Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Komodo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komodo. Tampilkan semua postingan

4 April 2021

, , , , , , ,

Let’s SAIL with VINCA VOYAGES


Saya ingat saat pertama kali berlayar di Kepulauan Komodo di tahun 2013. Saat itu saya dan teman-teman naik kapal Monalisa (saat ini sudah tidak ada lagi) untuk scuba diving selama beberapa hari di berbagai spot diving di Taman Nasional Komodo. Di masa itu, kapal yang berlayar di area Komodo masih terbatas, dan kapal yang nyaman sebagian besar adalah kapal untuk scuba diving, karena area Komodo belum cukup populer untuk mereka yang tidak scuba diving.


Di tahun 2021 ini, ada begitu banyak pilihan kapal untuk menikmati berlayar di area Komodo, baik kapal untuk scuba diving ataupun untuk cruising dan snorkeling saja. Saya sudah mencoba berbagai kapal dengan berbagai ukuran dan tipe, kapal Vinca yang saya naiki saat trip bersama Lyla Adventure adalah salah satu favorit saya.








Kenapa jadi favorit? Kali ini layout kamar jadi penentu utama. Saya memilih kamar tipe Japanese Room dengan kaca jendela yang besar. Di kapal, umumnya kaca di kamar tidak sampai ke area bawah dekat lantai, namun di kamar ini ada 2 jendela kaca besar hingga ke dekat batas lantai, membuat kita dapat menikmati pemandangan spektakuler Kepulauan Komodo dari dalam kamar. Ada 2 kamar tipe Japanese (mirrored side) dengan shared balcony di belakang kamar, Layout kamar juga membuat ukuran kamar terasa luas, tidak ada meja-meja yang biasanya mengurangi space, ada meja kecil yang bisa dilipat dengan style Japanese, besaran kamar digunakan dengan maksimal dan simple dengan layout yang cantik.



Bathtub di Western Room



Kamar lain yang justru menjadi andalan Vinca Voyages adalah tipe Western. Kamar tipe ini dipatok harga lebih mahal dari kamar tipe Japanese meskipun dari segi ukuran lebih kecil dari tipe Japanese. Alasannya? Ada bathtub di tipe kamar western, fasilitas yang jarang ditemukan di kapal phinisi kayu yang berlayar di area Komodo. Dari segi space juga kamar tipe Western cukup baik mengakomodir tamu yang membawa koper.


Dua kamar lainnya adalah tipe Junior Suite di bagian bawah, karena di lantai bawah maka tentunya hanya ada jendela bulat kecil layaknya kamar di kapal pada umumnya. Kamar Junior Suite bisa menampung 3 orang, dengan private bathroom juga. Kamar ini dari segi ukuran dan layout cukup umum seperti pada kapal phinisi lainnya.






Untuk bersantai kita bisa menikmati beanbag lengkap dengan payung-payung putih yang cantik di depan Captain’s room, atau sundeck di bagian atas. Area makan favorit tentunya di deck depan, dengan chill area di sudut ujung kapal. Ada juga satu living room area di dalam.


Overall it’s a very nice boat to sail and enjoy Komodo Islands. Hanya satu kekurangan Kapal Vinca: tidak ada water heater untuk mandi, jadi usahakan sudah mandi sebelum malam supaya tidak kedinginan ya hehe. 


Hopefully one day we can sail together with this pretty white boat!


@marischkaprue - not sail away, but sail closer to the warmth of the sea


VINCA VOYAGES

Capacity: 14 person


RATE

Open Trip (every weekend) 3D/2N:

Western Room: Rp. 5,7 juta/ person

Japanese Room: Rp. 5,2 juta/ person

Junior Suite: Rp. 4,75 juta/ person


Private Booking 3D/2N:

Whole boat: start from Rp. 55 juta/ group (max 4 person)

Rp. 65 juta (up to 12 person)


PS: prices may vary depend on the season, this is the listed price in April 2021, please contact Lyla Adventure for the latest rate


BOOKING VIA LYLA ADVENTURE :

lyladventure@gmail.com

T: 0821.151.78916


15 Agustus 2017

, ,

A STORY BEHIND THE SCENE: SEMANGAT KEMERDEKAAN (1)



Kami melangkah di dermaga Kampung Komodo. Ferry sibuk mempersiapkan tim untuk mengambil gambar, saya dan Sefiin berjalan kaki memasuki kampung. Kami berhenti sejenak di balai warga untuk mendaftarkan nama kami di buku kunjungan. Saat keluar saya langsung melihat muka yang sangat familiar, Dedi!

