Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

4 Februari 2022

, , , , , , , ,

THE MAGICAL WINTER: OTARU, HOKKAIDO


Hokkaido selalu jadi destinasi yang sangat menarik di saat winter. Pulau paling utara di Jepang ini bagaikan winter wonderland di musim dingin, dengan puncak di akhir Januari dan Februari.







Jika berkunjung ke Hokkaido, jadwalkan perjalanan ke kota ini: Otaru, kota yang ada di subprefektur Shiribeshi, Hokkaido. Otaru menghadap Teluk Ishikari dan juga menjadi kota pelabuhan dengan kanal-kanal yang sangat cantik, terutama di musim dingin!


Saya tidak bermalam di Otaru, jadi hanya bisa menikmati sebagian dari kota ini, namun bagi saya ini adalah salah satu kota yang sangat cantik di saat winter! Berikut beberapa tempat yang saya kunjungi di short visit saya di Otaru:


OTARU CANAL





Menjadi salah satu area utama yang paling terkenal di Otaru, canal ini sudah ada sejak tahun 1923. Di saat winter, sisi canal dihiasi dekorasi lampu-lampu yang berpadu dengan salju yang dibentuk bermacam-macam, sangat magical!


Otaru Canal

5 Minatomachi, Otaru, Hokkaido 047-0007, Japan


MUSIC BOX MUSEUM






Otaru terkenal sebagai kota pembuat music box, dan bahkan ada Music Box Museum! Dari sejarahnya, bermacam-macam jenis music box ada di sini yang membuat kita menghabiskan waktu cukup lama karena ada banyak sekali music box di sini dari berbagai jenis tipe, bentuk dan ukuran.


Otaru Music Box Museum

4-番1号 Sumiyoshicho, Otaru, Hokkaido 047-0015, Japan


KITAICHI GLASS







Selain music box, Otaru juga terkenal sebagai kota yang kaya di pertengahan periode Meiji karena berkembangnya industri kerajinan kaca dan gelas. Kita juga dapat membuat kerajinan dari kaca dan gelas sendiri di Kitaichi Glass, perusahaan yang sudah beroperasi sejak tahun 1901 ini juga menyediakan workshop pembuatan kerajinan gelas bagi siapapun yang datang ke Otaru. Jika tidak punya banyak waktu, kita dapat melihat-lihat dan berbelanja begitu banyak kerajinan kaca yang sangat menarik di 18 toko milik Kitaichi Glass yang tersebar di berbagai area di Otaru.


OTARU SNOW LIGHT PATH FESTIVAL






Di saat winter, kota-kota di Jepang selalu membuat area yang diberi lampu-lampu khusus, berpadu dengan suasana musim dingin dan salju, begitu pula di Otaru. Light festival di Otaru sudah ada sejak tahun 1999 dan biasanya diselenggarakan di bulan Februari. Selama festival, banyak spot di Otaru yang dihiasi dengan cahaya lampu dan lilin, serta salju yang dibentuk bermacam-macam.


Area dan tanggal light up untuk setiap tahun berbeda, jadi cek terlebih dahulu sesuai jadwal kedatangan kalian ya!


WA BI SAI HANA-GOKORO







Restoran ini masuk dalam 10 restoran yang direkomendasikan di Otaru oleh Tripadvisor. Bangunan Wa Bi Sai Hana-Gokoro Otaru adalah bangunan klasik dengan gaya Eropa, dahulu bangunan ini merupakan bank, namun sudah beralih fungsi.


Wa Bi Sai Hana-Gokoro menyajikan makanan tradisional Jepang. Terdapat ruangan-ruangan private untuk keluarga/ group kecil sehingga kita dapat menikmati makanan dengan sangat nyaman meskipun di saat peak season turis di Otaru.


Wa Bi Sai Hana Gokoro

2-chōme-11 Ironai, Otaru, Hokkaido 047-0031, Japan


Hopefully I can visit Otaru again during winter season to explore more from this magical winter city!


