Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

15 Desember 2014

, , , , , ,

Ternate ada di Alor!

Share


Sebelum protes dengan judul di atas, mari baca dahulu postingan ini :) 

Before you say something about the title above, read what I have to say in the post first


Saya ingat saat upload foto dermaga dengan laut yang sangat jernih dan menuliskan lokasi Pulau Ternate, Alor. Sontak langsung ada yang memprotes dan mengatakan bahwa Ternate ada di Maluku. Memang Pulau Ternate yang banyak dikenal ada di Maluku, namun ternyata ada "kembarannya" ,pulau bernama sama di Alor, Nusa Tenggara Timur.

I remember when I uploaded the photo of the wharf with the crystal clear sea and wrote Ternate Island, Alor as the title. Suddenly there were people protesting and says that Ternate is located in Maluku. It’s true that the famous Ternate Island is located in Maluku, but a twin island exists, an island bearing the same name in Alor, East Nusa Tenggara.



Pulau Ternate bukan pulau terindah di Alor. Sangat sulit menyebut pulau terindah di Alor karena di area ini semua pulau dan laut sangat indah. Namun jika anda mencari tenun khas Nusa Tenggara Timur, di sini tempatnya. 

Ternate Island isn’t the prettiest island in Alor. I find it quite hard to call it the most beautiful island in Alor, because in this area all of the islands and the surrounding sea is quite beautiful. But if you’re looking for East Nusa Tenggara’s weaved ‘tenun’ , this is the spot.



Kami merapat ke dermaga Pulau Ternate, tidak perlu waktu lama untuk sampai ke pulau ini dari dermaga Alor Kecil. Satu hal yang langsung terlihat jelas adalah laut yang jernih serta batuan besar di pesisir dengan jalan setapak. 

We pulled over to Ternate Island wharf, it didn’t take long to get here from Alor Kecil wharf. One thing that is clearly visible is the crystal clear and the gigantic rocks on the shoreline, just a few steps away.


the talented hands

Kami berjalan sekitar 10 menit untuk sampai di desa di Pulau Ternate dimana menemukan perajin tenun sangatlah mudah. Di sisi-sisi rumah banyak warga yang sedang menenun. Menjual tenun menjadi mata pencaharian utama warga di Pulau Ternate, anda dapat menemukan dengan mudah kain-kain dengan warna-warna cerah digantung di berbagai sisi pepohonan di pulau ini.

We walked for 10 minutes to arrive at a village in Ternate Island, where we can easily find ‘tenun’ weavers. On the sides of homes, many villagers are found weaving. Selling ‘tenun’ is a main source of income for them in Ternate Island. You can find the colorful ‘tenun’ fabrics hung on sticks around the island.



Bright colors!
Meski banyak tenunan dengan warna-warna cerah, dari merah, hijau hingga pink, pewarna tenun semuanya alami, ada yang didapat dari tumbuh-tumbuhan, hingga makhluk laut seperti teripang dan cumi-cumi. 

Even though there are many colorful ‘tenun’ fabrics, from red, green, and pink, the elements for coloring them all come from organic ingredients. Ingredients come from plants, and even sea creatures like sea cucumbers and squids.



Saya yang awalnya tidak berniat membeli kain ikut tergoda melihat banyaknya kain yang dipajang. Di Pulau Ternate juga harga kain tenun lebih murah karena langsung dari perajin.

I never intended to buy ‘tenun’ fabric, but now I’m tempted to buy seeing so many fabrics displayed. ‘Tenun’ fabrics in Ternate Island are cheaper than they are elsewhere, because the fabrics are sold straight by the weavers themselves.

@marischkaprue - love all islands with clear sea water

NOTES:
  • Alor terletak di Nusa Tenggara Timur. Untuk menuju Alor, ambil penerbangan ke Kupang (Harga tiket Jakarta - Kupang PP sekitar Rp. 3.000.000,-) kemudian dilanjutkan dengan penerbangan Kupang - Alor (via Transnusa dengan harga tiket sekitar Rp. 1.200.000,- PP)
  • Alor is located in East Nusa Tenggara, to reach Alor you can take a flight to Kupang (Jakarta - Kupang return flight is about IDR 3.000.000,-), then continue with Kupang - Alor (via Transnusa return flight is about IDR 1.200.000,-)
  • Budget untuk menikmati 5 hari di Alor sekitar Rp. 3.000.000,- all in (tidak termasuk tiket pesawat), untuk mendapatkan kisaran budget tersebut sebaiknya pergi bersama-sama atau ikut open trip sehingga biaya sewa kapal dan mobil dapat lebih murah. Untuk trip ke Alor, hubungi Tukang Jalan ,via email: tuk4ang.jalan@gmail.com atau telp +62 813158 09191
  • The budget for 5 Days in Alor is around IDR 3.000.000,- all in (exclude plane ticket), to get this price with proper facilities, you can join open trip so the boat and car rent is cheaper. Contact Tukang Jalan for the trip to Alor: tuk4ng.jalan@gmail.com or phone +62 813158 09191
RELATED STORIES:

4 comments:

Cumilebay MazToro mengatakan...

Beberapa hari yg lalu dapat oleh2 ikat kepala dari alor, katanya asli handmade. Harga seberapa mahal kak, untuk kain tenun disana seperti yg kakak pegang warna ijo itu??

Fan Setiawan mengatakan...

Ini sama seperti ketika kita menyebut Pantai Kuta ada di Lombok. Banyak orang langsung melayangkan protes karena yang mereka tahu Pantai Kuta itu adanya di Bali. Padahal di Lombok pun ada pantai bernama sama. Hanya saja pada tahun 2012 di ganti menjadi Pantai Mandalika. Buat membedakan dengan yang di Bali itu.

Hega Traveler mengatakan...

wah bru tau saya kalo Ternate ada kembarannya...

emang beberapa tempat kadang sama yah...

Leren Hari Yudhistira mengatakan...

Asik nih