Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Surakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Surakarta. Tampilkan semua postingan

12 September 2015

, , , , , , , ,

Find Your Treasure at: Triwindu Market, Solo



“Somebody else’s trash could be someone else’s treasure”
Kalimat tadi sangat tepat menjelaskan pasar barang antik yang ada di Jalan Diponegoro, Surakarta ini. Pecinta barang antik pasti sulit untuk hanya singgah sebentar di Pasar Triwindu. Sejak awal masuk, berbagai kios yang berjajar sejak dari depan bangunan dipenuhi dengan berbagai barang-barang antik dan menarik mulai dari pajangan-pajangan dari besi dan kuningan, patung, telepon tua hingga berbagai lampu.


That’s such a right statement to describe this antiques market on Jalan Diponegoro, Surakarta. It must be hard for antiquarians to stop by Triwindu Market for a sec. Since my first step entering this place, there were many antique and catchy shops selling home stuff made of iron and brass, statues, old phone to various lamps.



Namun ternyata tidak semua barang yang ada di Pasar Triwindu ini merupakan barang antik, memang sebagian besar barang adalah barang-barang tua yang sudah tidak berfungsi atau tidak dipergunakan lagi oleh empunya dulu, namun menarik secara visual dan dapat menjadi ornamen yang mempercantik ruangan. Namun, sebagian barang di pasar ini justru merupakan barang baru yang dibuat dengan gaya klasik dan antik seperti beberapa pajangan, gembok “tua”, hingga piring-piring yang dicat dengan gambar dan warna-warna klasik.

Although most items in Triwindu Market are the old ones that can’t work or no longer used by the owner but not all of them are just an antique stuff, because they are still attractive visually for an ornament to beautify a room. Some stuff in this market are new ones that specially made in classic and antique style like the furniture, “old” padlock, until the painted plates with classic drawing and colors.



Menelusuri Pasar Triwindu bagaikan melalui lorong waktu. Saya melihat berbagai barang yang dahulu jadi barang umum yang digunakan oleh orang tua atau nenek-kakek kita seperti telepon tua, mesin ketik tradisional hingga dompet atau tas tua yang sangat klasik.

Exploring Triwindu Market was like entering the time machine. I saw many things that commonly used by our parents or grandparents like an old phone, traditional typewriter, and even the classic wallet or bag.



Di sebagian area, barang-barang antik ini benar-benar ditumpuk begitu saja seperti sampah, namun area ini bagi saya terasa sangat artistik terutama di saat sore hari dan matahari senja yang kuning menyinari barang-barang antik yang sebagian terbuat dari bahan besi ini.


In another side of the market, those antique stuffs were stacked just like trash, but I saw it so artistic especially at noon, when the twilight met the iron antique stuffs.



Tanpa sadar saya dan Ferry sudah menghabiskan waktu berjam-jam di Pasar Triwindu. Just window shopping karena sebagian besar barang yang kami inginkan berukuran besar, and we haven’t got any place to put those antique stuffs, hopefuly someday and we’ll come hunting someone else’s trash to adopt and make it our treasure.
It’s so fun that Ferry and I didn’t realized already spent hours in Triwindu Market. We only did window shopping because mostly we were interested in big stuffs and haven’t got any place to put them. Hopefully someday we’ll come hunting someone else’s trash to adopt and make it our treasure.
@marischkaprueher biggest treasure is finding out those beautiful underwater sceneries in Indonesia

Photo by Ferry Rusli

NOTES

Where

Pasar Triwindu
Jalan Diponegoro
Surakarta, Jawa Tengah
*ps: Pasar Triwindu hanya sekitar 10 menit naik becak dari Red Planet Hotel Solo

*ps: Triwindu Market is only about 10 mins by pedicab from Red Planet Hotel Solo
 
Price
Harga barang-barang di Pasar Triwindu bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Jika memiliki teman di Solo akan lebih baik jika dibantu oleh mereka untuk membeli karena turis biasanya diberi harga jauh lebih mahal.

The price range in Triwindu Market starts from tens of thousands to millions rupiahs. If you have any friend in Solo, it would be better to ask them to accompany because usually they give a higher price for tourist.
 

