Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

24 Februari 2015

, , , , , , , , ,

A Trip to Fuji-San, The Famous Mountain in Japan

Share


Gunung Fuji, saya rasa kita semua tahu nama ini. Gunung tertinggi dan paling terkenal di Jepang. Gunung Fuji menarik karena bentuknya yang benar benar simetris dan gunung ini seringkali digambarkan dalam berbagai foto, grafis dan komik serta bahkan emoticon di smartphone saya pun memiliki gambaran Gunung Fuji.

Mount Fuji. I think we all know this name. The tallest and the most famous mountain in Japan. Mount Fuji is interesting because of it’s symmetrical shape. This mountain is seen in all kind of pictures, graphics, and comics - even as a Mount Fuji emoticon in my smartphone.

Otw to Fuji, book a seat on a tour with Sunrise Tour JTB so no worries about getting there
Dalam trip saya yang singkat di Jepang (satu minggu sangat singkat bagi saya karena masih banyak destinasi-destinasi lain di Jepang yang ingin saya eksplorasi), Gunung Fuji menjadi salah satu bucket list untuk dilihat langsung. Meski dari Tokyo kita dapat melihat Gunung Fuji dari kejauhan, saya tetap ingin melihat dan memotret gunung ini dari dekat.

In my short trip in Japan (one very short week for me, because I have other destinations in Japan that I want to explore), Mount Fuji is on my bucket list, something that I have to see with my own eyes. From Tokyo, we can see Mount Fuji from afar. But I still wanted to see and take pictures of this mountain from up close.

enjoying the view and the weather :)


Saya naik bus sekitar dua setengah jam dari Odaiba hingga tiba di Yamanashi, area di dekat Danau Kawaguchi. Saat itu jalanan menuju ke atas untuk semakin mendekati Gunung Fuji tertutup salju sehingga akses jalan ditutup. Namun dari area ini kami sudah dapat melihat Fuji-San dengan salju putih yang menutupi puncaknya, snow-capped.

I hopped on a bus for around 2.5 hours from Odaiba and arrived in Yamanashi, an area near Kawaguchi Lake. At that time, the road toward Mount Fuji was covered in snow, so the there was no access. Even so, from this area we can see its peak covered in snow, the snow-capped Fuji San.

the beautiful Fuji-San
Udara saat itu sangat dingin namun saya sangat bersemangat dapat melihat Gunung iconic di Jepang ini. Guide kami, Nanako meminta maaf berkali-kali karena bus tidak dapat maju lebih jauh lagi. Namun sebelum tiba di Yamanashi, kami telah berhenti di Fuji Visitor Center dan di lantai dua gedung inilah saya bisa mendapatkan view Fuji yang bahkan lebih jelas.

The weather was very cold, but I was still eager to be able to see this iconic Japanese mountain. Our guide, Nanako, apologized many times because the bus couldn’t go any further towards the mountain. But before we arrived in Yamanashi, we dropped by Fuji Visitor Center, and on the second floor of this very building is where I got a better look at Fuji.

"Gunung Fuji masih aktif," ujar Nanako. Namun terakhir kali Fuji-San menunjukkan kekuatan erupsinya adalah di tahun 1707, waktu yang sudah sangat lama sehingga kami sama sekali tidak khawatir untuk mendekati Gunung Fuji. 

“Mount Fuji is still active,” says Nanako. But the last time Fuji San displayed its powerful eruption is back in 1707, such a long time ago that we don’t even have a slight worry when approaching Mount Fuji.




Dengan tinggi 3.776 meter, cara mencapai ketinggian yang paling nyaman tentunya dengan cable car. Saya naik hingga ke Owakudani di ketinggian 1.044 meter dengan cable car yang berseberangan dengan Gunung Fuji. Sambil menuju ke atas kita dapat melihat Fuji-San yang diselimuti salju putih, sangat cantik :)

Being 3,776 meters tall, the best way to reach such altitude is via cable car. I went up to Owokudani at an altitude of 1,044 meters with a cable car that is right across Mount Fuji. On the way up, we got to see Fuji San enveloped by white snow. Very beautiful :)



Hari itu matahari bersinar cerah dan langit membiru, cuaca yang sangat bersahabat untuk mengambil foto, namun angin sangat tidak bersahabat dengan kami. Di Owakudani viewing platform angin dingin berhembus sangat kencang, namun bahkan angin yang membekukan tangan ini tidak dapat menutupi keindahan suasana di Owakudani.

