Padang rumput hijau berbukit adalah pemandangan khas di
bagian utara New Zealand. Negara Kiwi ini dikaruniai landscape yang membuat
anda seperti melihat postcard terus menerus selama di perjalanan dari satu
lokasi ke lokasi lainnya.
Matamata hanya berjarak sekitar dua setengah jam dari
Auckland, kota besar di Northern Island New Zealand. Disini terdapat Hobbiton,
yaitu lokasi set film Lord Of The Rings
yang kini menjadi salah satu destinasi turis utama di New Zealand. Konon
sutradara film Hollywood tersebut jatuh cinta dengan Matamata saat berkeliling
mencari lokasi dengan perjalanan helikopter.
Coba tebak ada berapa banyak domba disitu? :)
Lokasi yang dipilih Peter Jackson adalah area peternakan
seluas lima kilometer persegi milik keluarga Alexander dan saat masuk ke area
ini saya langsung mengerti kenapa. Kontur perbukitan hijau dengan lembah dan
pegunungan di kejauhan, pepohonan yang menghiasi beberapa area bukit serta
kawanan domba dan sapi yang tersebar di seluruh area peternakan. Langit biru
semakin mempercantik area hijau di dekat pegunungan Kaimai Range ini.
Titik putih itu semuanya domba
Ada puluhan ribu domba milik keluarga Alexander tersebar di
area ini. Terkadang bahkan satu area bagaikan tertutup titik titik putih yaitu
domba yang berkeliaran dimana mana. Jika kita ingat ungkapan untuk menghitung
domba sebelum tidur, hal itu tidak bisa dilakukan disini. Selain itu, andapun
tidak akan berpikir untuk menutup mata jika melihat landscape yang begitu indah
seperti ini.
Jalan masuk ke area Hobbiton
@marischkaprue -never think of counting sheeps even before
sleeping
Masih ingat cerita saya tentang rumah Bilbo Baggins di
Hobbiton? Jika rumah rumah kecil nan indah milik para hobbit itu tidak
sepenuhnya asli karena saat anda masuk ke dalam pintu, bukan bagian interior
rumah yang akan anda temui. Hobbiton adalah set film Lord Of The Rings, The Hobbit,
maka meski eksterior rumah semuanya dibuat dari material asli, lain lagi dengan
bagian dalam rumah.
Namun saya tidak kecewa sama sekali, melihat eksterior rumah
para hobbit pun sudah sungguh mempesona dan justru saya dibuat terkaget kaget
dengan satu hal lain, salah satu bagian dari
scene Lord Of The Rings yang benar benar ada di dunia nyata, dengan detail
yang luar biasa.
Bangunan Green Dragon Pub dari luar, persis seperti di film Lord Of The Rings
Detail bagian dalam Pub, sangat "Middle Earth"
Hanya berjarak lima menit berjalan kaki dari rumah rumah
mungil para hobbit, saya melewati danau dan melihat salah satu bagian dari
scene Lord Of The Rings, The Green Dragon
Pub. Ingat saat Frodo Baggins, Sam Gamgee, Meriadoc Brandybuck dan Peregrin
Took menikmati suasana di Green Dragon
Pub? Saya benar benar berdiri di depan Green Dragon Pub, lengkap dengan
rumah kecil, kincir air, jembatan batu dan bangunan utama, pub yang persis
seperti di film. Saya seakan akan berdiri di depan film tiga dimensi. Ah,
mungkin lebih tepat jika dikatakan saya seakan akan ditarik ke dalam layar
televisi, masuk ke dunia tempat tinggal Frodo dan Bilbo Baggins.
Pub yang di scene
film jadi tempat berkumpul para hobbit kini jadi bangunan nyata. Saya
menyeberangi jembatan sambil terus berkata "Wow" tanpa mengatur
volume suara, saya terlalu antusias. Dan ternyata momen "Wow" ini
masih terus berlanjut. Interior Green Dragon Pub bagaikan kembali membawa saya
ke dalam scene film Lord Of The Rings.
