Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Fuji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fuji. Tampilkan semua postingan

10 Maret 2018

, , , , , , , , , ,

REASONS WHY YOU SHOULD PUT HAKONE ON YOUR JAPAN BUCKET LIST



Gunung Fuji memang jadi icon-nya Jepang dan salah satu tempat terbaik untuk menikmati Gunung Fuji adalah akses dari kota pegunungan yang berjarak sekitar 80 menit naik kereta dari Shinjuku, Tokyo, yaitu Hakone. Namun Hakone tidak hanya menawarkan pengalaman menikmati Gunung Fuji, ada begitu banyak spot-spot cantik dan menarik, area-area yang menyenangkan dan atraksi yang membuat Hakone (bagi saya) wajib masuk dalam TO-VISIT-LIST in Japan.

WHY? Let's see

NEAR TOKYO

Jarak hampir dua jam naik kereta mungkin membuat Hakone terasa jauh, namun trip ini bisa kita lakukan tanpa naik Shinkansen, yang berarti biaya menuju Hakone lebih ramah untuk kantong. Ada beberapa opsi untuk menuju Hakone dari Shinjuku, Tokyo dengan Odakyu Line yang menghubungkan Tokyo dengan area ke arah Barat Daya Tokyo, termasuk Hakone. Salah satu opsi adalah dengan menggunakan Odakyu Limited Express Romance Car, kita dapat pergi langsung dari Shinjuku dengan estimasi waktu sekitar 80 menit. Romance Car ini memiliki jendela lebih besar untuk menikmati pemandangan (termasuk view Gunung Fuji), dan kursi pada Romance Car ini juga dapat kita pilih (booking) terlebih dahulu sehingga lebih nyaman untuk perjalanan.

FREEPASS

Yes, saya pun baru tahu tentang Hakone Freepass ini pada trip terakhir saya ke Hakone (saya pernah ke Hakone sekitar 3 tahun lalu, namun hanya sebentar saja). Nah, Freepass ini harganya 5.140 yen yang berlaku 2 hari (tambah 500 yen bisa membeli pass untuk 3 hari ) dan dapat digunakan untuk berbagai hal mulai dari transportasi bolak-balik dari Shinjuku-Hakone, serta 8 jenis transportasi yang bisa digunakan sepuasnya di area Hakone. Dari Shinjuku ke Hakone menggunakan Odakyu Romance Car kita hanya perlu menambah 890 yen (per Maret 2018 akan menjadi 1.090 yen) saja untuk mendapatkan seat). Selain itu, Hakone Freepass dapat digunakan untuk masuk dan menikmati berbagai atraksi di Hakone seperti Pirates Cruise, bus, cable car hingga ropeway, jadi selama dua hari kita dapat menikmati berbagai aktivitas dengan Freepass yang ada.

SO WHERE SHOULD I GO?

LAKE ASHI

Danau yang jadi simbolnya Hakone ini sangat menyenangkan dengan pemandangan hijau di sekeliling. Saat cuaca cerah, kita juga dapat menikmati pemandangan Gunung Fuji sebagai background Danau Ashi.

TO DO IN LAKE ASHI:

ENJOY PIRATES CRUISE

Nikmati pemandangan Lake Ashi selama kurang lebih 40 menit Sightseeing Cruise dengan kapal unik yang jadi khasnya Hakone dan Danau Ashi. It's really nice during sunny day, saya dan teman-teman nongkrong di bagian atas kapal dan sampai lupa untuk kembali ke tempat duduk hingga cruise berakhir.


CHILL IN BAKERY & TABLE HAKONE

Cafe/ Restaurant ini terletak persis di depan Danau Ashi, hanya berjalan kaki 5 menit kurang dari bus stop Hakonemachi-ko. Di area depan ada tempat duduk dengan area rendam kaki untuk menikmati air panas alami dari sumber air hangat di Hakone. Namun jika ingin menikmati pemandangan Danau Ashi sambil bersantai, kita dapat naik ke lantai 2 dan memesan kopi dan roti khas Bakery & Table.


