanya "mau mandi duluan ngga?" banyak juga kok yang lebih suka bersantai dulu saat tiba di hotel, dan ini bisa anda manfaatkan untuk mandi duluan.
Kalau teman anda sesama terbiasa langsung mandi? Ganti gantian saja, hari ini anda duluan, besoknya dia duluan, sistem berbagi ini membuat kita lebih peka terhadap kebutuhan pribadi orang lain, asal jangan mandinya kelamaan ya, kalau anda ingin berendam di bathtub maka biarkan teman anda mandi terlebih dahulu.

Money
Traveling dengan teman tentunya membantu mengurangi budget, termasuk soal kamar. Nah kebiasaan berbagi bayar ini macam macam, idealnya sih dibagi sama rata, tapi ada juga yang caranya anda bayar kamar, teman anda bayar tiket pesawat, intinya membagi tagihan, bukan nominal dibagi dua. Kalau caranya seperti ini tetap perlakukan seakan akan tagihan dibagi dua, intinya supaya tidak egois berpikir "kan saya yang bayar kamar" lah ini bisa bikin perilaku yang mengesalkan pastinya karena ego sudah bermain.

Berbagi kamar tampak mudah, tapi rawan kekesalan karena kita berbagi ruangan yang sangat private. Try to put yourself on somebody else's shoes. Kalau anda tidak mau diperlakukan begitu, ya jangan memperlakukan orang lain dengan cara yang sama. Traveling is fun but the world is not only belong to you, remember that and go explore!

***

photo location (1) and (2) Queen Villa Gili Trawangan
                             (3) towel on Grand Mirage, Nusa Dua, Bali  

RELATED STORIES:

1 comments:

ade ferdi mengatakan...

Nice share..... bagus sekali untuk orang type berantakan alias sanguines... hehe