Pintu bulat, bangku bangku klasik dari kayu, bagian bar dengan gentong gentong
besar, hingga jubah jubah coklat tua yang biasa dipakai penghuni Middle Earth.
Tidak cukup sampai disitu, saya melihat koin di lantai dan
hendak mengambilnya. Ternyata koin itu adalah koin dengan tulisan khas Lord Of
The Rings yang ditempel di lantai Green
Dragon Pub. "This is a lot of
work," jelas Henry Horne, sales manager Hobbiton Movie Set Tours, menceritakan
bagaimana sulitnya mereplikasi scene menjadi interior asli.
Tulisan tulisan klasik yang menjadi detail di Green Dragon
Jaket jaket tua ini "ditempel" di gantungan untuk memberi kesan klasik
Makanan ala Hobbit
Mungkin anda berpikir bangunan ini
betul betul set film. Namun, sebagian besar set film yang dibangun di padang
hijau Matamata, New Zealand ini hanya bagian eksteriornya saja, tidak
sepenuhnya bangunan utuh dengan kamar kamar seperti di film.
Green Dragon dibangun dari awal set
film. Keluarga Alexander, pemilik lahan tempat set Shire, salah satu lokasi film yang mendunia tersebut, berupaya
mereplikasi apa yang tampak di film menjadi nyata. Mencari setiap detail dan
membuatnya dalam bentuk yang persis seperti gambaran Green Dragon Pub di film.
Disini bahkan anda bisa memesan minuman
para hobbit seperti Sackville Cider, Oak Barton Ale and Southfathing Ginger
Ale. Sayapun mencoba kue khas para hobbit, seed
cake yang rasanya membuat saya ingin tersenyum dan tertawa bersama Frodo
Baggins.
Di meja sajian khas dunia Lord Of The Rings tertata indah. Saya
berupaya mengambil gambar sambil menggeser jauh salah satu mangkuk berisi
mentega dengan kemasan kotak dan label merk. "This is too modern, I want all Middle Earth feelings," ujar
saya. Henry tertawa sambil meminta salah satu pekerjanya membawakan seed cake.
Saya makan banyak malam itu di Green Dragon Pub. Well, I've never seen a hobbit, or dwarf or anyone from Middle Earth
having a diet, not on this place, not when you're too happy being a hobbit in
Hobbiton.
@marischkaprue - Eat like a dwarf, run like an elf, laugh like Gandalf.
Harga tour Hobbiton movie set dari Shires Rest: 75 NZD (New Zealand
Dollar) untuk dewasa, 37,5 NZD (10-14 tahun) dan 10 NZD untuk anak anak
umur 5-9 tahun. Cek paket paket lain disini.
Cek harga penerbangan ke New Zealand melalui situs pencarian penerbangan seperti Wego untuk mendapatkan harga termurah.
"No, thank you. We don't want any more visitors, well-wishers, or
distant relations." - Bilbo Baggins
People
say what you don't want the most, if you're saying it over and over again, it
will come. Itu yang terjadi pada Bilbo Baggins,
walaupun tokoh Bilbo Baggins hanyalah karakter di film yang sangat mendunia,
Lord Of The Rings.
Peoplesaywhatyou don't wantthemost, if you'resayingitover and overagain,itwill come. That's whathappens toBilboBaggins, even though he was only a character in a very famous movie series,Lord OfTheRings.
Saya ingat perkataan Bilbo di atas saat
tiba tiba rumahnya didatangi terus menerus. Dan kini, Bilbo pun harus
menghadapi kenyataan akan terus bertambahnya "visitors" ke rumah indahnya di Shire, lokasi berdiamnya para Hobbit.
Iremember those words Bilbo said inhis housewhensuddenly a lot of dwarf visited him continuously.Andnow,Bilbomustface the realitythat more and more visitors will come to his beautiful house in Shire, where hobbits stays.
