Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Where to go in Ishikawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Where to go in Ishikawa. Tampilkan semua postingan

5 Maret 2020

, , , , , ,

TOYAMA & KANAZAWA SHORT ITINERARY


Biasanya destinasi utama di saat musim dingin yang banyak diincar adalah Shirakawa-go. Namun, apalagi yang dapat dieksplore setelah Shirakawa-go? Berikut rute yang bisa kalian ambil setelah menikmati Takayama dan Shirakawa-go dan termasuk dalam cakupan area Takayama Hokuriku Area Tourist Pass:

TOYAMA

Usai dari Shikawa-go, kami menuju Toyama yang berada di timur laut dari Shirakawa-go. Meski hanya sebentar saja, kami mampir ke Kansui Park di malam hari sebelum beristirahat di hotel dan Tonami Tulip Gallery.

KANSUI PARK (Fugan Unga Kansui Park)

Taman umum di Toyama ini terkenal dengan kanal besar dan jembatan yang menghubungkan dua sisi taman. Di musim dingin, sebagian area Kansui Park dihias dengan lampu dan memberikan pemandangan cantik yang menghangatkan malam hari di Kansui Park.

Kansui Park
1, 湊入船町
Toyama, 930-0805, Japan

TONAMI TULIP GALLERY



Meski sedang tidak musim tulip berbunga, Tonami Tulip Gallery tetap buka dan kita tetap bisa menikmati display tulip di ruangan indoor. Saat terbaik tentunya di saat musim tulip berbunga di minggu ke 4 bulan April hingga awal Mei.

Tonami Tulip Gallery
100-1 Nakamura, Tonami
Toyama 939-1381, Japan

KANAZAWA

KENROKU-EN


Taman Kenrokuen merupakan taman paling populer di Ishikawa dan juga merupakan salah satu taman dengan lanskap tercantik di Jepang. Taman Kenrokuen dulunya merupakan area taman luar dari Kanazawa Castle dan dibuat pada masa kejayaan keluarga Maeda.

Sejak 1871, Kenrokuen sudah dibuka untuk umum dan terus menarik pengunjung dari seluruh dunia. Selain taman dengan lanskap khas Jepang, di Kenrokuen juga terdapat air mancur tertua di mana air bergerak hingga mencuat 3 meter lebih tanpa tenaga listrik sama sekali.

Kenrokuen Garden Map (click to enlarge)

Kenroku-en
1 Kenrokumachi, Kanazawa
Ishikawa 920-0936, Japan

Opening Hours
1 Maret - 15 Oktober : 7 AM - 6 PM
16 Oktober - akhir Februari: 8 AM - 5 PM

Admission Fee:
Adult: 310 yen
Child: 100 yen (6-17 years old)

OMICHO MARKET



Mengamati dan berkeliling pasar lokal selalu menarik, nah di Kanazawa salah satu pasar yang wajib dikunjungi adalah Omicho Market yang memiliki lebih dari 200 kios yang menjual beragam produk, mulai dari sea foods (dan kepiting besar khas Jepang), perkakas dapur hingga tanaman. 

Di Omicho Market juga terdapat banyak jajanan pasar yang dapat langsung kita coba, plus beragam tempat makan dengan bahan-bahan asli dari Ishikawa.

Omicho Market
50 Kamiomicho, Kanazawa
Ishikawa 920-0905, Japan

HIGASHI CHAYA DISTRICT



Salah satu area yang menjadi magnet turis di Kanazawa adalah daerah Higashi Chaya karena bangunan-bangunan kayu yang membuat kita merasa kembali ke masa lampau.

Kanazawa terkenal dengan kerajinan gold leaf, yaitu emas berukuran sangat tipis sehingga disebut setipis daun atau kertas. Selain melihat berbagai kerajinan yang ada dan menarik, anda juga dapat mencoba membuat dekorasi dengan gold leaf ini di berbagai toko yang ada di wilayah distrik Chaya, Kanazawa.

