Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

7 Agustus 2015

, , , , , , , , , ,

Still Standing Strong: Belgica Fortress, Banda Naira

Share


Terkadang sulit untuk menemukan bangunan-bangunan besar peninggalan sejarah yang telah melewati berbagai masa peperangan namun masih tetap utuh dengan kondisi yang bagus. Di Pulau Naira, Kepulauan Banda, ada satu benteng yang terlihat dari beberapa sisi utama pulau. Benteng ini merupakan benteng strategis dengan lima menara yang mengarah ke berbagai area di Pulau Naira, termasuk ke pulau lain yang berada di sekeliling Pulau Naira.




Benteng Belgica dibangun pada abad 16 pada masa pendudukan Portugis. Namun di masa VOC, Gubernur Jendral Pieter Both yang saat itu memimpin pasukan di Kepulauan Banda, Maluku memerintahkan untuk memperbesar benteng yang berada di lokasi strategis itu.





Benteng yang telah melewati berbagai masa peperangan ini hancur di masa Jepang menguasai, namun restorasi yang dilakukan di tahun 1991 membuat Benteng Belgica kembali ke bentuk aslinya, dengan menara-menara pantau dan meriam tidak aktif yang dipugar dan diletakkan di posisi aslinya.



Sunset spot

Mengunjungi Belgica di masa kini kontras dengan masa lalu. Jika dahulu benteng ini identik dengan peperangan, berfungsi untuk pertahanan dan memantau musuh, Belgica masa kini adalah areal benteng yang dikelilingi tanaman bunga dengan pemandangan Kepulauan Banda yang indah, dan tentunya senja yang menenangkan.




Saya ingat datang ke Benteng Belgica di saat beberapa teman sedang bernyanyi sambil bermain gitar di sisi menara, menunggu senja sambil bersenda gurau di atas benteng, sangat menyenangkan.

Selfie spot :)

Kuat tidak berarti mesti berfungsi untuk menyerang, saya lebih suka Benteng Belgica masa kini, yang meski masih memiliki meriam, namun lebih cocok untuk lokasi bersantai, duduk-duduk melihat indahnya Kepulauan Banda dan menikmati angin laut dan senja yang cantik.

@marischkaprue - just an ordinary girl in such wonderful country

NOTES:
  • Banda Naira terletak di Maluku, untuk menuju ke Banda Naira anda dapat mengambil penerbangan ke Ambon (harga tiket Jakarta-Ambon PP sekitar Rp. 2 hingga  Rp. 2,5 juta), dari Ambon dapat dilanjutkan dengan penerbangan ke Banda Naira dengan pesawat twin otter Aviastar berkapasitas 17 orang (harga tiket Ambon - Banda Naira Rp. 280.000,- one way) namun untuk mendapatkan tiket cukup sulit karena jumlah seat yang terbatas. Pesawat Aviastar dengan rute Ambon - Banda Naira hanya beroperasi seminggu 3x yaitu di hari Senin, Kamis dan Minggu.
  • Banda Naira is located at Maluku. You must take flight to Ambon (round-trip ticket price Jakarta-Ambon about  Rp 2 until Rp 2,5 millions), then continue taking flight to Banda Naira by twin otter plane Aviastar with 17 seat capacity (ticket price Ambon – Banda Naira is Rp 280.000,- one way). But it’s quite difficult to get ticket because of limited seat. Route Ambon – Banda Naira from Aviastar Airplane only available three times a week (Monday, Thursday, Sunday).  
  • Budget untuk trip di Banda Naira 5D/4N sekitar Rp. 4 juta (termasuk tiket pesawat Ambon - Banda Naira), jika berangkat dari Jakarta maka total budget Rp. 6,5 juta per orang, dengan catatan trip bersama (group). Untuk trip serupa hubungi Tukang Jalan di +6281 806898303/ 081315890191 atau email di tuk4ng.jalan@gmail.com
  • Budget for Banda Naira 5D/4N trip is about Rp 4 millions (included plane ticket Ambon – Banda Naira). If you depart from Jakarta, the total budget becomes Rp 6,5 millions per 1 person, but please note: only if you join in a group. Further info about this trip, contact Tukang Jalan at +6281 806898303 / 081315890191 or email at tuk4ng.jalan@gmail.com  
  • Budget di atas belum termasuk diving. Untuk diving di Banda Naira, ratenya adalah Rp. 400.000,- per dive, lebih baik pergi minimal 2 orang karena jika sendiri akan mahal di extra cost untuk bbm kapal. I dive with Banda Sea Hobbits (dahulu bernama Naira Dive), untuk booking hubungi Sasha di +62821 251 22202 
  • Diving cost is excluded from the transport details above. The rate for diving at Banda Naira is Rp 400.000,- per dive, better go with min 2 person to save the extra cost for boat. I dive with Banda Sea Hobbits, for booking please contact Sasha +62821 251 22202 
RELATED STORIES:
DIVING
LAND AND ISLAND HOPPING IN BANDA ISLANDS

4 comments:

NiaNastiti mengatakan...

Bagus banget bekas bentengnya, seperti di Eropa ya :D

Prast Lampard mengatakan...

Pak Koko konsisten dengan gitar dan rokok terselip di jarinya sambil bernyanyi. Jadi kangen Banda, keluarga besar Abba dengan Cilu Bintang-nya, dan keramahan warga di Kepulauan Banda.

Fotonya keren-keren, bikin sakaw pengin nongkrong sore lagi di Benteng Belgica seperti hari Minggu, 23 November 2014 lalu.

rahmat darmawan mengatakan...

Sunset spotnya juara deh. Dapet aja deh tempat kayaggini.nngiri :(

Yudi Randa mengatakan...

sekarang kayaknya lebih mirip kastil dari pada mirip benteng