Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label sea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sea. Tampilkan semua postingan

2 Mei 2016

, , , , , , ,

STOP TRASHING, LESS PLASTIC FOR FUTURE NATURE



Saya paling suka bepergian ke tempat-tempat indah di Indonesia yang jauh dari keramaian, pantai-pantai tersembunyi yang cukup sulit untuk dijangkau, area dimana hanya kita yang ada di lokasi tersebut, destinasi-destinasi yang terasa sangat private.


Mostly, I prefer to travel to beautiful places in Indonesia that is away from the crowds, hiden beaches that are quite difficult to reach, the area where we were the only one at the site, the destinations which feels very private.

We all love pristine and clean beach

WHY? Kenapa? Karena lokasi-lokasi yang jauh dari keramaian, jauh dari penduduk dan tidak dijangkau kebanyakan orang adalah area indah yang tak terjamah, pantai-pantai berpasir putih dan laut jernih tanpa ada sampah. 

WHY? Due to locations that are far away from the crowds, away from the population and is not reached by most people is a beautiful area that is unspoiled, white sandy beaches and crystal clear sea with no rubbish.

SAMPAH.. Such a big BIG big problem in our country. Datanglah ke lokasi-lokasi wisata yang cukup umum, tidak sulit menemukan sampah bertebaran. Kantong plastik, kemasan bekas makanan, everything that seemingly people can throw away, they just did it, so sad..

TRASH .. Such a big BIG big problem in our country. Come to the tourist sites are quite common, it is not difficult to find litter strewn. Plastic bags, food wraps, everything that people can seemingly throw away, they just did it, so sad ..

It's easy to find trash in the ocean

Saya ingat saat para penyelam melakukan bersih laut di area Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Masing-masing membawa kantong jaring untuk "berburu" sampah. Benar-benar tidak perlu waktu lama bagi kami untuk mengisi kantong jaring untuk sampah ini. Kami menemukan botol-botol bekas, kain, bekas kemasan, dan terutama, kantong plastik.

I remember when we did "sea cleaning" in the area of Pulau Pramuka, Seribu Islands. Each carrying a net bag to "hunt" garbage. Really does not take long for us to fill the net bag for this garbage. We found old bottles, cloth, used packaging, and especially, plastic bags.

DID YOU KNOW

The wave of trash in Indonesia, photo by Zak Noyle
Indonesia punya reputasi dalam hal sampah, bukan hal yang dapat dibanggakan. Studi Jenna Jambeck tahun 2015 mengungkap bahwa kita merupakan peringkat ke-2 sebagai negara penyumbang sampah plastik terbesar ke laut.

Indonesia has a reputation in the garbage, not something to be proud of. Jenna Jambeck's study in 2015 revealed that we are ranked as the country's 2nd largest contributor to the plastic waste into the sea.

Remember the popular sentence "Cewe matre ke laut aje," well, STOP IT, laut bukan tempat buang sampah, laut itu indah, laut itu menenangkan, laut itu luar biasa..


Remember the popular sentence "Cewe matre ke laut aje (in English: Materialistic women should be thrown away to the sea)" well, STOP IT, sea is not a dustbin, the ocean was beautiful, the sea is calming, the sea is incredible ..


Looks like a nice beach, but can you spot the trash?
1000 tahun adalah waktu yang diperlukan untuk mengurai sampah plastik. Cucu dari cucu dari cucu dari cucu dari cucu kita akan tetap harus menanggung sampah plastik yang kita hasilkan saat ini. That's definitely not a legacy we want to share to our descendants.


1000 years is the time required to break the plastic waste. The grandchildren of the grandchildren of the grandchildren of the grandchildren of our grandchildren will still have to bear the plastic waste that we produce today. That's definitely not a legacy we want to share to our descendants.


"I can't spot which one is jellyfish and which one is plastic bag dude, so don't throw trash in my home"
Plastic garbage KILLS animals. Penyu seringkali mengira sampah plastik sebagai ubur-ubur yang merupakan makanan penyu, sampah yang dimakan penyu tidak terurai di dalam perutnya dan menyebabkan kematian pada penyu, populasi penyu yang berkurang menyebabkan jumlah ubur-ubur meningkat tajam. Tidak suka saat banyak ubur-ubur saat snorkeling? Maybe it's our own fault, think about it.. Tidak hanya penyu, banyak binatang lain dan ekosistem yang terancam dengan intensitas sampah plastik yang "menginvasi" laut.


