Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Trekking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trekking. Tampilkan semua postingan

27 Agustus 2020

, ,

OUTING DAY WITH THE DOGS: SENTUL

 


Masih di masa pandemi dan keinginan kami untuk dapat menikmati pengalaman outdoor dengan tetap aman dalam sudut pandang kami, maka saya dan Chantal memutuskan untuk half-day trip ke Sentul, Bogor.


Sebelumnya, saya sudah sering melihat teman saya, Gemala menikmati jalur trekking di Sentul bersama dua anak bulunya, Pang dan Lupi, bahkan dari masa sebelum pandemi. Karena areanya dog friendly, maka saya dan Chantal membawa duo bulu: Noodles dan Soba untuk ikut trekking bersama di Sentul.


Dari Jakarta ke area parkir mobil menuju jalur masuk trekking sekitar 1,5 jam naik mobil dan kami langsung menurunkan Soba dan Noodles untuk ikut berjalan bersama kami. Duo bulu ini excited banget diajak ke alam, ini kali ke-dua mereka main ke alam, sebelumnya hampir 3 tahun lalu Soba dan Noodles main ke pantai di Ayer, dan ini pertama kali mereka main ke sawah dan sungai :)








Kami melewati area perumahan sebelum menaiki bukit dan sampai di area sawah yang luas. Senang sekali akhirnya melihat kehijauan lagi! Soba dan Noodles pun sangat excited, namun ada momen-momen harus dibantu menyeberangi jalur air, maklum mereka si kaki pendek belum terbiasa dengan area sawah hehe..


Setelah melewati area sawah, kami akhirnya tiba di sungai. Soba tampak hati-hati dan bingung melewati bebatuan kecil dan tidak mau menyentuh air, maklum anjing kota hihi. Sementara Noodles yang awalnya kami pikir akan malas menyentuh air, justru langsung “nyempung” ke sungai dari awal!








Di sisi sungai kami bersantai menikmati pemandangan, biasanya di trek ini kita bisa makan siang di pinggir sungai, namun kali ini kami menunda jadwal makan siang karena pulang lebih awal.




Total trekking sekitar 3,5 jam dan jalur trekking sangat mudah, ideal juga untuk trekking bersama keluarga dan anak-anak. Next time tentunya kami akan membawa bocah-bocah bulu ini menikmati sawah dan sungai lagi!


@marischkaprue - spend so many times with the duo-fur during this pandemic


NOTES


JALUR TREKKING LEUWI HEJO

Bogor, Jawa Barat

Waktu tempuh dari Jakarta sekitar 1,5 jam (berangkat jam 6 pagi)

Ada banyak pilihan rute untuk trekking di Sentul, bisa trekking dengan dipandu guide untuk lebih memudahkan, serta untuk membantu ekonomi warga lokal juga karena semua pemandu adalah warga lokal di sana :)


Biaya: Rp. 150 ribu/ orang

(private trip, pemandu hanya akan membawa group kita saja, tidak akan digabung dengan group lainnya)


Booking via:

Jakarta Trekking Sentul

Roby di whatsapp: +62 858-8107-7669


PS:

Tetap gunakan masker saat di lokasi yang cukup ramai dan sulit berjarak dengan orang yang tidak serumah/ tinggal bersama.


***


13 September 2016

, , , , , ,

VLOG: FUN IN RINCA ISLAND



It's not our first time to Rinca Island, but this spot in Komodo National Park is always fun to explore, from seeing komodo dragon, until trekking to the beautiful hills with superb view!



Enjoy our video!

@marischkaprue - swimming and trekking

NOTES:


More fun with komodo dragons:




6 Desember 2012

, , , , , , ,

Alun Alun Suryakencana, Surga Edelweiss


 
Edelweiss, Edelweiss Every morning you greet me.
Small and white, clean and bright.
You look happy to meet me..