TAKE A PHOTO IN HAKONE FAMOUS TORII GATE

Torii of Peace yang merupakan bagian dari Hakone Shrine memang sangat photogenic, lokasinya persis di depan Danau Ashi, dengan platform kecil untuk berjalan ke arah laut. Torii berwarna oranye kemerahan ini kontras dengan warna danau, langit dan kehijauan di seberang danau, a picture perfect spot, surely Instagrammable ;)

ENJOY YOUR RELAXING AFTERNOON IN SALON DE THE ROSAGE Restoran di sisi Danau Ashi ini menyediakan berbagai desert dan cake menarik, jika memesan hot apple pie, mereka akan membuat bentuk-bentuk ornamen bunga mawar persis di depan kita, makes me don't wanna eat it since it's so beautiful and hard to make :))


OWAKUDANI

Next spot di Hakone adalah Owakudani, area yang terbentuk karena erupsi vulkanik di masa lampau, namun hingga kini masih terus mengeluarkan asap yang terlihat jelas sejak kita naik ropeway menuju ke Owakudani.

Ada satu hal juga yang akan menarik perhatian kita saat tiba di Owakudani, yaitu telur hitam yang juga jadi khasnya area ini. Kuro-Tamago mungkin tampak berbeda, mesti sama-sama telur ayam namun Kuro-Tamago berwarna hitam pekat, hasil dari proses perendaman di air panas alami dengan suhu 80'C selama 60 menit dan kemudian di-steam selama 15 menit di suhu 100'C dengan kandungan sulfur dan iron sehingga Kuro-Tamago dipercaya dapat menambah "usia" kita 5 hingga 7 tahun! Siapa yang mau panjang umur? Saatnya makan Kuro-Tamago di Owakudani :)


TO DO (YOU'LL DO THAT ANYWAY)

ROPEWAY
Dari Togendai-ko, kita dapat naik ropeway (sekitar 20 menit) ke Owakudani, waktu untuk menikmati pemandangan sekeliling di Hakone, kita pun bahkan dapat melihat Gunung Fuji saat cerah!

Dari Owakudani, kita naik Ropeway lagi menuju ke Sounzan (sekitar 10 menit) untuk melanjutkan perjalanan naik Hakone Tozan Cable Car ke Gora. Rute ini mengingatkan saya akan Tateyama Kurobe Alpine Route di mana kita menggunakan berbagai moda transportasi dalam satu hari, namun versi lebih pendek dan lebih murah dan mudah tentunya 



GORA

Area ini jadi tempat singgah dalam trip ke Owakudani. Kita dapat menikmati Hakone Gora Park yang cantik (they also have cherry blossom trees!, a nice spot for sakura season also). Di Gora kita bisa bersantai usai berkeliling dari Owakudani, untuk makan siang, atau mencoba membuat kerajinan di craft center.

Hakone Gora Park
Opening Hours: 9 AM to 5 PM
Admission Fee: 550 yen


HAKONE YURYO

We all know onsen bath is Japan un-separate tradition that we love to do also. Jika anda sedikit canggung dengan kenyataan bahwa kita mesti totally telanjang untuk masuk onsen umum, maka onsen private bisa jadi pilihan. Ada beberapa opsi onsen private di Hakone, termasuk Hakone Yuryo yang menyewakan unit-unit onsen private dengan kolam air panas yang langsung menghadap ke kehijauan di area outdoor, great for family and friends, and yes, you can wear swimsuit since it's your private area!


HAKONE OPEN AIR MUSEUM

Sebagai museum pertama di alam terbuka di Jepang, Hakone Open Air Museum tidak pelit dalam memperlihatkan karya seni, ada begitu banyak karya seni yang setiap beberapa periode sekali akan ditambah, atau diganti. Selain berbagai karya patung dan seni instalasi yang akan kita lihat sembari berjalan kaki menyusuri jalan setapak di area terbuka ini, ada juga area bangunan yang khusus menampilkan karya-karya Picasso. I was amazed by how many Picasso's work they have in the Picasso building in Hakone Open Air Museum, surely a place to stop and refill your sense of art!

STAY - WHERE?

I would surely recommend Odakyu Hotel de Yama yang memiliki pemandangan Danau Ashi dan Gunung Fuji, we can enjoy the view straight from our room! Di bulan Mei, bunga azalea di area taman hotel akan mekar dan membuat view yang sangat berwarna-warni (I came on January, so it's a good idea to revisit this hotel).

Hakone is surely a good idea, saya bahkan berencana mengajak keluarga dan teman-teman saya untuk menikmati berkeliling Hakone. Jika dua hari dirasa kurang, we can add more days, ada juga Hakone Freepass yang berlaku untuk 3 hari jadi kita dapat menikmati lebih lagi! So, who's planning to go to Hakone this year?

