Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

11 Desember 2015

, , , , , , ,

A Walk to The Future: Climate Change? (Photo Competition)



Climate Change selalu jadi isu yang diangkat setiap tahun. Mungkin jika kita tinggal di kota besar, perubahan iklim dan lingkungan ini tidak begitu terasa. Namun jika kita berkeliling, kita akan menyadari perlahan bahwa dunia berubah, that the climate is changing.

Saya ingat saat datang ke destinasi yang sama pada bulan yang seharusnya merupakan masa terbaik namun justru disambut cuaca yang tidak menentu. Saat bepergian kita akan melihat beberapa lokasi berubah, perlahan ataupun drastis.

United Nations 21st Conference of Parties (COP21) tahun 2015 berlangsung di Paris dan berakhir tanggal 11 Desember. Berbagai kesepakatan untuk menghadapi perubahan lingkungan, terutama menanggulangi meningkatnya suhu global didiskusikan dalam pertemuan tingkat tinggi ini. Pada dasarnya, semua pihak, termasuk pemerintah, LSM, perusahaan, dan tentunya kita harus turut serta dalam upaya menjaga bumi yang kita cintai ini.

Coral reef restoration project in Pemuteran
New life grows on these biorock, another way to restore the area that have been damaged
One thing that we can do is sharing about the importance of knowing how climate is changing; so we can (hopefully) do something about it and make more people participate.

Join the #CaptureClimate photo competition and photo sharing dari Komunitas Students Vaganza (direct link to Students Vaganza twitter account), caranya dengan berbagi foto mengenai perubahan iklim atau aksi nyata untuk melawan perubahan iklim

Click to enlarge
Masa submit photo hingga tanggal 12 Desember 2015, let's share your photos!

@marischkaprue - sharing her photos and stories

TO KNOW:

Students Vaganza merupakan komunitas muda yang dibentuk oleh APRIL melalui anak perusahaan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) untuk menjadi wadah komunitas mempelajari mengenai industri pulp & paper serta kehutanan di #Indonesia dan isu perubahan iklim.

#CaptureClimate photo competition berlangsung sejalan dengan #COP21 di Paris

More about PT. RAPP here

***

10 Desember 2015

, , , , , , , ,

Perfect Retreat in Bunaken: Grand Luley


Grand Luley Bunaken

Menikmati Bunaken adalah menikmati keindahan bawah laut, namun terkadang penginapan yang menyenangkan juga jadi elemen penting saat traveling.

Grand Luley Bunaken clear water
The clear water of Bunaken
Grand Luley Bunaken

Ini adalah kali ketiga saya mengunjungi destinasi bahari yang paling awal booming sebagai lokasi menyelam di Indonesia, namun trip kali ini sempurna karena penginapan yang sangat nyaman dan laut Bunaken sedang dalam salah satu masa terbaiknya.

Grand Luley Bunaken
In blue :)
Grand Luley Bunaken

Grand Luley Bunaken Mangrove bunaken dermaga

dermaga grand luley laut bunaken
Look at the sea colors!
Grand Luley Bunaken Pulau bunaken dermaga

Terletak di Tongkaina, Bunaken, Grand Luley Resort memiliki posisi yang strategis. Dengan dermaga langsung menghadap ke Pulau Bunaken, menuju titik-titik penyelaman utama di Bunaken hanya memerlukan waktu 30 menit naik boat. Dari dermaga kayu kita juga dapat menikmati hutan mangrove yang meliputi pesisir Tongkaina ini.

Grand Luley Bunaken room

Grand Luley Bunaken room

Grand Luley Bunaken

Grand Luley Bunaken swimming pool

Grand Luley Bunaken

Bangunan resort memanjang, meliputi beberapa area dengan view yang berbeda, namun sebagian besar menghadap ke kolam renang. Area kolam dengan pohon kelapa merupakan salah satu area favorit saya.