Higashi Chaya District
1 Chome-13 Higashiyama, Kanazawa
Ishikawa 920-0831, Japan

TAKAYAMA HOKURIKU AREA TOURIST PASS

JR PASS ini sangat ideal untuk berkeliling Takayama Hokuriku Area dengan rute yang meliputi Kansai Airport, Osaka, Kyoto, Fukui, Komatsu, Kanazawa, Shirakawa-Go, Toyama, Takayama, Gero hingga Nagoya. Pass juga dapat digunakan untuk naik beberapa rute bus.


Takayama Hokuriku Area Tourist Pass berlaku selama 5 hari yang ideal untuk menyusuri kota-kota dalam rute pass tersebut.

Takayama Hokuriku Area Tourist Pass
Adult: 14.260 Yen, Children (hingga umur 11 tahun): 7.130 Yen (jika membeli melalui agent di luar Jepang)
Adult: 15.280 Yen, Children (hingga umur 11 tahun): 7.640 Yen (jika membeli langsung di stasiun/ beli online di Jepang)

Masih banyak hal yang bisa dinikmati di Toyama dan Kanazawa, but let’s save it for our next trip!


@marischkaprue - still have many bucketlist in Japan!

14 Januari 2019

, , , , , , , ,

MORE TO DO LIST IN ISHIKAWA: JAPAN TRAVEL



Saya sudah pernah beberapa kali bercerita tentang Ishikawa, baik ke area utara (cek di link ini), atau ke area selatan Ishikawa, yaitu Komatsu (cek di link ini), namun masih banyak hal lain yang dapat dilakukan di Ishikawa, terutama jika anda memilih untuk menginap di Kanazawa.

Here's some of the things to do in Ishikawa

SIGHTSEEING

KENROKUEN GARDEN



Taman Kenrokuen merupakan taman paling populer di Ishikawa dan juga merupakan salah satu taman dengan lanskap tercantik di Jepang. Taman Kenrokuen dulunya merupakan area taman luar dari Kanazawa Castle dan dibuat pada masa kejayaan keluarga Maeda.




Sejak 1871, Kenrokuen sudah dibuka untuk umum dan terus menarik pengunjung dari seluruh dunia. Selain taman dengan lanskap khas Jepang, di Kenrokuen juga terdapat air mancur tertua di mana air bergerak hingga mencuat 3 meter lebih tanpa tenaga listrik sama sekali.

NAGAMACHI SAMURAI DISTRICT


Distrik dengan gang-gang kecil ini dulunya merupakan area tempat tinggal samurai. Rumah-rumah di Nagamachi Samurai District ini tertutup pagar tebal dari tanah, serta jalan masuk yang kecil untuk akses ke setiap rumah.





Salah satu rumah yang paling terkenal di Nagamachi Samurai District adalah rumah dari Nomura, salah satu samurai yang jaya di masa feudal Jepang. Taman di rumah Nomura menjadi salah satu dari tiga taman tercantik di Jepang meskipun berukuran kecil. Di lantai atas rumah, kita juga dapat minum teh sambil menikmati pemandangan taman.

Nomura House
1 chome 3-32
Naga-machi, Kanazawa

web: www.nomurake.com
phone: (076) 221-3553

OMICHO MARKET




Mengamati dan berkeliling pasar lokal selalu menarik, nah di Kanazawa salah satu pasar yang wajib dikunjungi adalah Omicho Market yang memiliki lebih dari 200 kios yang menjual beragam produk, mulai dari sea foods (dan kepiting besar khas Jepang), perkakas dapur hingga tanaman. 


Di Omicho Market juga terdapat banyak jajanan pasar yang dapat langsung kita coba, plus beragam tempat makan dengan bahan-bahan asli dari Ishikawa.

