Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Hakone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hakone. Tampilkan semua postingan

6 April 2018

, , , , , , ,

ART X NATURE IN HAKONE OPEN AIR MUSEUM



Even if you're not a "museum person," you'll love this museum located in Hakone beautiful landscape because it's an outdoor museum!
Jika kita mendengar kata museum, maka yang terbayang adalah bangunan dengan karya-karya seni di dalam ruangan dan penjelasan mengenai karya seni yang terkadang.. membosankan. Oh well, can't blame that since not everyone are into artworks :)

Tapi, di Hakone Open-Air Museum kita dapat menikmati karya seni sambil berjalan kaki melewati jalanan setapak, kontur perbukitan dan pepohonan yang rindang serta sambil menikmati landscape dan gunung di Hakone.





Sesuai namanya, museum ini mengusung konsep outdoor, jadi karya-karya seni yang ditampilkan di sini menyatu dengan sekeliling, mulai dari patung yang ada di tengah taman Round Plaza, "bubble playground" Curved Space, bandul besar di tengah dua pohon tinggi yang akan membuat kita mendongak untuk melihatnya, Woods of Net yang jadi area bermain anak-anak yang sangat artistik, dan masih banyak lagi.


Berjalan kaki di Hakone Open Air Museum seperti never-ending show, kita terus terpesona dengan karya-karya seni yang begitu menarik dan menyatu dengan lokasi karya seni tersebut dan berbagai bangunan yang juga menjadi karya seni arsitektur yang sangat menarik seperti Symphonic Sculpture yang berbentuk menara dengan tangga melingkar yang sangat indah dilihat dari dalam menara karena cahaya yang masuk dari pola kaca patri yang memenuhi bangunan.






Also, the star of the Museum is the Picasso Pavilion di mana terdapat setidaknya 300 karya Picasso, the Maestro, dalam bentuk lukisan, patung, karya keramik hingga sketsa yang dibuat Picasso semasa hidup. Picasso Pavilion menjadi satu-satunya lokasi display karya yang dibuat indoor di Hakone Open Air Museum. Di Picasso Pavilion, kita juga tidak diperbolehkan mengambil gambar, jadi nikmati semua karya Picasso tanpa distraksi ya :)

Usai dari area Picasso Pavilion, kita dapat meneruskan berjalan kaki dan bersantai di area cafe dengan pemandangan pepohonan yang saat kami datang masih didominasi warna kecoklatan. Ada juga area foot onsen, untuk merendam kaki sambil menikmati pemandangan.


 



 
Hakone Open Air Museum benar-benar menyenangkan, I would suggest to spend the whole day here to enjoy the artwork, the surrounding, the atmosphere dan menikmati hari dikelilingi karya-karya luar biasa dari seniman manca negara. When art collide with nature, it surely amazing!

@marischkaprue - graduate from art but end up spending time with nature more :))
NOTES

HAKONE OPEN AIR MUSEUM
1121 Ninotaira, Hakone Ashigarashimo District
Kanagawa Prefecture 250-0407
Japan

OPENING HOURS 
9 AM - 5 PM 
(OPEN EVERY DAY) 

ADMISSION FEE
Adult 1600 Yen 
With Hakone Freepas: 1400 Yen 

GETTING THERE 
NEAREST STATION: 
Chokokunomori Station 

From Hakone-Yumoto Station: 
Dengan Hakone Tozan Railways ke Chokokunomori sekitar 30 menit, biaya 400 Yen atau gratis dengan Hakone Freepass

ABOUT HAKONE FREEPASS

Harga: 5.140 Yen, berlaku 2 hari dan dapat digunakan untuk berbagai hal, mulai dari transportasi dari Shinjuku, hingga untuk menggunakan Odakyu Romancecar menuju Hakone (hanya tinggal menambah 1,090 Yen saja). Hakone Freepas juga dapat digunakan untuk menikmati berbagai atraksi di Hakone atau untuk mendapatkan diskon di berbagai tempat di Hakone.
****

10 Maret 2018

, , , , , , , , , ,

REASONS WHY YOU SHOULD PUT HAKONE ON YOUR JAPAN BUCKET LIST



Gunung Fuji memang jadi icon-nya Jepang dan salah satu tempat terbaik untuk menikmati Gunung Fuji adalah akses dari kota pegunungan yang berjarak sekitar 80 menit naik kereta dari Shinjuku, Tokyo, yaitu Hakone. Namun Hakone tidak hanya menawarkan pengalaman menikmati Gunung Fuji, ada begitu banyak spot-spot cantik dan menarik, area-area yang menyenangkan dan atraksi yang membuat Hakone (bagi saya) wajib masuk dalam TO-VISIT-LIST in Japan.