***

6 September 2015

, , , , , , , , ,

Where to Stay in Solo: Red Planet Hotel



Terlalu banyak hal menyenangkan tentang Solo, namun sebagai warga Jakarta yang terbiasa dengan pengeluaran lebih tinggi untuk berbagai hal, Solo benar-benar merupakan destinasi liburan yang menyenangkan dengan budget yang benar-benar menyenangkan pula.


Solo has too much fun, especially for those who live in Jakarta and get used to spending high cost for anything. As a destination for holiday, Solo would be a lovely and also budget-friendly.


Karena tujuan utama saya memang berkeliling dan menikmati Kota Solo, penginapan yang tepat tentu saja yang posisinya strategis. Red Planet Hotel Solo benar-benar memiliki posisi yang memudahkan saya untuk berkeliling Solo. Terletak di Jalan Dr. Supomo, saya dapat mengakses berbagai tempat hanya 10-15 menit naik becak (padahal becak termasuk transportasi yang sangat santai dan lambat, namun sangat menyenangkan).


Since my main purpose was walking around enjoy the Solo city, surely I had to stay in a strategic place and Red Planet Hotel Solo really fit my need. Located in Supomo Street, I could reach many places in 10-15 mins by taking becak (a slow kind of transportation, yet so enjoyable).
nice and cozy

Meski Red Planet Hotel Solo mematok harga yang murah (bahkan hingga di bawah 200 ribu rupiah), namun semua kebutuhan dan kenyamanan tidak dipangkas. Memang tentu saja kamar tidak seluas hotel berbintang empat, namun semua kebutuhan utama tersedia dan nyaman, termasuk kamar mandi yang cukup luas untuk kamar yang berukuran kecil, hingga penampang kayu di dinding yang dapat dijadikan meja untuk bekerja dan meletakkan berbagai barang.
Affordable price in Red Planet Hotel Solo (even available under IDR 200) was not a reason to make the guests uncomfy because all needs were fulfilled. Though the room was not as spacious as the four-star hotel, but they provided all the main needs to get you feel cozy, from the bathroom that wide enough referring to the room size up to the wooden section on the wall that could be used as a work-desk or storage.

Mandatory photo spot in the lobby
Di area dekat hotel banyak terdapat tempat makan, namun jika sedang malas keluar kita hanya tinggal turun ke sebelah lobby dimana terdapat kopitiam dengan pilihan makanan dan minuman yang beragam, bahkan order delivery pun bisa dilakukan dari kamar.


We can find many culinary spot near the hotel but if we feel like too lazy to go outside, there’s Kopitiam next to the lobby with lots of variant menu that also available with delivery order to our room.


Namun tentunya saat di Solo saya tidak ingin diam di kamar, kami berkeliling Solo dengan becak. Di depan hotel sudah banyak bapak-bapak pengemudi becak yang siap mengantar kami berkeliling dan bahkan dapat mengantar kami seharian, a whole day becak service! One of the thing to love Solo more!
Of course I didn’t spend my trip to Solo by only stay enjoy my room but I plan to walk around using becak. In front of the hotel, many becak drivers are stand-by to take you on a city tour even for all day long, it’s really a whole day becak service! One of the things to love Solo more!
@marischkaprue - eat, sleep, having fun in Solo
NOTES:

Where
Jalan Supomo No. 49
Surakarta, Jawa Tengah
Telp: +62 271 7889 333
Booking juga dapat dilakukan melalui website: www.redplanethotels.com

You can book via website also: www.redplanethotels.com
 
Rate
Harga bervariasi, dapat menentukan fasilitas yang ingin digunakan serta pilihan breakfast atau tidak. Harga rata-rata Rp. 200.000,- hingga Rp. 250.000,- per malam, namun banyak special rate mulai dari Rp. 180.000,-


Rate depends on the facility and breakfast included or not. Average rate starts from IDR 200.000,- per night, but they also have many special rate starts from IDR 180.000,-
 
Nearby Attractions
Danar Hadi Batik Museum, Kasunanan dan Ndalem Wuryaningratan, Tengkleng Pak Marto (food), Pasar Triwindu, etc

Danar Hadi Batik Museum, Kasunanan and Ndalem Wuryaningratan, Tengkleng Pak Marto (food), Triwindu Market, etc.
***