Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label WegoNZ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WegoNZ. Tampilkan semua postingan

9 Mei 2013

, , , , , , , , , ,

Amazing Infinity Pool at Delamore Lodge


Satu hal yang paling saya suka dari resort atau villa yang mengarah ke pantai adalah infinity pool. Yap, kolam yang seakan ujungnya menghilang dan mengarah ke laut, membuat pemandangan air kolam renang yang biru kemudian kontras dengan lautan biru.



Di New Zealand saya tidak membayangkan akan menemui infinity pool yang sangat menyenangkan. Bagi saya resort dengan infinity pool sudah bertebaran di Bali, dan New Zealand di kepala saya adalah padang padang hijau, gunung gunung salju, seperti apa yang biasa kita lihat di postcard negeri Kiwi ini.


Salah satu view di Pulau Waiheke
Delamore Lodge

Namun saat berkunjung ke Pulau Waiheke, pulau yang hanya berjarak 45 menit menyebrang dengan kapal ferry dari dermaga di Auckland, saya menemukan satu resort kecil, mungkin lebih tepat dikatakan lodge, sesuai namanya.





Grand view from the infinity pool
Delamore Lodge terletak di perbatasan tebing yang mengarah ke teluk Owhanake di Pulau Waiheke. Satu spot terbaik di Delamore Lodge menurut saya adalah infinity pool dimana saya dapat menikmati perpaduan kolam dan birunya laut.



Mengelilingi Delamore Lodge, saya merasa ada perpaduan rasa Italia di banyak sisi, mulai dari arsitekturnya, meski sebagian dibuat berdinding putih putih seperti Mykonos, Yunani. Ada satu tulisan "Chianti Classico" yang semakin menghubungkan Delamore dengan Italia, Chianti adalah salah satu area penghasil anggur terbaik di Italia, dan jika anda mengelilingi Delamore ada bagian bagian interior yang terasa berkaitan.



Dining room yang mengarah ke laut
Bangunan living room terpisah dengan kamar kamar yang ada


Lodge ini sebelumnya milik pribadi, kemudian dibeli dan mulai dibuka sebagai lodge bagi umum sejak tahun 2002. Meski tarif menginap di Delamore Lodge cukup tinggi, mulai dari sekitar 900 hingga 1500 NZD (New Zealand Dollar), tingkat hunian di Delamore Lodge juga padat terutama di saat akhir pekan. Untuk gambaran, anda tidak bisa mendapatkan satu kamarpun untuk menginap berturut turut seminggu jika tidak melakukan booking minimal sebulan sebelumnya.


Moana room, salah satu kamar dengan view terbaik

View teras kamar
Jauh sebelum berkembang resort dan lodge mewah, Waiheke adalah tempat hippies dan artis bohemian menetap dengan cara hidup unik mereka. Kini Waiheke bukan hanya area pelarian para hippies, penduduk kota modern terutama Auckland berbondong bondong menikmati Waiheke di akhir pekan.





Di Waiheke pun anda dapat memilih, jika mau gaya sederhana ada pilihan mulai dari hotel bertarif 45 NZD hingga camping dengan hanya membayar 10 NZD, atau mau menikmati lodge indah dengan infinity pool dan pemandangan Teluk Hauraki ini, meski anda tentunya mesti merogoh kocek lebih dalam untuk yang satu ini.



@marischkaprue - wants infinity trips in her life

Photos by Ferry Rusli

NOTES:
  • Untuk informasi harga setiap waktu dan booking di Delamore Lodge, cek disini.
  • Pilihan camping di Pulau Waiheke antara lain di Whakanewha Regional Park Campsite, info cek disini atau telp di +64 09 3662000
RELATED STORIES:
 

30 April 2013

, , , , , , , , , , , , ,

Menyelami Wreck Kapal Angkatan Laut New Zealand


Canterbury wreck

Selalu ada kesenangan tersendiri saat menyelami struktur yang telah diam terkubur di lautan biru. Memang saya belum banyak menyelami wreck di lautan, semuanya masih bisa dihitung jari mulai dari Tulamben di Bali, Papatheo di Kepulauan Seribu, hingga wreck pesawat bomber di Morotai, Maluku Utara.

Hingga saat ini saya selalu excited setiap akan menyelami wreck. Hal itu pula yang saya rasakan saat Shane, dive instructor dari North Land Dive menunjuk Canterbury wreck sebagai lokasi pertama penyelaman kami saat di New Zealand.

