Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Night Dive. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Night Dive. Tampilkan semua postingan

10 Oktober 2013

, , , , , , , , , , , , ,

Night Dive in Siaba Besar


Diving malam hari selalu menyenangkan. Berbeda dengan anggapan menakutkan, dingin dan sebagainya, night dive justru lebih banyak terasa fun dan rileks

Night dive is always fun. Different with the common assumption that night dive is cold and scary, actually diving in the night is fun and more relaxed.

Ada beberapa alasan, pertama biasanya malam hari suhu air justru lebih hangat, selain itu untuk mengambil foto atau video di malam hari saya tidak perlu repot mensiasati kamera agar gambar tidak bluish, cukup dengan lighting yang ada maka warna sudah sesuai aslinya

There are several reasons for that, first: the water usually warmer at the night. Beside that, taking photos or videos at night is easier. I don't have to anticipate bluish images, only with the lighting and voila I got the original color mostly.

Flash light and you're ready to explore during night
Selain itu diving di malam hari dilakukan di area yang tidak berarus tentunya, kalaupun ada arus hanya sedikit dan tentunya ini untuk alasan keamanan. Dengan kondisi air yang cenderung tenang, lighting yang cukup maka saya dapat melihat sekeliling dan tentunya ada keseruan tersendiri melihat di batas yang cahaya senter dapat naungi sementara area lain pitch black.

Besides that, the location for night dive is carefully chosen, no currents for safety reason. With that kind of water conditions and sufficient lighting then we can look around and enjoy the excitement. Also you'll find a sensation when looking with a limited vision, there are some area which is pitch black since it doesn't covered with lights.

Saat menyelam malam haripun biasanya kita akan menemukan makhluk makhluk unik yang jarang keluar di siang hari, atau melihat ikan ikan yang aktif berseliweran di saat siang, kini tertidur nyenyak dengan mata terbuka di saat malam.

Also, during night dive we'll see unique creatures which you cannot find at the daylight. You'll also see fishes sleeping with its eyes open.

 
Saw cuttlefish attack brushtail tang during night dive Minahasa, see this video above

Jika beruntung, andapun dapat melihat moment binatang binatang laut ini memangsa binatang lain karena sebagian makhluk laut berburu di malam hari, dan jangan khawatir, anda tidak ada dalam daftar menu makanan mereka sama sekali.

If you're lucky, you might see moments when these creatures hunt since some sea animals hunting at night. Don't worry, you're not on their menu at all.


Corals in Siaba Besar
Salah satu spot penyelaman malam hari saat saya mengunjungi area Komodo di Flores adalah Siaba Besar. Ini adalah area yang ideal untuk penyelaman malam karena kondisi arus tenang dan kedalaman sekitar 15 meter dengan topografi bawah pasir putih yang cenderung rata.

One of our night dive spot during my trip to Komodo in Flores is Siaba Besar. This is an ideal location for night dive because of the calm water and 15 meters depth with flat white sandy bottom.

Stingray
Star puffer fish
Horned sea star
Selama sekitar 50 menit penyelaman kami menemukan ikan pari, bintang laut jenis horned yang ada cukup banyak dan terlihat jelas di pasir putih serta puffer fish jenis star dan bristly.

For about 50 minutes we found stingray, horned sea star which is easily found in this sandy bottom and also star puffer and bristly pufferfish.

The smooth flutemouth pipefish keeps on following us
His flat face :D
Yang menarik ada pipefish jenis smotth flutemouth yang terus menerus mengikuti cahaya senter kami. Saya menyaksikan saat pipefish ini berburu ikan kecil, rupanya ia memanfaatkan cahaya untuk memudahkan perburuannya.

One of the interesting part is when a smooth flutemouth pipefish is following us for quite some time. I watch when this pipefish attack small fish and apparently it uses the light from my flashlight to help the hunting.

Weird looking scrawled filefish
Bonus dari diving malam ini yaitu menemukan scrawled filefish yang jarang ditemui, saya hanya pernah sekali melihat "saudara"nya di Lembeh, Sulawesi Utara. Filefish ini cenderung tenang bahkan saat saya mendekat untuk mengambil close up. Selain itu bonus terakhir adalah bertemu penyu, ini pertama kalinya saya bertemu penyu di malam hari. So it is fun, dark is not always bad, you'll find fun in dark at the sea.

Then, the bonus from this night dive is finding scrawled filefish which is not often to be found. I only see its "brother" in Lembeh, North Sulawesi. This filefish is calm and even when I got so close to get the detail image, its not moving much. The additional bonus is finding a sea turtle, that was my first encounter with sea turtle at night. So it is fun, dark is not always bad, you'll find fun in dark at the sea.