Dedi merupakan guide kami saat saya dan Ferry datang ke Taman Nasional Komodo tahun lalu. Ia tinggal di Kampung Komodo dan saya sudah berusaha menghubungi Dedi untuk memberitahu kedatangan kami namun saat menelpon salah sambung. Untungnya, saat kami datang ternyata Dedi sedang tidak membawa tamu, jadi kami bisa bertemu.

Selain mengambil video, bercanda dengan anak-anak, kami pun mencari lampu petromax untuk kebutuhan shooting, dan Dedi dengan sigap langsung membantu kami mencari lampu petromax yang sudah langka itu (who need that when electricity available anyway).

Sefiin, Ferry, Dedi and me
Akhirnya kami mendapatkan lampu petromak tua yang sudah menghitam. Well, tampilannya bukan masalah karena kami hanya membutuhkan lampu itu untuk menghasilkan api dari sumbu lampu petromax. Usai membayar dengan angka yang kurang wajar (totally overpriced, but hey nobody else have it here!), kami kembali ke kapal, mengucap selamat berpisah ke Dedi dan berharap dapat bertemu dengannya kembali saat kami datang kembali ke Komodo.

Kenapa lampu petromax sangat penting? Well, "api" akan menghangatkan suasana bersantai ngopi-ngopi di atas bukit, dan tidak mungkin kami membuat api unggun di atas sana (it's totally forbidden and dangerous), maka kami mengakali dengan lampu petromak karena kami tidak perlu api besar, hanya api yang berkobar secukupnya, membuat hangat suasana dan mempercantik gambar.

Di atas bukit kami bersenda gurau. Langit mulai meredup dan inilah saat yang ditunggu untuk mengambil gambar terakhir dalam video kami. Dalam waktu sangat singkat, persis sebelum bias matahari terakhir turun dan langit menggelap, tiba-tiba si petromax ini ngadat tidak mau menyala, padahal saat kami coba di kapal, ia baik-baik saja dan menyala lancar.


Om Noon berusaha keras menyalakan petromak dengan alat seadanya, kami bahkan menaruh kertas di dalam petromax agar menyala (it was a chaos, trust me!). Di waktu singkat yang terasa lama tapi singkat (??) itu, kami kejar-kejaran dengan waktu. Akhirnya shot yang diinginkan kami dapatkan, kini kami bersenda gurau lega, we got what we need. Langit menggelap, saya menatap gurat bukit yang masih terlihat, sangat indah meski sebagian besar yang saya lihat adalah kegelapan.

Kami berjalan turun dan berhenti sejenak saat tiba di pantai, ngobrol santai dan menikmati suara ombak dan laut, angin pantai.

Keesokan harinya, kapten iseng mencoba menyalakan petromax. Si lampu itu menyala, api dengan lancarnya keluar dari sumbu. Ah petromax sialan ini bikin ketar-ketir, ia iseng menggoda kami di atas bukit.

@marischkaprue - for her, sunset is best to share together

SEE THE VIDEO HERE:





2 Maret 2017

, , , , , ,

REASONS WHY PADAR ISLAND IS THE MOST PHOTOGENIC SPOT IN KOMODO



Foto-foto di salah satu puncak Pulau Padar selalu jadi foto wajib saat berkunjung ke area Taman Nasional Komodo di Flores, Nusa Tenggara Timur. Meskipun saya lebih menikmati menghabiskan waktu di Gili Laba (atau Gili Lawa), harus diakui bahwa Pulau Padar memang memiliki pemandangan paling spektakuler di Taman NasionalKomodo, dan memang layak jadi spot foto wajib saat menikmati area Komodo.

WHY? Here are the reasons

THREE BEACHES WITH DIFFERENT SANDS COLORS

the entry point is from the white sandy beach in Padar

Yes, dari salah satu puncak padar (bukan puncak, namun lebih merupakan area spot di mana kita dapat melihat pemandangan terbaik di Pulau Padar) kita dapat melihat tiga lengkungan pantai. Selain bentuk yang spektakuler dari tiga pantai ini, kita juga akan menyadari bahwa tiga pantai ini memiliki warna pasir yang berbeda, meskipun berada di satu pulau dan sangat berdekatan.