Plastic garbage KILLS animals. Sea turtles are often thought of plastic waste for jellyfish which is their food, the trash that they eat does not break down in the stomach and causing the death of the sea turtle, the sea turtle population is reduced causing the number of jellyfish rose sharply. Not liking it when meeting lots of jellyfish while snorkeling? Maybe it's our own fault, think about it .. Not only sea turtles, many other animals and ecosystems threatened by the intensity of plastic garbage that "invaded" the sea.
 
We overuse plastic bag. Survey Greeneration Indonesia mengungkap bahwa satu orang rata-rata menggunakan 700 kantong plastik setiap tahunnya. Well, that's A LOT.


We overuse plastic bag. Greeneration Indonesian Survey revealed that the average person uses 700 plastic bags each year. Well, that's A LOT.

THEN, WHAT TO DO?

Saya selalu bilang, perubahan itu tidak sulit namun perlu penyesuaian yang bertahap. Tidak perlu langsung mengubah hidup menjadi totally green living, tanpa kantong plastik sama sekali, tanpa AC dan sebagainya, most people will only last for.. DAYS..


I always say, the change is not difficult but necessary adjustments are needed gradually. Do not need to change life becomes totally green living, no plastic bags altogether, no air conditioning and so on, most people will only last for DAYS .. ..

So it's better to make a step-by-step way to change. Saat ini sudah ada kebijakan diet kantong plastik, di mana toko-toko sudah tidak menggratiskan kantong plastik berdasarkan peraturan pemerintah sejak Februari 2016. Harapannya? tentu saja mengurangi jumlah pemakaian kantong plastik, hal ini terbukti efektif mengurangi konsumsi sampai sampai 70% di negara-negara lain. Namun menurut saya harga kantong plastik masih terlalu murah (Rp. 200,-) sehingga membuat pemakaian kantong plastik masih cenderung mudah, should've been around Rp. 5000,- so people will think about using it In my opinion).


So it's better to make a step-by-step way to change. There is now a policy of diet plastic bags, where the shops have not eliminate plastic bags by government regulation since February 2016. The hope? of course reduces the amount of usage of plastic bags, it proved effective in reducing consumption up to 70% in other countries. However, I think the price is too cheap plastic bag (Rp. 200, -) thus making the use of plastic bags are still prone, should've been around Rp. 5000, - so people will think about using it In my opinion).
 
STOP PLASTIC BAG, USE YOUR OWN BAG

"Repot ah bawa-bawa tas," mungkin itu yang terbayang saat konsep bring your own shopping bag muncul. But hey, use this kind of bag, it's small (saat dilipat), ringan dan simple.


"Carrying a bag is troublesome," maybe it's what comes to mind when the concept of bring your own shopping bag appears. But hey, use this kind of bag, it's small (when folded), light and simple.
 

Tas Tempo Scan Love Earth (link ke www.ayoloveearth.com) ini bisa didapatkan gratis di supermarket atau minimarket yang bekerja sama dengan Tempo Scan Pacific, setiap pembelanjaan produk Tempo Scan sebesar Rp. 50.000,- hingga Juli 2016 ini.

Tempo Scan Love Earth's Bag (link to www.ayoloveearth.com) can be obtained free of charge at the supermarket or minimarket in collaboration with Tempo Scan Pacific, every purchase of products Tempo Scan Rp. 50.000, - until July 2016.

Not only that, jika kita menggunakan tas Tempo Scan Love Earth saat berbelanja, maka kita mendapatkan diskon 5% untuk pembelian produk Tempo Scan (tunjukkan barcode yang ada di dalam tas ini) di supermarket/ minimarket yang bekerja sama. This is such a nice idea, memang terkadang perlu ada "insentif" atau "motivasi diskon" terlebih dahulu, namun hopefully secara pelan-pelan ini akan merubah kebiasaan kita dalam menggunakan kantong plastik.