WHY? Let's see

NEAR TOKYO

Jarak hampir dua jam naik kereta mungkin membuat Hakone terasa jauh, namun trip ini bisa kita lakukan tanpa naik Shinkansen, yang berarti biaya menuju Hakone lebih ramah untuk kantong. Ada beberapa opsi untuk menuju Hakone dari Shinjuku, Tokyo dengan Odakyu Line yang menghubungkan Tokyo dengan area ke arah Barat Daya Tokyo, termasuk Hakone. Salah satu opsi adalah dengan menggunakan Odakyu Limited Express Romance Car, kita dapat pergi langsung dari Shinjuku dengan estimasi waktu sekitar 80 menit. Romance Car ini memiliki jendela lebih besar untuk menikmati pemandangan (termasuk view Gunung Fuji), dan kursi pada Romance Car ini juga dapat kita pilih (booking) terlebih dahulu sehingga lebih nyaman untuk perjalanan.

FREEPASS

Yes, saya pun baru tahu tentang Hakone Freepass ini pada trip terakhir saya ke Hakone (saya pernah ke Hakone sekitar 3 tahun lalu, namun hanya sebentar saja). Nah, Freepass ini harganya 5.140 yen yang berlaku 2 hari (tambah 500 yen bisa membeli pass untuk 3 hari ) dan dapat digunakan untuk berbagai hal mulai dari transportasi bolak-balik dari Shinjuku-Hakone, serta 8 jenis transportasi yang bisa digunakan sepuasnya di area Hakone. Dari Shinjuku ke Hakone menggunakan Odakyu Romance Car kita hanya perlu menambah 890 yen (per Maret 2018 akan menjadi 1.090 yen) saja untuk mendapatkan seat). Selain itu, Hakone Freepass dapat digunakan untuk masuk dan menikmati berbagai atraksi di Hakone seperti Pirates Cruise, bus, cable car hingga ropeway, jadi selama dua hari kita dapat menikmati berbagai aktivitas dengan Freepass yang ada.

SO WHERE SHOULD I GO?

LAKE ASHI

Danau yang jadi simbolnya Hakone ini sangat menyenangkan dengan pemandangan hijau di sekeliling. Saat cuaca cerah, kita juga dapat menikmati pemandangan Gunung Fuji sebagai background Danau Ashi.

TO DO IN LAKE ASHI:

ENJOY PIRATES CRUISE

Nikmati pemandangan Lake Ashi selama kurang lebih 40 menit Sightseeing Cruise dengan kapal unik yang jadi khasnya Hakone dan Danau Ashi. It's really nice during sunny day, saya dan teman-teman nongkrong di bagian atas kapal dan sampai lupa untuk kembali ke tempat duduk hingga cruise berakhir.


CHILL IN BAKERY & TABLE HAKONE

Cafe/ Restaurant ini terletak persis di depan Danau Ashi, hanya berjalan kaki 5 menit kurang dari bus stop Hakonemachi-ko. Di area depan ada tempat duduk dengan area rendam kaki untuk menikmati air panas alami dari sumber air hangat di Hakone. Namun jika ingin menikmati pemandangan Danau Ashi sambil bersantai, kita dapat naik ke lantai 2 dan memesan kopi dan roti khas Bakery & Table.


TAKE A PHOTO IN HAKONE FAMOUS TORII GATE

Torii of Peace yang merupakan bagian dari Hakone Shrine memang sangat photogenic, lokasinya persis di depan Danau Ashi, dengan platform kecil untuk berjalan ke arah laut. Torii berwarna oranye kemerahan ini kontras dengan warna danau, langit dan kehijauan di seberang danau, a picture perfect spot, surely Instagrammable ;)

ENJOY YOUR RELAXING AFTERNOON IN SALON DE THE ROSAGE Restoran di sisi Danau Ashi ini menyediakan berbagai desert dan cake menarik, jika memesan hot apple pie, mereka akan membuat bentuk-bentuk ornamen bunga mawar persis di depan kita, makes me don't wanna eat it since it's so beautiful and hard to make :))


OWAKUDANI

Next spot di Hakone adalah Owakudani, area yang terbentuk karena erupsi vulkanik di masa lampau, namun hingga kini masih terus mengeluarkan asap yang terlihat jelas sejak kita naik ropeway menuju ke Owakudani.

