Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Matamata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matamata. Tampilkan semua postingan

4 September 2013

, , , , ,

Hobbiton, When You Look Deeper



Saya sudah bercerita tentang Hobbiton dan betapa mempesonanya salah satu lokasi shooting film Lord Of The Rings tersebut. Namun Hobbiton bukan hanya untuk dilihat dan dinikmati sekilas saja, banyak hal dan detail menarik saat anda memperhatikan lebih jauh, lebih teliti.

I've talked about Hobbiton and how dazzling this Lord of The Rings movie set. However Hobbiton isn't only to be seen and enjoy in a glimpse, a lot of interesting thing will came up even more when you pay attention to details.

Towel on the fence, photo by Ferry Rusli

Pot and all details
Farms and gardens, photo by Ferry Rusli
Lokasi ini ditata sedemikian rupa sehingga seakan akan hobbit masih tinggal disini, hanya saja mereka sedang pergi entah kemana. Hobbiton tidak terlihat seperti desa yang terlantar, ditinggal lama. Semua detail seakan akan menunjukkan adanya kehidupan sehari hari, mulai dari handuk yang dijemur di pagar, bunga bunga yang tumbuh segar (dan semuanya asli), labu dan berbagai buah di depan rumah, gerobak di sisi jalan, kebun yang masih tampak setengah digarap, semua menunjukkan "aktivitas hobbit" yang seakan masih ada.

This location is laid out in such a way that somehow seemed like that the hobbits are still trully living here, but they might seems like going somewhere. Hobbiton village does not look like abandoned place. All details indicates the presence of their daily livesfrom towel on the fence, fresh flowers (and everything is real), variety of fruit in front of the house, wagon on the side of the road, the garden still looked half tilled, all show "activities" that seemed still exist.

View from Bilbo Baggins house
One of the hobbit hole with the details, look at the curtain!
Inside Bilbo Baggins house, yes it is only a movie set
The detail make the set seems so real, view from one of the hobbit hole
Juga, jika anda beruntung anda mungkin diizinkan untuk sedikit mengintip ke dalam rumah hobbit disini. Well, I got lucky, walaupun apa yang ada di dalam berbeda dari apa yang kita bayangkan. Bagaimanapun juga, Hobbiton is a charm, hingga sekarang saat saya melihat foto foto lokasi ini masih selalu tampak surreal karena keindahan dan keunikannya.

Also, if you are lucky you may be allowed for a little peek into the hobbit house here. Well, I got lucky, though what is inside is different from what we might imagine. However, Hobbiton is a charm, until today when I saw photos from this location, it still always seems surreal due to its beauty and uniqueness. 
Even though its not so real inside, who doesn't love the view here? :)
All seems so real
Overhill or Bagshot Row?
@marischkaprue - Peeking into the Hobbit hole
NOTES:
  • Hobbiton movie set terletak di 501 Buckland Rd, Hinuera, Matamata 3472, New Zealand.
  • Perlu waktu sekitar 2,5 jam berkendara dari Auckland untuk menuju Hobbiton. Opsi transportasi dari Auckland antara lain: Intercity, Red Carpet, Magic Travellers dan Kiwi Experience.
  • Harga tour Hobbiton movie set dari Shires Rest: 75 NZD (New Zealand Dollar) untuk dewasa, 37,5 NZD (10-14 tahun) dan 10 NZD untuk anak anak umur 5-9 tahun. Cek paket paket lain disini.
  • Cek harga penerbangan ke New Zealand melalui situs pencarian penerbangan seperti Wego untuk mendapatkan harga termurah.
MORE STORIES ABOUT HOBBITON:
MORE ABOUT NEW ZEALAND:

29 April 2013

, , , , , , ,

Indahnya Matamata, New Zealand



Padang rumput hijau berbukit adalah pemandangan khas di bagian utara New Zealand. Negara Kiwi ini dikaruniai landscape yang membuat anda seperti melihat postcard terus menerus selama di perjalanan dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Matamata hanya berjarak sekitar dua setengah jam dari Auckland, kota besar di Northern Island New Zealand. Disini terdapat Hobbiton, yaitu lokasi set film Lord Of The Rings yang kini menjadi salah satu destinasi turis utama di New Zealand. Konon sutradara film Hollywood tersebut jatuh cinta dengan Matamata saat berkeliling mencari lokasi dengan perjalanan helikopter.