I remember singing that song when I was a child, tanpa pernah melihat langsung edelweiss yang asli. Teman saya pernah membawakan edelweiss usai perjalanannya naik gunung (ini jangan diikuti ya, karena sebenarnya tidak boleh mengambil apapun di gunung), tapi melihat edelweiss langsung belum pernah, hingga saya pergi ke Gunung Gede.

Pemandangan saat menuju puncak Gede
Ingat cerita saya tentang Perjalanan ke puncak dan keindahan suasana di puncak Gede?  Hmm, keindahan itu masih berlanjut dan masih luar biasa.

Saya dan teman teman ada di puncak sekitar dua jam, kami foto foto, istirahat, makan nasi bungkus yang dijual di puncak, yes! di puncak ada lho yang jualan nasi bungkus, harganya 5 ribu pula! Tidak terbayang capai capai ke puncak lalu makanannya itu hanya dijual 5 ribu, kalaupun mas mas nya menjual 20 - 30 ribu masih saya beli, mengingat perjuangannya ke atas.


Loncat loncat di puncak Gede :)
Nah, dari puncak saya kembali turun, lewat rute yang berbeda. Melewati pepohonan dan bebatuan. Turun ini jauh lebih mudah dan cepat, tapi mesti hati hati kalau terpeleset dan menyeruduk batu bukan cuma lecet ceritanya.

Singkat cerita, kami sampai di area padang yang luas, diapit dua bukit. Sampai di lokasi saya langsung bilang Wow! (tapi tidak pakai koprol ya), luar biasa, benar benar indah banget.

Edelweiss memenuhi sisi sisi Alun alun Suryakencana


Padang di Alun alun tampak surreal sangking indahnya :)

Alun alun Suryakencana adalah padang seluas 50 hektar yang ada di ketinggian 2.750 m di atas permukaan laut, makanya di padang ini banyak bunga edelweiss. Jangan bayangkan bunga edelweis itu bunga biasa yang kecil kecil, tanaman edelweiss itu besar, bisa lebih tinggi dari orang, dan pastinya indah banget :)

Tenda kami di sisi alun alun Suryakencana
Di Alun alun Suryakencana kami mendirikan tenda. Saran saya, bangun tenda di area pinggir, karena kalau di area tengah lebih dingin karena angin melewati dua bukit sehingga sangat terasa aliran angin di tengah.



Bentangan padang dengan rumput kekuningan
Penuh edelweiss
Oya, di area Alun alun Suryakencana tidak ada wc, jadi kalau mau menuntaskan panggilan alam, edelweiss sangat membantu, karena banyak yang menyelesaikan perut mules dengan bersembunyi di tengah tengah edelweiss yang besar dan tinggi tinggi.

Hmm, mungkin juga karena itu edelweissnya subur subur hihi. Kalau berjalan di area itu mesti lihat lihat ke bawah jangan sampai menginjak "ranjau" tapi biasanya ditutupi tissue jadi anda sudah bisa lihat posisi ranjau. Haha kenapa jadi banyak ngomongin ini ya, merusak konten keindahan Alun alun Suryakencana.

Di luar masalah wc dan sampah, alun alun Suryakencana ini indahnya luar biasa. Saya membayangkan seandainya bawa dress panjang yang keren, terus foto foto di area ini pasti bakal seperti foto foto di majalah hihi.

My footsteps
Satu hal lagi, area Alun alun Suryakencana kalau sudah malam dinginnya pol, jadi siapkan baju dan peralatan untuk berperang dengan suhu dingin. Saya ingat sulit tidur karena kedinginan padahal sudah pakai jaket tebal, kaus kaki berlapis dan segala macam.

Pagi hari kami sempat mengecek suhu, ternyata sampai minus dua derajat celcius, pantas saja dinginnya luar biasa.


Laras, saya dan Fani di tengah edelweiss
Oya, satu lagi, malam hari biasanya kita pasang senter, nah coba senternya dimatikan sebentar dan lihat ke atas. Saya sampai melongo lihat bintang begitu banyak, langit dipenuhi bintang, romantis banget, sayangnya tidak sama jodoh kesana hihi.