@marischkaprue - tropical women, sometimes “stuck” in the winter







1 Januari 2022

MAKE 2022 ENOUGH


Kayanya memang bener, bulan awal pandemi terasa seperti setahun, namun setelahnya setahun terasa seperti sebulan. 2021 berlalu begitu cepat dan sekarang kita sudah masuk di 2022.

Tidak banyak pencapaian saya di 2021, sebagian besar waktu masih saya habiskan di rumah, sesekali saya pergi ke luar dan ke luar kota baik untuk leisure ataupun pekerjaan, namun dibandingkan intensitas sebelum pandemi masih sangat jauh.


Di 2021 juga, kita banyak kehilangan orang-orang yang kita sayangi, atau orang-orang yang kita sayangi kehilangan orang terdekat mereka. Pertengahan Juli 2021 adalah masa kelam bagi sebagian besar dari kita yang tinggal di Indonesia, terutama Jakarta.







Saya lebih menyadari banyak hal di 2021 ini..


Bahwa hidup yang lebih lambat itu tidak apa-apa

Bahwa menikmati tempat yang sama berulang kali itu bisa menyenangkan

Bahwa bisa menikmati interaksi langsung adalah hal yang berharga

Bahwa apa yang kita inginkan ada di orang - orang terdekat kita, menikmati waktu bersama, dan berharap waktu itu tidak pernah putus


Tidak ada resolusi di tahun ini, saya merasa cukup

cukup dengan kesehatan yang saya miliki, cukup dengan teman-teman terdekat saya, cukup dengan pasangan saya, cukup dengan kehangatan keluarga yang ada saat ini, cukup dengan finansial yang ada, cukup dengan pengalaman hidup yang telah saya terima


Cukup adalah kata yang saya nikmati dan terus saya pelajari maknanya, agar hidup dan cukup bisa selaras

agar saya terus sadar, bahwa semesta telah memberi cukup


bahkan di saat pandemi


We sign out 2021

Mari cukup-kan tahun 2022 ini


@marischkaprue - she might still have a long journey, but what she have now is enough 


Happy New Year from Jessie the GSD, she is our new family member this year!




27 Desember 2021

, , , , , , ,

Imagining Autumn in Chubu


2021 jadi tahun pertama saya tidak berkunjung ke Jepang sejak tujuh tahun lalu. Berkeliling Jepang selalu menyenangkan dan selalu banyak lokasi baru yang menarik untuk dieksplorasi, atau datang kembali di lokasi yang sama namun di musim yang berbeda untuk pengalaman yang berbeda pula.

Salah satu destinasi yang ingin saya jelajahi lagi adalah Chubu Region, area yang menaungi bagian tengah Jepang, terdiri dari sembilan prefektur di bagian tengah Pulau Honshu, pulau utama dan terbesar di Jepang. Chubu menaungi area Fukui, Ishikawa, Toyama, Shizuoka, Aichi, Gifu, Yamanashi, Nagano dan Niigata.


Ada beberapa tempat yang ada di list saya untuk dikunjungi, semoga saya bisa menikmatinya di tahun depan, terutama di saat musim gugur. Berikut beberapa lokasi incaran saya, yang mungkin bisa jadi inspirasi teman-teman juga untuk destinasi berikutnya saat kita sudah bisa traveling ke Jepang lagi!


Maruoka Castle


Kastel yang bergaya “Hirayama” ini berada di Maruoka, Kota Sakai di Prefektur Fukui. Meski 

terkenal dengan pemandangan musim semi di mana ada 400 pohon sakura Yoshino di taman 

kastel, saya ingin sekali mengunjungi Maruoka Castle juga di saat musim gugur. Saya melihat 

foto-foto pepohonan dengan daun kuning kemerahan yang meliputi Maruoka Castle, membuat kastel ini terlihat lebih cantik lagi!


