Kamis, 06 Desember 2012

Alun Alun Suryakencana, Surga Edelweiss


 
Edelweiss, Edelweiss Every morning you greet me.
Small and white, clean and bright.
You look happy to meet me..

I remember singing that song when I was a child, tanpa pernah melihat langsung edelweiss yang asli. Teman saya pernah membawakan edelweiss usai perjalanannya naik gunung (ini jangan diikuti ya, karena sebenarnya tidak boleh mengambil apapun di gunung), tapi melihat edelweiss langsung belum pernah, hingga saya pergi ke Gunung Gede.

Pemandangan saat menuju puncak Gede
Ingat cerita saya tentang Perjalanan ke puncak dan keindahan suasana di puncak Gede?  Hmm, keindahan itu masih berlanjut dan masih luar biasa.

Saya dan teman teman ada di puncak sekitar dua jam, kami foto foto, istirahat, makan nasi bungkus yang dijual di puncak, yes! di puncak ada lho yang jualan nasi bungkus, harganya 5 ribu pula! Tidak terbayang capai capai ke puncak lalu makanannya itu hanya dijual 5 ribu, kalaupun mas mas nya menjual 20 - 30 ribu masih saya beli, mengingat perjuangannya ke atas.


Loncat loncat di puncak Gede :)
Nah, dari puncak saya kembali turun, lewat rute yang berbeda. Melewati pepohonan dan bebatuan. Turun ini jauh lebih mudah dan cepat, tapi mesti hati hati kalau terpeleset dan menyeruduk batu bukan cuma lecet ceritanya.

Singkat cerita, kami sampai di area padang yang luas, diapit dua bukit. Sampai di lokasi saya langsung bilang Wow! (tapi tidak pakai koprol ya), luar biasa, benar benar indah banget.

Edelweiss memenuhi sisi sisi Alun alun Suryakencana


Padang di Alun alun tampak surreal sangking indahnya :)

Alun alun Suryakencana adalah padang seluas 50 hektar yang ada di ketinggian 2.750 m di atas permukaan laut, makanya di padang ini banyak bunga edelweiss. Jangan bayangkan bunga edelweis itu bunga biasa yang kecil kecil, tanaman edelweiss itu besar, bisa lebih tinggi dari orang, dan pastinya indah banget :)

Tenda kami di sisi alun alun Suryakencana
Di Alun alun Suryakencana kami mendirikan tenda. Saran saya, bangun tenda di area pinggir, karena kalau di area tengah lebih dingin karena angin melewati dua bukit sehingga sangat terasa aliran angin di tengah.



Bentangan padang dengan rumput kekuningan
Penuh edelweiss
Oya, di area Alun alun Suryakencana tidak ada wc, jadi kalau mau menuntaskan panggilan alam, edelweiss sangat membantu, karena banyak yang menyelesaikan perut mules dengan bersembunyi di tengah tengah edelweiss yang besar dan tinggi tinggi.

Hmm, mungkin juga karena itu edelweissnya subur subur hihi. Kalau berjalan di area itu mesti lihat lihat ke bawah jangan sampai menginjak "ranjau" tapi biasanya ditutupi tissue jadi anda sudah bisa lihat posisi ranjau. Haha kenapa jadi banyak ngomongin ini ya, merusak konten keindahan Alun alun Suryakencana.

Di luar masalah wc dan sampah, alun alun Suryakencana ini indahnya luar biasa. Saya membayangkan seandainya bawa dress panjang yang keren, terus foto foto di area ini pasti bakal seperti foto foto di majalah hihi.

My footsteps
Satu hal lagi, area Alun alun Suryakencana kalau sudah malam dinginnya pol, jadi siapkan baju dan peralatan untuk berperang dengan suhu dingin. Saya ingat sulit tidur karena kedinginan padahal sudah pakai jaket tebal, kaus kaki berlapis dan segala macam.

Pagi hari kami sempat mengecek suhu, ternyata sampai minus dua derajat celcius, pantas saja dinginnya luar biasa.


Laras, saya dan Fani di tengah edelweiss
Oya, satu lagi, malam hari biasanya kita pasang senter, nah coba senternya dimatikan sebentar dan lihat ke atas. Saya sampai melongo lihat bintang begitu banyak, langit dipenuhi bintang, romantis banget, sayangnya tidak sama jodoh kesana hihi.

Alun alun Suryakencana ini ada di area Taman Nasional Gede Pangrango, di wilayah tiga kabupaten yaitu Bogor, Cianjur dan Sukabumi, jadi dekat dari Jakarta dan bisa diakses saat weekend bagi anda yang kerja kantoran dan sulit ambil cuti libur.


Pengalaman yang seru banget!
Di perjalanan pulang, baterai kamera sudah habis jadi foto pake hp :)
Kalau kesini dijamin capenya ilang dan worth the effort, hasil foto foto juga pasti keren. Jadi next time, daripada nongkrong di mall menghabiskan seratus ribu untuk segelas martini, cobain deh naik gunung, sekali saja dan anda tentukan sendiri apakah ketagihan atau menyesal :)

@marischkaprue - her journey is like counting stars, endless.

Notes:
  • Kalau mau trip ke Gunung Gede biasanya penyedia jasanya sudah buat paket, misalnya sekian per orang, tergantung lama hari dan berapa banyak orang, makin rame rame makin murah pastinya.
  • Detail biaya bisa tanya ke Kang Emon di 081289485491/ 085723205179, jangan takut ngga kuat trekking karena ada bantuan porter :)

12 komentar:

Giovandy mengatakan...

asik,keren banget mbak..

marischkaprudence mengatakan...

thanks ☺

cumi mengatakan...

juara poto2 nya, jadi pingin nanjak ke surken nich

Fahmi mengatakan...

mbak, edelweisnya kece tuh hahahaa, :D jadi kangen naek gunung nih :D

ronnyw mengatakan...

he3... betul skali, di mal cm beberapa jam aj ratusan ribu, sy k lokalisasi air terjun di bogor cuma abis 100rb lebih puas seharian :D

dendriy mengatakan...

nice trip, i miss surya kencana stars in night.

endah purwanti mengatakan...

Menakjubkan...ini semua di indonesia, bumi kita

Anonim mengatakan...

rencana mau ke puncak mana lagi nie mbak??

Anonim mengatakan...

iri deh lihat caramu menikmati hidup, menggauli alam. kalian memang perempuan lembut nan perkasa ! (jack_kamar)

Mifta Kharimah mengatakan...

mudah2an suatu saat ketemu pas tracking kak :D

imola mengatakan...

nice photos...and the landscape very wonderful

Christian Natalegawa mengatakan...

So amazing !