@marischkaprue - will need another romancecar trip with her best people later!


NOTES

1. Odakyu Shinjuku Department store
Sebelum atau sesudah mengunjungi Hakone, apabila ingin berbelanja bisa mengunjungi Odakyu Departement Store. Odakyu Department Store langsung terhubung dari stasiun Shinjuku lewat pintu keluar sebelah barat (West Exit). Di tempat ini terdapat barang-barang branded serta macam-macam kosmetik dan pakaian. 


2. Inbound-League
Dekat dari Stasiun Shinjuku terdapat Inbound League yang merupakan serviced place yang diperuntukkan untuk orang asing. Terdapat share house serta penyewaan ruang meeting. Selain itu juga terdapat fasilitas tempat solat (free), shower room (berbayar), rental sepeda (berbayar), loker penitipan (berbayar) terdapat juga free wi-fi.


Odakyu Limited Express Romance Car
http://www.odakyu.jp/english






15 April 2015

, , , , , , , , , ,

Serenity in Hakone: Prince Hakone and Onsen



Jika ingin merasakan suasana Jepang di luar hingar bingar Tokyo, Hakone adalah tempat yang tepat. Kota di Distrik Ashigarashimo, Prefektur Kanagawa ini dikelilingi dengan pegunungan dan memiliki danau biru yang indah. Beberapa kuil dengan torii (gate) berwarna merah juga terlihat jelas di sisi-sisi Hakone.


If you wanna try the new experience in Tokyo apart from the hustle-bustle, Hakone would be perfect. This city is located at Ashigarashimo District in Kanagawa Prefecture, surrounded by mountains and had a beautiful blue lake. Alongside the city, we can see some temples with red torii (gate).
 


Tempat terbaik untuk menikmati Hakone adalah The Prince Hakone Hotel. Saya datang di saat salju masih menutupi sebagian pohon di area hotel ini, namun Prince Hakone tetap terasa nyaman dengan retro style room, kamar mandi yang lapang dan halaman penuh pepohonan dan tentunya pemandangan langsung ke arah Danau Ashi dari jendela kamar saya, sangat menenangkan.


No other place you could enjoy Hakone better than The Prince Hakone Hotel. The snow was still covering half of tress around the hotel area during my visit yet Prince Hakone was still so comfortable. A retro style room with spacious bathroom, green garden, and view to Ashi Lake right from my window so calmed me down.



Jika ingin mendapatkan pemandangan ke arah Gunung Fuji, anda dapat menempati kamar Mt Fuji View Twin Room, atau kamar yang mengarah ke danau jika ingin pemandangan asri danau dan pepohonan. 


You could stay in Mt. Fuji View Twin Room to enjoy the view of Fuji Mountain, or room led to the lake for a beautiful landscape.
Onsen in Prince Hakone, photo courtesy of Prince Hakone Hotel
Salah satu hal yang wajib dicoba saat berada di Prince adalah hot spring bath atau terkenal dengan nama "onsen." Berendam di air dari sumber air hangat di Jepang ini merupakan salah satu must-do dalam list saya dan di Prince Hakone akhirnya saya memberanikan diri untuk mencoba dan ternyata sangat menyenangkan.

One must-try in Prince was the hot spring bath or also known as “onsen”. Dipping into warm water source has became one of my to-do-list in Japan, and finally I encouraged myself to try it in Prince Hakone. It was excitingly fun 
You have to take a bath first before dipping into the hot spring pool, photo courtesy of Prince Hakone
Hal yang mungkin menahan sebagian dari kita untuk mencoba onsen adalah kewajiban untuk menanggalkan semua baju saat berendam, bahkan kita tidak boleh menggunakan bikini saat berendam. Namun tenang saja karena area berendam pria dan wanita terpisah, sebelum berendam kita pun wajib membersihkan diri terlebih dahulu di area khusus dan masuk ke area kolam usai membersihkan diri.


The most reason that hold us to try onsen maybe the rules that we have to take off all the clothes before dipping, even bikini or any swimwear was not permitted. But no need to worry since there is separate area for men and women. Before entering the onsen, you have to wash yourself in a special bathroom to keep the onsen clean.
Photo courtesy of Prince Hakone
Di udara yang sangat dingin saya akhirnya masuk ke kolam beratapkan kayu ini dan menikmati suasana onsen yang sangat menyenangkan. Hot spring bath di Prince Hakone sangat menggambarkan onsen dalam bayangan saya, berada di luar dengan batu-batu di sekeliling, taman dan pemandangan Danau Ashi persis saat berendam, sangat nyaman dan membuat saya enggan beranjak keluar dari kolam.