Alun alun Suryakencana ini ada di area Taman Nasional Gede Pangrango, di wilayah tiga kabupaten yaitu Bogor, Cianjur dan Sukabumi, jadi dekat dari Jakarta dan bisa diakses saat weekend bagi anda yang kerja kantoran dan sulit ambil cuti libur.


Pengalaman yang seru banget!
Di perjalanan pulang, baterai kamera sudah habis jadi foto pake hp :)
Kalau kesini dijamin capenya ilang dan worth the effort, hasil foto foto juga pasti keren. Jadi next time, daripada nongkrong di mall menghabiskan seratus ribu untuk segelas martini, cobain deh naik gunung, sekali saja dan anda tentukan sendiri apakah ketagihan atau menyesal :)

@marischkaprue - her journey is like counting stars, endless.

Notes:
  • Kalau mau trip ke Gunung Gede biasanya penyedia jasanya sudah buat paket, misalnya sekian per orang, tergantung lama hari dan berapa banyak orang, makin rame rame makin murah pastinya.
  • Detail biaya bisa tanya ke Kang Emon di 081289485491/ 085723205179, jangan takut ngga kuat trekking karena ada bantuan porter :)

26 November 2012

, , , , , ,

Are These View Worth The Effort?


 
Mendaki gunung itu seperti diving, perlu waktu dan niat, kalau untuk mendaki gunung komponen tambahannya perlu kesiapan fisik. Ada satu trek pendakian yang baik untuk pendaki pemula. Alasannya: trek tidak terlalu sulit dan akses lokasi gunung yang satu ini lebih mudah karena dekat dengan Jakarta.


Di gunung Gede Pangrango saya mulai mengalami apa yang namanya naik gunung. Untungnya, sebelum pendakian saya sudah latihan fisik sekitar dua minggu sebelum, jadi tidak terlalu payah di saat pendakian.

Summit attack sejak subuh
Dulu saya selalu berpikir ngapain sih naik gunung, cape cape, menyiksa diri. Hmm, pandangan itu buyar seketika saat saya summit, saat saya menapak puncak palsu, dan puncak sesungguhnya di Gunung Gede. Just see and decide, are these view worth the effort?

View dari Puncak Gunung Gede

Di atas awan :)
View di Puncak Palsu, disini masih harus mendaki lagi tapi viewnya udah keren :)





Saya di Puncak Gede :)

@marischkaprue - know there's gonna be summit after the hard work

14 Oktober 2012

, , , , , , , , ,

Telaga Biru, Dangerously Beautiful Blue Lake



Telaga Biru Wamena

One day an old man said to me "What seems beautiful usually dangerous," well this is actually true in some ways and in nature. Lets not talk about how dangerous a beautiful woman is that she might took logic out of man's head, I'm talking about dangerously beautiful things in nature.

So in my trip to Wamena, Papua, we went to the beautiful lake in Maima District. I should’ve prepared my trekking shoes since the trek is not friendly for my flat shoes. It was muddy, we must carved a way though trees and coppices for about an hour.

Telaga Biru Wamena
This sight is just truly beautiful!


Then I saw a beautiful beautiful blue river. "We're not arrived yet," the guide said. I heard her but still, this view is just mesmerizing. A small bridge with blue water, it just perfectly combined frame.

Then we moved on, walking about 10 more minutes then we arrived. Light green bluish lake, surrounded by trees and hills as its background. This breath taking view stunned me for a while and then I saw the crystal clear blue water and washed my dirty feet there.

"I really wanna jump there right now" I said that while looking at the blue lake. But well, actually it was forbidden, even what I've done which was washing my feet is also forbidden. "Nobody swim there," the locals said.

Telaga Biru Wamena
The lake is more green than the river


"Telaga Biru" or the blue lake, that’s what the locals called this green lake, is a sacred place for people in Wamena. They believe this is where their ancestors came for the first time.

