Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Taman Nasional Komodo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Taman Nasional Komodo. Tampilkan semua postingan

19 Februari 2018

, , , , , , ,

BEST SWIMMING WITH MANTA RAYS: KOMODO NATIONAL PARK



Be kind to the earth and earth will be kind to you. I always believe this law of balance, you do good, you'll get good, you did bad and someday you'll have to pay for it, also with nature. Kita, manusia memiliki energi yang bersinergi dengan alam dan penghuninya, when we have good intentions, kind minds and positive energy, alam akan menyambut kita dengan baik.


Kami datang di minggu ke-4 bulan Desember di Taman Nasional Komodo untuk menghabiskan liburan akhir tahun di tempat favorit kami, the beautiful islands of Komodo National Park. Sudah pasti, snorkeling jadi agenda wajib kami setiap harinya. Tanpa itinerary yang pasti, kami menyusuri Taman Nasional Komodo, tinggal di kapal dan menghabiskan waktu di pulau-pulau indah Taman Nasional Komodo.

Salah satu area yang jadi favorit kami adalah Manta Spot, sesuai namanya, di lokasi inilah kita memiliki kesempatan besar melihat pari manta di habitat aslinya, dan berenang bersama binatang laut yang terkenal elegan karena gerakannya yang cantik.




Kami menuju Manta Spot tanpa ambisi yang banyak, hanya ingin berenang di koral cantik dan jika memang bertemu pari manta, it's a bonus. Well, we got the big bonus, sejak turun dari kapal kecil, kami sudah "didatangi" beberapa pari manta, yang terus bertambah. Saya menghitung ada masa di mana kami dikelilingi lima pari manta, termasuk black manta yang cantik, dan pari manta dengan tanda "v" di bagian bawah badannya, kami memanggilnya "Vivi"

Pari manta terus "bermain" dan berputar-putar di area kami snorkeling lebih dari sejam hingga saatnya kami mulai lelah, dan pari manta masih terus berenang berkeliling. Saya masih penasaran dan terus main di air saat yang lain sudah beristirahat di pantai.



Di sore hari pada hari yang sama, kami menuju spot yang sama, untuk snorkeling menikmati koral karena siang tadi kami fokus pada pari manta yang ada, namun sejak sebelum turun dari kapal, kami kembali bertemu beberapa pari manta, and we lost focus again haha, of course you'll prefer focusing on manta ray rather than the coral reefs when snorkeling. Kami kembali "bermain" dengan pari manta yang tampak acuh dengan keberadaan kami, beberapa kali pari manta yang ada berenang "menghampiri" kami sehingga kami mesti mengelak agar tidak kena bagian tubuh mereka. Kami terus berenang hingga arus sore mulai kencang dan kami memutuskan untuk beristirahat ke pulau.


Besoknya, kami datang ke spot yang sama, lagi-lagi dengan mindset "mau main-main di koral," and again, the group of manta rays come along! tiga kali berturut-turut kami ke lokasi yang sama dan pari manta datang kembali. Kali ini kami kembali berenang dan menikmati berada dekat dengan binatang yang cantik ini, namun setelah beberapa lama kami justru main-main pasir dan lihat-lihat coral reefs, despite those manta rays were still there dan bahkan beberapa kali mendatangi kami (caper karena kami sudah tidak mengambil foto mereka lagi? haha).

Sangking senangnya, saya ketawa sampai masker saya bocor :))


Hingga kami akhirnya memutuskan untuk beristirahat, grup pari manta itu masih ada di sana, it was such perfect days (we got two days of full manta rays swim), nature has been so kind to us, God has been so kind to us, those manta rays has been so kind to us. 