ACTIVITIES

HAKU KOUKAN GOLD LEAF EXPERIENCE



Sejak dulu, Kanazawa terkenal sebagai penghasil gold leaf, yes, sesuai namanya, lembaran sangat tipis ini terbuat dari emas asli yang dipress sedemikian rupa hingga sangat tipis dan memungkinkan untuk melapisi berbagai hal dengan emas.

Hakuichi Main Store Haku K
oukan adalah salah satu pusat pembuatan gold leaf dan juga lokasi untuk anda yang tertarik berkreasi dengan lembaran emas ini. Di dalam area Hakuichi juga terdapat replika Maeda Toshiee yang menggunakan baju berbalut emas, plus dinding yang dilapis 10.000 lembaran gold leaf.


Ada banyak kreasi dari gold leaf yang bisa dibuat di sini, mulai dari sumpit berlapis emas, kaca dan kipas, hingga kotak perhiasan seperti yang saya buat.

Haku Koukan (Hakuichi)
Integrated Museum of Gold Leaf
2-1-1 Morito Kanazawa

Opening hours: 9 am - 6 pm

phone: (076) 240-8911

TEA CEREMONY AT KENROKUEN GARDEN



Minum teh di Jepang selalu jadi tradisi yang lekat hingga kini. Di Kenroku-en kita dapat menikmati matcha sambil menikmati pemandangan taman Kenroku-en yang indah di Shiguretei tea house.

EAT

NIKUSHO JADE



Restoran Yakiniku ini hanya berjarak 5 menit berjalan kaki saja dari Stasiun Kanazawa, kita dapat mencoba daging sapi khas Noto yang lezat dengan harga yang sangat reasonable (1500 yen untuk lunch set menu)

KAISENDON SUSHI LUNCH AT OMICHO MARKET



Saat berkeliling Omicho Market, sempatkan diri untuk makan siang di Kaisendon Sushi dan menikmati makanan segar khas Ishikawa, sashimi dengan taburan gold leaf, dihidangkan di atas nasi!

STAY

UNIZO INN KANAZAWA



Hotel simple ini terletak di lokasi yang strategis, di antara Kanazawa Castle Park dan Omicho Market, dekat pula dengan lokasi perbelanjaan lainnya.

Mengelilingi Ishikawa memang perlu waktu lebih dari seminggu, itu pun masih banyak yang belum saya coba. Well, until next time!


@marischkaprue - loving the gold leaf ice cream :))

****



INFO LEBIH LENGKAP TENTANG KOMATSU DAN ISHIKAWA

Hubungi Jalan Tour melalui akun Instagram Jalan Tour atau di website www.jalan-tour.com 



7 Januari 2019

, , , , , , , , , ,

GOING NORTH IN ISHIKAWA: PLACES TO GO



Berkunjung ke Ishikawa selalu dikaitkan dengan trip ke Kanazawa. Namun, masih ada banyak lokasi menarik lainnya di Ishikawa. Kali ini saya berkunjung ke daerah utama Ishikawa dan menemukan banyak hal menarik yang dapat dinikmati di Ishikawa.

Ada apa saja di Ishikawa bagian utara? ini dia

WAJIMA MORNING MARKET



Menikmati pasar pagi di Jepang selalu menyenangkan, termasuk Wajima Morning Market yang disebut-sebut sebagai salah satu dari tiga Morning Market terbesar di Jepang dan juga menjadi Morning Market tertua yang bermula 1000 tahun yang lalu.




Kebanyakan warga lokal berbelanja kebutuhan sehari-hari seperti sayuran, seafood, buah-buahan. Bagi turis seperti saya, pernak-pernik yang ada di Wajima Morning Market sangat menarik, serta cemilan yang banyak dijual di pasar ini. Selain itu, ada area khusus untuk memanggang seafood mentah yang dibeli di pasar, jadi kita dapat membeli ikan dan langsung memanggang dan menikmatinya di Wajima Morning Market, hal yang belum pernah saya temukan di tempat lain.