Entry kapal dari Te Uenga Bay
Pemandangan di Bay Of Islands
Canterbury wreck
Salah satu bagian kapal Canterbury
Wreck kapal yang dulunya milik angkatan laut New Zealand ini kini terbaring diam di laut perairan Bay Of Islands. HMNZS Canterbury berukuran panjang 113 meter dan dapat meluncur dengan kecepatan 52 kilometer per jam. Kapal ini memulai operasi pertamanya di tahun 1971 di area Australasia hingga Teluk Persia, dalam upaya mendukung operasi PBB di berbagai daerah.

Namun kejayaan Canterbury tidak bertahan lama. Di awal tahun 2000 Canterbury sudah terlalu tua untuk mendukung operasi Angkatan Laut sehingga operasi dengan Canterbury dihentikan di tahun 2005. Kemudian pada November 2007 kapal yang dulu berjaya ini ditenggelamkan dengan sengaja di perairan Deep Water Cove, Bay Of Island, New Zealand dengan tujuan menjadi atraksi bagi penyelam.



Saya harus bersyukur bahwa Canterbury yang menua akhirnya menjadi penghuni laut di Bay Of Islands, lokasi saya menyelam pertama kali di luar Indonesia. Dengan berbekal wetsuit setebal tujuh milimeter, saya menceburkan diri ke dinginnya laut New Zealand. Namun setelah beberapa lama, lapisan air di dalam wetsuit mulai menghangat dan melindungi saya dari membeku di perairan dengan suhu sekitar 17 derajat Celcius tersebut.

Kami pun mulai mengeksplorasi Canterbury. Bagian tertinggi kapal ini sedalam 18 meter, sementara bagian paling bawah kapal ada di kedalaman 36 meter. Kapal ini menyediakan banyak pilihan eksplorasi bagi penyelam dengan berbagai level keahlian.

Ditemani Shane, Sam, dan Ferry, saya menyusuri Canterbury secara perlahan. Karena ditenggelamkan dengan sengaja, Canterbury berada di posisi yang lurus dan dalam kondisi utuh, memberi pemandangan yang menakjubkan melihat struktur kapal besar seperti ini di dalam laut.

Marischka Prudence diving

Marischka Prudence
Menyusuri bagian dalam Canterbury
Tanpa arus yang berarti, kami dengan nyaman menyusuri pinggir kapal dan mulai memasuki area dalam. Saya dan teman teman dari North Land Dive sudah membekali diri dengan senter untuk eksplorasi kapal besar ini. Berulang kali saya mengarahkan senter ke segala penjuru, melihat dengan senang sekaligus ada sedikit perasaan aneh melihat bagian bagian kapal seperti pintu, tangga yang masih utuh namun telah mulai berkarat dan rusak perlahan demi perlahan.

Marischka Prudence
di deck Captain :)
Shane tidak membiarkan saya lama di bagian tengah, ia segera mengajak saya ke area lain kapal. Rupanya Shane menunjukkan deck tempat kapten kapal, saya langsung masuk ke area ini dan berpose sambil melihat sekeliling, membayangkan saat Canterbury mengarungi lautan di atas permukaan.

Canterbury hanya salah satu dari beberapa lokasi penyelaman yang jadi favorit penyelam di negara Kiwi ini. Saya merasa beruntung bisa berkeliling Canterbury yang jadi salah satu model wreck kapal yang dalam kondisi sangat utuh. Saya rasa tugas terakhir Canterbury bukanlah operasi ke Timor Timur untuk menjaga perdamaian di tahun 1999, melainkan membuat penyelam penyelam seperti saya terpana, terpesona dengan struktur besarnya. Tugas ini bagi Canterbury adalah tugas ratusan tahun, dimana saat strukturnya makin rusak, saya yakin makin banyak yang menyelaminya.

@marischkaprue - wish to explore more wrecks in the deep sea

Photos by Shane from North Land Dive

NOTES:
  • Dive Lodge North Land Dive ada di 3851 Russell Road, Whangaruru RD4, Hikurangi, Northland, New Zealand. Email: info@northlanddive.com ,Telp: +6494336633
  • More info about North Land Dive disini.
  • Biaya diving (include makan siang): 125 NZD (New Zealand Dollar) untuk 2 kali dive dengan alat sendiri (tabung dan weight belt disediakan), 160 NZD untuk 2 kali dive dengan seluruh alat disediakan North Land Dive.
  • Biaya menginap di Lodge milik Shane & Julia: 50 NZD per malam untuk double atau twin room, 20 NZD per malam untuk dorm, 10 NZD per orang untuk camping (area belakang lodge adalah lokasi untuk camping), 6 NZD untuk breakfast per orang dan 13 NZD per orang untuk makan malam.
  • Opsi dive spot di area Bay Of Islands: Canterbury Wreck, Big Eyes Lair, Danger Rock, Cathedral Cave, Bird Rock, The Twins, Sonic Boom Cave dan Pigs Gully. 
RELATED STORIES:
 

23 April 2013

, , , , , , , , , , , , ,

Mengunjungi Rumah Bilbo Baggins



"No, thank you. We don't want any more visitors, well-wishers, or distant relations." - Bilbo Baggins


People say what you don't want the most, if you're saying it over and over again, it will come. Itu yang terjadi pada Bilbo Baggins, walaupun tokoh Bilbo Baggins hanyalah karakter di film yang sangat mendunia, Lord Of The Rings.