@marischkaprue - nature has been so kind to her along her journey


2 Maret 2017

, , , , , ,

REASONS WHY PADAR ISLAND IS THE MOST PHOTOGENIC SPOT IN KOMODO



Foto-foto di salah satu puncak Pulau Padar selalu jadi foto wajib saat berkunjung ke area Taman Nasional Komodo di Flores, Nusa Tenggara Timur. Meskipun saya lebih menikmati menghabiskan waktu di Gili Laba (atau Gili Lawa), harus diakui bahwa Pulau Padar memang memiliki pemandangan paling spektakuler di Taman NasionalKomodo, dan memang layak jadi spot foto wajib saat menikmati area Komodo.

WHY? Here are the reasons

THREE BEACHES WITH DIFFERENT SANDS COLORS

the entry point is from the white sandy beach in Padar

Yes, dari salah satu puncak padar (bukan puncak, namun lebih merupakan area spot di mana kita dapat melihat pemandangan terbaik di Pulau Padar) kita dapat melihat tiga lengkungan pantai. Selain bentuk yang spektakuler dari tiga pantai ini, kita juga akan menyadari bahwa tiga pantai ini memiliki warna pasir yang berbeda, meskipun berada di satu pulau dan sangat berdekatan.

Dari spot puncak umum ini kita dapat melihat pasir putih di pantai yang ada di kanan, pasir kehitaman di pantai di kiri bawah, dan pantai dengan pasir pink di sisi kiri atas. Di foto saya mungkin kurang terlihat, but when you come during sunny day, warna-warna pasir pantai yang berbeda ini terlihat sangat jelas, very unique!

CONTOUR-TIQUE



Kontur Pulau Padar memang sangat cantik, entah di saat musim penghujan (di mana rumput terlihat berwarna hijau), atau di saat terbaiknya: musim kering, saat pulau terlihat coklat dari rumput yang mengering.


Bentukan Pulau Padar ini unik, selain tiga pantai dengan warna pasir yang berbeda, sebagian besar kontur pulau dipenuhi rumput rendah, pasir dan hanya beberapa pepohonan yang muncul di antara rerumputan, membuat jarak pandang yang luas, and such an estetique view for sure!

ALL PAID OFF


Honestly, naik ke Puncak Padar bukan hal mudah. Meski hanya perlu waktu sekitar 20 menit untuk trekking ke viewing spot (dengan jalur yang sebenarnya tidak terlalu jauh), namun banyak area menanjak yang membuat kaki lelah.




Namun perjuangan naik ke viewing spot inilah yang semakin membuat semuanya terasa sangat rewarding saat sampai di area di mana Pulau Padar terlihat jelas, lengkap dengan laut Taman Nasional Komodo yang berwarna biru, plus pulau-pulau di sekelilingnya. Trekkinglah sebelum sunset dan anda akan mendapatkan bonus sunset yang - simply breath-taking!

PS: Sekarang sudah ada tangga kayu di sebagian area trekking awal di Pulau Padar sehingga jauh lebih mudah untuk naik

So, need any other reason to visit Padar? No, you don't :)

@marischkaprue - enjoy her zen sunset in Padar

NOTES

PADAR ISLAND
KOMODO NATIONAL PARK
FLORES
EAST NUSA TENGGARA
INDONESIA

GETTING THERE
Take a flight to Labuan Bajo, option: from Denpasar (Bali), or direct flight from Jakarta
Padar Island is about 2-3 hours from Labuan Bajo by boat (depend on the speed of the boat)
Better to book a stay at the boat (LOB) so you can spend days island hopping in Komodo National Park

TOUR
For group tour/ private arrangement
contact:
or

6 Oktober 2014

, , , , , , , , , ,

Komodo Profesional



Saya dan teman-teman berjalan melewati tanah dan rerumputan yang sebagian telah mengering. Kami mendekat ke arah sungai kecil dengan aliran air yang hanya sedikit saja. Kadal berukuran sangat besar sedang minum di tepi sungai. Saat kami datang "kadal raksasa" itu tidak lama langsung bergerak ke arah kami. Sontak, kami mundur, cemas jika binatang besar itu mendekat.