In the very cold weather, I slowly entered this wooden-roof bath and started enjoy the atmosphere. Hot spring bath in Prince Hakone was exactly what I thought about onsen all this time. Dipping at an outdoor bath surrounded by rocks, garden, and view of Ashi Lake was too relaxing that I didn’t want to get out.


Patrick wants to get out and play :)
If you're looking for serenity in Japan, this could be one of the places to visit and enjoy.
@marischkaprue - she loves dipping in warm water

NOTES:
  • The Prince Hakone Hotel terletak di 144 Motohakone, Hakone-machi, Ashigara-shimo-gun, Kanagawam 250-0592, Japan
  • The Prince Hakone Hotel is at 144 Motohakone, Hakone-machi, Ashigara-shimo-gun, Kanagawam 250-0592, Japan  
  • Saya menginap di The Prince Hakone dalam rangkaian Fuji & Hakone Tour, mengikuti tour ini lebih mudah karena sudah termasuk penjemputan di Tokyo, berkeliling Fuji (visitor center, 5th station), lake cruise, penginapan di Prince Hakone hingga tiket kembali ke Tokyo. Cek harga di website JTB.
  • I stay in The Prince Hakone as a part of Fuji & Hakone Tour. Join this tour was a complete package since they also provide you with pick-up transport in Tokyo, touring around Fuji (visitor center, 5th station), lake cruise, accommodation in Prince Hakone, until return ticket to Tokyo. Check rate on JTB website here.  

24 Februari 2015

, , , , , , , , ,

A Trip to Fuji-San, The Famous Mountain in Japan



Gunung Fuji, saya rasa kita semua tahu nama ini. Gunung tertinggi dan paling terkenal di Jepang. Gunung Fuji menarik karena bentuknya yang benar benar simetris dan gunung ini seringkali digambarkan dalam berbagai foto, grafis dan komik serta bahkan emoticon di smartphone saya pun memiliki gambaran Gunung Fuji.

Mount Fuji. I think we all know this name. The tallest and the most famous mountain in Japan. Mount Fuji is interesting because of it’s symmetrical shape. This mountain is seen in all kind of pictures, graphics, and comics - even as a Mount Fuji emoticon in my smartphone.

Otw to Fuji, book a seat on a tour with Sunrise Tour JTB so no worries about getting there
Dalam trip saya yang singkat di Jepang (satu minggu sangat singkat bagi saya karena masih banyak destinasi-destinasi lain di Jepang yang ingin saya eksplorasi), Gunung Fuji menjadi salah satu bucket list untuk dilihat langsung. Meski dari Tokyo kita dapat melihat Gunung Fuji dari kejauhan, saya tetap ingin melihat dan memotret gunung ini dari dekat.

In my short trip in Japan (one very short week for me, because I have other destinations in Japan that I want to explore), Mount Fuji is on my bucket list, something that I have to see with my own eyes. From Tokyo, we can see Mount Fuji from afar. But I still wanted to see and take pictures of this mountain from up close.

enjoying the view and the weather :)


Saya naik bus sekitar dua setengah jam dari Odaiba hingga tiba di Yamanashi, area di dekat Danau Kawaguchi. Saat itu jalanan menuju ke atas untuk semakin mendekati Gunung Fuji tertutup salju sehingga akses jalan ditutup. Namun dari area ini kami sudah dapat melihat Fuji-San dengan salju putih yang menutupi puncaknya, snow-capped.

I hopped on a bus for around 2.5 hours from Odaiba and arrived in Yamanashi, an area near Kawaguchi Lake. At that time, the road toward Mount Fuji was covered in snow, so the there was no access. Even so, from this area we can see its peak covered in snow, the snow-capped Fuji San.

the beautiful Fuji-San
Udara saat itu sangat dingin namun saya sangat bersemangat dapat melihat Gunung iconic di Jepang ini. Guide kami, Nanako meminta maaf berkali-kali karena bus tidak dapat maju lebih jauh lagi. Namun sebelum tiba di Yamanashi, kami telah berhenti di Fuji Visitor Center dan di lantai dua gedung inilah saya bisa mendapatkan view Fuji yang bahkan lebih jelas.

