Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Pink Beach. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pink Beach. Tampilkan semua postingan

17 Juli 2016

, , , , ,

THE HEALING PINK BEACH



Remember my post about saving Pink Beach? Terakhir saya datang ke Pink Beach dua tahun lalu, saat itu kondisi koral di perairan pantai pink yang terkenal di Taman Nasional Komodo ini sudah menyedihkan, banyak pecahan koral-koral mati berwarna putih yang membaur dengan dasar laut yang berpasir putih.


Remember my post about saving Pink Beach? I last came to the Pink Beach two years ago, when the condition of corals in coastal waters of the famous pink in the Park has been a sadness, a lot of broken white corals died blending with white sandy seabed.



Tahun ini saya datang lagi ke Pink Beach. Meski cuaca cukup mendung, kami tetap memutuskan untuk snorkeling di area ini. Saya cukup senang melihat kondisi Pink Beach yang membaik, soft koral mulai banyak yang tumbuh, sementara perlahan hard coral juga mulai ada kembali (namun untuk hard coral tentunya akan memakan waktu yang sangat lama).


This year I came back to Pink Beach. Although the weather was quite cloudy, we still decided to snorkel in this area. I was glad to see Pink Beach's conditions are improving, many soft corals begin growing, while slowly hard coral also started to grow again (but for hard coral will certainly take a very long time).


We can still see the dead corals but it's healing slowly :)
Seiring munculnya koral kembali, penghuni laut di perairan Pink Beach juga semakin ramai, we can easily find Nemo (the clown fish), trigger fish, parrot fish dan berbagai anthias, it's just so relaxing to see those beautiful colors under the sea!


With the regrowth of corals, residents in the waters of Pink Beach also gets busier, we can easily find Nemo (the clown fish), trigger fish, parrot fish and a variety of anthias, it's just so relaxing to see those beautiful colors under the sea!



Meski membaik, bukan berarti perairan ini tidak rapuh, selalu ingat untuk menikmati laut dengan bijak: snorkeling dan berenang tanpa menginjak atau memegang karang, berenang dengan posisi horizontal di area dangkal untuk menghindari kaki menabrak karang, dan gunakan life vest jika tidak bisa berenang atau belum nyaman di laut. Hopefully the coral reefs here will get better and better :)

Although it is improved, does not mean that these waters are not fragile, always remember to enjoy the ocean wisely: snorkeling and swimming without touching or holding the reef, swimming in a horizontal position in the shallow area to avoid foot struck a rock, and use a life vest if you can not swim or have not been comfortable at the sea. Hopefully the coral reefs here will get better and better :)

@marischkaprue - got a great pink friend named Patrick

NOTES

PINK BEACH
Komodo National Park
Flores

3 Oktober 2014

, , , , ,

Let's Save The Pink Beach!



"Koralnya sudah banyak yang hancur"

Saya cemberut melihat kondisi koral saat snorkeling di Pink Beach, Flores

a lot of broken corals, can you see that?

Masih ada sejumlah karang indah yang memberikan saya kesempatan untuk mendapatkan foto-foto menarik di bawah laut, namun sebagian karang terutama yang dekat dengan pantai sudah rusak sebagian besar.


"Dahulu karang di sini bagus sekali, bahkan kapal tidak boleh merapat ke darat," ujar teman saya yang beberapa tahun lalu mengunjungi Pink Beach dan cukup terkejut saat melihat kondisi koral di Pink Beach saat ini.

Pink sands on Pink Beach


Saya memperhatikan banyak kapal kecil yang menjadi "ojek" untuk turis pindah dari kapal besar ke pantai. Pink Beach sudah jadi objek wisata yang terkenal karena keunikan pasir di sini. Pasir dari karang merah bercampur dengan pasir putih sehingga berwarna pink saat terkena air laut yang menyapu pantai setiap ombak datang, sungguh pemandangan yang unik karena kita terbiasa dengan pasir putih, coklat dan hitam.



Pink Beach berbentuk cekungan, warna pink terlihat sejak kapal merapat mendekati pantai dan terlihat banyak wisatawan baik lokal maupun asing yang menikmati pantai ini.

"Ada yang malah berdiri di koral," ujar teman saya. Saya jadi ingat pernah memarahi orang yang tidak saya kenal karena ia berdiri di koral.

You probably won't see this anymore if you don't care
Bukannya sok-sok jadi aktivis namun koral perlu waktu sangat lama untuk tumbuh kembali, ada beberapa koral yang membutuhkan waktu tahunan untuk tumbuh satu sentimeter saja. Bayangkan betapa banyaknya koral yang patah karena dipegang, diinjak, ditabrak dan jika terus terjadi saya pikir tidak akan ada lagi koral cantik di Pink Beach. Sayang sekali jika Pink Beach hanya jadi pantai yang indah di atas permukaan saja.

Recipe to make a pink beach: red sands from red corals, white sands, mixed it

Tidak ada yang melarang snorkeling di Pink Beach, saya bahkan senang berbagi keseruan melihat bawah laut yang begitu indah. Namun ingat untuk ingat golden rule saat snorkeling atau menyelam: jangan menyentuh, jangan menginjak. 




Selalu lebih menyenangkan menikmati dengan mata, dengan kamera untuk jadi memori yang bisa anda bagi dengan teman-teman dan tentunya kita akan selalu ingin berkunjung ke tempat yang indah, bayangkan jika anda datang lagi dan kondisinya sudah berubah, tentu menyedihkan.

Please start caring :)

@marischkaprue - just some girl who loves to see the colorful coral reef