Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

20 November 2013

,

To Dream Is To Take The Chance

Share

Setiap saya ketemu teman teman lama pasti statement mereka "enak banget sih kerjaan lu jalan jalan dibayar," hmm iya juga sih, kerjaan saya dulu jadi host di acara wisata di salah satu stasiun tv swasta, dan pastinya kerjaannya jalan jalan tentunya.

Tapi, jalan jalan dalam lingkup kerja itu tidak semuanya enak lho, ada hal hal di balik layar yang tidak terlihat di tayangan, misalnya saya harus jalan 7 jam untuk dapat satu shot air terjun yang bagus misalnya, atau mesti tidur di lantai tanpa kasur di lokasi lokasi tertentu. Ah, tapi semua kesulitan itu memang terbayar dengan pengalaman bepergian dari satu tempat ke tempat lain. Traveling, memang membuat saya ketagihan.

Nah, bulan September tahun 2012 lalu saya membuat keputusan yang cukup drastis. I quit my job, ya istilah halusnya resign. Semua yang tahu ini kaget, maklum saya tidak pernah cerita tentang rencana ini ke banyak orang dan selama ini saya terlihat (dan memang) menikmati pekerjaan saya.

"Sayang kan ga bisa jalan jalan lagi" itu komentar sebagian besar yang mendengar saya membuat keputusan berhenti kerja di perusahaan. Saya hanya menekankan satu hal "Traveling is my life and I will still in this area, I will never stop traveling," caranya? ah ini persoalan lain.

Selama ini saya senang menulis, berbagi cerita, mendokumentasikan keindahan Indonesia, ada pula hal hal lain yang menguras waktu dan energi, meski saya senang menjalani semuanya sekaligus tapi kadang ada satu titik dimana kita harus memilih, poin A atau B, jalan ini atau itu, dan apa yang ada di depan, as people always said "Only God knows."

Kadang kita terjebak di situasi nyaman, comfort zone yang membuat kita terlena. Mungkin dan kadangkala, manusia harus berani meninggalkan comfort zone itu untuk bisa berkembang, burung saja harus meninggalkan sarang hangat dan nyaman untuk bisa terbang kan?

Kali ini saya mengambil langkah itu, mungkin bukan langkah yang nyaman, tapi saat saya terbang nanti, I will Thank God I have the courage. Gagal ataupun kenyataan yang tidak selaras dengan mimpi itu urusan nanti karena putaran nasib yang menentukan. Yang penting, kita sudah berusaha, sudah kerja keras, punya mimpi dan tidak takut untuk mewujudkan mimpi itu.

Kalau boleh bercerita sedikit, saat belum sebulan dari keputusan saya meninggalkan area yang "jalan jalan banget," saya sudah bisa traveling lagi, dan tiga kesempatan traveling sudah ada di depan mata bulan berikutnya, dan masih ada lagi yang menunggu di depan. I think I am so lucky, even God don't let me wait to fulfill my passion, meski saya belum di tahap tujuan besar saya. So now I am, doing what I like the most after the big step, so why don't you?
Say Yeay! to travel more and more!
Ingat satu hal, perjuangan dan resiko selalu sebanding dengan hasil. To leave your comfort zone is an investment for life. Go get your dream!

@marischkaprue - after her big step, not jump above yet.

As published on Divemag Indonesia Volume 3 No. 032, November 2012. With a tiny editing from the original.

7 comments:

Acen Trisusanto mengatakan...

I quit my job for the same reason, kak! :')

ArgaJirga mengatakan...

Ketika comfort zone menjadi kambing hitam

Nico Agung Wijaya mengatakan...

pingin jadi trveller

venus mengatakan...

i took my chances. mungkin gak akan selalu gampang dan mulus, tapi kalo gak dicoba kita gak akan pernah tau, kan?

eh tapi aku bukan travel blogger kayak kamu sih, prue. aku blogger aja gitu :))

Marischka Prudence mengatakan...

*toss sama mas Acen* :)

@Arga
Bukan kambing hitam tapi kadang kalo sofanya terlalu enak bikin males gerak.. ;)

@Nico
Pasti bisa :D

@mbok:
kamuh sih bloher jawara mbok X) diver pula lagi #eaaaak

muhammad akbar mengatakan...

Dibalik sebuah keputusan ternyata ada hal yang lebih baik sudah menunggu.

Saya belum siap meninggalkan pekerjaan untuk sebuah travelling tapi saya kerja untuk jalan2.

Marischka Prudence mengatakan...

@akbar
semua orang punya jalannya masing2 kok, kerja untuk jalan2 tentu menyenangkan :)