The weather was very cold, but I was still eager to be able to see this iconic Japanese mountain. Our guide, Nanako, apologized many times because the bus couldn’t go any further towards the mountain. But before we arrived in Yamanashi, we dropped by Fuji Visitor Center, and on the second floor of this very building is where I got a better look at Fuji.

"Gunung Fuji masih aktif," ujar Nanako. Namun terakhir kali Fuji-San menunjukkan kekuatan erupsinya adalah di tahun 1707, waktu yang sudah sangat lama sehingga kami sama sekali tidak khawatir untuk mendekati Gunung Fuji. 

“Mount Fuji is still active,” says Nanako. But the last time Fuji San displayed its powerful eruption is back in 1707, such a long time ago that we don’t even have a slight worry when approaching Mount Fuji.




Dengan tinggi 3.776 meter, cara mencapai ketinggian yang paling nyaman tentunya dengan cable car. Saya naik hingga ke Owakudani di ketinggian 1.044 meter dengan cable car yang berseberangan dengan Gunung Fuji. Sambil menuju ke atas kita dapat melihat Fuji-San yang diselimuti salju putih, sangat cantik :)

Being 3,776 meters tall, the best way to reach such altitude is via cable car. I went up to Owokudani at an altitude of 1,044 meters with a cable car that is right across Mount Fuji. On the way up, we got to see Fuji San enveloped by white snow. Very beautiful :)



Hari itu matahari bersinar cerah dan langit membiru, cuaca yang sangat bersahabat untuk mengambil foto, namun angin sangat tidak bersahabat dengan kami. Di Owakudani viewing platform angin dingin berhembus sangat kencang, namun bahkan angin yang membekukan tangan ini tidak dapat menutupi keindahan suasana di Owakudani.

That day, the sun was shining bright accompanied by blue skies. Such a great weather to take pictures, even if the wind wasn’t being very friendly. At Owakudani viewing platform, the cold wind blew hard. But even the harsh hand-freezing wind can’t cover the beauty of Owakudani.




Tanpa sadar beberapa kali tangan saya terasa dingin membeku sehingga saya berulang kali keluar masuk bangunan hanya untuk menghangatkan diri sebentar, sebelum kembali keluar menikmati pemandangan.

Without knowing, my hands froze up a couple of times. So I went in and out of buildings just so I can warm up a bit, before coming out to enjoy the view.

Fuji-San mungkin mentertawakan saya yang tidak kuat dengan udara dingin. Ia sudah terbiasa diselimuti salju hampir sepanjang tahun.

Fuji-San may be laughing at myself who can’t bear the cold weather. The mountain is accustomed to being enveloped by snow for nearly the whole year.

@marischkaprue - she loves warm weather but is always fascinated by snow mountains 

NOTES:
  • Untuk menikmati trip ke Fuji, salah satu cara nyaman dan mudah adalah mengikuti open trip yang disediakan tour di Jepang. Sunrise Tour JTB menyediakan berbagai tour ke Fuji, mulai dari one day tour, hingga paket tour termasuk menginap di Hakone (saya ikut dalam tour Fuji-Hakone).
  • To enjoy the trip to Fuji, one of the most comfortable and easiest ways is to join an open trip arranged by one of the tour companies in Japan. Sunrise Tour JTB provides a few tours going to Fuji, starting from a one-day tour, to a package that includes staying for a night in Hakone (I chose the Fuji-Hakone tour).
  • Opsi tour menyediakan pilihan untuk kembali ke tokyo dengan kereta super cepat Shinkansen, dengan bus atau bahkan jika anda ingin melanjutkan sendiri dapat booking dengan berhenti di Hakone atau Odawara, terdapat juga paket Ski Trip (seasonal).
  • The tour gives the option to return to Tokyo with the express train Shinkansen, or using a bus. If you want to continue further on your own, you can stop at Hakone or Odawara for a Ski Trip package (seasonal).
  • Harga tour bervariasi, mulai dari 7900 Yen per orang, cek harga paket tour di sini sesuai keinginan eksplorasi Fuji.  
  • Tour prices vary, starting from 7900 Yen per person. Check the tour package prices here and adjust with what you want to explore in Fuji.
  • Cek musim pada kunjungan anda, saat winter tentu dapat menikmati salju yang melimpah dan bisa mencoba ski di area Gunung Fuji.
  • Check the season of your visit, as in winter you can enjoy the abundant snow and ski in the area around Mount Fuji.  
RELATED STORIES:

Where to go Tokyo & Around
Where to Stay in Tokyo