Grand Luley Bunaken

Grand Luley Bunaken big tree
The big tree
Satu bangunan yang menarik perhatian terletak di arah menuju dermaga, berada di sebelah pohon besar, we call it "The big tree" ,kita dapat menikmati makan siang sambil melihat kehijauan di sekeliling resort.

diving bunaken dive spot Timorthe
The beautiful corals of Bunaken
diving bunaken dive spot Timor

patung mermaid bunaken dive spot mermaid statue near grand luley resort
Meet the Mermaid near the resort
diving bunaken coral reef lion fish
Pretty corals and lion fish near the mermaid statue
Highlight utama Grand Luley tentu saja aktivitas menyelam. Selain lokasi yang sangat dekat dengan berbagai titik penyelaman, resort ini juga menenggelamkan patung mermaid untuk menjadi media tumbuhnya koral. Spot mermaid ini juga menjadi spot menyelam baru dengan pasir putih di dasarnya dan area koral cantik hanya berjarak beberapa meter saja dari area patung mermaid.

Grand luley mermaid sinking
They sunk the mermaid on November 2015
mermaid statue grand luley bunaken

Mermaid dive spot ini hanya berjarak 5 menit saja dari dermaga resort dan jadi salah satu lokasi yang tepat untuk fun dive ataupun discovery dive (dive trial dengan diawasi instruktur) bagi yang belum memiliki lisensi menyelam.

Grand Luley boat

Grand luley bunaken

Grand Luley is a great place to relax, to enjoy the view and the clear water of Bunaken. Also, don't forget to say hi to the mermaid :)

@marischkaprue - mermaid in the making

Photos by Ferry Rusli & me
All underwater photos are taken by Ferry Rusli, check out his amazing works here

NOTES

Grand Luley
Tongkaina, Bunaken Manado 95244
Sulawesi Utara, Indonesia
P. +62 (431) 8858 222
E. reservation-manado@luleyhotels.com

HOW TO GO THERE
By Car: Sekitar 1 jam perjalanan dari Bandara Sam Ratulangi (Manado)
Tamu akan dijemput di bandara dengan mobil dari resort

RATE
Start from Rp. 875.000,- / night (promo)
Cek rate lebih lengkap sesuai waktu kunjungan di sini

***

8 Desember 2015

, , , , , , ,

Dabirahe Lembeh Hills Resort: More Than Just Diving


Lembeh Hills Resort

Lembeh selalu identik dengan penyelaman, maklum saja, area ini merupakan pusat macro dunia, atau tempat dimana binatang-binatang laut berukuran kecil yang sangat unik ada di mana-mana saat menyelam di Lembeh. Inilah yang membuat penyelam dari seluruh dunia datang ke Lembeh untuk melihat langsung creature unik yang sering diangkat di berbagai dokumenter seperti National Geographic.

Namun bagi saya, pesona lembeh tidak hanya di bawah laut. Hari-hari cerah dengan langit biru membuat laut Bitung indah dengan warna biru terang, dan pulau-pulau kecil yang menghiasi Selat Lembeh.

Lembeh Hills Resort
Look at those coconut trees!
Lembeh Hills Resort
Dabirahe from Above
Lembeh Hills Resort
Friendly smile everyday :)
Tempat terbaik untuk menikmati pesona Bitung ada di ujung Pulau Sulawesi yang menghadap langsung ke Pulau Lembeh. Dengan jajaran pohon kelapa setinggi lebih dari 20 meter dan laut biru di sekelilingnya, resort yang berada di Desa Makawidey, Bitung, Sulawesi Utara ini terlihat sangat cantik.

Lembeh Hills Resort
The infinity pool
Dabirahe Lembeh Hills Resort

Lembeh Hills Resort infinity pool
Best place to relax
breakfast in the pool at lembeh hills resort
breakfast in pool
Dabirahe Lembeh Hills Resort dikenal sebagai dive resort, namun fasilitas yang ada bukan hanya untuk para penyelam. Lokasi favorit saya tentunya di infinity pool, there's always something more than relaxing about infinity pool dan area kolam renang di Dabirahe ini memiliki view Selat Lembeh yang biru serta Pulau Lembeh di seberangnya, best spot to swim or just float and relax.

Lembeh Hills Resort room

Lembeh Hills Resort room

Lembeh Hills Resort view from the room
View from the room, this one is from unit CV 4
Selat Lembeh sangat tenang, warna laut "mengikuti" warna langit. Saat langit membiru kala matahari bersinar terang, itulah saat laut di Bitung ini menunjukkan kecantikkannya. Saya menikmati perasaan tenang melihat laut langsung dari teras unit villa yang menghadap laut.