Dari spot puncak umum ini kita dapat melihat pasir putih di pantai yang ada di kanan, pasir kehitaman di pantai di kiri bawah, dan pantai dengan pasir pink di sisi kiri atas. Di foto saya mungkin kurang terlihat, but when you come during sunny day, warna-warna pasir pantai yang berbeda ini terlihat sangat jelas, very unique!

CONTOUR-TIQUE



Kontur Pulau Padar memang sangat cantik, entah di saat musim penghujan (di mana rumput terlihat berwarna hijau), atau di saat terbaiknya: musim kering, saat pulau terlihat coklat dari rumput yang mengering.


Bentukan Pulau Padar ini unik, selain tiga pantai dengan warna pasir yang berbeda, sebagian besar kontur pulau dipenuhi rumput rendah, pasir dan hanya beberapa pepohonan yang muncul di antara rerumputan, membuat jarak pandang yang luas, and such an estetique view for sure!

ALL PAID OFF


Honestly, naik ke Puncak Padar bukan hal mudah. Meski hanya perlu waktu sekitar 20 menit untuk trekking ke viewing spot (dengan jalur yang sebenarnya tidak terlalu jauh), namun banyak area menanjak yang membuat kaki lelah.




Namun perjuangan naik ke viewing spot inilah yang semakin membuat semuanya terasa sangat rewarding saat sampai di area di mana Pulau Padar terlihat jelas, lengkap dengan laut Taman Nasional Komodo yang berwarna biru, plus pulau-pulau di sekelilingnya. Trekkinglah sebelum sunset dan anda akan mendapatkan bonus sunset yang - simply breath-taking!

PS: Sekarang sudah ada tangga kayu di sebagian area trekking awal di Pulau Padar sehingga jauh lebih mudah untuk naik

So, need any other reason to visit Padar? No, you don't :)

@marischkaprue - enjoy her zen sunset in Padar

NOTES

PADAR ISLAND
KOMODO NATIONAL PARK
FLORES
EAST NUSA TENGGARA
INDONESIA

GETTING THERE
Take a flight to Labuan Bajo, option: from Denpasar (Bali), or direct flight from Jakarta
Padar Island is about 2-3 hours from Labuan Bajo by boat (depend on the speed of the boat)
Better to book a stay at the boat (LOB) so you can spend days island hopping in Komodo National Park

TOUR
For group tour/ private arrangement
contact:
or

9 Januari 2017

, , , , , , , , , , , , , , ,

BEST OF 2016



2016 is ended, now it's time for 2017. Setiap tahun biasanya jadi waktu untuk kita melakukan refleksi, melihat kembali hal-hal yang terjadi sepanjang tahun, dan mengambil pelajaran untuk tahun depan. 

2016 is ended, now it's time for 2017. Each year is usually the time for us to reflect, look back at the things that happen throughout the year, and took lessons for next year.

If 2015 is a great year, I gotta say than 2016 is really really great, it's an awesome year for me! I got plenty great opportunities to visit interesting places and to experience things I've never imagine before, so even though it's really hard to say which one is the best, here are my best of 2016 


SWIMMING WITH WHALE SHARKS



It's definitely one of the best moments in 2016. Kami berenang dan melihat langsung hiu paus di depan mata saat berenang diPantai Botubarani, Gorontalo. Despite the name "whale", this gentle creature is fish, they're actually sharks but get a "whale" name because of the size. Also, don't worry since they only eat planktons, small fishes and shrimps, human is surely not on the menu.

It's definitely one of the best moments in 2016. We swim and see the whale sharks directly in front of the eyes when swimming beach Botubarani, Gorontalo. Despite the name "whale", this gentle creature is fish, they're actually sharks but get a "whale" name because of the size. Also, do not worry since they only eat planktons, small fishes and shrimps, human is surely not on the menu.


One thing to remember, even though they're so gentle and cute, never touch them in purpose, you could harm them and yourself. Respect, and the nature will be kind to us 

PERFECT DAY WITH MANTA RAYS




Ini bukan kali pertama saya berhadapan dengan pari manta, namun di bulan Agustus 2016, kami merasakan hari yang benar-benar sempurna. Siang itu cuaca sangat cerah di Taman Nasional Komodo, Flores, air laut sangat tenang, laut yang jernih, dan lebih dari enam pari manta terus melintas dan berputar-putar di sekitar kami, such an amazing feeling!