Coba tebak ada berapa banyak domba disitu? :)
Lokasi yang dipilih Peter Jackson adalah area peternakan seluas lima kilometer persegi milik keluarga Alexander dan saat masuk ke area ini saya langsung mengerti kenapa. Kontur perbukitan hijau dengan lembah dan pegunungan di kejauhan, pepohonan yang menghiasi beberapa area bukit serta kawanan domba dan sapi yang tersebar di seluruh area peternakan. Langit biru semakin mempercantik area hijau di dekat pegunungan Kaimai Range ini.

Titik putih itu semuanya domba


Ada puluhan ribu domba milik keluarga Alexander tersebar di area ini. Terkadang bahkan satu area bagaikan tertutup titik titik putih yaitu domba yang berkeliaran dimana mana. Jika kita ingat ungkapan untuk menghitung domba sebelum tidur, hal itu tidak bisa dilakukan disini. Selain itu, andapun tidak akan berpikir untuk menutup mata jika melihat landscape yang begitu indah seperti ini.


Jalan masuk ke area Hobbiton

@marischkaprue -  never think of counting sheeps even before sleeping

Photos by Ferry Rusli

RELATED STORIES:

24 April 2013

, , , , , , , , , ,

Menghidupkan Green Dragon Pub, Tempat Para Hobbit Berkumpul.



Masih ingat cerita saya tentang rumah Bilbo Baggins di Hobbiton? Jika rumah rumah kecil nan indah milik para hobbit itu tidak sepenuhnya asli karena saat anda masuk ke dalam pintu, bukan bagian interior rumah yang akan anda temui. Hobbiton adalah set film Lord Of The Rings, The Hobbit, maka meski eksterior rumah semuanya dibuat dari material asli, lain lagi dengan bagian dalam rumah.

Namun saya tidak kecewa sama sekali, melihat eksterior rumah para hobbit pun sudah sungguh mempesona dan justru saya dibuat terkaget kaget dengan satu hal lain, salah satu bagian dari scene Lord Of The Rings yang benar benar ada di dunia nyata, dengan detail yang luar biasa.

Bangunan Green Dragon Pub dari luar, persis seperti di film Lord Of The Rings
Detail bagian dalam Pub, sangat "Middle Earth"
Hanya berjarak lima menit berjalan kaki dari rumah rumah mungil para hobbit, saya melewati danau dan melihat salah satu bagian dari scene Lord Of The Rings, The Green Dragon Pub. Ingat saat Frodo Baggins, Sam Gamgee, Meriadoc Brandybuck dan Peregrin Took menikmati suasana di Green Dragon Pub? Saya benar benar berdiri di depan Green Dragon Pub, lengkap dengan rumah kecil, kincir air, jembatan batu dan bangunan utama, pub yang persis seperti di film. Saya seakan akan berdiri di depan film tiga dimensi. Ah, mungkin lebih tepat jika dikatakan saya seakan akan ditarik ke dalam layar televisi, masuk ke dunia tempat tinggal Frodo dan Bilbo Baggins.

Pub yang di scene film jadi tempat berkumpul para hobbit kini jadi bangunan nyata. Saya menyeberangi jembatan sambil terus berkata "Wow" tanpa mengatur volume suara, saya terlalu antusias. Dan ternyata momen "Wow" ini masih terus berlanjut. Interior Green Dragon Pub bagaikan kembali membawa saya ke dalam scene film Lord Of The Rings. Pintu bulat, bangku bangku klasik dari kayu, bagian bar dengan gentong gentong besar, hingga jubah jubah coklat tua yang biasa dipakai penghuni Middle Earth.

