Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Where to go in Jeju. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Where to go in Jeju. Tampilkan semua postingan

18 Desember 2015

, , , , , , , ,

Yes, You Can Eat Flowers in Jeju!


Jeju Story

Hari-hari di Jeju adalah hari-hari dimana saya memperhatikan betapa mulusnya kulit warga Jeju, baik perempuan atau laki-laki, mereka selalu memiliki kulit yang flawless.


I spent my days in Jeju noticing how the skin of people in Jeju, either men or women, could be so flawless.

Seongsan Jeju

Sebagai pulau utama di Provinsi Jeju, Pulau Jeju terkenal dengan landscape indah dan gunung berapi Hallasan sebagai highlightnya. Warga Jeju benar-benar tinggal selaras dengan alam, mereka mengambil elemen-elemen alam dan diproses se-natural mungkin untuk konsumsi sehari-hari.


Since it’s the main island in Jeju Province, Jeju Island is famous for its amazing landscape and the Hallasan volcano as the highlight. Jeju people really keep the harmony with nature in their living. They collect the raw material and do the process naturally for their daily needs.

Jeju Story

Jeju Story

Jeju Story

Jeju Story flower mask

Di Jeju Story, kita bahkan dapat menikmati makan bunga! Dari luar, bangunan Jeju Story yang terletak di Gujwa-eup ini terlihat biasa, namun di dalamnya terdapat toko berbagai produk wewangian dan perawatan tubuh dari bahan-bahan alami.


Surprisingly, we even could eat flowers in Jeju Story! From the outside, Jeju Story, which is located in Gujwa-eup, is just like an ordinary building, but who knows it has a shop selling fragrances and body care products from natural ingredients.
 
Jeju Story lunch

Jeju Story flower lunch

Yang menarik, di sisi belakang toko terdapat deretan kursi dan meja panjang untuk makan siang. Saat kami datang makanan telah tertata cantik dan satu hal yang paling menarik perhatian adalah betapa menu makan siang di Jeju Story ini sangat berwarna-warni, termasuk dari bunga yang membaur dengan salad di piring putih.


It’s kinda interesting when I found out that the back side has a row of seat and long table for lunch. When we arrived there, all set prettily and one thing that caught my interest was how Jeju Story could have a colorful menu like that, even the flower was mixed with the salad in the white plate.
Jeju Story flower lunch
Rice with abalone with flower salad, plus kimchi, miso soup and yogurt
bunga pacar air

Makanan dengan warna ungu dan pink yang mendominasi ini tentunya sangat sehat (seperti layaknya makanan lain di Jeju), tidak ada bumbu penyedap buatan dan semua material organik. Tentu saja memakan kelopak dan mahkota bunga pacar air (Impatiens Balsamina) memberikan sensasi makan yang berbeda. Ternyata jenis bunga ini memiliki banyak khasiat mulai dari mengurangi hipertensi, mengobati radang kulit hingga melawan kanker.

The food, which mostly in purple and pink, definitely must be very healthy (like any other food in Jeju), no MSG, and all organic material. Eating the petals or corolla of the garden balsam (Impatiens Balsamina) surely gave a new sensation. It turned out that this flower has lots of benefits from reducing hypertension, treated dermatitis, to fight cancer.
Jeju Story

Jeju Story

Jeju Story

Jeju Story

Jeju Story
Make your own fragrance
Jeju Story Marischka Prudence

Another thing to do in Jeju Story adalah membuat sendiri parfum dan pewangi. Caranya sangat simple, kita hanya perlu memasukkan bunga kering ke dalam tube kecil dan menambahkan bibit parfum dan mixed liquid sesuai selera kita. Surely it's a bloom-perfumy day in Jeju Story :)

Another thing to do in Jeju Story is making your perfume and fragrance. It’s so simple. We just need to put the dried flower into a small tube then add the perfume seed and mixed liquid as our taste. Surely it’s a bloom-perfumy day in Jeju Story :)
@marischkaprue - she enjoy bright colorful days like flowers
WHERE
 
JejuStory
A-kkom
542-7 Haeng-wolli
Gujwa-eup, Jeju-si
Jeju, Korea Selatan
PRICE
Paket 26.000 Won (sekitar Rp. 310.000,-) sudah termasuk makan siang dan membuat parfum (yang dapat dibawa pulang)


Package 26.000 Won (about IDR 310.000,-) included lunch and perfume-making (to bring home)         
 
***

7 Desember 2015

, , , ,

S.E.X Museum, The Loveland in Jeju


WARNING:
Adult contents, if you're not comfortable with this, please do skip the post


Saat mendengar "Sex Museum" saya membayangkan akan ada penjelasan sejarah seksualitas dari masa ke masa, deskripsi dan persepsi seksualitas di berbagai belahan dunia dan berbagai hal lain yang tentunya memberikan informasi lebih di balik coitus interruptus.