Ada sebuah legenda yang menarik tentang Maruoka Castle, yang juga disebut Kasumi-ga-jō. 

Legenda menceritakan bahwa dahulu di saat ada musuh mendekati kastel, kabut tebal meliputi dan menutup pandangan sehingga musuh tidak dapat mengetahui posisi kastel. Tentu akan sangat menarik mendengarkan cerita sejarah dan legenda dari kastle yang dibangun sebelum periode Edo ini. Semoga kita bisa datang dan melihat langsung Maruoka Castle di tahun depan ya!


Tree Picnic Adventure IKEDA 




Sebagai seseorang yang sangat senang outdoor, saya selalu menikmati beraktivitas outdoor, 

termasuk di Jepang! Jika kita berkunjung ke Fukui, ada satu lokasi bernama Tree Picnic 

Adventure Ikeda. Sesuai namanya, di sini kita bisa mencoba berbagai kegiatan adventure di area yang berada di Kota Ikeda, Fukui ini.


Salah satu adventure utama di sini adalah Mega Zipline yang merupakan zipline paling tinggi dan terbesar di Jepang, dengan area dikelilingi hutan dan pepohonan yang indah, tentunya juga akan semakin 

cantik di saat musim gugur! Setelah beraktivitas seharian, kita juga bisa menginap dan camping di sini. Teman-teman bisa mengunjungi www.picnic.ikeda-kibou.com/en untuk informasi lengkap dan cara booking kegiatan di Tree Picnic Adventure IKEDA


Yokokan Garden





Masih di Fukui, kita bisa mampir ke Yoyokan Garden untuk menikmati taman cantik bergaya 

Jepang, lengkap dengan rumah tradisional dan danau. Yoyokan garden sering masuk dalam 

daftar taman terindah oleh berbagai majalah mengenai desain taman, dan saat kita melihat 

keindahan Yoyokan Garden, kita pun akan menyetujuinya.


Di rumah tradisional yang ada di taman, kita dapat menikmati pemandangan indah dan danau 

yang ada persis di sisi rumah. Bangunan yang ada sekarang merupakan bangunan yang dibuat 

kembali di tahun 1993, karena bangunan asli rusak pada saat Perang Dunia ke-2. Namun bentuk bangunan dibuat dari blue-print bangunan asli yang dibangun pada tahun 1823, sehingga bentuk yang ada benar-benar menyerupai bangunan asli.


Saat musim gugur kita dapat menikmati warna-warni cantik daun yang berwarna kuning 

kemerahan yang membuat Yoyokan Garden menjadi jauh lebih mempersona!


Echizen Crab



Sudah berkunjung ke Fukui, tentunya akan semakin lengkap jika kita menikmati kuliner 

kebanggaan Fukui, Echizen Crab. Kepiting berkaki panjang yang sering kita lihat di pasar-pasar tradisional di Jepang ini memang jadi favorit, namun di Fukui ada Echizen Crab yang merupakan salah satu jenis snow crab yang berasal dari tangkapan nelayan di Echizen.


Kepiting ini sangat segar dan memiliki rasa yang sangat intense, rasa manis snow crab segar 

yang pastinya tidak akan terlupakan!


Yuge-Kaido Street



Kita beralih ke Kaga di Ishikawa. Ada satu area yang sangat menyenangkan di pusat kota 

Yamanaka Onsen. Menyusuri Yuge-Kaido Street akan membuat kita banyak berhenti dan 

menikmati suasana serta bangunan-bangunan yang ada. Selain itu, ada banyak cafe, restoran, 

gallery dan souvenir shop. Jangan lewatkan kesempatan melihat lacquerware khas Yamanaka 

dan kerajinan keramik Kutani-yaki. Ada beberapa toko yang juga membuka kesempatan bagi turis untuk mencoba langsung membuat kerajinan dengan cara tradisional!


