Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

5 Desember 2016

, , , , ,

WHEN I FINALLY VISIT THE ICONIC WAYAG

Share


Oke, ini pengakuan: saya sebelumnya sudah empat kali ke Raja Ampat tapi sama sekali belum menginjakkan kaki di tempat paling ikonik di Raja Ampat: pulau-pulau Wayag yang terkenal. WHY? Kenapa? Bukan karena tidak mau, tapi lebih ke nasib hehe. 


Okay, here's a confession: I have previously been to Raja Ampat four times but did not set foot in the most iconic place in Raja Ampat: the famous Wayag islands. WHY? Why? Not because I did not want to, but more to the fate haha.

Jadi, di trip pertama saya ke Raja Ampat, saat itu kami datang khusus untuk menyelam, dan Wayag memang sudah jadi agenda spot yang kami rencanakan untuk dikunjungi. Namun di tahun 2013 itu, rupanya sedang ada konflik di Wayag sehingga akses menuju Wayag masih tertutup sehingga kami mencari alternatif spot dengan pemandangan serupa: Pianemo.


So, on my first trip to Raja Ampat, then we came specifically for diving, and Wayag was already a spot we planned to visit in our agenda. But in 2013 there was apparently a conflict in Wayag so that access to Wayag still closed so we are looking for an alternative spot with a similar view: Pianemo.


Pianemo without stairs, circa 2013
Now we have comfy stairs and viewing platform (2016)
Meski tidak se-megah Wayag, Pianemo ini sangat cantik. Saat itu belum ada tangga sehingga kami harus mendaki bukit karang untuk sampai di puncak dan menikmati pemandangan pulau-pulau karang di sekeliling.


Although it is not as majestic Wayag, Pianemo is very pretty. At that time there were no stairs so we had to climb the cliff to get to the top and enjoy the view of the rock islands around.


One of three Harfat peak point in Misool
Trip-trip berikutnya ke Raja Ampat, saya dan teman-teman khusus pergi ke Misool, yaitu area di selatan Raja Ampat sehingga memasukkan Wayag dalam satu itinerary dengan Misool tidak memungkinkan. Puncak yang lebih sering saya daki adalah Puncak Harfat atau yang juga disebut Dapunlol di Misool.


The next trip to Raja Ampat, my friends and I specifically  went to Misool, which is the southern area of the Raja Ampat so putting Wayag in the list of our itinerary with Misool is not possible. The peak that I climb more often was Harfat Peak or also called Dapunlol in Misool.


Arborek
Nah, di tahun 2016 ini, saya ikut dua trip khusus Raja Ampat dengan Tukang Jalan, yaitu trip Wayag (area barat, kami menginap di Arborek), dan kemudian melanjutkan dengan trip Misool. 


Well, in 2016, I joined two specials trip to Raja Ampat with Tukang Jalan, which were the trip to Wayag (western area, we stayed at Arborek), and then continued with the trip to Misool.

Di trip Wayag inilah akhirnya (yes! Akhirnya) saya bisa ikut ke Wayag. Kami menggunakan speed boat kecil untuk menuju Wayag, dan memerlukan waktu 4 jam one way, jadi total 8 jam di kapal untuk PP dari Arborek menuju Wayag. Perjalanan memang lama, namun kemampuan saya untuk tidur cepat dan di mana saja (baca: pelor) sangat membantu membuat waktu cepat berlalu.

In this Wayag trip finally (yes! Finally) I could come to Wayag. We used a small speed boat to get to Wayag, and took 4 hours for one way trip, so a total of 8 hours in the boat for round trip from Arborek towards Wayag. The trip was long, but my ability to sleep quickly and anywhere helped making the time flies by.



Kami melewati lautan biru Raja Ampat dan mulai tiba di antara pulau-pulau karang. Finally we’re there!


We passed through the blue waters of Raja Ampat and began arriving in the islands of the rocks. Finally we're there!


Untuk naik ke puncak Wayag, kami harus mendaki bukit karang yang tajam. Tidak ada tangga ataupun pegangan untuk naik ke atas, namun tekstur karang yang tajam bagi saya justru memudahkan untuk naik karena tidak licin.