@marischkaprue - sleep better with pitch black environment

See the video from our night dive in Siaba Besar, here:



NOTES:
  • I dive with Komodo Cruise, cek info harga untuk paket live aboard (LOB) dan diving di info@komodocruises.com
  • I dive with Komodo Cruise, for live aboard (LOB) and dive in Komodo, contact info@komodocruises.com

RELATED STORIES:

Diving in Komodo:
More about DIVING, see here

Planning to get a diving license? See the price and where to go, here

1 Juli 2013

,

Explore the Darkness

Ada satu pertanyaan yang selalu terlontar kalau saya cerita saya diving malam malam atau night dive. "Serem kan?" "Ngga takut?" pasti ditanyakan berulang kali oleh yang belum pernah mencobanya.


Saya menganalogikan night dive sebagai saat mencoba sesuatu yang benar benar baru di hidup ini. Bayangkan anda akan memasuki sesuatu yang anda tidak tahu, tidak terbayang, gelap, di tempat yang luas, pokoknya dianggap menyeramkan. Mencoba night dive seperti mencoba melakukan sesuatu yang berbeda di hidup anda, misalkan keluar dari pekerjaan dan mencoba pekerjaan lain.

Banyak orang yang ragu karena merasa apa yang di depan, jika diambil maka mereka belum tahu apa yang ada, masih gelap. Tapi, bukannya hidup itu seperti itu ya? we will never know what happen in the future, itu sudah rumus mati sebagaimanapun kita jungkir balik merencanakan masa depan.

Night dive, layaknya mencoba sesuatu yang baru, juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Bayangkan anda main nyebur aja ke laut sudah pakai alat alat diving, tapi tanpa bawa senter, itu namanya cari perkara. Begitu pula jika misalnya anda resign dari kerjaan, tapi tanpa "senjata" atau persiapan apa yang akan dilakukan.

Sebelum night dive kita pasti rencanakan penyelaman, persiapkan senter dan senter cadangan kalau senter pertama mati, rencanakan buddy kita, rencanakan sebaik mungkin sebelum menceburkan diri ke "kegelapan."

Kalau sudah punya persiapan, yang gelap jadi tidak tampak segelap itu. Kita bisa melihat, memang sebatas apa yang senter itu dapat terangi. Sama halnya dengan hidup, saat mencoba hal yang baru, saat sudah ada persiapan kita bisa melihat hal yang akan kita lakukan dan dapatkan dalam waktu dekat, namun ada "area gelap," yaitu kejutan kejutan dari hidup yang kita tidak akan pernah tahu hingga saatnya tiba.

Lalu, apakah menceburkan diri di malam hari ke kedalaman laut itu sepadan dengan hasilnya? menurut saya, Yes, totally! Saat night dive saya bisa melihat hal hal unik yang tidak saya temui di siang hari, sensasinya berbeda. Saat mencoba hal barupun anda akan menemukan hal hal yang anda selama ini tidak tahu, karena tersembunyi di balik dinding ketakukan yang anda buat sendiri.

Kalau sudah berani mengeksplorasi hidup di "siang hari" mungkin tidak ada salahnya mencoba masuk ke area gelap yang biasanya anda takuti, bukan area gelap dalam hal negatif ya, namun mencoba sesuatu yang baru yang selama ini kita lokasikan di balik dinding karena kita takut mencobanya. Night dive juga tidak bisa selamanya kok, saya ingat setelah night dive saya keluar dari permukaan laut, menatap bulan purnama yang membuat awan di sekelilingnya terlihat- sumpah, indah banget!

Dunia ini, atas, bawah, daratan, lautan, siang dan malam, selalu indah, tergantung dari sisi mana anda menatapnya.

@marischkaprue - not a nocturnal person but willing to explore the darkness.

As published on Divemag Indonesia Vol. 3 No. 036, March 2013.


-----------------------------------------------------------------------------------

Explore The Darkness


One question always came out when I share stories about diving at night to those haven't try it yet: "It's scary, isn't it?" "You're not afraid?"

I think doing night dive is like doing something really new in your life. Imagine you are going to enter something you do not know at all, something you can't imagine and you would consider creepy. Maybe doing night dive for the first time would be like trying to do something different in your life, for example resign from your current job and try another one which is out of your imagination.
  
Many people hesitate to do something different, hesitate to take what's in front of them just because they cannot see it yet. But isn't life always like that? We'll never know what's gonna happen in the future, it's an ultimate formula however hard we try to plan our future.

Just like doing something new, you can't do a night dive without any preparation. Imagine yourself jumping into the dark water without bringing any dive torch. I'll call that a suicide attempt. Same thing goes when you resigned without any preparation of what you'll do in the future.

