Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Auckland Airport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Auckland Airport. Tampilkan semua postingan

16 Maret 2016

, , , , , , ,

POSTCARD FROM AUCKLAND: Heli Ride



Aotearoa
"The land of long white cloud"



Saat matahari bersinar cerah, saat langit membiru, saat itulah deretan awan terlihat jelas, begitu cantik dan "rapih," bagaikan gugusan yang ditata. Nama Aotearoa jelas-jelas menunjukkan kondisi sehari-hari di New Zealand. Lihatlah langit yang biru dan awan-awan pun hadir menunjukkan dirinya.



Salah satu cara terbaik menikmati pemandangan Auckland di New Zealand adalah dengan helicopter ride dimana kita dapat melihat suasana kota terbesar dan terpadat di New Zealand ini dari atas. 




Sejak helikopter perlahan naik kita sudah dapat menikmati birunya laut dan bangunan-bangunan tinggi yang kontras dengan warna langit. Populasi 1,5 juta orang mungkin terdengar sangat padat bagi warga Selandia Baru, namun tidak bagi saya yang tinggal di kota dengan populasi lebih dari 12 juta orang.





Kepadatan yang terlihat di Auckland adalah padatnya kapal-kapal putih yang "parkir," Auckland memang dijuluki "City of Sail" dan kapal menjadi salah satu gaya hidup warga Auckland.




Helikopter terus berkeliling kota Auckland perlahan. Kami menikmati melihat deretan bangunan yang tersusun rapi dan Auckland SkyTower yang terlihat mencolok di antara berbagai bangunan tinggi.


Tanpa terasa waktu berkeliling sudah berakhir, kami menapak kembali ke daratan untuk menikmati makan siang sambil melihat awan-awan yang bergerak perlahan di langit Aotearoa.

@marischkaprue - believe that even sky is not the limit

NOTES:

INFLITE CHARTERS Auckland
Inflite Heliport
1 Solent Street
Mechanics Bay
Auckland
T: +64-9-887-4836

Booking via info@inflitecharters.com
Phone: (09)8874836

PRICE
10 minutes helicopter ride around Auckland
149 NZD (New Zealand Dollar) per person (atau sekitar Rp. 1,3 juta)

GOING TO NZ
From Jakarta: Singapore Airlines
Jakarta - Singapore
Singapore - Auckland (lama flight sekitar 9 jam 30 menit)

Premium Economy seat Singapore Airlines with wider space, extra recline and foot rest
SQ provides Premium Economy Class for long haul flight, dengan harga jauh di bawah business class, kita bisa mendapatkan seat yang lebih lebar dibanding economy class, reclining yang lebih jauh, foot rest, free champagne during flight, pilihan makanan yang lebih bervariasi hingga usb port (2 slots) plus power slot (colokan listrik yang dapat digunakan untuk charging laptop dll selama perjalanan).


PS: Get special fare Singapore Airlines tickets to Auckland by using this code: 758595880

***

31 Juli 2013

, , , , , , ,

Harley Tour in Auckland



Saat kita traveling ke satu lokasi biasanya kita menyewa mobil, naik bus, naik kendaraan umum, bermacam cara untuk menikmati destinasi yang sesuai dengan kesenangan dan budget tentunya. Ada satu cara yang unik menikmati kota Auckland, New Zealand, yaitu berkeliling dengan naik Harley! Yes, this big vroom vroom motorbikes! And I say, why not?

When we travel we usually rent a car, get on a bus, take public transportation, or anything, much variety of ways to enjoy a destination that suits your interest and of course budget. There is a unique way of enjoying the city of Auckland, New Zealand, which is going around with a Harley! Yes, this big motorbikes vroom vroom! And I say, why not?



Konsep tur dengan motor Harley Davidson di Auckland sudah dimulai sejak tahun 2003 melalui Harley Tour New Zealand. Di tahun 2008 Baz dan Ali Howie membeli perusahaan tur ini dan menggabungkan dengan Bularangi Motorbikes NZ yang mereka miliki.
 
This Harley tour concept has been started since 2003 by the Harley Tour New Zealand in Auckland. In 2008, Baz and Ali Howie bought the company and combine this tour with NZ Motorbikes Bularangi they have.

Yang menarik, dengan paket tour ini saya dijemput pria pria berperawakan besar typical pengendara Harley. Mereka bahkan menyiapkan helm dan jacket kulit khusus untuk berkeliling Auckland dengan dibonceng naik Harley ini.