Jika berkunjung ke Wajima Morning Market, pastikan datang pagi hari saat pasar sedang ramai dan dagangan masih banyak, karena di jam 10 hingga 11 pasar mulai sepi dan pedagang mulai membereskan dagangan.

WAJIMA LACQUERWARE MUSEUM


Saya sudah sering melihat perkakas lacquerware ala Jepang, namun saya belum pernah melihat bahan-bahan untuk membuat lacquerware dan cara pembuatannya. Lacquerware adalah perkakas dari kayu yang dilapis dengan bahan semacam pernis (varnish) bening yang memberi efek mengkilat.

Di Jepang, tradisi membuat lacquerware sudah dilakukan ribuan tahun. Tercatat, lacquerware tertua dibuat di masa Jomon, yaitu pada tahun 5000 sebelum masehi.




Berlokasi dekat dengan Wajima Morning Market, kita dapat melihat berbagai lacquerware serta mengetahui proses pembuatannya di Wajima Lacquerware Museum. Bagian bawah museum ini adalah toko lacquerware, mulai dari mangkuk, piring, pernak-pernik, hingga meja, jangan terkejut dengan harganya ya :)



Nah, di bagian atas adalah museum. Di sini kita akan tahu kenapa harga lacquerware begitu mahal. Di bagian depan area masuk museum kita dapat melihat mangkuk di semua proses pembuatan yang dipajang berderet. Memang proses pembuatan lacquerware sangat panjang, mulai dari kayu yang dirapikan, dibentuk, dilapis dan dilukis dengan sangat teliti sehingga menjadi lacquerware yang kita lihat selama ini. Semuanya dilakukan dengan tangan dan memerlukan proses yang sangat panjang, wajar saja harganya memang terlihat mahal bagi sebagian orang.

L'ATELIER DE NOTO (LUNCH/DINNER)



Usai menikmari Morning Market dan Museum, kami mencoba makan siang di L'Atelier de NOTO. Jika ingin mencoba pilihan makanan lain selain makanan Jepang, restoran dengan masakan Perancis ini dapat dicoba.





L'Atelier de NOTO adalah restoran fine dining dengan menu masakan Perancis yang dibuat oleh chef Jepang dengan bahan baku yang fresh dari area Wajima. Untuk menikmati makan siang atau makan malam, anda mesti reservasi terlebih dahulu karena chef akan menyiapkan menu khusus untuk kita.

L'Atelier de NOTO
4-142 Kawai-machi
Wajima
Ishikawa, Japan

price:
Lunch (11.30 am - last order at 1.30 pm)
Course start from 3.300 yen - 8.400 yen
Dinner (6 pm - last order at 9 pm)
Course start from 5250 yen - 12.600 yen

web: atelier-noto.com

SENMAIDA RICE TERRACE


Melihat hamparan sawah hijau di Jepang terlihat tidak umum, meskipun kita semua tahu bahwa nasi adalah makanan pokok di Jepang. Senmaida Rice Terrace terlekat di Shiroyone, Wajima di Ishikawa. Pemandangan lahan persawahan bertingkat ini mengingatkan saya dengan sistem terasering di Indonesia.



Senmaida Rice Terrace persis menghadap ke arah laut biru dan memberikan kombinasi cantik dari sawah berwarna hijau kekuningan, dengan laut yang biru. Area sawah ini bahkan masuk dalam Globally Important Agricultural Heritage Systems (GIAHS) dan di musim-musim tertentu, di area sawah Senmaida dipasang lampu-lampu untuk light up di malam hari.



Saya datang di musim gugur di mana lampu-lampu untuk light up sudah dipasang, namun kami tidak menikmati Senmaida Rice Terrace hingga malam hari. Lain kali, saya berharap bisa datang lagi ke Senmaida Rice Terrace di saat musim salju.

CHIRIHAMA NAGISA DRIVEWAY


Di Indonesia memang masih banyak area pantai yang dapat dimasuki kendaraan roda empat, namun di Jepang ada aturan ketat mengenai kendaraan yang dapat masuk ke area pantai. Di Chirihama Nagisa Driveway, sesuai namanya, kita dapat masuk ke area pantai sepanjang 8 kilometer dengan mobil ataupun motor.