Before night dive we always plan our dive, diving gears, dive torch, backups, plan our buddy system and everything as well as possible before jumping into the "darkness"

If you already prepared, what may seems dark isn't so dark anymore. We can see even though it might be limited to what the flashlight range. Same with our life, when we try something new, we can see what will we do in the near future but there are always dark side area which we will never knew before we got in, before the time comes.

Then, is jumping and getting yourself into the darkness of the ocean worth the efforts and risks? In my opinion, it would be Yes, Totally! During night dive I can see unique things and creature I don't see during the day, it's a different sensation and atmosphere. When trying something new, you'll also find new different things you didn't find before, things you don't know at all because it's hidden behind your own wall of fears that you created yourself.

If you already have the courage to explore life in the daylight, it won't do many harms to try getting into the dark area which you probably scared this whole time. Its not doing something dark in a negative ways, its trying something new which we always put behind the wall just because we are afraid. And anyway, you can't do night dive forever. One time you'll have to pull yourself from the darkness. 

I remember after night dive, I got out of the water, staring at the full moon which makes all the clouds surround it so vivid. It's an extreme beauty.

This world, above, below, land, sea, day and night, are always beautiful. Depend on which side you look at it.


@marischkaprue - not a nocturnal person but willing to explore the darkness.


8 Oktober 2012

, , , , , , , , , ,

Night Dive, Don't be Afraid!



 

Okay, mungkin selama ini saya selalu mendeklarasikan diri sebagai seorang diver yang ketagihan dengan dunia bawah laut. Saya mulai diving bulan April tahun 2010, masih cukup baru bagi seorang divers, namun cukup waktu untuk berkeliling dan menikmati alam bawah laut Indonesia.

Saya cukup beruntung memiliki pekerjaan yang memungkinkan saya untuk berkeliling ke area pesisir dan tentunya juga diving di banyak lokasi di Indonesia, dan setelah pekerjaan saya bergantipun saya masih diberi keberuntungan untuk tetap bisa mengakomodir kecintaan saya pada indahnya biru dan ragam makhluk laut.

Nah, kalau kita biasa sebut jam terbang, mungkin lebih cocok disebut jam selam, biasanya disebut log dive, berapa banyak anda diving, biasanya juga menentukan skill dan bouyancy (keseimbangan di dalam air). Kalau saya, sekitar 61 kali dive (saya mencatat di buku setiap kali pulang dari trip diving).

Hmm, jumlah itu mungkin terlihat cukup banyak, tapi hingga sekarang dive license saya masih Open Water, itu license paling rendah atau paling awal dalam dunia penyelaman, ingin rasanya mengambil level advance tapi belum terlaksana hingga sekarang.

Usai diving di Morotai

Dalam pengalaman penyelaman saya selama dua tahun, sebelumnya saya belum pernah sekalipun melakukan night dive. Yap, sesuai namanya, night dive dilakukan malam hari. Bayangkan anda menyelam di laut saat gelap, kebanyakan yang saya ceritakan pasti nanya satu hal "ngga serem tuh?"

Bulan September kemarin saya trip ke Tulamben, lokasi diving yang dikenal karena ada wreck kapal USS Liberty. Usai dua kali penyelaman siang dan sore, saya diajak ikut night dive di Tulamben. Saya langsung excited, selama ini saya belum pernah melakukan night dive, meski sudah ada kesempatan namun harus saya lewatkan karena alasan harus shooting pagi sekali keesokan harinya.

Kali ini saya langsung mengiyakan dengan antusias. Dive guide saya langsung memberi briefing, ada ketentuan keselamatan selama night dive. Pertama yang pasti ditanyakan semua orang adalah tentang gelapnya laut. Nah, untuk itu sebelum dive ada dua senter yang disiapkan, satu untuk digunakan, satu lagi cadangan jika senter pertama bermasalah. Kalau dua duanya bermasalah? pinjam senter cadangan buddy (pasangan dive) anda.

Setelah briefing selesai, saya langsung menyiapkan alat dan menuju ke laut. Di Tulamben masuk melalui pantai, beach entry, dan saat saya masuk ke air suhunya hangat jadi langsung nyaman.

Senter sudah kami nyalakan sejak masuk pantai, kemudian kami menyelam perlahan. Menyelam malam hari ini beda dengan yang saya bayangkan, rasanya justru tenang sekali, karena yang kita lihat hanya area area yang terkena sorotan lampu senter.

Saya menyelam berjajar dan kadangkala berada di belakang dive guide saya. Satu hal lagi tentang penyelaman, stick with your buddy, jangan asik sendiri dan hilang sendiri, apalagi malam hari karena kalau ada masalah yang pertama bisa menolong kita adalah buddy.

Masuk ke area wreck sangat seru, cahaya senter membuat besi besi dan bagian kapal terlihat, kadangkala ada ikan yang melintas dan terlihat bercahaya terkena sorotan senter. 