What most interesting is, with this tour package, a huge typical Harley rider man picked me up. They even prepared helmets and a leather jackets to get around Auckland with these motorbikes.

Choose this blue beauty and Sham as my host
Saya bukan penggemar Harley Davidson, namun siapapun sepertinya akan senang melihat jajaran motor besar ini menjemput dan konvoi bersama berkeliling kota. Peserta tour pun dapat memilih jenis yang disukai, mulai dari Ultra Classic, Softail, Roadking, Trike, Sportster, you name it, banyak jenis Harley yang dapat anda pilih untuk tur ini atau untuk anda kendarai sendiri dengan sistem sewa.

I am not a big fan of Harley Davidson, but I think everyone will excited to see these Harleys and also being in a Harley Davidson convoy around town is great. You can also choose your favorite type, there are many options, ranging from the Ultra Classic, Softail, Roadking, Trike, Sportster, you name it, many types of Harley you can choose for this tour or to drive themselves
by renting on Bularangi.

Auckland Memorial Museum
View from Mount Eden, we can see the Sky Tower from here
Into the highway


Perjalanan berkeliling dengan motor Harley ini cukup panjang, saya dibawa berputar ke banyak lokasi di Auckland, mulai dari area downtown, menyusuri New Market, naik ke bukit Mount Eden, menyusuri Ponsonby hingga masuk ke jalan tol dan Auckland Harbour Bridge.

It took quite long enough. We go around a lot of locations in Auckland, from the downtown area, New Market, up the hill of Mount Eden, Ponsonby and also the highway into the Auckland Harbour Bridge.

View from Shoal Bay

Menikmati berkeliling dengan motor besar memang menyenangkan, jarak pandang begitu besar dibandingkan dengan naik mobil, ditambah semilir angin dan suara dari semua lokasi yang dilewati, and one thing for sure, we all look good on Harley!

Touring with big motorbike is fun, visibility was so wide compared by riding a car, plus the wind breeze and the sound of all the locations you visited, and one thing for sure, we all look good on a Harley!

With the gentlemen from Bularangi :)
@marischkaprue - does she look good on Harley?

Photos by Ferry Rusli

NOTES:
  • Rate paket tour bervariasi, mulai dari 300 NZD (New Zealand Dollar) per hari. Cek selengkapnya dengan email ke harley@bularangi.com
  • Rate varied, starting from 300 NZD (New Zealand Dollars) per day. More info, check by email to harley@bularangi.com
  • Untuk reservasi paket bisa contact ke +6478636069 atau via email harley@bularangi.com
  • For reservations, contact +6478636069 or via email harley@bularangi.com 
RELATED STORIES:

25 April 2013

, , , , , , , ,

Alpaca, Saudara Jauh Llama di New Zealand


Bagi pecinta binatang, traveling adalah momen dimana anda akan menemukan binatang binatang yang berbeda saat bepergian. Memang sebagian binatang kita temui di kebun binatang namun hanya jenis jenis umum yang kita pelajari di buku saat duduk di taman kanak kanak. Ada satu lokasi di Pulau Waiheke, New Zealand dimana setiap turis akan berhenti hanya untuk melihat binatang unik yang merupakan saudara jauh llama ini.

Rumah di perbukitan Waiheke
Arsitektur indah seperti ini mengisi wilayah pesisir

Halaman depan Azzuro Groves
Berjarak 45 menit bepergian dengan kapal ferry dari dermaga kota Auckland, New Zealand, Pulau Waiheke adalah pulau yang menjadi tujuan warga kota "kabur" sejenak dan mencari suasana yang berbeda. Bagi turis, Pulau Waiheke menawarkan pemandangan pantai dan suasana pesisir New Zealand yang berbeda. Banyak garis pantai yang begitu indah di Pulau Waiheke dan membuat saya mengerti mengapa pulau ini dipadati penduduk kota Auckland saat akhir pekan.

Namun bukan hanya pantai, rumah rumah yang indah di pesisir pantai yang menarik perhatian saya. Saat berkendara melewati Gordon Road, menaiki bukit dan masuk ke Te Whaw Drive, kami tiba di depan Azzuro Groves, salah satu ladang pohon olive di perbukitan Waiheke dengan pemandangan pantai yang indah.