Area di antara Imahama Houdatsu-Shimizu-cho Sakui-gun dan Chirihama-cho Sakui-shi di Ishikawa Prefecture ini sangat terkenal bagi warga lokal Jepang sehingga di musim liburan area Chirihama Nagisa Driveway cukup ramai.

Kami datang di hari kerja sehingga dapat menikmati suasana yang sepi dengan hanya beberapa mobil yang melintas. Karena suhu lumayan dingin, tentu saja saya tidak berniat mencelupkan diri ke air laut, namun menikmati pantai dengan langsung turun dari mobil dan nongkrong menikmati beberapa mobil melintas dengan tenang sangat menyenangkan di Chirihama Nagisa Driveway, mungkin lain kali kami akan membawa peralatan piknik dan makan siang di sini :)

LE MUSEE DE H




Jika anda bingung kenapa cafe ini sangat terkenal, itu karena pemilik Le Musee De H adalah chef pastry paling terkenal di Jepang: Hironobu Tujiguchi. Di cafe yang terletak di pesisir Wakura Hot Spring, kita dapat menikmati kue-kue dengan resep karya Hironobu Tujiguchi sambil menikmati pemandangan biru laut dari jendela kaca yang besar.

Jika datang ke Le Musee De H di Ishikawa ini, jangan lupa mampir ke area mini museum persis di sebelah cafe. Di sini kita dapat melihat karya seni buatan Hironobu Tujiguchi yang dibuat dari bahan-bahan makanan seperti coklat dan gula. Lukisan dengan cipratan gula yang kemudian mengeras membentuk pattern yang menarik ini sangat mengingatkan saya pada lukisan Jackson Pollock, rupanya Hironobu menggunakan teknik yang serupa namun dengan gula cair. Kita juga dapat mencium wangi coklat di berbagai patung buatan Hironobu, asal jangan dimakan ya :)

PUBLIC FOOT BATH (near Le Musee De H)


Sebelum pulang ke Notoraku Hotel, kami mampir ke public foot bath di dekat Le Musee De H. Area rendam kaki yang langsung menghadap laut ini bebas biaya, namun jangan lupa membawa handuk kecil karena tidak ada yang menyediakan handuk.



Di musim dengan cuaca dingin, bersantai di public foot bath sambil menikmati laut sangat membuat rileks. Ada beberapa public foot bath di Jepang, termasuk di area ini yang dapat jadi pilihan untuk bersantai.

NOTORAKU HOTEL


Notoraku Hotel dapat jadi pilihan untuk menginap saat berkunjung ke Ishikawa bagian utara. Hotel ini terbagi menjadi dua bagian, bangunan lama dan bangunan baru dengan lorong yang menyambungkan kedua area.





Ada ratusan kamar di Notoraku Hotel, sebagian berupa ryokan, kamar tradisional Jepang, sementara sebagian lagi dengan layout ryokan namun di dalamnya terdapat tempat tidur modern sehingga jika anda tidak terbiasa tidur menggunakan futon (semacam kasur lipat tradisional yang dimasukkan ke dalam lemari saat tidak digunakan), tidak perlu khawatir karena sebagian kamar dilengkapi fasilitas hotel modern.

Menikmati Ishikawa bagian utara tentu sangat menyenangkan, daftar di atas ini pun baru sebagian kecil saja dari hal-hal yang dapat dinikmati di Ishikawa bagian utara, ada banyak spot dan kegiatan lainnya yang dapat dinikmati di berbagai musim. Well, let's save it for next visit!

@marischkaprue - Going to the North for Chill

***


INFO LEBIH LENGKAP TENTANG KOMATSU DAN ISHIKAWA
Hubungi Jalan Tour melalui akun Instagram Jalan Tour atau di website www.jalan-tour.com