Kakusenkei Gorge




Kakusenkei Gorge adalah area di Yamanaka Onsen dengan wilayah sebagian area sekeliling 

Sungai Daishoji. Ada beberapa spot attraction dengan pemandangan cantik dan khas Kakusenkei Gorge seperti Ayatori Bridge, jembatan berwarna magenta dengan bentuk struktur seperti huruf S yang melambangkan ayatori (permainan karet gelang ala Jepang), bentuk jembatan merepresentasikan bentuk karet-karet gelang dari permainan Ayatori.


Spot lainnya adalah Kurotani Bridge dan Kohrogi Bridge, ada banyak sisi menarik dan view yang dapat dinikmati dari jembatan-jembatan yang ada di Kakusenkei. Area ini dapat dinikmati dengan pemandangan yang berbeda di berbagai musim, namun salah satu musim terbaik untuk menikmati pemandangan di Kakusenkei Gorge adalah di musim gugur!


Limited Express Thunder Bird connecting train from Kaga Onsen to Kanazawa


Dari Kaga Onsen, mari membayangkan kita menuju Kanazawa! Kita dapat mencoba Limited 

Express Thunderbird dan jika kita memiliki Takayama-Hokuriku Area Tourist Pass, kita bisa 

mendapatkan kursi dengan reservasi hingga empat kali tanpa perlu membayar lagi! Jika 

berkeliling memang sebaiknya kita sudah merencanakan untuk membeli Tourist Pass sesuai jalur dan area yang kita ingin datangi sehingga bisa lebih hemat untuk budget perjalanan!


Omicho Market



Mengamati dan berkeliling pasar lokal selalu menarik, nah di Kanazawa salah satu pasar yang 

wajib dikunjungi adalah Omicho Market yang memiliki lebih dari 170 kios yang menjual beragam produk, mulai dari sea foods (dan kepiting besar khas Jepang), perkakas dapur hingga tanaman. 

Di Omicho Market juga terdapat banyak jajanan pasar yang dapat langsung kita coba, plus 

beragam tempat makan dengan bahan-bahan asli dari Ishikawa, saran saya cobalah fresh sushi 

dan seafood bowls khas Ishikawa!


Etchu Yatsuo (Suwamachi Hondori Street)


Melihat langsung festival selalu jadi pengalaman menarik! Di Kota Yatsuo di Toyama, kita dapat menikmati “Owara Kaze no Bon Festival,” festival yang sudah digelar lebih dari 300 tahun lamanya! Biasanya festival ini digelar dari tanggal 1 hingga 3 September di Yatsuo.


Etchu Yatsuo atau Suwamachi Hondori Street adalah jalan dengan dasar bebatuan dengan 

bangunan rumah di sekeliling jalanan dengan warna dan bentuk yang serupa dan akan langsung mengingatkan kita pada masa lampau di Jepang, serasa kembali ke masa lalu!


Hokuriku Shinkansen from Toyama to Shin Takaoka






Nah, jika kita menggunakan Takayama-Hokuriku Area Tourist Pass, kita dapat mengambil rute yang ada, termasuk Shinkansen dari Toyama ke Shin-Takaoka, cara yang cepat dan mudah untuk bepergian di wilayah Central Japan.


Zuiryuji Temple





Zuiryu-ji Temple adalah kuil Buddha di Takaoya yang berada di Prefektur Toyama. Kuil ini sudah tercatat sebagai National Treasures dan berbagai area di kuil ini juga memiliki peran penting sebagai cagar budaya di Jepang, jadi sempatkan untuk berkunjung ke Zuiryu-ji Temple ya!


Shirakawa-go


Terletak di area pegunungan di antara Gifu dan Toyama, Shirakawa-go berada di tengah lembah dan sisi sungai Shogawa. Rumah-rumah dengan bentuk unik menjadi ciri khas dan yang membuat Shirakawa-go terkenal di seluruh dunia. Bentuk bangunan rumah di Shirakawa-go disebut Gassho-zukuri style, artinya tangan yang berdoa. Bentuk segitiga ini rupanya merepresentasikan bentuk tangan pada umat buddha yang sedang berdoa.