Coleman shrimp courtesy of Indonesia Dive Directory

Dive guide saya, Cuplis beberapa kali memberi kode untuk berhenti untuk melihat makhluk laut yang aktif di malam hari. Udang udangan biasanya terlihat di malam hari, namun makhluk yang satu ini kecilnya minta ampun, sulit terlihat kalau tidak jeli.

Spanish Dancer
Spanish dancer sebelum bergerak "menari"

Satu yang paling mempesona saya yaitu spanish dancer, nama ini diberikan pada jenis nudibranch yang berukuran besar karena jika merasa terancam spanish dancer akan melarikan diri dengan bergerak ke atas dan bagian tubuhnya akan terlihat seperti rok penari flamenco. Saya yang membawa kamera langsung merekam gerakan yang indah dari spanish dancer yang bergerak ke atas. Kalau membayangkan sulit, bisa lihat video yang saya rekam disini:



Usai melihat spanish dancer, saya dan dive guide saya kembali berkeliling, ia menunjukkan frog fish yang diam di soft coral. Frog fish ini unik karena tidak berenang namun bergerak dengan memompakan air ke bagian di bawah sirip bawah yang terlihat seperti kaki. Bentuk ikan ini seperti katak yang sedang duduk sehingga disebut frog fish

Warty frog fish courtesy of Indonesia Dive Directory
Another frog fish courtesy of Agata Melisa


Namun ukuran frog fish ini rata rata kecil sekali, yang saya lihat di night dive ini berukuran sebesar kuku jempol saya, untuk difoto pun tidak bisa karena kamera saya tidak bisa untuk ukuran makro :(

Asik melihat soft coral, sea fan dan apapun untuk menemukan binatang binatang laut berukuran kecil yang biasanya disebut macro, saya tidak fokus melihat suasana. Tiba tiba Cuplis menunjuk ke kejauhan sambil mengarahkan senternya. Sosok ikan besar terlihat bergerak perlahan, semakin saya dekati makin terasa ukurannya yang besar, bahkan lebih besar dari badan saya kalau saya berjajar di sebelah ikan ikan yang disebut bumphead ini. Mereka simply disebut bumphead karena memang kepalanya seperti bengkak, saat saya cerita tentang bumphead, pasangan saya malah kirim foto orang afrika yang kepalanya bengkak besar akibat kejedot (-___-) yah itu juga masuk kategori bumphead.

Bumphead parrot fish courtesy of Agata Melisa

Yang membuat lebih menarik lagi, bumphead ini berjajar banyak sekali dan bergerak perlahan. Melihat ikan besar di gelapnya malam benar benar seru, saya berusaha mengambil gambar, namun lagi lagi keterbatasan kamera dan skill fotografi saya sehingga untuk gambaran bumphead saya pinjam foto punya Agata Melisa yang sering diving dan foto foto di bawah laut.

Diving di malam hari memang seru, namun dive guide saya bilang, biasanya kalau dari awal tidak merasa nyaman, saat diving kurang menikmati. Hmm, saya sangat menikmati keseruan ini karena sejak awal masuk ke laut rasanya tenang sekali, dan sama sekali tidak mengerikan seperti yang dibayangkan kebanyakan orang kok. Kuncinya tenang, tidak panik dan nikmati saja keseruan diving hanya dengan cahaya senter.

Oya, satu lagi yang paling menarik. Di satu tempat, dive guide saya menutup cahaya senternya dan meminta saya melakukan hal serupa. Suasana tiba tiba gelap total, kemudian ia mengibaskan tangannya. Yang terjadi kemudian seperti di film film fiksi, muncul titik titik terang berkilauan, namun ini benar benar terjadi. Saya melakukan hal serupa dan cukup bengong terpesona dengan titik titik cahaya yang muncul tiba tiba seperti debu berkilauan saat saya mengibaskan tangan.

Rupanya, plankton tertentu bisa mengeluarkan cahaya saat bergerak atau bergesekan akibat gerakan tangan kita. Ini rasanya seru dan menyenangkan sekali, you will feel like you're in some kind of fairytale world, waving your hands and then fairy dust glittery gold just blinking. Seru abis!

Kami menghabiskan waktu sekitar 45 menit penyelaman malam, dan rasanya, sumpah, I just wanna do it again, soon! Omagah you should, I meant you MUST try, it is amazing! :D



@marischkaprue - always super excited underwater, esp at night.



Thanks to BIDP Bali Diving for this amazing trip!

If you wanna dive in Tulamben, you can contact BIDP Bali Diving bookings:
(62-361) 270759, 285065 or info@bidp-balidiving.com
http://www.bidp-balidiving.com