Saat mobil mendekat ke sisi jalan untuk berhenti, saya memperhatikan sekumpulan binatang yang tampak mencolok di tengah hijaunya rumput. Saya segera turun dan mendekati binatang yang tampak seperti llama, namun dalam ukuran yang lebih kecil. "It's alpaca," ujar Bryce Hinderson, driver yang mengantar kami berkeliling pulau Waiheke.



Saya mendekat ke arah pagar dan memperhatikan binatang yang tampak ramah ini. Alpaca berasal dari daerah Amerika Selatan, mulai dari wilayah di ketinggian Andes di Peru Selatan hingga Bolivia Utara. Binatang ini terbiasa di ketinggian dan udara dingin, beradaptasi dengan bulu yang tebal untuk bertahan di suhu yang rendah.

Alpaca yang saya perhatikan sudah dicukur, bulu mereka tidak selebat foto foto alpaca di pegunungan Andes. Rupanya bulu alpaca digunakan sebagai bahan semacam wool untuk membuat berbagai produk seperti selimut, jaket hingga scarf tebal. "Don't worry, they don't spit," tambah Bryce saat saya semakin mendekati pagar. Berbeda dengan llama, alpaca tidak punya kebiasaan meludah serta ukurannya lebih kecil dibanding llama.

Alpaca sebelum dicukur :D

Ekspresi lucu alpaca
Yang menarik, alpaca yang ada di Azzuro Groves ini juga dijual. Harga alpaca dewasa bisa mencapai 2000 Dolar New Zealand atau setara 16,5 juta rupiah. Binatang ini bisa mencapai tinggi 99 sentimeter dan berat 84 kilogram. Saya tertawa tawa melihat ekspresi lucu alpaca yang tertangkap kamera.

Indahnya Waiheke
Meski saya gemas melihat binatang yang lucu ini, membawa alpaca pulang ke rumah saya di Jakarta bukan pilihan. Selain mengeluarkan uang lebih dari 16 juta untuk punya peliharaan baru ini bukan langkah yang bijak, saya yakin alpaca ini akan tersiksa di tengah panasnya kota Jakarta. Jadi yang saya lakukan adalah tersenyum memperhatikan binatang yang jadi penghuni halaman depan Azzuro Groves ini, sambil sok tahu menyimpulkan mereka senang tinggal disini dengan pemandangan indah pesisir Waiheke setiap harinya.

@marischkaprue - animal lover

NOTES:
  • Yang mau jalan jalan ke Pulau Waiheke bisa melalui Ananda Tours ,telp +64-9-372-7530/
    +64-27-233-4565 atau email ke info@ananda.co.nz
  • Informasi kapal ferry penyeberangan dari Auckland ke Waiheke ada disini
  • Informasi traveling ke New Zealand, terutama mengenai budget dapat ditanyakan ke Luxury NZ Indonesia di facebook mereka.
  • Cek harga penerbangan ke Auckland bisa via Wego disini.
      
 RELATED STORIES:

24 April 2013

, , , , , , , , , ,

Menghidupkan Green Dragon Pub, Tempat Para Hobbit Berkumpul.



Masih ingat cerita saya tentang rumah Bilbo Baggins di Hobbiton? Jika rumah rumah kecil nan indah milik para hobbit itu tidak sepenuhnya asli karena saat anda masuk ke dalam pintu, bukan bagian interior rumah yang akan anda temui. Hobbiton adalah set film Lord Of The Rings, The Hobbit, maka meski eksterior rumah semuanya dibuat dari material asli, lain lagi dengan bagian dalam rumah.

Namun saya tidak kecewa sama sekali, melihat eksterior rumah para hobbit pun sudah sungguh mempesona dan justru saya dibuat terkaget kaget dengan satu hal lain, salah satu bagian dari scene Lord Of The Rings yang benar benar ada di dunia nyata, dengan detail yang luar biasa.

Bangunan Green Dragon Pub dari luar, persis seperti di film Lord Of The Rings
Detail bagian dalam Pub, sangat "Middle Earth"
Hanya berjarak lima menit berjalan kaki dari rumah rumah mungil para hobbit, saya melewati danau dan melihat salah satu bagian dari scene Lord Of The Rings, The Green Dragon Pub. Ingat saat Frodo Baggins, Sam Gamgee, Meriadoc Brandybuck dan Peregrin Took menikmati suasana di Green Dragon Pub? Saya benar benar berdiri di depan Green Dragon Pub, lengkap dengan rumah kecil, kincir air, jembatan batu dan bangunan utama, pub yang persis seperti di film. Saya seakan akan berdiri di depan film tiga dimensi. Ah, mungkin lebih tepat jika dikatakan saya seakan akan ditarik ke dalam layar televisi, masuk ke dunia tempat tinggal Frodo dan Bilbo Baggins.