Not only that, if we use Tempo Scan's Love Earth bag when shopping, then we get a 5% discount on the purchase of products Tempo Scan (show the barcode that is in this bag) in a supermarket / minimarket that cooperate with them. This is such a nice idea, it is sometimes necessary to have "incentive" or "motivation" discount first, but hopefully gradually will change our habit of using plastic bags.

IT'S EASY, WE JUST HAVE TO ADJUST, SLOWLY BUT SURE


@marischkaprue - she loves the earth and all the things on it, especially those sea, yes, sea!
*** 



The Tempo Group

29 September 2014

, , , , , , , , ,

You Must Hike: Gili Laba


Saya ingat betapa menawannya Flores, Nusa Tenggara Timur sejak bahkan saya belum menginjakkan kaki di sana. Tahun lalu dari dalam pesawat saya melihat gugusan pulau di Flores dari ketinggian, kombinasi warna pulau yang mencoklat di musim kering dengan warna biru tua laut, pasir putih dan warna turquoise di area laut dangkal membuat saya tidak sabar ingin menikmati destinasi yang satu ini.

Typical Flores view during dry season
Tahun ini saya kembali mendatangi Flores, ke beberapa area yang belum saya singgahi pada perjalanan saya tahun lalu dan salah satunya adalah Gili Laba. Terletak di sisi utara Pulau Komodo dan Pulau Rinca, Gili Laba adalah salah satu yang harus anda masukkan dalam daftar “must hike” karena pemandangan yang sangat indah dari puncak pulau ini.


Suddenly green


Datanglah di pertengahan tahun, sekitar bulan Agustus dan September saat rumput tengah mengering dan membuat seisi pulau bagaikan dibalur filter Instagram. Coklat kekuningan dengan terkadang pohon besar dengan daun yang hijau berada di tengah kecoklatan.


Loving these colour combination
It's really hard to hold yourself from taking pictures over and over again :))
who mind trekking if this view you'll got during going up?
Perlu waktu sekitar satu jam kurang untuk mendaki Gili Laba, di beberapa lokasi cukup curam namun bukanlah jalur yang sulit untuk didaki. Saya dan teman-teman berulang kali berhenti untuk mengambil gambar, semua sisi Gili Lawa bagaikan studio foto dengan background yang sempurna!

View from the top, it's all worth the efforts!
Also to have a picture of you standing here is mandatory

Tempat terbaik adalah di puncak pertama, dengan pemandangan pantai area masuk jalur trekking Gili Laba dimana anda dapat melihat kapal-kapal bersandar di dekat area dangkal dengan pasir putih dan koral yang terlihat jelas dari ketinggian, stunning!


Patrick didn't mind trekking to the top since all he has to do is just stick inside my bag
Indonesia never fails to take my breath away over and over again!

@marischkaprue – from top of the hills to the bottom of the sea

NOTES:
  • Gili Laba adalah salah satu pulau di gugusan kepulauan di Komodo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Untuk menuju Gili Laba anda dapat menyewa kapal dari Labuan Bajo, Flores, NTT atau menikmati sailing dari Lombok menuju Komodo dengan rute yang melewati Gili Laba.
  • Having this trip with Tukang Jalan, dengan budget Rp. 1,9 juta per orang (sailing dari Lombok menuju Labuan Bajo, sudah include makan 3x sehari). Untuk info trip serupa hubungi Tukang Jalan di +6281 806898303/ 081315890191 atau email di tuk4ng.jalan@gmail.com
  • Untuk menuju ke Labuan Bajo dari Jakarta melalui penerbangan transit di Bali. Harga tiket Jakarta - Bali sekitar Rp. 600 ribu (one way), sementara harga tiket Bali - Labuan Bajo sekitar Rp. 1 juta (one way). Total tiket Jakarta - Labuan Bajo PP sekitar Rp. 3,2 juta.
  • Jika ikut trip sailing dari Lombok menuju Labuan Bajo maka tiket yang diperlukan dari Jakarta ke Lombok (sekitar Rp. 700 ribu) dan Labuan Bajo - Jakarta sehingga total budget tiket sekitar Rp. 2,3 juta.
RELATED STORIES:


DIVING IN KOMODO:


Having this trip with these wonderful people, thanks for the great experience!