Ada satu hal juga yang akan menarik perhatian kita saat tiba di Owakudani, yaitu telur hitam yang juga jadi khasnya area ini. Kuro-Tamago mungkin tampak berbeda, mesti sama-sama telur ayam namun Kuro-Tamago berwarna hitam pekat, hasil dari proses perendaman di air panas alami dengan suhu 80'C selama 60 menit dan kemudian di-steam selama 15 menit di suhu 100'C dengan kandungan sulfur dan iron sehingga Kuro-Tamago dipercaya dapat menambah "usia" kita 5 hingga 7 tahun! Siapa yang mau panjang umur? Saatnya makan Kuro-Tamago di Owakudani :)


TO DO (YOU'LL DO THAT ANYWAY)

ROPEWAY
Dari Togendai-ko, kita dapat naik ropeway (sekitar 20 menit) ke Owakudani, waktu untuk menikmati pemandangan sekeliling di Hakone, kita pun bahkan dapat melihat Gunung Fuji saat cerah!

Dari Owakudani, kita naik Ropeway lagi menuju ke Sounzan (sekitar 10 menit) untuk melanjutkan perjalanan naik Hakone Tozan Cable Car ke Gora. Rute ini mengingatkan saya akan Tateyama Kurobe Alpine Route di mana kita menggunakan berbagai moda transportasi dalam satu hari, namun versi lebih pendek dan lebih murah dan mudah tentunya 



GORA

Area ini jadi tempat singgah dalam trip ke Owakudani. Kita dapat menikmati Hakone Gora Park yang cantik (they also have cherry blossom trees!, a nice spot for sakura season also). Di Gora kita bisa bersantai usai berkeliling dari Owakudani, untuk makan siang, atau mencoba membuat kerajinan di craft center.

Hakone Gora Park
Opening Hours: 9 AM to 5 PM
Admission Fee: 550 yen


HAKONE YURYO

We all know onsen bath is Japan un-separate tradition that we love to do also. Jika anda sedikit canggung dengan kenyataan bahwa kita mesti totally telanjang untuk masuk onsen umum, maka onsen private bisa jadi pilihan. Ada beberapa opsi onsen private di Hakone, termasuk Hakone Yuryo yang menyewakan unit-unit onsen private dengan kolam air panas yang langsung menghadap ke kehijauan di area outdoor, great for family and friends, and yes, you can wear swimsuit since it's your private area!


HAKONE OPEN AIR MUSEUM

Sebagai museum pertama di alam terbuka di Jepang, Hakone Open Air Museum tidak pelit dalam memperlihatkan karya seni, ada begitu banyak karya seni yang setiap beberapa periode sekali akan ditambah, atau diganti. Selain berbagai karya patung dan seni instalasi yang akan kita lihat sembari berjalan kaki menyusuri jalan setapak di area terbuka ini, ada juga area bangunan yang khusus menampilkan karya-karya Picasso. I was amazed by how many Picasso's work they have in the Picasso building in Hakone Open Air Museum, surely a place to stop and refill your sense of art!

STAY - WHERE?

I would surely recommend Odakyu Hotel de Yama yang memiliki pemandangan Danau Ashi dan Gunung Fuji, we can enjoy the view straight from our room! Di bulan Mei, bunga azalea di area taman hotel akan mekar dan membuat view yang sangat berwarna-warni (I came on January, so it's a good idea to revisit this hotel).

Hakone is surely a good idea, saya bahkan berencana mengajak keluarga dan teman-teman saya untuk menikmati berkeliling Hakone. Jika dua hari dirasa kurang, we can add more days, ada juga Hakone Freepass yang berlaku untuk 3 hari jadi kita dapat menikmati lebih lagi! So, who's planning to go to Hakone this year?

@marischkaprue - will need another romancecar trip with her best people later!


NOTES

1. Odakyu Shinjuku Department store
Sebelum atau sesudah mengunjungi Hakone, apabila ingin berbelanja bisa mengunjungi Odakyu Departement Store. Odakyu Department Store langsung terhubung dari stasiun Shinjuku lewat pintu keluar sebelah barat (West Exit). Di tempat ini terdapat barang-barang branded serta macam-macam kosmetik dan pakaian. 


2. Inbound-League
Dekat dari Stasiun Shinjuku terdapat Inbound League yang merupakan serviced place yang diperuntukkan untuk orang asing. Terdapat share house serta penyewaan ruang meeting. Selain itu juga terdapat fasilitas tempat solat (free), shower room (berbayar), rental sepeda (berbayar), loker penitipan (berbayar) terdapat juga free wi-fi.


Odakyu Limited Express Romance Car
http://www.odakyu.jp/english






15 April 2015

, , , , , , , , , ,

Serenity in Hakone: Prince Hakone and Onsen



Jika ingin merasakan suasana Jepang di luar hingar bingar Tokyo, Hakone adalah tempat yang tepat. Kota di Distrik Ashigarashimo, Prefektur Kanagawa ini dikelilingi dengan pegunungan dan memiliki danau biru yang indah. Beberapa kuil dengan torii (gate) berwarna merah juga terlihat jelas di sisi-sisi Hakone.