Pub yang di scene film jadi tempat berkumpul para hobbit kini jadi bangunan nyata. Saya menyeberangi jembatan sambil terus berkata "Wow" tanpa mengatur volume suara, saya terlalu antusias. Dan ternyata momen "Wow" ini masih terus berlanjut. Interior Green Dragon Pub bagaikan kembali membawa saya ke dalam scene film Lord Of The Rings. Pintu bulat, bangku bangku klasik dari kayu, bagian bar dengan gentong gentong besar, hingga jubah jubah coklat tua yang biasa dipakai penghuni Middle Earth.

Tidak cukup sampai disitu, saya melihat koin di lantai dan hendak mengambilnya. Ternyata koin itu adalah koin dengan tulisan khas Lord Of The Rings yang ditempel di lantai Green Dragon Pub. "This is a lot of work," jelas Henry Horne, sales manager Hobbiton Movie Set Tours, menceritakan bagaimana sulitnya mereplikasi scene menjadi interior asli.

Tulisan tulisan klasik yang menjadi detail di Green Dragon
Jaket jaket tua ini "ditempel" di gantungan untuk memberi kesan klasik
Makanan ala Hobbit
Mungkin anda berpikir bangunan ini betul betul set film. Namun, sebagian besar set film yang dibangun di padang hijau Matamata, New Zealand ini hanya bagian eksteriornya saja, tidak sepenuhnya bangunan utuh dengan kamar kamar seperti di film.

Green Dragon dibangun dari awal set film. Keluarga Alexander, pemilik lahan tempat set Shire, salah satu lokasi film yang mendunia tersebut, berupaya mereplikasi apa yang tampak di film menjadi nyata. Mencari setiap detail dan membuatnya dalam bentuk yang persis seperti gambaran Green Dragon Pub di film.

Disini bahkan anda bisa memesan minuman para hobbit seperti Sackville Cider, Oak Barton Ale and Southfathing Ginger Ale. Sayapun mencoba kue khas para hobbit, seed cake yang rasanya membuat saya ingin tersenyum dan tertawa bersama Frodo Baggins.

Di meja sajian khas dunia Lord Of The Rings tertata indah. Saya berupaya mengambil gambar sambil menggeser jauh salah satu mangkuk berisi mentega dengan kemasan kotak dan label merk. "This is too modern, I want all Middle Earth feelings," ujar saya. Henry tertawa sambil meminta salah satu pekerjanya membawakan seed cake. Saya makan banyak malam itu di Green Dragon Pub. Well, I've never seen a hobbit, or dwarf or anyone from Middle Earth having a diet, not on this place, not when you're too happy being a hobbit in Hobbiton.

@marischkaprue - Eat like a dwarf, run like an elf, laugh like Gandalf.

Photos by Ferry Rusli

As published on Wego Indonesia

NOTES:

  • Hobbiton movie set terletak di 501 Buckland Rd, Hinuera, Matamata 3472, New Zealand.
  • Perlu waktu sekitar 2,5 jam berkendara dari Auckland untuk menuju Hobbiton. Opsi transportasi dari Auckland antara lain: Intercity, Red Carpet, Magic Travellers dan Kiwi Experience.
  • Harga tour Hobbiton movie set dari Shires Rest: 75 NZD (New Zealand Dollar) untuk dewasa, 37,5 NZD (10-14 tahun) dan 10 NZD untuk anak anak umur 5-9 tahun. Cek paket paket lain disini.
  • Cek harga penerbangan ke New Zealand melalui situs pencarian penerbangan seperti Wego untuk mendapatkan harga termurah. 
RELATED STORIES:

23 April 2013

, , , , , , , , , , , , ,

Mengunjungi Rumah Bilbo Baggins



"No, thank you. We don't want any more visitors, well-wishers, or distant relations." - Bilbo Baggins


People say what you don't want the most, if you're saying it over and over again, it will come. Itu yang terjadi pada Bilbo Baggins, walaupun tokoh Bilbo Baggins hanyalah karakter di film yang sangat mendunia, Lord Of The Rings.