To reach the top of Wayag, we had to climb a sharp cliff. No stairs or handrail to climb to the top, but the sharp texture of the rocks makes myself easier to go to the top because it is not slippery.






Setelah sekitar 40 menit mendaki, kami tiba di Puncak Wayag 2. Pemandangan spektakuler pulau-pulau karang yang selama ini hanya saya lihat di foto kini ada persis di depan saya. Sambil duduk dan menyeka keringat di siang yang sangat panas itu, kami menikmati warna biru-turquoise yang berpadu dengan kehijauan karang, so so so beautiful!


After about 40 minutes of climbing, we arrived at the summit of Wayag 2. The view is spectacular of rock islands which I had only seen in photos are now right in front of me. As I sat down and wiped the sweat off in a very hot afternoon, we enjoyed the blueish turquoise combined with the greenish coral, so so so beautiful!





I honestly love Harfat Peak more than Wayag but trekking to feel this iconic peak is a must list in Raja Ampat for sure! Mungkin, mungkin saya “dibuat” tertunda datang ke Wayag agar saya jatuh cinta lebih dahulu dengan Misool ;)

I honestly love Harfat Peak more than Wayag but doing trekking to feel this iconic peak is a must list in Raja Ampat for sure! Maybe, maybe I was "made" to pending my visit to Wayag so that I could fall in love with Misool first ;)

@marischkaprue – a journey to the top is not to make her higher, but so that she know where she came from

NOTES

WAYAG
Raja Ampat
Papua Barat

Untuk menuju ke Wayag kita mesti menggunakan speedboat, dengan biaya sewa yang cukup tinggi, opsi terbaik adalah trip bersama group agar dapat sharing cost

To go to Wayag we must use a speedboat, with quite high rental costs, the best option is to go on trip along with the group in order to share costs

Untuk Open Trip ke Raja Ampat, cek penyedia trip seperti Tukang Jalan. Budget untuk trip 5D/4N Wayag trip sekitar Rp. 4,2 juta (exclude tiket pesawat, ps: tiket pp Jakarta – Sorong sekitar Rp. 4 – 4,5 juta)

For Open Trip to Raja Ampat, check the trip providers like Tukang Jalan. Budget for the trip 5D/4N trip Wayag around Rp. 4.2 million (exclude air tickets, ps: pp tickets Jakarta - Sorong approximately Rp. 4 - 4.5 million)

Contact Tukang Jalan di 081315890191 / 087888002004, atau Whatsapp/ Line di 08180689303/ 085810697553.
Contact Tukang Jalan at +6281315890191 / +6287888002004, or WhatsApp / Line on +628180689303/ +6285810697553.

***

9 comments:

Cumilebay MazToro mengatakan...

Kamu mmg juara kalo urusan pelor hahahaha
Dan aku blm ke R4, semoga ada rejeki menginjakan kaki kesana. Jangan sampai 4x baru ke wayag yeee heheheh

Jonathan Bayu mengatakan...

Wah beneran nih lebih suka puncak harfat daripada wayag? Hehe

Indah Fajarwati mengatakan...

Aduh ka prue emng paling bisa bikin orang envy, aku belum pernah ke raja ampat dan pengen banget menginjakan kaki di sana,, semoga bisa kaya ka prue yang bisa bolak balik ke sana -amin

NiaNastiti mengatakan...

Aaah cantik banget itu puncaknyaaa :')

Mirwan Choky mengatakan...

Adduuuhhh... Raja Ampat. Kapan yah saya bisa kesini.

zai mengatakan...

Berbahagialah kamu sdh sampai di sana, tempatnya seperti surga, wow amazing.... And beautiful bangettttttt....

Rosmala Dewi mengatakan...

Salah satu tempat wisata yg paling ingin aku kunjungi Raja Ampat, pemandangannya indah , hamparan bukit karang ditengah laut biru yg indah. #harusNabung

ahmadi sultan mengatakan...

Kece banget. Jadi pengen!

ardi yanta mengatakan...

pernah gw ke wayag... tapi cuman pos 2 nya aja...
yg ke pos 1 satu lagi dangkal, jd g bs lewat kapalnya deh... sedih...


Raja Ampat ardiyanta.com