Tidak cukup sampai disitu, saya melihat koin di lantai dan hendak mengambilnya. Ternyata koin itu adalah koin dengan tulisan khas Lord Of The Rings yang ditempel di lantai Green Dragon Pub. "This is a lot of work," jelas Henry Horne, sales manager Hobbiton Movie Set Tours, menceritakan bagaimana sulitnya mereplikasi scene menjadi interior asli.

Tulisan tulisan klasik yang menjadi detail di Green Dragon
Jaket jaket tua ini "ditempel" di gantungan untuk memberi kesan klasik
Makanan ala Hobbit
Mungkin anda berpikir bangunan ini betul betul set film. Namun, sebagian besar set film yang dibangun di padang hijau Matamata, New Zealand ini hanya bagian eksteriornya saja, tidak sepenuhnya bangunan utuh dengan kamar kamar seperti di film.

Green Dragon dibangun dari awal set film. Keluarga Alexander, pemilik lahan tempat set Shire, salah satu lokasi film yang mendunia tersebut, berupaya mereplikasi apa yang tampak di film menjadi nyata. Mencari setiap detail dan membuatnya dalam bentuk yang persis seperti gambaran Green Dragon Pub di film.

Disini bahkan anda bisa memesan minuman para hobbit seperti Sackville Cider, Oak Barton Ale and Southfathing Ginger Ale. Sayapun mencoba kue khas para hobbit, seed cake yang rasanya membuat saya ingin tersenyum dan tertawa bersama Frodo Baggins.

Di meja sajian khas dunia Lord Of The Rings tertata indah. Saya berupaya mengambil gambar sambil menggeser jauh salah satu mangkuk berisi mentega dengan kemasan kotak dan label merk. "This is too modern, I want all Middle Earth feelings," ujar saya. Henry tertawa sambil meminta salah satu pekerjanya membawakan seed cake. Saya makan banyak malam itu di Green Dragon Pub. Well, I've never seen a hobbit, or dwarf or anyone from Middle Earth having a diet, not on this place, not when you're too happy being a hobbit in Hobbiton.

@marischkaprue - Eat like a dwarf, run like an elf, laugh like Gandalf.

Photos by Ferry Rusli

As published on Wego Indonesia

NOTES:

  • Hobbiton movie set terletak di 501 Buckland Rd, Hinuera, Matamata 3472, New Zealand.
  • Perlu waktu sekitar 2,5 jam berkendara dari Auckland untuk menuju Hobbiton. Opsi transportasi dari Auckland antara lain: Intercity, Red Carpet, Magic Travellers dan Kiwi Experience.
  • Harga tour Hobbiton movie set dari Shires Rest: 75 NZD (New Zealand Dollar) untuk dewasa, 37,5 NZD (10-14 tahun) dan 10 NZD untuk anak anak umur 5-9 tahun. Cek paket paket lain disini.
  • Cek harga penerbangan ke New Zealand melalui situs pencarian penerbangan seperti Wego untuk mendapatkan harga termurah. 
RELATED STORIES:

23 April 2013

, , , , , , , , , , , , ,

Mengunjungi Rumah Bilbo Baggins



"No, thank you. We don't want any more visitors, well-wishers, or distant relations." - Bilbo Baggins


People say what you don't want the most, if you're saying it over and over again, it will come. Itu yang terjadi pada Bilbo Baggins, walaupun tokoh Bilbo Baggins hanyalah karakter di film yang sangat mendunia, Lord Of The Rings.

People say what you don't want the most, if you're saying it over and over again, it will come. That's what happens to Bilbo Baggins, even though he was only a character in a very famous movie series, Lord Of The Rings.

Saya ingat perkataan Bilbo di atas saat tiba tiba rumahnya didatangi terus menerus. Dan kini, Bilbo pun harus menghadapi kenyataan akan terus bertambahnya "visitors" ke rumah indahnya di Shire, lokasi berdiamnya para Hobbit.

I remember those words Bilbo said in his house when suddenly a lot of dwarf visited him continuously. And now, Bilbo must face the reality that more and more visitors will come to his beautiful house in Shire, where hobbits stays. 