7 Januari 2014

, , , , , , ,

Terjebak Biru Di Arborek, Raja Ampat.



You know I love sea with different colors. Perbedaan warna biru, biru muda dan turquoise selalu membuat saya tersihir, simply happy and relax. Mungkin warna biru secara psikologis memang menenangkan, namun warna dan pemandangan yang berpadu sempurna adalah obat bagi apapun masalah yang sedang anda pikirkan.

You know I love sea with different colors. Different kinds of blue, light blue and turquoise always mesmerize me, giving happiness and relax feeling. Maybe blue is psychologically soothing, but the color and the scenery is a cure for any problem you are might be thinking.
 
The clear water around Arborek
The dock
Kampung Wisata Arborek terletak di Meos Mansar, Raja Ampat, Papua Barat. Tidak perlu bertanya mengapa wilayah ini menjadi kampung wisata, sejak menjejakkan kaki di dermaga Pulau Arborek saya sudah dibuat terpesona dengan laut yang berwarna warni.

Arborek Tourism Village is located in Meos Mansar, Raja Ampat, West Papua. No need to ask why this island turned into tourist village, set your foot at the Arborek dock and you'll stunned by its sea colors.

Lihatlah warna biru yang berpadu dengan turquoise, hijaunya pohon kelapa yang menghiasi pesisir pulau, serta langit yang membiru. Sebagian area di sekeliling Arborek sangat dangkal dengan pasir putih di dasarnya dan sejumlah koral menambah pesona warna laut disini.

Look at the blue mixed with turquoise, the green palm trees adorn the coast of the island and the blue sky. Some of the area around Arborek dock is very shallow with white sand at its base and a number of sea corals adds the charm here. 
Look at the stunning view!
Near Manta Sandy you can find this heaven!
Arborek pun sangat dekat dengan lokasi penyelaman yang jadi salah satu favorit di Raja Ampat yaitu Manta Sandy. Ingat pengalaman saya bertemu manta? Di Manta Sandy ada delapan pari manta yang berkeliling, bahkan begitu dekat dengan para divers. Namun sebelum bercerita tentang keindahan dan serunya bawah laut, mari kita nikmati the super beautiful Arborek sea!

Arborek is also close with one of the most favorite sites in Raja Ampat which is Manta Sandy. If you remember my story about dancing with the manta rays, well here I encounter eight manta rays, so big and so close to the divers. But before telling you about the beauty and thrill of the sea bottom, let's enjoy the super beautiful Arborek sea!

perfection!
@marischkaprue - her favourite colour is the colours of the sea

NOTES:
  • Pulau Arborek terletak di Raja Ampat, Papua Barat.
  • Arborek Island located in Raja Ampat, West Papua.
  • Cara menuju ke lokasi yaitu dengan penerbangan menuju Sorong, Papua Barat dan dilanjut dengan naik kapal ferry (harga tiket VIP sekitar Rp. 220.000,-) menuju Waisai. Dari Waisai menggunakan kapal kecil menuju Arborek dengan waktu tempuh sekitar 2 jam
  • To get there you will have to take a flight to Sorong, West Papua, then took a ferry boat (VIP ticket Rp. 220.000,-) to Waisai. From Waisai take a boat to Arborek, its about 2 hours boat trip 
  • Untuk pilihan penginapan di Raja Ampat lihat disini
  • For option of home stay in Raja Ampat, see here

4 Juni 2013

, , , , , , , , , ,

Bertemu Pelikan di Ngurtafur



Ingat cerita cerita jaman dahulu dimana burung pelikan membawa bungkusan kain berisi bayi? Seumur hidup saya belum pernah melihat pelikan, hanya di televisi, film, dan tentunya gambaran pelikan membawa bayi yang sering saya lihat di cerita cerita dahulu.