People say what you don't want the most, if you're saying it over and over again, it will come. That's what happens to Bilbo Baggins, even though he was only a character in a very famous movie series, Lord Of The Rings.

Saya ingat perkataan Bilbo di atas saat tiba tiba rumahnya didatangi terus menerus. Dan kini, Bilbo pun harus menghadapi kenyataan akan terus bertambahnya "visitors" ke rumah indahnya di Shire, lokasi berdiamnya para Hobbit.

I remember those words Bilbo said in his house when suddenly a lot of dwarf visited him continuously. And now, Bilbo must face the reality that more and more visitors will come to his beautiful house in Shire, where hobbits stays. 

Saya asumsikan anda semua yang membaca ini sudah menonton film Lord Of The Rings. Jika belum, larilah ke toko dvd terdekat untuk menikmati film berdurasi panjang tersebut. Bukan promosi film, namun saya sangat ingin bercerita panjang lebar tentang kampung halaman Bilbo dan Frodo Baggins karena kini Shire ada di dunia nyata dan bisa kita kunjungi. Turis yang antusias datang setiap harinya adalah "visitors" yang mungkin Bilbo Baggins tidak inginkan. Namun jika melihat bentuk Shire di dunia nyata, saya membayangkan J. R. R Tolkien tersenyum melihat kami semua tercengang di dunia Hobbit ini.

I assumed all of you who reading this already saw the Lord Of The Rings movie series. If not, well, just run to the nearest DVD store to enjoy the full length movie. I'm not promoting the movie but I really want to share stories about Bilbo and Frodo' s hometown since Shire is now in the real world we living in and it's possible to visit this place. Enthusiastic tourists who came each day are the "visitors" whom Bilbo Baggins may not expect. But well, if you look at how Shire is in real lifeI imagine J. R. R Tolkien smile seeing us stunned in the Hobbit world.

Plang masuk ke area lahan milik keluarga Alexander.
View Hobbiton dari bukit
Bahkan terdapat "handuk" yang digantung di pagar, seakan ada kehidupan di Hobbiton
Kontur padang rumput hijau berlekuk lekuk di daerah Matamata, sekitar dua setengah jam berkendara dari pusat Kota Auckland, New Zealand kini menjadi daerah turis yang terkenal. "Peter Jackson feels like this is a terrific place to built the village," ujar Henry Horne, sales manager Hobbiton Movie Set Tours, menceritakan bagaimana daerah peternakan milik Keluarga Alexander kemudian berubah menjadi rumah para Hobbit yang dikenal dengan nama "Hobbiton."

Green meadow with grooved contour in the Matamata area, about two and a half hour drive from downtown Auckland, New Zealand is now a popular tourist area. "Peter Jackson feels like this is a terrific place to built the village," said Henry Horne, sales manager of Hobbiton Movie Set Tours, tells me how the family-owned farms Alexander later became the home of the Hobbits which later known as "Hobbiton."

Saya memasuki gerbang diantar Henry berkendara keliling sebagian wilayah milik Keluarga Alexander itu. Kami berhenti di salah satu sisi padang hijau dan berjalan menuju semacam gerbang masuk desa. Yang saya lihat setelah saya menyusuri jalan kecil kemudian bagaikan flash back scene di Lord Of The Rings.

Henry drove me around Alexander's farm area. We stopped at of the green meadow and walked towards the entrance to the village. What I see after I walked in is like a flash back scene in Lord Of The Rings on my mind. 

Saat menjelang sore adalah salah satu waktu terbaik disini

Kebun di Hobbiton dengan semua tanaman asli

Saya ingat Gandalf tiba di Shire, berjalan melewati rumah rumah yang seakan tertanam di padang hijau. Dan kini pemandangan ini benar benar ada di depan mata saya sendiri, rumah rumah hobbit dengan pintu bulat, lengkap dengan tanaman bunga, buah, semua detail kecil dari apa yang saya saksikan di film Lord Of The Rings.