Saya asumsikan anda semua yang membaca ini sudah menonton film Lord Of The Rings. Jika belum, larilah ke toko dvd terdekat untuk menikmati film berdurasi panjang tersebut. Bukan promosi film, namun saya sangat ingin bercerita panjang lebar tentang kampung halaman Bilbo dan Frodo Baggins karena kini Shire ada di dunia nyata dan bisa kita kunjungi. Turis yang antusias datang setiap harinya adalah "visitors" yang mungkin Bilbo Baggins tidak inginkan. Namun jika melihat bentuk Shire di dunia nyata, saya membayangkan J. R. R Tolkien tersenyum melihat kami semua tercengang di dunia Hobbit ini.

I assumed all of you who reading this already saw the Lord Of The Rings movie series. If not, well, just run to the nearest DVD store to enjoy the full length movie. I'm not promoting the movie but I really want to share stories about Bilbo and Frodo' s hometown since Shire is now in the real world we living in and it's possible to visit this place. Enthusiastic tourists who came each day are the "visitors" whom Bilbo Baggins may not expect. But well, if you look at how Shire is in real lifeI imagine J. R. R Tolkien smile seeing us stunned in the Hobbit world.

Plang masuk ke area lahan milik keluarga Alexander.
View Hobbiton dari bukit
Bahkan terdapat "handuk" yang digantung di pagar, seakan ada kehidupan di Hobbiton
Kontur padang rumput hijau berlekuk lekuk di daerah Matamata, sekitar dua setengah jam berkendara dari pusat Kota Auckland, New Zealand kini menjadi daerah turis yang terkenal. "Peter Jackson feels like this is a terrific place to built the village," ujar Henry Horne, sales manager Hobbiton Movie Set Tours, menceritakan bagaimana daerah peternakan milik Keluarga Alexander kemudian berubah menjadi rumah para Hobbit yang dikenal dengan nama "Hobbiton."

Green meadow with grooved contour in the Matamata area, about two and a half hour drive from downtown Auckland, New Zealand is now a popular tourist area. "Peter Jackson feels like this is a terrific place to built the village," said Henry Horne, sales manager of Hobbiton Movie Set Tours, tells me how the family-owned farms Alexander later became the home of the Hobbits which later known as "Hobbiton."

Saya memasuki gerbang diantar Henry berkendara keliling sebagian wilayah milik Keluarga Alexander itu. Kami berhenti di salah satu sisi padang hijau dan berjalan menuju semacam gerbang masuk desa. Yang saya lihat setelah saya menyusuri jalan kecil kemudian bagaikan flash back scene di Lord Of The Rings.

Henry drove me around Alexander's farm area. We stopped at of the green meadow and walked towards the entrance to the village. What I see after I walked in is like a flash back scene in Lord Of The Rings on my mind. 

Saat menjelang sore adalah salah satu waktu terbaik disini

Kebun di Hobbiton dengan semua tanaman asli

Saya ingat Gandalf tiba di Shire, berjalan melewati rumah rumah yang seakan tertanam di padang hijau. Dan kini pemandangan ini benar benar ada di depan mata saya sendiri, rumah rumah hobbit dengan pintu bulat, lengkap dengan tanaman bunga, buah, semua detail kecil dari apa yang saya saksikan di film Lord Of The Rings.

I remember Gandalf arrived in the Shire, walked through those seems like a planted house in green meadow. And now, this scene actually right there in front of my own eyes, hobbit houses with round doors, complete with flowers, fruit, all the little details of what I saw in the Lord Of The Rings movies.

"Everything in this place is real, no fake flowers, this fruits are even real," jelas Henry pada saya sambil membiarkan saya memegang buah labu yang ada di depan rumah para hobbit untuk menyadari bahwa memang semua detail ini asli.

"Everything in this place is real, no fake flowers, this fruits are even real," Henry told me while letting me holding a pumpkin in front of the home of the hobbits to realize that indeed all the details are real.