If you wanna try the new experience in Tokyo apart from the hustle-bustle, Hakone would be perfect. This city is located at Ashigarashimo District in Kanagawa Prefecture, surrounded by mountains and had a beautiful blue lake. Alongside the city, we can see some temples with red torii (gate).
 


Tempat terbaik untuk menikmati Hakone adalah The Prince Hakone Hotel. Saya datang di saat salju masih menutupi sebagian pohon di area hotel ini, namun Prince Hakone tetap terasa nyaman dengan retro style room, kamar mandi yang lapang dan halaman penuh pepohonan dan tentunya pemandangan langsung ke arah Danau Ashi dari jendela kamar saya, sangat menenangkan.


No other place you could enjoy Hakone better than The Prince Hakone Hotel. The snow was still covering half of tress around the hotel area during my visit yet Prince Hakone was still so comfortable. A retro style room with spacious bathroom, green garden, and view to Ashi Lake right from my window so calmed me down.



Jika ingin mendapatkan pemandangan ke arah Gunung Fuji, anda dapat menempati kamar Mt Fuji View Twin Room, atau kamar yang mengarah ke danau jika ingin pemandangan asri danau dan pepohonan. 


You could stay in Mt. Fuji View Twin Room to enjoy the view of Fuji Mountain, or room led to the lake for a beautiful landscape.
Onsen in Prince Hakone, photo courtesy of Prince Hakone Hotel
Salah satu hal yang wajib dicoba saat berada di Prince adalah hot spring bath atau terkenal dengan nama "onsen." Berendam di air dari sumber air hangat di Jepang ini merupakan salah satu must-do dalam list saya dan di Prince Hakone akhirnya saya memberanikan diri untuk mencoba dan ternyata sangat menyenangkan.

One must-try in Prince was the hot spring bath or also known as “onsen”. Dipping into warm water source has became one of my to-do-list in Japan, and finally I encouraged myself to try it in Prince Hakone. It was excitingly fun 
You have to take a bath first before dipping into the hot spring pool, photo courtesy of Prince Hakone
Hal yang mungkin menahan sebagian dari kita untuk mencoba onsen adalah kewajiban untuk menanggalkan semua baju saat berendam, bahkan kita tidak boleh menggunakan bikini saat berendam. Namun tenang saja karena area berendam pria dan wanita terpisah, sebelum berendam kita pun wajib membersihkan diri terlebih dahulu di area khusus dan masuk ke area kolam usai membersihkan diri.


The most reason that hold us to try onsen maybe the rules that we have to take off all the clothes before dipping, even bikini or any swimwear was not permitted. But no need to worry since there is separate area for men and women. Before entering the onsen, you have to wash yourself in a special bathroom to keep the onsen clean.
Photo courtesy of Prince Hakone
Di udara yang sangat dingin saya akhirnya masuk ke kolam beratapkan kayu ini dan menikmati suasana onsen yang sangat menyenangkan. Hot spring bath di Prince Hakone sangat menggambarkan onsen dalam bayangan saya, berada di luar dengan batu-batu di sekeliling, taman dan pemandangan Danau Ashi persis saat berendam, sangat nyaman dan membuat saya enggan beranjak keluar dari kolam.


In the very cold weather, I slowly entered this wooden-roof bath and started enjoy the atmosphere. Hot spring bath in Prince Hakone was exactly what I thought about onsen all this time. Dipping at an outdoor bath surrounded by rocks, garden, and view of Ashi Lake was too relaxing that I didn’t want to get out.


Patrick wants to get out and play :)
If you're looking for serenity in Japan, this could be one of the places to visit and enjoy.
@marischkaprue - she loves dipping in warm water

NOTES:
  • The Prince Hakone Hotel terletak di 144 Motohakone, Hakone-machi, Ashigara-shimo-gun, Kanagawam 250-0592, Japan
  • The Prince Hakone Hotel is at 144 Motohakone, Hakone-machi, Ashigara-shimo-gun, Kanagawam 250-0592, Japan  
  • Saya menginap di The Prince Hakone dalam rangkaian Fuji & Hakone Tour, mengikuti tour ini lebih mudah karena sudah termasuk penjemputan di Tokyo, berkeliling Fuji (visitor center, 5th station), lake cruise, penginapan di Prince Hakone hingga tiket kembali ke Tokyo. Cek harga di website JTB.
  • I stay in The Prince Hakone as a part of Fuji & Hakone Tour. Join this tour was a complete package since they also provide you with pick-up transport in Tokyo, touring around Fuji (visitor center, 5th station), lake cruise, accommodation in Prince Hakone, until return ticket to Tokyo. Check rate on JTB website here.