Saat musim gugur, pemandangan kuning kemerahan menghiasi desa-desa tradisional yang telah menjadi situs warisan budaya dunia UNESCO ini. Sungguh destinasi yang tidak terlupakan!


Autum in Gokayama


Selain Shirakawa-go, kita dapat menikmati desain rumah Gassho-zukuri di Gokayama yang 

terletak di Nanto, Toyama. Gokayama juga sudah terdaftar sebagai situs warisan budaya dunia 

UNESCO dan memiliki pemandangan indah, terutama di musim gugur!


Hida Beef



Daging dengan tekstur marble sempurna yang membuat selera makan saya langsung melonjak, 

yes, Hida Beef pasti jadi pengalaman kuliner yang tidak terlupakan di Takayama!

“Hida-gyu” atau daging sapi Hida adalah daging sapi jenis khusus yang ada di Prefektur Gifu dan jadi kebanggaan kuliner Takayama. Hida Beef akan langsung “meleleh” saat kita makan, 

memberikan sensasi tekstur yang lembut dengan ledakan rasa yang luar biasa! Saya akan 

merekomendasikan kuliner Hida Beef sebagai bucket list utama di Takayama!


Hida Furukawa (White-walled Store District)



Jika ingin merasakan suasana kota tradisional Jepang, maka Hida Furukawa jadi pilihan tepat. 

Hanya sekitar 15 menit saja naik kereta dari Takayama, kita bisa merasakan ketenangan berjalan kaki menyusuri kota cantik dengan kanal berisi ikan koi yang mengalir searah dengan jalanan utama.

Di Ichinomachi Street di dekat Distrik Shirakabe Dozogai, kita dapat menyusuri dengan jalan kaki, kemudian berhenti sejenak menikmati sake, melihat toko-toko souvenir dan makan di restoran, sungguh pengalaman yang sangat menyenangkan!


Hida Satoyama Cycling





Satu hal yang saya perhatikan di Jepang adalah betapa warga Jepang senang bersepeda. Nah, 

kita bisa menikmati tour bersepeda di Satoyama. Ada Hida Satoyama Cycling Tour di mana kita bisa berkeliling ditemani guide lokal, berhenti di berbagai desa dan perkebunan warga lokal serta ke lokasi-lokasi yang biasanya jarang dikunjungi turis seperti rumah-rumah tua di sisi lain Satoyama. Selain sehat, pengalaman dan interaksi yang didapat pun sangat menyenangkan.


Seki Terrace




Saya yakin tempat ini belum dikunjungi turis internasional, karena Seki Terrace baru dibuka di bulan Maret 2021 ini. Terletak di Kota Seki di Prefektur Gifu, kita dapat melihat dan mengetahui informasi mengenai berbagai kerajinan, hasil industri dan budaya warga Seki, seperti produksi pisau Seki yang sudah terkenal di dunia internasional.


Nagoya Gate Tower Hotel





Yang juga penting saat berkeliling adalah penginapan, salah satu pertimbangan utama saya saat menentukan hotel adalah lokasi. Nagoya Gate Tower Hotel langsung terhubung dengan Nagoya Station, kita dapat langsung menuju hotel dari stasiun dan sebaliknya, hanya sekitar 5 menit saja dari Shinkansen ticket gate, pilihan hotel yang tentunya sangat memudahkan saat kita berkunjung ke Nagoya!


Masih banyak tempat lain di Chubu yang masuk dalam daftar keinginan saya untuk dieksplorasi, namun mari membuat perencanaan untuk trip selanjutnya ke Jepang! Jadi, sudah siap untuk menikmati Chubu di musim gugur tahun depan?


***