Saya dan Ferry di depan rumah hobbit 
View dari dalam rumah Bilbo Baggins
Jalan setapak
Saya melewati jalan yang dilewati Gandalf di film The Hobbit :)
Butuh proses panjang hingga set film Lord Of The Rings ini benar benar bisa didatangi turis. Kontrak pertama antara Peter Jackson dan Keluarga Alexander adalah membuat set dan kemudian dihancurkan. Namun melalui negosiasi panjang, Keluarga Alexander berhasil meyakinkan Hollywood untuk membiarkan sebagian setnya menjadi atraksi turis.

It took a long process to bring Lord of The Rings movie set into a place tourists cpuld visit. The first agreement between Peter Jackson and Alexander family is making a set and then destroyed it. But through long negotiations, Alexander family managed to convince Hollywood to let most of its set to became tourist attractions.

Hasilnya, setiap hari bus bus berdatangan, membawa turis yang antusias mendatangi rumah Bilbo Baggins setiap harinya. Kini, Bilbo harus pasrah dengan banyaknya "visitors" yang ingin menikmati rumah cantiknya di Shire.

As a result, every day buses arrive in Hobbiton, brings a lot of enthusiastic tourists to visit Bilbo Baggin's house. Now, Bilbo can't do anything about the number of "visitors" who want to enjoy his beautiful home in the Shire.

Saya akan membiarkan anda menikmati foto foto yang ada, sebelum kembali bercerita tentang keindahan dan keunikan Hobbiton. Mungkin, seperti film Lord Of The Rings, akan banyak sekuel sekuel cerita saya dari Shire in the real life.
 
I will let you enjoy the photos from there, before re-tells the story of the beauty and uniqueness of Hobbiton. Perhaps, like Lord Of The Rings films, there will be a lot of sequel of my story from Shire in the real life.
  

@marischkaprue - knocking on Bilbo Baggins house to have some seed cake.

Photos by Ferry Rusli

As published on Wego Indonesia 

Enjoy the video from Hobbiton, took this video while walking around Hobbiton:


NOTES:
  • Hobbiton movie set terletak di 501 Buckland Rd, Hinuera, Matamata 3472, New Zealand.
  • Perlu waktu sekitar 2,5 jam berkendara dari Auckland untuk menuju Hobbiton. Opsi transportasi dari Auckland antara lain: Intercity, Red Carpet, Magic Travellers dan Kiwi Experience.
  • Harga tour Hobbiton movie set dari Shires Rest: 75 NZD (New Zealand Dollar) untuk dewasa, 37,5 NZD (10-14 tahun) dan 10 NZD untuk anak anak umur 5-9 tahun. Cek paket paket lain disini.
  • Cek harga penerbangan ke New Zealand melalui situs pencarian penerbangan seperti Wego untuk mendapatkan harga termurah. 
RELATED STORIES:
GIVEAWAYS AGAIN!! :)

Hello, again, thanks for reading, thanks for visiting and I hope you have fun reading and hopefully will have lots of travel experiences :D

I had fun in Hobbiton, really a dream came true for those who loves The Lord Of The Rings and The Hobbit. So, here's a quiz again! Here's the question.. tadaaa...

If you're in Hobbiton, alone, in the night and the only hobbit hole with lights on is Bilbo Baggins' house, what will you say to him to convince him letting you stay a night or two in his house? :D

Dua jawaban yang seru bakal dapet oleh oleh dari New Zealand, plus hand cream dari L'occitane, because being in a cold weather always makes your skin dry.



Jangan lupa tulis nama & twitter account juga di bagian komen karna pemenang akan dihubungi via twitter. Also, this quiz only for those living in Indonesia since I don't have budget to send the gift to Africa haha

Pemenang akan diumumkan pada pertengahan Agustus 2013. Good luck knocking on Bilbo Baggins door!

UPDATE

Okay, sorry for the super late winner announcement. It's been quite hectic months and it is a good thing. So the winner is.. @tantisetyo and @dztdz congrats and wait for the direct messages on twitter ^^