This is not the first time I was confronted with manta rays, but in August 2016, we felt that the day is absolutely perfect. That afternoon the weather was very sunny in the Komodo National Park, Flores, sea water was very calm, crystal clear sea, and more than six mantas kept passing and circling around us, such an amazing feeling!
 
AMAZING SKY DIVE


Loncat dari pesawat di ketinggian 3,9 kilometer dan terjun bebas merupakan sensasi yang tidak terlupakan saat saya mencoba sky dive di Auckland, Selandia Baru. Surprisingly, sky dive is not as scary as bungy, I was so calm and relax, even before the jump. After the jump? it's all good feeling! :)


Jump from a plane at an altitude of 3.9 kilometers and a freefall is an unforgettable sensation when I tried to sky dive in Auckland, New Zealand. Surprisingly, the sky dive is not as scary as bungy, I was so calm and relaxed, even before the jump. After the jump? it's all good feeling! :)
 
INTO THE AFRICAN SAFARIS





Got a really nice experience feeling the African Safari on my early 2016. Trip ke Afrika Selatan di tahun 2016 dipenuhi dengan hari-hari berkeliling Kruger National Park, melihat singa tidur siang, gajah melintas dan menikmati sunset indah di tengah safari. Also, my best experience is the cheetah walk on our Zambia visit.


Got a really nice experience feeling the African Safari on my early 2016. Trip to South Africa in 2016 was filled with days touring at Kruger National Park, saw the lion nap, elephant flashed and enjoy the beautiful sunset in the middle of the safari. Also, my best experience is the cheetah walk on our visit Zambia.
 
MISOOL, AGAIN! -- WILL ALWAYS BE MY BEST EVERY YEAR





No more words can describe, Misool is just breath-taking, take a look for yourself

WINTER WONDERLAND SHIRAKAWA-GO



On 2015 I visit Shirakawa-go during summer, and I remember my words "I'm so gonna visit this place again during winter," and I did on 2016. Shirakawa-go di Gifu,Jepang sangat indah saat musim dingin. Rumah-rumah dengan atap segitiga yang tertutup lapisan salju putih, dan perbukitan yang diselimuti salju, truly a winter wonderland!


On 2015 I visit Shirakawa-go during summer, and I remember my words "I'm so gonna visit this place again during winter," and I did on 2016. Shirakawa-go in Gifu, Japan is very beautiful in winter. Houses with triangular roofs are covered with a layer of white snow, and the hills are covered with snow, truly a winter wonderland!
 
CONTINUOUS JAPAN TRIP






Feels like Japan is always calling on 2016! I went to Japan several times, even plan my own trip with friends and family to Japan. From Nagoya, another Tokyo trip, Miyagi, Kofu. Okinawa until Hokkaido, so many fun experience in Japan!

PERFECT KOMODO SCUBA TRIP






My all time favorite scuba dive spot is Komodo. Ada begitu banyak spot yang indah, menarik dan seru di Komodo. Mulai dari Crystal Rock dan Castle Rock dengan begitu banyak schooling fish dan hiu yang berkeliaran, Shotgun dengan powerful current yang tidak terlupakan, hingga Batu Bolong yang begitu spektakuler. Komodo, I'll come again this 2017, it's a promise!


My all time favorite is Komodo scuba dive spot. There are so many beautiful spots, interesting and exciting in Komodo. Starting from Crystal Rock and Castle Rock with so many schooling fish and sharks that roam, Shotgun with a powerful current that is not forgotten, until Batu Bolong is so spectacular. Komodo, I'll come again this 2017, it's a promise!
 
So many best of 2016, I am very grateful. The universe has been so kind, the nature has been so nice and welcoming. I do believe when we cherish things and life, when we fill our mind with positive vibes, good things will come.


Let's start our 2017 with positive feelings, and the best things will come

2017, I am ready!

@marischkaprue - past fill her with good vibes to step on the future

PS:
Btw, I got nominated as travel influencer of the year, your vote will determine who'll get the award, check out here and give a vote if you don't mind ;) 

http://award.facetofeet.com/influencer-of-the-year-2016/polling