Lembeh Hills Resort

Lembeh Hills Resort
Blue mood
flower bath
Flower bath and wine, perfect combination
Another spot to enjoy dengan privasi adalah tub dengan elemen batu berukuran luas di kamar mandi. We can enjoy flower bath while sipping some wine, best for honeymoon perhaps :)

Lembeh Hills Resort
View from the restaurant
Lembeh Hills Resort

Lembeh Hills Resort

Lembeh Hills Resort

Sementara bagi divers, Dabirahe Lembeh Hills Resort sangat ideal karena titik-titik penyelaman utama di Lembeh terletak sangat dekat dengan resort, hanya membutuhkan waktu 5-10 menit naik kapal untuk sampai di spot menyelam, bahkan ada spot penyelaman yang berada persis di sisi kompleks resort.

Lembeh Hills Resort sunset wine
Enjoying the glimpse of sunset from the dock
Lembeh Hills Resort

Lembeh Hills Resort Dabirahe

I think this place is the best getaway destination in Bitung, for those of you who love the sea. Divers or not, you'll enjoy the view and the atmosphere :)

@marischkaprue - float and dive

NOTES:

WHERE
Dabirahe Lembeh Hills Resort
Desa Makawidey, Bitung, Sulawesi Utara
Booking/ info: info@dabirahe.com

HOW TO GET THERE
By car: 2 jam perjalanan dari Bandara Internasional Sam Ratulangi (Manado), akan ada mobil dari resort yang menjemput di bandara


RATE
Rate mulai dari Rp. 1.500.000,- / malam
Contact info@dabirahe.com untuk mendapatkan rate sesuai dengan tanggal kedatangan, there's also special price and promotion, contact them to know more.

TIPS
Ask for breakfast in pool for more delighting experience (breakfast in pool is by request)
Flower bath and wine serving is by request

DIVING
Terdapat dive center di resort: Makamaka Diver
Cek melalui email info@dabirahe.com untuk informasi harga paket menyelam


7 Desember 2015

, , , ,

S.E.X Museum, The Loveland in Jeju


WARNING:
Adult contents, if you're not comfortable with this, please do skip the post


Saat mendengar "Sex Museum" saya membayangkan akan ada penjelasan sejarah seksualitas dari masa ke masa, deskripsi dan persepsi seksualitas di berbagai belahan dunia dan berbagai hal lain yang tentunya memberikan informasi lebih di balik coitus interruptus.


Sexual intercourse selalu jadi topik menarik, terutama di negara-negara Asia yang masih menganggap pembahasan seksual adalah hal yang tabu. Yang menarik, di Pulau Jeju, Korea Selatan, seks justru menjadi tema utama area yang lebih tepat disebut sculpture park dibandingkan dengan museum, namun dengan tema sexual intercourse.




Dibuka pada tahun 2014, Jeju Loveland menampilkan lebih dari 140 karya seni erotism yang dibuat oleh 20 seniman lulusan Hongik University di Seoul. Memang area utama Jeju Loveland adalah taman besar dengan patung-patung erotis yang menampilkan berbagai posisi sexual intercourse, penggambaran alat kelamin hingga satir seksual seperti pada karya "I'm not done yet"



Cukup menarik masuk ke Loveland Museum, terutama mengamati ekspresi pengunjung yang datang yang hampir semuanya adalah orang Asia, mulai dari tertawa malu-malu hingga seru berfoto dan bercanda.



Jeju Loveland lebih cocok disebut erotism art museum karena memang menampilkan karya-karya dengan tema erotis, sementara jika kita mengharapkan ada informasi sejarah dan hal lain yang berkaitan dengan seksualitas, well, it's simply not here.


Bagi orang Asia seperti saya, museum ini menarik karena tidak biasanya kita dapat melihat patung-patung dan karya seni dengan tema erotis, di-display secara terbuka (meski terbatas bagi pengunjung museum). Berkunjung ke museum ini dengan teman-teman pun benar-benar mencairkan suasana dan mengundang berbagai gelak tawa. The interesting thing about visiting this museum is that it brings so many laughter because the display would considered funny, and not arousal at all (of course it depend on how you look at it). One thing for sure, it was such a fun visit!

@marischkaprue - normally she fell in love and aroused by magnificent sunsets

WHERE
Jeju Loveland
680-26, Yeon Dong, Jeju-si, Jeju Island
Korea

ADMISSION FEE
9000 won

OPENING HOURS
9 AM - Midnight

***