People say what you don't want the most, if you're saying it over and over again, it will come. That's what happens to Bilbo Baggins, even though he was only a character in a very famous movie series, Lord Of The Rings.

Saya ingat perkataan Bilbo di atas saat tiba tiba rumahnya didatangi terus menerus. Dan kini, Bilbo pun harus menghadapi kenyataan akan terus bertambahnya "visitors" ke rumah indahnya di Shire, lokasi berdiamnya para Hobbit.

I remember those words Bilbo said in his house when suddenly a lot of dwarf visited him continuously. And now, Bilbo must face the reality that more and more visitors will come to his beautiful house in Shire, where hobbits stays. 

Saya asumsikan anda semua yang membaca ini sudah menonton film Lord Of The Rings. Jika belum, larilah ke toko dvd terdekat untuk menikmati film berdurasi panjang tersebut. Bukan promosi film, namun saya sangat ingin bercerita panjang lebar tentang kampung halaman Bilbo dan Frodo Baggins karena kini Shire ada di dunia nyata dan bisa kita kunjungi. Turis yang antusias datang setiap harinya adalah "visitors" yang mungkin Bilbo Baggins tidak inginkan. Namun jika melihat bentuk Shire di dunia nyata, saya membayangkan J. R. R Tolkien tersenyum melihat kami semua tercengang di dunia Hobbit ini.

I assumed all of you who reading this already saw the Lord Of The Rings movie series. If not, well, just run to the nearest DVD store to enjoy the full length movie. I'm not promoting the movie but I really want to share stories about Bilbo and Frodo' s hometown since Shire is now in the real world we living in and it's possible to visit this place. Enthusiastic tourists who came each day are the "visitors" whom Bilbo Baggins may not expect. But well, if you look at how Shire is in real life,  I imagine J. R. R Tolkien smile seeing us stunned in the Hobbit world.

Plang masuk ke area lahan milik keluarga Alexander.
View Hobbiton dari bukit
Bahkan terdapat "handuk" yang digantung di pagar, seakan ada kehidupan di Hobbiton
Kontur padang rumput hijau berlekuk lekuk di daerah Matamata, sekitar dua setengah jam berkendara dari pusat Kota Auckland, New Zealand kini menjadi daerah turis yang terkenal. "Peter Jackson feels like this is a terrific place to built the village," ujar Henry Horne, sales manager Hobbiton Movie Set Tours, menceritakan bagaimana daerah peternakan milik Keluarga Alexander kemudian berubah menjadi rumah para Hobbit yang dikenal dengan nama "Hobbiton."

Green meadow with grooved contour in the Matamata area, about two and a half hour drive from downtown Auckland, New Zealand is now a popular tourist area. "Peter Jackson feels like this is a terrific place to built the village," said Henry Horne, sales manager of Hobbiton Movie Set Tours, tells me how the family-owned farms Alexander later became the home of the Hobbits which later known as "Hobbiton."

Saya memasuki gerbang diantar Henry berkendara keliling sebagian wilayah milik Keluarga Alexander itu. Kami berhenti di salah satu sisi padang hijau dan berjalan menuju semacam gerbang masuk desa. Yang saya lihat setelah saya menyusuri jalan kecil kemudian bagaikan flash back scene di Lord Of The Rings.

Henry drove me around Alexander's farm area. We stopped at of the green meadow and walked towards the entrance to the village. What I see after I walked in is like a flash back scene in Lord Of The Rings on my mind. 

Saat menjelang sore adalah salah satu waktu terbaik disini

Kebun di Hobbiton dengan semua tanaman asli

Saya ingat Gandalf tiba di Shire, berjalan melewati rumah rumah yang seakan tertanam di padang hijau. Dan kini pemandangan ini benar benar ada di depan mata saya sendiri, rumah rumah hobbit dengan pintu bulat, lengkap dengan tanaman bunga, buah, semua detail kecil dari apa yang saya saksikan di film Lord Of The Rings.

I remember Gandalf arrived in the Shire, walked through those seems like a planted house in green meadow. And now, this scene actually right there in front of my own eyes, hobbit houses with round doors, complete with flowers, fruit, all the little details of what I saw in the Lord Of The Rings movies.