Suddenly it stop drinking
and came toward us
Next thing he (or she) did was posing :)
Namun beberapa langkah, reptil itu berhenti dan mendongakkan kepala. Ia berpose dengan anggun seakan tahu persis apa yang kami perlukan untuk kebutuhan foto. Bahkan kepalanya bergerak beberapa kali, dari kiri ke kanan ke arah kami semua yang mengelilingi membentuk setengah lingkaran, seakan tahu kami ingin mendapatkan foto kepalanya dari tampak depan.

Gotta keep cool when human take some pictures of me
Does this saliva makes me looks awesome?
"Komodo di sini profesional," ujar ranger yang menemani kami di Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo di Flores, Nusa Tenggara Timur sambil tersenyum. Saya ikut tertawa, apalagi tidak lama si komodo mengeluarkan liurnya sambil tetap berpose.

The view from Rinca Island, with deadly komodos plus deadly gorgeous view also
"Nah, dia tau persis kebutuhan kita," ujar saya yang langsung asik mengambil foto komodo "profesional" itu dengan liurnya yang khas, liur dengan 58 spesies bakteri, termasuk bakteri ganas Pastuerella multocida yang mematikan. Konon, tikus yang disuntik dengan ludah komodo langsung mati seketika.

Dari liur penuh bakteri itulah komodo mendapat predikat predator mematikan, berbahaya karena satu gigitan komodo yang penuh bakteri tersebut dapat melumpuhkan mangsanya.

If those komodo have instagram, they will post this pic with hashtag #lunch
Another menu for Mr or Mrs Komodo
This ranger (and us) aren't on the menu
Namun tenang saja, komodo "profesional" ini tidak doyan manusia. Dia punya berbagai "menu" di Pulau Komodo, mulai dari rusa, babi hutan, hingga kerbau. Tapi tetap saja, perlu berhati-hati dan jaga jarak dengan komodo serta ikuti instruksi keselamatan dari para ranger.

"statue" of komodo's victims
Got enough good photo bro?
And yes you can visit this place wearing a mini dress, as long as you can run with it
Saya asik mengambil foto komodo yang berpose cukup lama. Setelah kami semua puas mengambil foto, mulai dari wide, close up, tampak depan, tampak samping, komodo mulut menutup, komodo mengeluarkan liur dan berbagai angle lainnya, reptil ini kemudia bergerak dan berjalan menjauhi kami. Mungkin ia pikir tugasnya sudah selesai. Dia memang komodo profesional :)

@marischkaprue - wondering if she can be as professional as the komodo in Komodo Island

NOTES:
  • Anda dapat melihat langsung komodo di habitat aslinya di Pulau Komodo dan Pulau Rinca di Taman Nasional Komodo, Flores, NTT
  • You can see komodo dragons on their natural habitat in Komodo Island and Rinca Island in Komodo National Park, East Nusa Tenggara.
  • Having this trip with Tukang Jalan, dengan budget Rp. 1,9 juta per orang (sailing dari Lombok menuju Labuan Bajo, sudah include makan 3x sehari). Untuk info trip serupa hubungi Tukang Jalan di +6281 806898303/ 081315890191 atau email di tuk4ng.jalan@gmail.com
  • Untuk menuju ke Labuan Bajo dari Jakarta melalui penerbangan transit di Bali. Harga tiket Jakarta - Bali sekitar Rp. 600 ribu (one way), sementara harga tiket Bali - Labuan Bajo sekitar Rp. 1 juta (one way). Total tiket Jakarta - Labuan Bajo PP sekitar Rp. 3,2 juta.
  • Jika ikut trip sailing dari Lombok menuju Labuan Bajo maka tiket yang diperlukan dari Jakarta ke Lombok (sekitar Rp. 700 ribu) dan Labuan Bajo - Jakarta sehingga total budget tiket sekitar Rp. 2,3 juta.
More about Komodo and RINCA ISLAND, see here  