Saya asumsikan anda semua yang membaca
ini sudah menonton film Lord Of The Rings. Jika belum, larilah ke toko dvd terdekat untuk menikmati film
berdurasi panjang tersebut. Bukan promosi film, namun saya sangat ingin
bercerita panjang lebar tentang kampung halaman Bilbo dan Frodo Baggins karena
kini Shire ada di dunia nyata dan
bisa kita kunjungi. Turis yang antusias datang setiap harinya adalah "visitors" yang mungkin Bilbo Baggins
tidak inginkan. Namun jika melihat bentuk Shire di dunia nyata, saya
membayangkan J. R. R Tolkien tersenyum melihat kami semua tercengang di dunia
Hobbit ini.
I assumed all of you who reading this already saw theLord OfTheRings movie series. If not, well, just run tothe nearestDVDstoretoenjoythefull lengthmovie. I'm not promoting the movie but I really want to share stories about Bilbo and Frodo' s hometown since Shire is now in the real world we living in and it's possible to visit this place. Enthusiastictourists who came each dayare the"visitors"whom Bilbo Baggins may not expect. But well, if you look at how Shire is in real life, IimagineJ.R.RTolkiensmile seeing usstunnedintheHobbitworld.
Plang masuk ke area lahan milik keluarga Alexander.
View Hobbiton dari bukit
Bahkan terdapat "handuk" yang digantung di pagar, seakan ada kehidupan di Hobbiton
Kontur padang rumput hijau berlekuk lekuk di daerah
Matamata, sekitar dua setengah jam berkendara dari pusat Kota Auckland, New
Zealand kini menjadi daerah turis yang terkenal. "Peter Jackson feels like this is a terrific place to built the village,"
ujar Henry Horne, sales manager Hobbiton Movie Set Tours, menceritakan
bagaimana daerah peternakan milik Keluarga Alexander kemudian berubah menjadi
rumah para Hobbit yang dikenal dengan
nama "Hobbiton."
Greenmeadowwith groovedcontourin theMatamataarea, abouttwo and a halfhourdrive fromdowntownAuckland, NewZealandis now apopular touristarea."PeterJacksonfeels likethisis a terrificplace tobuiltthevillage," saidHenryHorne,sales manager of HobbitonMovie SetTours, tellsme how thefamily-ownedfarmsAlexanderlater becamethe homeof theHobbits which later known as"Hobbiton."
Saya memasuki gerbang diantar Henry berkendara keliling
sebagian wilayah milik Keluarga Alexander itu. Kami berhenti di salah satu sisi
padang hijau dan berjalan menuju semacam gerbang masuk desa. Yang saya lihat
setelah saya menyusuri jalan kecil kemudian bagaikan flash back scene di Lord Of
The Rings.
Henry drove me around Alexander's farm area. We stopped at of thegreenmeadowandwalked towardsthe entrance tothe village. What I seeafterI walked in islike aflash backsceneinLord OfTheRings on my mind.
Saat menjelang sore adalah salah satu waktu terbaik disini
Kebun di Hobbiton dengan semua tanaman asli
Saya ingat Gandalf tiba di Shire, berjalan melewati rumah rumah yang seakan tertanam di padang
hijau. Dan kini pemandangan ini benar benar ada di depan mata saya sendiri,
rumah rumah hobbit dengan pintu
bulat, lengkap dengan tanaman bunga, buah, semua detail kecil dari apa yang
saya saksikan di film Lord Of The Rings.
IrememberGandalfarrivedin the Shire, walked throughthoseseems like a planted house in green meadow.Andnow,this sceneactuallyright there infront ofmyowneyes, hobbithouseswithrounddoors, completewithflowers,fruit, all the little detailsofwhat I sawintheLord OfTheRings movies.
