Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

18 Mei 2022

, , , , , , , ,

WHERE TO STAY IN NANAO: NOTORAKU HOTEL, NANAO


Notoraku Hotel dapat jadi pilihan untuk menginap saat berkunjung ke Ishikawa bagian utara. Hotel ini terbagi menjadi dua bagian, bangunan lama dan bangunan baru dengan lorong yang menyambungkan kedua area.










Ada ratusan kamar di Notoraku Hotel, sebagian berupa ryokan, kamar tradisional Jepang, sementara sebagian lagi dengan layout ryokan namun di dalamnya terdapat tempat tidur modern sehingga jika anda tidak terbiasa tidur menggunakan futon (semacam kasur lipat tradisional yang dimasukkan ke dalam lemari saat tidak digunakan), tidak perlu khawatir karena sebagian kamar dilengkapi fasilitas hotel modern.














Ada beberapa tipe kamar yang menawarkan pengalaman yang berbeda: Notojima Terrace Club dengan private balkon luas dan private jacuzzi, atau Terrace Guest Room dengan open air bathtub dari kayu cypress. Ada juga Guest rooms with open-air spa dengan bathtub berbentuk lingkaran dan pemandangan langsung ke arah laut di antara main land dan Noto Island.


Sayangnya saya hanya menginap semalam saja, tapi tentunya Notoraku bisa jadi pilihan menginap terutama jika ingin merasakan suasana ryokan dengan pemandangan indah.




Selain itu, hanya berjarak kurang dari 5 menit jalan kaki, kita juga bisa menikmati Yuttari Park Footbath, tempat berendam kaki dengan pemandangan laut utara Ishikawa. Untuk menikmati footbath ini kita tidak perlu mengeluarkan biaya, namun pastikan kaki kita bersih sebelum berendam ya!


@marischkaprue - always sleep well whether in ryokan or western room


NOTES:


NOTORAKU HOTEL

1 Chome-14 Ishizakimachi Kashima, Nanao

Ishikawa 926-0178, Japan


Rate:

Start from Rp. 800 ribu/ night (single room, one person) atau Rp. 1,6 juta/ night/ room (untuk 2 orang)

Rate dapat bervariasi tergantung jenis kamar dan season, bisa booking melalui booking.com, trip.com atau melalui jalan-tour.com 


YUTTARI PARK FOOTBATH

Japan, 〒926-0176 Ishikawa, Nanao

Wakuramachi Hibari, 1 Chome−5


***



3 April 2022

, , , , , ,

SAKURA POSTCARD FROM MAEBASHI


Maebashi mungkin terdengar asing bagi sebagian besar warga Indonesia, bahkan yang sudah sering ke Jepang. Kota yang ada di Prefektur Gunma ini memang bukan tujuan wisata. Namun, saya sangat sering datang ke Maebashi, saya bahkan hafal jalanannya karena sering sekali menyusuri dengan sepeda.







Alasannya? Sepupu saya, Reni, dahulu bekerja di Maebashi, sehingga hampir setiap saya liburan atau ada penugasan kerja di Jepang, saya sempatkan mampir ke Maebashi. Sekilas kota ini terlihat biasa, memang tidak banyak temple atau shrine seperti di Kyoto, tidak ada area shopping street klasik, atau castle.


Namun dengan seringnya saya ke Maebashi, kota ini terasa seperti rumah di Jepang. Mungkin, karena setiap kali ke sini, saya tidak harus berpikir main ke mana atau explore tempat yang “tourist worthy,” saya hanya menikmati sehari-hari berkeliling, main ke taman, makan di warung random, menyapa warga Maebashi yang ramah (kalau mereka bawa anjing hehe).








Iwagamiinari Shrine, Maebashi



Saat musim semi, Maebashi berwarna selayaknya di kota-kota lain di Jepang. Di sini hampir tidak ada turis, taman di mana bunga sakura bermekaran hanya dinikmati warga lokal, dan pengunjung yang “nyempil” seperti saya.


It’s always such a great moment di Maebashi, here are some during sakura season…


@marischkaprue - loves to sleep in the park during sakura season




9 Maret 2022

, , , , , , , , ,

BLAST TO THE PAST: NOBORIBETSU DATE JIDAIMURA, HOKKAIDO


Masuk ke Noboribetsu Date Jidaimura serasa kembali ke masa Edo di mana kita bisa melihat ninja, samurai dan kampung tradisional di masa dahulu.











Noboribetsu Date Jidaimura adalah culture park, area seluas 283 ribu meter ini disulap menjadi area perkampungan Edo dengan layout seperti di masa lampau. Taman tematik ini dibagi menjadi beberapa area, mulai dari merchant street yang memanjang saat kita masuk, area dengan danau (Matsuga Pond & Pavilion) dengan beberapa jembatan (Takasago, Otakara dan Kachidoki Bridge), shrine, tower, ninja maze, theater hingga Open-air Ninja Fort yang akan membuat kita puas seharian berkeliling dan menikmati area ini.


Jangan lewatkan Ninja show yang memperlihatkan battle between ninjas dan rumah yang penuh dengan trik melarikan diri, ada juga Nyanmage Comedy di O-Edo Theater, Samurai Show dan Oiran Show yang memperlihakan budaya warga kelas atas di jaman Edo.















Saya dan teman-teman datang di saat musim dingin, sehingga danau membeku dan jalanan serta atap bangunan tertutup salju, namun bagi saya ini membuat pemandangan di Noboribetsu Date Jidaimura semakin cantik! This is one of the option to spend good times with family and friends, sambil mengetahui banyak tentang sejarah dan budaya di masa Edo, serta melengkapi foto-foto seru tentunya!


@marischkaprue - Probably will vanish during Edo Period, she’s having zero ninja skills.


NOTES


NOBORIBETSU DATE JIDAIMURA

53-1 Naka Noboribetsu-cho

Noboribetsu-shi, Hokkaido, Japan


Opening Hours:

April - Oktober: 9 AM - 5 PM

Nov - Maret: 9 AM - 4 PM

(reception tutup 1 jam sebelum jam closing)


Admission Fee:

Adults: 2.900 Yen

Children: 1.500 Yen




















Access:

Dari Noboribetsu Station, ambil Bus menuju Noboribetsu Onsen