"Everything in this place is real, no fake flowers, this fruits are even real," jelas Henry pada saya sambil membiarkan saya memegang buah labu yang ada di depan rumah para hobbit untuk menyadari bahwa memang semua detail ini asli.

"Everything in this place is real, no fake flowers, this fruits are even real," Henry told me while letting me holding a pumpkin in front of the home of the hobbits to realize that indeed all the details are real.

Saya dan Ferry di depan rumah hobbit 
View dari dalam rumah Bilbo Baggins
Jalan setapak
Saya melewati jalan yang dilewati Gandalf di film The Hobbit :)
Butuh proses panjang hingga set film Lord Of The Rings ini benar benar bisa didatangi turis. Kontrak pertama antara Peter Jackson dan Keluarga Alexander adalah membuat set dan kemudian dihancurkan. Namun melalui negosiasi panjang, Keluarga Alexander berhasil meyakinkan Hollywood untuk membiarkan sebagian setnya menjadi atraksi turis.

It took a long process to bring Lord of The Rings movie set into a place tourists cpuld visit. The first agreement between Peter Jackson and Alexander family is making a set and then destroyed it. But through long negotiations, Alexander family managed to convince Hollywood to let most of its set to became tourist attractions.

Hasilnya, setiap hari bus bus berdatangan, membawa turis yang antusias mendatangi rumah Bilbo Baggins setiap harinya. Kini, Bilbo harus pasrah dengan banyaknya "visitors" yang ingin menikmati rumah cantiknya di Shire.

As a result, every day buses arrive in Hobbiton, brings a lot of enthusiastic tourists to visit Bilbo Baggin's house. Now, Bilbo can't do anything about the number of "visitors" who want to enjoy his beautiful home in the Shire.

Saya akan membiarkan anda menikmati foto foto yang ada, sebelum kembali bercerita tentang keindahan dan keunikan Hobbiton. Mungkin, seperti film Lord Of The Rings, akan banyak sekuel sekuel cerita saya dari Shire in the real life.
 
I will let you enjoy the photos from there, before re-tells the story of the beauty and uniqueness of Hobbiton. Perhaps, like Lord Of The Rings films, there will be a lot of sequel of my story from Shire in the real life.
  

@marischkaprue - knocking on Bilbo Baggins house to have some seed cake.

Photos by Ferry Rusli

As published on Wego Indonesia 

Enjoy the video from Hobbiton, took this video while walking around Hobbiton:


NOTES:
  • Hobbiton movie set terletak di 501 Buckland Rd, Hinuera, Matamata 3472, New Zealand.
  • Perlu waktu sekitar 2,5 jam berkendara dari Auckland untuk menuju Hobbiton. Opsi transportasi dari Auckland antara lain: Intercity, Red Carpet, Magic Travellers dan Kiwi Experience.
  • Harga tour Hobbiton movie set dari Shires Rest: 75 NZD (New Zealand Dollar) untuk dewasa, 37,5 NZD (10-14 tahun) dan 10 NZD untuk anak anak umur 5-9 tahun. Cek paket paket lain disini.
  • Cek harga penerbangan ke New Zealand melalui situs pencarian penerbangan seperti Wego untuk mendapatkan harga termurah. 
RELATED STORIES:
GIVEAWAYS AGAIN!! :)

Hello, again, thanks for reading, thanks for visiting and I hope you have fun reading and hopefully will have lots of travel experiences :D

I had fun in Hobbiton, really a dream came true for those who loves The Lord Of The Rings and The Hobbit. So, here's a quiz again! Here's the question.. tadaaa...

If you're in Hobbiton, alone, in the night and the only hobbit hole with lights on is Bilbo Baggins' house, what will you say to him to convince him letting you stay a night or two in his house? :D

Dua jawaban yang seru bakal dapet oleh oleh dari New Zealand, plus hand cream dari L'occitane, because being in a cold weather always makes your skin dry.



Jangan lupa tulis nama & twitter account juga di bagian komen karna pemenang akan dihubungi via twitter. Also, this quiz only for those living in Indonesia since I don't have budget to send the gift to Africa haha

Pemenang akan diumumkan pada pertengahan Agustus 2013. Good luck knocking on Bilbo Baggins door!

UPDATE

Okay, sorry for the super late winner announcement. It's been quite hectic months and it is a good thing. So the winner is.. @tantisetyo and @dztdz congrats and wait for the direct messages on twitter ^^