"Everything in
this place is real, no fake flowers, this fruits are even real," jelas
Henry pada saya sambil membiarkan saya memegang buah labu yang ada di depan
rumah para hobbit untuk menyadari bahwa memang semua detail ini asli.
"Everythinginthis placeis real, nofakeflowers, thisfruitsareevenreal," Henry told mewhile lettingmeholdinga pumpkinin front of thehomeof the hobbitstorealizethatindeedallthedetails are real.
Saya dan Ferry di depan rumah hobbit
View dari dalam rumah Bilbo Baggins
Jalan setapak
Saya melewati jalan yang dilewati Gandalf di film The Hobbit :)
Butuh proses panjang hingga set film Lord Of The Rings ini benar benar bisa didatangi turis. Kontrak
pertama antara Peter Jackson dan Keluarga Alexander adalah membuat set dan
kemudian dihancurkan. Namun melalui negosiasi panjang, Keluarga Alexander
berhasil meyakinkan Hollywood untuk membiarkan sebagian setnya menjadi atraksi
turis.
It took alongprocesstobring Lord of The Rings movie set into a place tourists cpuld visit. The firstagreementbetweenPeterJacksonandAlexander familyismakinga setandthen destroyed it. Butthroughlong negotiations, Alexander family managed to convinceHollywoodtolet most of its set to becametourist attractions.
Hasilnya, setiap hari bus bus berdatangan, membawa turis
yang antusias mendatangi rumah Bilbo Baggins setiap harinya. Kini, Bilbo harus
pasrah dengan banyaknya "visitors"
yang ingin menikmati rumah cantiknya di Shire.
As a result,everydaybuses arrive in Hobbiton, brings a lot of enthusiastictouriststo visit Bilbo Baggin's house.Now, Bilbocan't do anything about the number of"visitors" whowant toenjoy hisbeautifulhomein theShire.
Saya akan membiarkan anda menikmati foto foto yang ada,
sebelum kembali bercerita tentang keindahan dan keunikan Hobbiton. Mungkin,
seperti film Lord Of The Rings, akan banyak sekuel sekuel cerita saya dari Shire in the real life. Iwill letyouenjoythephotos fromthere, beforere-tells the story ofthe beautyanduniqueness ofHobbiton. Perhaps, likeLord OfTheRingsfilms, there will bea lot ofsequel of my story from Shireinthereallife.
@marischkaprue - knocking
on Bilbo Baggins house to have some seed cake.
Harga tour Hobbiton movie set dari Shires Rest: 75 NZD (New Zealand Dollar) untuk dewasa, 37,5 NZD (10-14 tahun) dan 10 NZD untuk anak anak umur 5-9 tahun. Cek paket paket lain disini.
Cek harga penerbangan ke New Zealand melalui situs pencarian penerbangan seperti Wego untuk mendapatkan harga termurah.
Hello, again, thanks for reading, thanks for visiting and I hope you have fun reading and hopefully will have lots of travel experiences :D I had fun in Hobbiton, really a dream came true for those who loves The Lord Of The Rings and The Hobbit. So, here's a quiz again! Here's the question.. tadaaa...
If you're in Hobbiton, alone, in the night and the only hobbit hole with lights on is Bilbo Baggins' house, what will you say to him to convince him letting you stay a night or two in his house? :D
Dua jawaban yang seru bakal dapet oleh oleh dari New Zealand, plus hand cream dari L'occitane, because being in a cold weather always makes your skin dry.
Jangan lupa tulis nama & twitter account juga di bagian komen karna pemenang akan dihubungi via twitter. Also, this quiz only for those living in Indonesia since I don't have budget to send the gift to Africa haha
Pemenang akan diumumkan pada pertengahan Agustus 2013. Good luck knocking on Bilbo Baggins door!
UPDATE
Okay, sorry for the super late winner announcement. It's been quite hectic months and it is a good thing. So the winner is.. @tantisetyo and @dztdz congrats and wait for the direct messages on twitter ^^