This kind of color on the lake usually came from algae, the green blue color came from cyanophyceae, one of the microscopic bacteria that are photosynthetic and occur naturally in the surface of water, make the water look green blue, as in Telaga Biru.

Telaga Biru Wamena


Well one thing I didn't aware is that these algae might be quite dangerous. Some species might produce toxin and can be dangerous when exposed to human body.

Then I tried to connect the dot with the local beliefs. It might be because of some local long time ago went swimming here and exposed to toxins, the locals with their lack of scientific knowledge would accept it as superstitious power that forbid the them to touch the water, then the lake became sacred.

It was my own theory; of course I won't debate the local beliefs. For me, traditional beliefs are as important as religion, it put people in order and sometimes, we should be scared then we can obey. Consider if they don't believe this lake is sacred, maybe a lot of people and tourist might swim and exposed to toxins.

Marischka Prudence Telaga Biru
The lake is behind me, okay, no better spot to pose I can find :)


Now I think too much and distract you from enjoying the true beauty. This lake is a perfect example of what the old man say. Beautiful but dangerous (might be, no further research as far as I know held in this place) and one more thing, my feet, despite had exposed to the water and algae, is fine until now :)

@marischkaprue - traveler with healthy explorer feet


Thanks to:
Ministry of Tourism and Creative Economy Republic of Indonesia for this amazing trip. 

NOTES:
  • Akan jauh lebih menarik jika mengunjungi Wamena dan sekitarnya di saat Festival Lembah Baliem. Tahun ini Festival Lembah Baliem dilakukan di tanggal 12 Agustus - 15 Agustus 2013.
  • It would be way more interesting to visit Wamena and Baliem during the Baliem Valley Festival. This year the festival will be held on 12 August until 15 August 2013.

RELATED STORIES:

16 September 2012

, , , , , ,

Rinjani, album of love

Tetiba saya rindu dengan Rinjani. Keindahan, pesona dan suasana mistis yang tidak ada habisnya, menjejaki Rinjani dan alam sekitarnya adalah pengalaman yang akan saya ingat selalu. Rindu ini akan selalu datang, dan mungkin baru tahun depan saya bisa datang mengunjungi gunung terindah ini.

Jatuh cinta pada Rinjani bukan rasa yang timbul sejak pertama melihat. Dari jauh tampak seperti gunung lain, namun perjalanan menapakinya is simply breath taking

Jangan tanya kenapa saya begitu jatuh cinta, lihatlah saksi dalam bentuk bytes yang terukir dalam frame ini..

Rinjani dilihat dari Sembalun Lawang, Not falling in love, yet
Perjalanan dari Sembalun Lawang menuju Pos 1 melewati savana.
Semakin mendekati Plawangan 2 (Plawangan Sembalun), sudah berada di atas awan :)

Senja di Plawangan 2
Tiba di Plawangan 2 jauh lebih lama dari jadwal tapi justru dapat best sunset time.
Day 2 mendaki sejak subuh.
Stunning view during summit attack.
Rinjani Mountain
Puncak masih jauh sekali dari sini :)
Rinjani Mountain
Selama mendaki di kanan view Danau Segara Anak.
On top of Rinjani Mountain
Puncak, after 7 hours of trekking.
On top of Rinjani Mountain
3726 meter di atas permukaan laut, awesome!

Stunning mystical view around Rinjani
Pintu awan yang terlihat saat turun dari Plawangan 2 menuju Danau Segara Anak.
Mystical land, di sisi Danau Segara Anak.
View di Plawangan 1 (Plawangan Senaru), 2641 meter di atas permukaan laut. Daratan ditutupi awan.
Dari Plawangan 1 menuju Mondokan lolak.
Almost sunset, this view made us stop, stunned by the greatness of nature.
My promise to myself, since I fell in love, I wanna do it again and again.. next trip will be as breath taking and remind me how small I am, hot great is He and how blessed we are to have this..

@marischkaprue - silly lucky traveler


RELATED STORIES: