Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

23 Maret 2017

, , , , , , , ,

MORE THAN WE EXPECT: TAMAN WISATA ALAM MAYANG, PEKANBARU

Share


You know that time when you don't really know where to go and just try any option even though you feels like the place won't be so interesting? Yap, itu yang saya lakukan saat datang ke Pekanbaru, Riau.


This building reminds us a bit of Fuji TV Building in Tokyo, Japan
Bahkan beberapa teman memberitahu saya bahwa "tidak ada apa-apa di Pekanbaru," di luar dari makanan enak, dan bahwa saya mesti berkendara cukup jauh ke luar kota untuk menemukan lokasi-lokasi menarik.

Namun saya benar-benar ingin menikmati tiga hari dua malam di Pekanbaru dengan berkeliling di lokasi-lokasi yang tidak jauh sehingga taman di tengah kota ini jadi pilihan, Taman Wisata Alam Mayang.
Sebelumnya, saya sudah googling mengenai Taman Wisata Alam Mayang, dan jujur saja, foto-foto yang saya temukan kebanyakan berisi foto kolam dengan perahu bebek- dan angsa kayuh yang biasa kita temukan di taman rekreasi umum, tapi ada satu foto gapura yang menarik.



"Kayanya kita sebentar aja di sana," ujar saya ke Ferry saat kita berangkat dari Red Planet Hotel Pekanbaru. Dua puluh menit kemudian kita memasuki area Taman Wisata Alam Mayang yang sangat rimbun penuh pepohonan. Ternyata areanya besar dan terasa sangat menyenangkan karena kemanapun kita melihat, kehijauan jadi pemandangan utama.

Kami melewati patung totem besar, ada sebagian yang masih dibangun. "Dulu ngga gini mbak," ujar Ali, driver yang menemani kami hari itu. Memang terlihat banyak atraksi berupa patung, bangunan-bangunan kecil dengan desain menarik yang terlihat baru dibangun.


Taman ini menarik untuk berkeliling. Di sisi salah satu danau terdapat replika kapal Lancang Kuning yang terbuat dari bahan bangunan padat, namun dengan detil yang baik sehingga tidak terlihat seperti bentuk semen asal-asalan ala taman wisata umum (atau macan cisewu?) hehe.



Di sisi danau lain yang berdekatan dengan replika kapal, kami menikmati ornamen bunga kembang sepatu berukuran besar yang "ditempel" di dua pohon sehingga sekilas tampak seperti bunga asli berukuran besar.




Kamipun meneruskan berjalan kaki hingga ke area gapura ala Bali dan patung naga putih di sisi danau. Semua ornamen baru di Taman Wisata Alam Mayang dibuat dengan detil yang sangat baik sehingga menarik untuk dinikmati dan menyatu dengan alam sekeliling. Tanpa terasa kami sudah menghabiskan waktu berjam-jam berkeliling, berfoto dan bersantai. Semuanya terasa sangat menyenangkan, ditambah saat itu taman sedang sangat sepi, trully relaxing (and exciting!)



Moral of the story? Do not underestimate dan jangan sungkan untuk mencoba "datang saja" ke lokasi yang mungkin kita anggap biasa saja, you'll never know dan jangan komen menghakimi saat belum datang langsung. Trust me, you'll be surprised.

@marischkaprue - have so many surprises in Pekanbaru

Photos by Ferry Rusli

NOTES

TAMAN WISATA ALAM MAYANG
Jl. H Imam Munandar
Pekanbaru

ENTRANCE FEE
Rp. 18.000,- / person
Rp. 6.000,-/ car 

STAY IN PEKANBARU (BUDGET)


Red Planet Hotel
Jl. Tengku Zainal Abidin No. 23
Rejosari, Pekanbaru
Riau - Indonesia

RATES
Around IDR 250.000/ night (around USD 20/ night)
Check out the latest rates and promotion here
***

5 comments:

Lisna Ardhini mengatakan...

Yes setujuuu.. Kadang akupun suka underestimate gini gara-gara kebanyakan browsing dan hasilnya gitu-gitu aja. Pas didatengin ternyata banyak yang bisa diexplore.

Lazwardy Perdana Putra mengatakan...

Tempatnya sperti di luar negeri mbak.. Kecee :)

fanny fristhika nila mengatakan...

terakhir ke pekanbaru pas aku msh kls 5 sd.. ;p.. yg keinget cuma panasnya luar biasa... tp abis liat foto2mu, kyknya udah amat sangat berubah ya mba :).. jd pgn kesana...

Ibu Karen mengatakan...

Alhamdulillah semoga atas bantuan ki witjaksono terbalaskan melebihi rasa syukur kami saat ini karna bantuan aki sangat berarti bagi keluarga kami di saat kesusahan dengan menanggun 9 anak,kami berprofesi penjual ikan di pasar hutang saya menunpuk di mana-mana sempat terpikir untuk jadikan anak bekerja tki karna keadaan begitu mendesak tapi salah satu anak saya melihat adanya program pesugihan dana gaib tanpa tumbal kami lansung kuatkan niat,Awalnya suami saya meragukan program ini dan melarang untuk mencobanya tapi dari yg saya lihat program ini bergransi hukum,Saya pun tetap menjelaskan suami sampai dia ikut yakin dan alhamdulillah dalam proses 1 hari 1 malam kami bisa menbuktikan bantuan aki melalui dana gaib tanpa tumbal,Bagi saudara-saudaraku yg butuh pertolongan silahkan hubungi
Ki Witjaksono di:O852-2223-1459
supaya lebih jelas Kunjungi blog
klik-> PESUGIHAN TANPA TUMBAL

bocahudikcom mengatakan...

KEREN MBAK... UDAH KE BATAM BELUM MBAK? YUK JALAN BARENG AKU :D