RELATED STORIES FROM KOMODO NATIONAL PARK:
DIVING IN KOMODO: 

Don't just see the komodo dragons, you gotta trek up to the top of the hills to see stunning view
Visit Rinca Island with them, see how fun they are? :)

29 September 2014

, , , , , , , , ,

You Must Hike: Gili Laba


Saya ingat betapa menawannya Flores, Nusa Tenggara Timur sejak bahkan saya belum menginjakkan kaki di sana. Tahun lalu dari dalam pesawat saya melihat gugusan pulau di Flores dari ketinggian, kombinasi warna pulau yang mencoklat di musim kering dengan warna biru tua laut, pasir putih dan warna turquoise di area laut dangkal membuat saya tidak sabar ingin menikmati destinasi yang satu ini.

Typical Flores view during dry season
Tahun ini saya kembali mendatangi Flores, ke beberapa area yang belum saya singgahi pada perjalanan saya tahun lalu dan salah satunya adalah Gili Laba. Terletak di sisi utara Pulau Komodo dan Pulau Rinca, Gili Laba adalah salah satu yang harus anda masukkan dalam daftar “must hike” karena pemandangan yang sangat indah dari puncak pulau ini.


Suddenly green


Datanglah di pertengahan tahun, sekitar bulan Agustus dan September saat rumput tengah mengering dan membuat seisi pulau bagaikan dibalur filter Instagram. Coklat kekuningan dengan terkadang pohon besar dengan daun yang hijau berada di tengah kecoklatan.


Loving these colour combination
It's really hard to hold yourself from taking pictures over and over again :))
who mind trekking if this view you'll got during going up?
Perlu waktu sekitar satu jam kurang untuk mendaki Gili Laba, di beberapa lokasi cukup curam namun bukanlah jalur yang sulit untuk didaki. Saya dan teman-teman berulang kali berhenti untuk mengambil gambar, semua sisi Gili Lawa bagaikan studio foto dengan background yang sempurna!

View from the top, it's all worth the efforts!
Also to have a picture of you standing here is mandatory

Tempat terbaik adalah di puncak pertama, dengan pemandangan pantai area masuk jalur trekking Gili Laba dimana anda dapat melihat kapal-kapal bersandar di dekat area dangkal dengan pasir putih dan koral yang terlihat jelas dari ketinggian, stunning!


Patrick didn't mind trekking to the top since all he has to do is just stick inside my bag
Indonesia never fails to take my breath away over and over again!

@marischkaprue – from top of the hills to the bottom of the sea

NOTES:
  • Gili Laba adalah salah satu pulau di gugusan kepulauan di Komodo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Untuk menuju Gili Laba anda dapat menyewa kapal dari Labuan Bajo, Flores, NTT atau menikmati sailing dari Lombok menuju Komodo dengan rute yang melewati Gili Laba.
  • Having this trip with Tukang Jalan, dengan budget Rp. 1,9 juta per orang (sailing dari Lombok menuju Labuan Bajo, sudah include makan 3x sehari). Untuk info trip serupa hubungi Tukang Jalan di +6281 806898303/ 081315890191 atau email di tuk4ng.jalan@gmail.com
  • Untuk menuju ke Labuan Bajo dari Jakarta melalui penerbangan transit di Bali. Harga tiket Jakarta - Bali sekitar Rp. 600 ribu (one way), sementara harga tiket Bali - Labuan Bajo sekitar Rp. 1 juta (one way). Total tiket Jakarta - Labuan Bajo PP sekitar Rp. 3,2 juta.
  • Jika ikut trip sailing dari Lombok menuju Labuan Bajo maka tiket yang diperlukan dari Jakarta ke Lombok (sekitar Rp. 700 ribu) dan Labuan Bajo - Jakarta sehingga total budget tiket sekitar Rp. 2,3 juta.
RELATED STORIES:


DIVING IN KOMODO:


Having this trip with these wonderful people, thanks for the great experience!