Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

9 Juni 2015

, , , , , , , , ,

Tateyama Ropeway: Enjoy 7 Minutes of Stunning Scenery!

Share


Tujuh menit memang terdengar sangat cepat, waktu yang sangat sedikit. Namun di tujuh menit inilah salah satu sesi terbaik dari rute Alpine Tateyama (Tateyama Kurobe Alpine Route). Alasannya? Pemandangan stunning sejauh mata memandang saat “bergantung” pada tali yang menghubungkan dua bukit di antara lembah di pegunungan es!



Berada di Tateyama Alpine Route, Tateyama Ropeway adalah salah satu moda transportasi tersibuk dan paling diminati sehingga kita benar-benar harus datang pada waktu yang ditentukan. Menghubungkan antara Daikanbo dan Kurobedaira di jalur Alpine Tateyama, ropeway ini melintang sejauh 1,6 kilometer dengan ketinggian hingga 488 meter.


Hal yang menarik dari Tateyama Ropeway adalah tidak adanya menara penyangga di antara dua station ropeway awal dan akhir sehingga Tateyama Ropeway menjadi ropeway tanpa menara penyangga terpanjang di Jepang. Namun jangan takut, kemiringan dan jarak antara dua station ropeway ini sudah diperhitungkan sehingga tanpa menara penyangga di tengah pun, jalur ini sangat aman untuk dilewati dengan ropeway.





Kapasitas ropeway ini cukup banyak, dapat menampung 80 orang dalam satu kali perjalanan. Saya ingat saat cart ropeway datang, sebagian besar turis berbondong-bondong ingin berada di area paling depan, namun saya cukup mengambil posisi di ujung belakang yang ternyata juga ideal untuk melihat pemandangan indah pegunungan salju dan danau yang sangat biru di area pegunungan Tateyama ini.




So many selfies, we did that also ;)
Saya menikmati pemandangan putih pegunungan salju dengan pohon-pohon cemara yang menghiasi perbukitan ini, dan saat cart ropeway semakin menurun kami dapat melihat jelas danau biru dengan pegunungan di sekelilingnya, simply stunning!




Tidak terasa kami sudah mendekati station Kurobedaira dan artinya perjalanan dengan ropeway ini akan berakhir. Memang hanya tujuh menit but surely worth the experience!

@marischkaprue – her ideal white is snow (not skin)

NOTES
  • Untuk menikmati Tateyama Ropeway, anda harus mengikuti jalur dan moda transportasi yang disediakan dalam Tateyama Kurobe Alpine Route karena ada berbagai moda transportasi dalam rute ini mulai dari kereta, cable car, highland bus (dengan bus ini kita akan mengunjungi snow wall), tunnel trolley bus, ropeway, cable car, trolley bus lagi hingga local bus (jika rute dari Toyama dengan exit di Ogizawa).
  • Akan lebih efektif jika membeli tiket dari tour dengan paket tiket kereta dari Toyama dan semua tiket moda transportasi pada Tateyama Kurobe Alpine Route ini karena ada yang harus sesuai schedule (Tateyama Ropeway). Di paket ini juga kita dapat memilih apakah hanya akan beli tiket dalam semua rute Tateyama Kurobe Alpine Road, atau ditambah dengan tiket Shinkansen dari Tokyo (atau kota lain). Booking reservasi tiket dan tiket Shinkansen akan diantarkan ke hotel kita menginap di hari pertama, misalnya hari pertama di Tokyo maka tiket akan diantarkan ke hotel, tiba di Toyama kita tinggal menukar bukti booking tiket dengan tiket asli di Dentetsu Toyama Station di bagian Information Center Train Bus Intercity Bus Ticket (lokasi di depan Doutor Cafe).


  • Paket tiket ini dapat dibeli di beberapa tour yaitu Wendy Tour, Golden Rama, Panorama dan Indo Citra Tamasya namun yang saya tahu fixed harganya di Wendy Tour yaitu 255 USD, ini paket Tateyama Kurobe Alpine Route + Akomodasi di Toyama (karena mesti berangkat sejak pagi jadi opsi terbaik adalah menginap dahulu 1 malam di Toyama), sementara jika include dengan tiket Shinkansen PP menjadi 440 USD. Cek lengkapnya di sini
  • Contact Wendy tour melalui email layanan@wendytour-jkt.com atau telp di 021-29426820. Alamat kantor di Mediterania 2, Tower F Kios F2, Jl. Tanjung Duren No.5, Jakarta Barat 11470.



  • Saya datang ke Tokyo menggunakan Japan Airlines, they provide great services, food and free flow wine ;)

5 comments:

Cumilebay MazToro mengatakan...

Keren banget kak
Tapi aku ngilu liat kawat baja yg menyangga itu, kayak nya ringkih ngak kokoh bergelanyutan hehehe

Halida A. mengatakan...

Aku udah di Jepang dari bulan Maret dan pengen banget main ke sini cuma sebagai mahasiswa full time kantongnya pas2an hehe semoga lain kali ada kesempatan ke Jepang lagi, pasti aku singgahin. Foto2nya keren as always!

Fahmi (catperku.com) mengatakan...

Udah pernah lewat sini juga~ dan keren abis! pengen ngulang lagi dah nanti :D

Putri Ariza mengatakan...

Kalau pas bulan Maret ke sininya, bisa sebagus ini nggak ya? Cakep bangeeet jadi mupeng

ketikakubicara mengatakan...

Perginya bulan apa yah ini? Karena kemarin February ke Jepang menurut info drin tmn yg org Jepang. Selama musim dingin jalur Tateyama Kurobe Alpine route kerap ditutup karena salju yang tebal. Ini masih ada sisa salju dan beroperasi yah..nice info