Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Red Planet Hotel Pekanbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Red Planet Hotel Pekanbaru. Tampilkan semua postingan

13 April 2017

, , , , , , , ,

STUNNED IN RAINBOW HILLS, PEKANBARU



Kadang, hal-hal menarik justru kita temukan secara tidak sengaja. Bagaikan harta karun, menemukan lokasi yang mempesona memberikan kepuasan luar biasa.

at Khayangan Lake
the old abandon house near Khayangan Lake
Di siang yang terik itu, saya dan Ferry baru meninggalkan area Danau Khayangan di Desa Limbungan, sekitar 10 kilometer dari Pekanbaru. Setelah berhenti sejenak di rumah tua yang terbengkalai (will post about this also, later), kami berbelok di gapura yang tampak seperti pintu tol, hanya dengan modal iseng saja.


Tidak lama usai melewati gapura, kami melihat kontur seperti lembah dan bukit kecil dari tanah merah. Sebelumnya, saya melihat gambar serupa di Instagram sehingga kami memutuskan untuk berhenti dan mendekat.





Turun dari mobil dan berjalan semakin dekat, kami terkejut karena lembah-lembah tanah kecil ini berwarna-warni, mulai dari coklat tua, oranye, kekuningan hingga pink dan abu-abu muda. Kombinasi warna tanah ini sangat menarik, berpadu dengan retakan tanah yang mengering dan langit yang sangat biru hari itu.




Panas yang menyengat langsung terlupakan karena kami sangat excited menemukan area yang simply breath-taking itu, tanpa diduga. Yang menarik, warna dan kontur tanah ini sepertinya akan selalu berubah, saat hujan turun maka tumpukan tanah yang mengering akan tergerus, retakan akan menghilang dan lumpur akan mengalir membentuk kontur baru yang akan kembali mengering dan menimbulkan kombinasi warna yang baru.



It's so interesting to see that simple spot, that might not be a tourist destination, could be so interesting. So, another time you're traveling, just look around dan don't hesitate to change your route a bit, you might be surprised with what you'll find :)


@marischkaprue - rainbow feeling at the rainbow hills

NOTES

RAINBOW HILLS
(Actually I don't know the real name of the place, but this name might describe a bit about it)
Around Kayangan Lake, Rumbai
Pekanbaru

GETTING THERE
Around 45 minutes drive from Red Planet Hotel Pekanbaru

STAY IN PEKANBARU (BUDGET)


Red Planet Hotel
Jl. Tengku Zainal Abidin No. 23
Rejosari, Pekanbaru
Riau - Indonesia

RATES
Around IDR 250.000/ night (around USD 20/ night)
Check out the latest rates and promotion here

***

23 Maret 2017

, , , , , , , ,

MORE THAN WE EXPECT: TAMAN WISATA ALAM MAYANG, PEKANBARU



You know that time when you don't really know where to go and just try any option even though you feels like the place won't be so interesting? Yap, itu yang saya lakukan saat datang ke Pekanbaru, Riau.


This building reminds us a bit of Fuji TV Building in Tokyo, Japan
Bahkan beberapa teman memberitahu saya bahwa "tidak ada apa-apa di Pekanbaru," di luar dari makanan enak, dan bahwa saya mesti berkendara cukup jauh ke luar kota untuk menemukan lokasi-lokasi menarik.

Namun saya benar-benar ingin menikmati tiga hari dua malam di Pekanbaru dengan berkeliling di lokasi-lokasi yang tidak jauh sehingga taman di tengah kota ini jadi pilihan, Taman Wisata Alam Mayang.
Sebelumnya, saya sudah googling mengenai Taman Wisata Alam Mayang, dan jujur saja, foto-foto yang saya temukan kebanyakan berisi foto kolam dengan perahu bebek- dan angsa kayuh yang biasa kita temukan di taman rekreasi umum, tapi ada satu foto gapura yang menarik.



"Kayanya kita sebentar aja di sana," ujar saya ke Ferry saat kita berangkat dari Red Planet Hotel Pekanbaru. Dua puluh menit kemudian kita memasuki area Taman Wisata Alam Mayang yang sangat rimbun penuh pepohonan. Ternyata areanya besar dan terasa sangat menyenangkan karena kemanapun kita melihat, kehijauan jadi pemandangan utama.

Kami melewati patung totem besar, ada sebagian yang masih dibangun. "Dulu ngga gini mbak," ujar Ali, driver yang menemani kami hari itu. Memang terlihat banyak atraksi berupa patung, bangunan-bangunan kecil dengan desain menarik yang terlihat baru dibangun.


Taman ini menarik untuk berkeliling. Di sisi salah satu danau terdapat replika kapal Lancang Kuning yang terbuat dari bahan bangunan padat, namun dengan detil yang baik sehingga tidak terlihat seperti bentuk semen asal-asalan ala taman wisata umum (atau macan cisewu?) hehe.



Di sisi danau lain yang berdekatan dengan replika kapal, kami menikmati ornamen bunga kembang sepatu berukuran besar yang "ditempel" di dua pohon sehingga sekilas tampak seperti bunga asli berukuran besar.




Kamipun meneruskan berjalan kaki hingga ke area gapura ala Bali dan patung naga putih di sisi danau. Semua ornamen baru di Taman Wisata Alam Mayang dibuat dengan detil yang sangat baik sehingga menarik untuk dinikmati dan menyatu dengan alam sekeliling. Tanpa terasa kami sudah menghabiskan waktu berjam-jam berkeliling, berfoto dan bersantai. Semuanya terasa sangat menyenangkan, ditambah saat itu taman sedang sangat sepi, trully relaxing (and exciting!)



Moral of the story? Do not underestimate dan jangan sungkan untuk mencoba "datang saja" ke lokasi yang mungkin kita anggap biasa saja, you'll never know dan jangan komen menghakimi saat belum datang langsung. Trust me, you'll be surprised.

@marischkaprue - have so many surprises in Pekanbaru

Photos by Ferry Rusli

NOTES

TAMAN WISATA ALAM MAYANG
Jl. H Imam Munandar
Pekanbaru

ENTRANCE FEE
Rp. 18.000,- / person
Rp. 6.000,-/ car 

STAY IN PEKANBARU (BUDGET)


Red Planet Hotel
Jl. Tengku Zainal Abidin No. 23
Rejosari, Pekanbaru
Riau - Indonesia

RATES
Around IDR 250.000/ night (around USD 20/ night)
Check out the latest rates and promotion here
***