Sexual intercourse selalu jadi topik menarik, terutama di negara-negara Asia yang masih menganggap pembahasan seksual adalah hal yang tabu. Yang menarik, di Pulau Jeju, Korea Selatan, seks justru menjadi tema utama area yang lebih tepat disebut sculpture park dibandingkan dengan museum, namun dengan tema sexual intercourse.




Dibuka pada tahun 2014, Jeju Loveland menampilkan lebih dari 140 karya seni erotism yang dibuat oleh 20 seniman lulusan Hongik University di Seoul. Memang area utama Jeju Loveland adalah taman besar dengan patung-patung erotis yang menampilkan berbagai posisi sexual intercourse, penggambaran alat kelamin hingga satir seksual seperti pada karya "I'm not done yet"



Cukup menarik masuk ke Loveland Museum, terutama mengamati ekspresi pengunjung yang datang yang hampir semuanya adalah orang Asia, mulai dari tertawa malu-malu hingga seru berfoto dan bercanda.



Jeju Loveland lebih cocok disebut erotism art museum karena memang menampilkan karya-karya dengan tema erotis, sementara jika kita mengharapkan ada informasi sejarah dan hal lain yang berkaitan dengan seksualitas, well, it's simply not here.


Bagi orang Asia seperti saya, museum ini menarik karena tidak biasanya kita dapat melihat patung-patung dan karya seni dengan tema erotis, di-display secara terbuka (meski terbatas bagi pengunjung museum). Berkunjung ke museum ini dengan teman-teman pun benar-benar mencairkan suasana dan mengundang berbagai gelak tawa. The interesting thing about visiting this museum is that it brings so many laughter because the display would considered funny, and not arousal at all (of course it depend on how you look at it). One thing for sure, it was such a fun visit!

@marischkaprue - normally she fell in love and aroused by magnificent sunsets

WHERE
Jeju Loveland
680-26, Yeon Dong, Jeju-si, Jeju Island
Korea

ADMISSION FEE
9000 won

OPENING HOURS
9 AM - Midnight

***


21 November 2015

, , , , , , , ,

Never Ending Trick Art Fun at Alive Museum, Jeju Island



Saat mengunjungi trick art museum tentunya ada satu hal yang harus dilakukan: berfoto, karena trick art menggunakan teknik ilusi optik yang akan membuat anda merasa berada di berbagai "scene" yang sangat unik dan menarik.



Di Pulau Jeju, Korea Selatan, kami singgah di Alive Museum yang berada di Jungmun Tourism Complex. Dari luar museum ini terlihat seperti museum biasa, dengan bangunan klasik dan pilar-pilar khas bangunan Romawi, namun di dalamnya terdapat banyak sekali keseruan yang tidak ada habisnya!




Alive Museum adalah museum dengan berbagai karya yang memberikan efek ilusi optik dan bukan hanya dari lukisan saja, namun juga digital art hingga ruangan dimana ilusi akan tampak saat kita mengambil gambar dari sudut tertentu.






Mulai dari area dengan lukisan trick art gaya Reinassance dan lukisan-lukisan populer dengan twist trick art, ilusi dari lukisan di berbagai sisi dinding yang membuat kita seakan-akan berada di lokasi-lokasi dan situasi yang aneh, objet art seperti "meletakkan" kepala kita di piring di satu ruangan, dan berbagai trick art lainnya mulai dari awal hingga akhir berjalan menyusuri Alive Museum.






Terdapat lebih dari 150 karya dalam bentuk trick art, digital illusion hingga patung yang membuat waktu seakan tidak pernah cukup di museum ini. One thing for sure, just have fun and get a lot of photos to laugh for again in the future!

@marischkaprue - feel much more alive when traveling :)

WHERE
Jeju Alive Museum
42 Jungmungwangwang-ro, Seogwipo City
Jeju Island, Korea Selatan

OPENING HOURS
9 AM - 9.30 PM

ADMISSION FEE
10.000 won (Adult), 8.000 won (Children)

HOW TO GET THERE
Dari Kota Jeju dengan Jeju Intercity Bus, naik bus nomor 780, turun di Jungmun Resort Complex dan berjalan kaki (5 menit).


PS:
Area di Alive Museum sangat luas dan terdapat banyak sekali trick art yang seru, sediakan waktu setidaknya dua jam untuk menikmati berkeliling dan bersenang-senang dan kreatif dengan foto di museum ini. 

Thanks To:
Jeju Tourism Organization

Korea Tourism Organization
To know more about Jeju, click here