Remember our childhood stories where pelicans carrying a baby in a bundle of fabric? All my life I have never seen any pelican, only in television, movies, and of course the pictures of pelicans carrying a baby that I often see in stories long time ago.

Bertemu puluhan pelikan sama sekali tidak terbayang saat saya menuju pantai Ngurtafur saat #BarondaMaluku. Dengan penuh semangat Mad mempromosikan Ngurtafur dari sebelum kami tiba di Pulau Kei. Ngurtafur memang cukup jauh, tidak cukup satu penerbangan dari Jakarta. Kami harus menuju ke Ambon dan kemudian melanjutkan penerbangan ke Bandara Dumatubun di Langgur, Maluku Tenggara.

I never imagine I'll meet dozens of pelicans when we headed to the Ngurtavur beach at our #BarondaMaluku trip. Mad vigorously promote Ngurtafur even before we arrived in Kei islands. Ngurtafur indeed quite far. You'll have to book more flight, from Jakarta to Ambon and then continue to Dumatubun Airport in Langgur, Southeast Maluku.

Kepulauan Kei terdiri dari gugusan pulau di antara Laut Seram, Laut Banda dan Laut Arafuru. Ada dua pulau utama, yaitu Pulau Kei Besar dan Pulau Kei Kecil. Pulau Kei Kecil terkenal di antara turis asing karena Pantai Pasir Panjang yang memiliki pasir pantai terhalus di Asia. Namun pesona pantai Kei tidak hanya di dua pulau utama ini. Mad, inisiator #BarondaMaluku meyakinkan kami untuk mengunjungi Ngurtafur, "A must visit" menurutnya.

The Kei islands consist of a group of islands in the location between Seram, Banda  and Arafura Sea. There are two main islands, the island of Kei Besar and Kei Kecil Island. Kei Kecil Island is famous among foreign tourists because of Pasir Panjang beach which has the finest sand beaches in Asia. But Kei's charm is not only on that beaches in the two main islands. Mad, #BarondaMaluku initiator convinced us to visit Ngurtafur, "A must visit" he said.

Pelikan berkumpul di Ngurtafur
Jejak jejak kaki pelikan di pasir pantai Ngurtafur
Cuaca cukup mendung saat saya dan teman teman menyebrang dari Pelabuhan Debut di Pulau Kei Kecil. Dari pelabuhan ini kami menyewa kapal motor dan bergerak menuju Ngurtafur. Setelah sekitar 30 menit kami mulai melihat bentangan pasir putih berupa gundukan pasir yang memanjang, seolah pulau sendiri yang terdiri dari pasir putih. Namun yang mengejutkan adalah pulau itu sedang ramai, hampir seratus pelikan sedang asik bersantai di Ngurtafur!

The weather was quite cloudy when we took a boat to move from Debut port in Kei Kecil Island. We rented a boat and move towards Ngurtafur. After about 30 minutes we started to see the stretch of white sand in the form of an elongated sand dune, as the island itself is composed of white sand. But the surprise is that the island is crowded, nearly a hundred pelicans are relaxing in Ngurtafur!

Pelikan adalah jenis burung yang bermigrasi. Jenis yang kami temukan di Ngurtafur adalah jenis Australian Pelican, terlihat dari warna hitam di sebagian sayap mereka. Jenis ini biasa bertelur di area Australia dan Papua Nugini, namun melakukan rute migrasi dari Australia ke New Zealand, Kepulauan Solomon, Fiji dan Wallacea. Nah di rute Wallacea inilah kami beruntung menemukan sekumpulan pelikan ini bersantai. Area Maluku termasuk dalam area berbentuk hampir segitiga yang meliputi sulawesi, lombok, NTB, NTT hingga Maluku dan masuk dalam rute migrasi mereka.

Pelikan is a migratory bird species. Those we find in Ngurtafur are Australian Pelicans, visible from their black colors on their wings. This kind of pelicans are regularly spawning in Australia and Papua New Guinea, but they migrate from Australia to New Zealand, Solomon Islands, Fiji and Wallacea. In Wallacea we were lucky to find bunch of these pelicans. Most Moluccan area is inside the triangular-shaped area that includes Sulawesi, Lombok, NTB, NTT and Maluku which is in their migration route.