I remember Gandalf arrived in the Shire, walked through those seems like a planted house in green meadow. And now, this scene actually right there in front of my own eyes, hobbit houses with round doors, complete with flowers, fruit, all the little details of what I saw in the Lord Of The Rings movies.

"Everything in this place is real, no fake flowers, this fruits are even real," jelas Henry pada saya sambil membiarkan saya memegang buah labu yang ada di depan rumah para hobbit untuk menyadari bahwa memang semua detail ini asli.

"Everything in this place is real, no fake flowers, this fruits are even real," Henry told me while letting me holding a pumpkin in front of the home of the hobbits to realize that indeed all the details are real.

Saya dan Ferry di depan rumah hobbit 
View dari dalam rumah Bilbo Baggins
Jalan setapak
Saya melewati jalan yang dilewati Gandalf di film The Hobbit :)
Butuh proses panjang hingga set film Lord Of The Rings ini benar benar bisa didatangi turis. Kontrak pertama antara Peter Jackson dan Keluarga Alexander adalah membuat set dan kemudian dihancurkan. Namun melalui negosiasi panjang, Keluarga Alexander berhasil meyakinkan Hollywood untuk membiarkan sebagian setnya menjadi atraksi turis.

It took a long process to bring Lord of The Rings movie set into a place tourists cpuld visit. The first agreement between Peter Jackson and Alexander family is making a set and then destroyed it. But through long negotiations, Alexander family managed to convince Hollywood to let most of its set to became tourist attractions.

Hasilnya, setiap hari bus bus berdatangan, membawa turis yang antusias mendatangi rumah Bilbo Baggins setiap harinya. Kini, Bilbo harus pasrah dengan banyaknya "visitors" yang ingin menikmati rumah cantiknya di Shire.

As a result, every day buses arrive in Hobbiton, brings a lot of enthusiastic tourists to visit Bilbo Baggin's house. Now, Bilbo can't do anything about the number of "visitors" who want to enjoy his beautiful home in the Shire.

Saya akan membiarkan anda menikmati foto foto yang ada, sebelum kembali bercerita tentang keindahan dan keunikan Hobbiton. Mungkin, seperti film Lord Of The Rings, akan banyak sekuel sekuel cerita saya dari Shire in the real life.
 
I will let you enjoy the photos from there, before re-tells the story of the beauty and uniqueness of Hobbiton. Perhaps, like Lord Of The Rings films, there will be a lot of sequel of my story from Shire in the real life.
  

@marischkaprue - knocking on Bilbo Baggins house to have some seed cake.

Photos by Ferry Rusli

As published on Wego Indonesia 

Enjoy the video from Hobbiton, took this video while walking around Hobbiton:


NOTES:
  • Hobbiton movie set terletak di 501 Buckland Rd, Hinuera, Matamata 3472, New Zealand.
  • Perlu waktu sekitar 2,5 jam berkendara dari Auckland untuk menuju Hobbiton. Opsi transportasi dari Auckland antara lain: Intercity, Red Carpet, Magic Travellers dan Kiwi Experience.
  • Harga tour Hobbiton movie set dari Shires Rest: 75 NZD (New Zealand Dollar) untuk dewasa, 37,5 NZD (10-14 tahun) dan 10 NZD untuk anak anak umur 5-9 tahun. Cek paket paket lain disini.
  • Cek harga penerbangan ke New Zealand melalui situs pencarian penerbangan seperti Wego untuk mendapatkan harga termurah. 
RELATED STORIES:
GIVEAWAYS AGAIN!! :)

Hello, again, thanks for reading, thanks for visiting and I hope you have fun reading and hopefully will have lots of travel experiences :D

I had fun in Hobbiton, really a dream came true for those who loves The Lord Of The Rings and The Hobbit. So, here's a quiz again! Here's the question.. tadaaa...

If you're in Hobbiton, alone, in the night and the only hobbit hole with lights on is Bilbo Baggins' house, what will you say to him to convince him letting you stay a night or two in his house? :D

Dua jawaban yang seru bakal dapet oleh oleh dari New Zealand, plus hand cream dari L'occitane, because being in a cold weather always makes your skin dry.



Jangan lupa tulis nama & twitter account juga di bagian komen karna pemenang akan dihubungi via twitter. Also, this quiz only for those living in Indonesia since I don't have budget to send the gift to Africa haha

Pemenang akan diumumkan pada pertengahan Agustus 2013. Good luck knocking on Bilbo Baggins door!

UPDATE

Okay, sorry for the super late winner announcement. It's been quite hectic months and it is a good thing. So the winner is.. @tantisetyo and @dztdz congrats and wait for the direct messages on twitter ^^