That day, the sun was shining bright accompanied by blue skies. Such a great weather to take pictures, even if the wind wasn’t being very friendly. At Owakudani viewing platform, the cold wind blew hard. But even the harsh hand-freezing wind can’t cover the beauty of Owakudani.




Tanpa sadar beberapa kali tangan saya terasa dingin membeku sehingga saya berulang kali keluar masuk bangunan hanya untuk menghangatkan diri sebentar, sebelum kembali keluar menikmati pemandangan.

Without knowing, my hands froze up a couple of times. So I went in and out of buildings just so I can warm up a bit, before coming out to enjoy the view.

Fuji-San mungkin mentertawakan saya yang tidak kuat dengan udara dingin. Ia sudah terbiasa diselimuti salju hampir sepanjang tahun.

Fuji-San may be laughing at myself who can’t bear the cold weather. The mountain is accustomed to being enveloped by snow for nearly the whole year.

@marischkaprue - she loves warm weather but is always fascinated by snow mountains 

NOTES:
  • Untuk menikmati trip ke Fuji, salah satu cara nyaman dan mudah adalah mengikuti open trip yang disediakan tour di Jepang. Sunrise Tour JTB menyediakan berbagai tour ke Fuji, mulai dari one day tour, hingga paket tour termasuk menginap di Hakone (saya ikut dalam tour Fuji-Hakone).
  • To enjoy the trip to Fuji, one of the most comfortable and easiest ways is to join an open trip arranged by one of the tour companies in Japan. Sunrise Tour JTB provides a few tours going to Fuji, starting from a one-day tour, to a package that includes staying for a night in Hakone (I chose the Fuji-Hakone tour).
  • Opsi tour menyediakan pilihan untuk kembali ke tokyo dengan kereta super cepat Shinkansen, dengan bus atau bahkan jika anda ingin melanjutkan sendiri dapat booking dengan berhenti di Hakone atau Odawara, terdapat juga paket Ski Trip (seasonal).
  • The tour gives the option to return to Tokyo with the express train Shinkansen, or using a bus. If you want to continue further on your own, you can stop at Hakone or Odawara for a Ski Trip package (seasonal).
  • Harga tour bervariasi, mulai dari 7900 Yen per orang, cek harga paket tour di sini sesuai keinginan eksplorasi Fuji.  
  • Tour prices vary, starting from 7900 Yen per person. Check the tour package prices here and adjust with what you want to explore in Fuji.
  • Cek musim pada kunjungan anda, saat winter tentu dapat menikmati salju yang melimpah dan bisa mencoba ski di area Gunung Fuji.
  • Check the season of your visit, as in winter you can enjoy the abundant snow and ski in the area around Mount Fuji.  
RELATED STORIES:

Where to go Tokyo & Around
Where to Stay in Tokyo




8 comments:

Erwin Bimasakti mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Erwin Bimasakti mengatakan...

suatu hari nanti harus ke gunung fuji pokoknya hehehe

arievrahman mengatakan...

Duh, jadi kangen Jepang :(

Halida A. mengatakan...

Foto-fotonya keren banget :)

Bai Ruindra mengatakan...

Selalu ditunggu tulisan dan foto kerennya, folback dong mbak :)

saiful ulum mengatakan...

Alhamdulillah saya sudah pernah mendaki difuji san. Jadi kangen japan..

Akak Kembang mengatakan...

saya sudah sampai kawasan fuji tapi kelihatan gunungnya jauh sekali

Indi mengatakan...

Kak, aku boleh tahu schedule kakak selama satu minggu di Jepang nggak? Karena walaupun singkat kok kayaknya dapet banyakkk jd penasaran huhu