Pantai penuh pelikan
Saya dan Mad pelan pelan mendekati pelikan pelikan itu :)
Beberapa kali kami mencoba mendekati dan pelikan pelikan ini tampak mulai gelisah dan menjauh, cara terbaik mendekati mereka adalah sambil berenang di tepian sehingga mereka tidak menyadari kedatangan kami. Namun di saat saat terakhir saya dan teman teman menikmati berlari ke arah mereka dan pelikan pelikan itu mulai terbang serempak, a beautiful sight, maaf ya pelikan :)

Several times we tried to approach then the pelicans began to get nervous and walk away, the best way to approach them is swimming over the edge so they are not aware that we are approaching In the last moment we just enjoys running towards them and those pelicans began to fly together, a beautiful sight, sorry pelicans :)


Ferry, my partner in almost everything, including this trip

Bertemu pelikan kami anggap bonus, jangan berharap dapat selalu menemukan mereka di Ngurtafur karena binatang ini selalu bermigrasi. Namun tanpa pelikan pun Ngurtafur adalah tempat yang simply beautiful, Ngurtafur adalah pantai dengan perpanjangan bentangan gosong pantai yang menyatu dengan Pulau Warbal di Kepulauan Kei. 

Meeting this Pelicans considered as a bonus for us, you cannot expect to find them in Ngurtafur all the time because these animals always migrate. Anyway, without any pelicans Ngurtafur is simply beautiful, Ngurtafur is a sandbar stretch from beach which extension integrates with Warbal Island in the Kei Islands.

Di saat air pasang, sebagian "garis" yang menghubungkan ke Pulau Warbal terendam, membuat Ngurtafur seakan pulau sendiri yang hanya berupa gundukan pasir putih. Ada pula area yang hanya terendam sekitar dua sentimeter saja dan memanjang, membuat anda berasa berjalan di atas air putih yang memanjang. Simply stunning, simply beautiful, plus the pelicans.. a perfect trip!
  
During high tide, most of the "line" that connects the island to the Warbal submerged, making Ngurtafur became a single island itself with only white sand dunes. There are also areas that are only about two centimeters submerged and elongated, making you feel like you're walking on water. Simply stunning, simply beautiful, plus the pelicans .. a perfect trip!

@marischkaprue - not brought to the world by the pelicans

NOTES:
  • Untuk menuju ke Kepulauan Kei, ambil penerbangan dari Ambon menuju ke Tual dengan lama tempuh sekitar 1,5 jam.
  • Untuk menuju ke Ngurtafur sewa kapal motor dari Pelabuhan Debut, harga sewa satu kapal (kapasitas 15 orang) sekitar 700 ribu hingga 1 juta PP (diantar, ditunggu saat bersantai di Ngurtafur, dan diantar kembali ke Pelabuhan)
  • Bawa makanan karena tidak ada warung di sekitar area Ngurtafur
  • Pilihan penginapan: Homestay Evalin di area Pantai Ngurbloat, Ngilngof; Philips homestay di area Pantai Ngursamadan di Ohoililir, Coaster Cottage di area Pantai Ngursamadan di Ohoililir.
  • Rekomendasi saya ambil di Coaster Cottage karena langsung di depan area pantai. Harga menginap di Coaster Cottage: Coaster 2 (area bangunan baru) Rp. 200.000,- per malam, Villa 2 dan Villa 3 Rp. 150.000,- per malam. Jika ingin makanan disediakan lengkap (breakfast, lunch, dinner) biayanya Rp. 100.000,- per orang. Booking melalui Bob +6281343472978 atau email ke bob.azyz@yahoo.co.id
  • #BarondaMaluku adalah project untuk mempromosikan potensi pariwisata Maluku, ada banyak keindahan dari Maluku yang akan terus kami share usai menelisik keindahan Maluku, lihat lebih lengkap disini.
  • Thanks to Kementrian Pariwisata yang fully support project #BarondaMaluku dan tentunya Mad Alkatiri, nyong Ambon yang jadi inisiator #BarondaMaluku
RELATED STORIES: