Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

24 Juni 2015

, , , , ,

Citra Cantik Indonesia: Jangan Takut (tidak) Cantik



Definisi cantik itu terus beragam, terus berkembang seiring jaman. Ada masa dimana tubuh perempuan yang berisi dan berlekuk dianggap indah dan dijadikan simbol kesuburan. Ada masa dimana perempuan yang kurus kering dianggap paling cantik, masa dimana Kate Moss merajai halaman-halaman majalah lifestyle dan berbagai produk.

Meski terus berubah ada satu hal yang pasti, si yang merasa tidak cantik menjadi tersingkirkan. Siapa yang tidak masuk dalam kategori cantik saat definisi itu berlaku seakan jadi seseorang yang tidak memiliki privilege sebagai perempuan, seakan-akan semua perempuan harus mengejar definisi cantik yang berlaku sebagai harga mati untuk dicintai sebagai perempuan.

Jujur saja, sayapun dahulu adalah perempuan yang terus-menerus menelan informasi definisi cantik yang berlaku, bahwa perempuan cantik (Indonesia) itu harus putih, berambut hitam panjang, kulit mulus, mata belo dan lain-lain. Ada sekian banyak definisi cantik yang jadi target banyak perempuan.

Namun traveling mengubah hidup saya dan definisi saya akan kecantikan. Saat kulit ini mulai menggelap akibat terpaan matahari, saya cukup khawatir di masa awal-awal saya sering bepergian, seakan kulit hitam akan membuat saya tidak cantik.

Sun came and we don't care ;)
Tapi perlahan-lahan pikiran dan definisi saya akan cantik berubah. Pertama memang diawali dengan saya yang akhirnya pasrah dengan kulit yang mencoklat karena saya lebih memilih menikmati pantai dan laut dibandingkan harus bersembunyi di tempat teduh. Kemudian saya juga melihat, ada begitu banyak kecantikan di Indonesia.


Lihatlah ke daerah, bisa di Jawa, di Bali, di Flores, hingga ke ujung timur Indonesia. Ada begitu banyak senyum manis perempuan lokal Indonesia yang membuat saya langsung berkomentar “dia cantik,” meski kulit mereka coklat legam, meski rambut mereka bukan panjang dan lurus ataupun bergelombang seperti baru keluar dari salon.

Cantik itu menikmati hidup bukan? Saya jadi melihat bahwa wajah-wajah yang saya lihat dan saya langsung merasa bahwa kecantikan terpancar adalah wajah-wajah bahagia yang menikmati diri mereka apa adanya, wajah-wajah yang tidak memperdulikan panjang dan derajat kemiringan hidung mereka, wajah yang tidak mempermasalahkan detail-detail syarat cantik yang selama ini memenuhi berbagai media iklan.


Saya melihat sosok-sosok yang dipillih dalam #CitraCantikIndonesia dan mereka berbeda, mereka adalah sosok yang memiliki keunikan, sosok yang tidak harus memiliki sederet "syarat" cantik yang dibentuk oleh masyarakat. Mereka adalah sosok-sosok berprestasi dan memiliki keunikan, dan tentunya menikmati hidup sebagai diri mereka apa adanya.

If you want to be beautiful, you must stop thinking about being beautiful. Just enjoy your life, cherish yourself and what God has given you.

Life is beautiful isn’t it? So does you

@marischkaprue – enjoying her beautiful life

Lihat juga definisi saya akan Citra Cantik Indonesia di video ini

Also see Laudya Chintya Bella's definition about #CitraCantikIndonesia di video ini 

23 Juni 2015

, , , , ,

Diving Donggala, Pasi Kawe



Terdapat lebih dari 20 titik penyelaman di Donggala, Sulawesi Tengah dengan area yang terbagi menjadi inner circle, outer circle, Pasoso, hingga Marantale. Titik-titik penyelaman terdekat ada di inner circle dan semua titik penyelaman di area ini dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 15 menit dari Pantai Tanjung Karang, Donggala.

Sementara, untuk sampai ke titik-titik penyelaman di outer circle umumnya membutuhkan waktu 20 hingga sekitar 1 jam dengan menggunakan boat




Salah satu titik penyelaman di outer circle yang ada dalam daftar penyelaman saat saya berkunjung ke Donggala adalah Pasi Kawe yang membutuhkan waktu hanya 30 menit perjalanan naik boat dari depan Prince John Dive Resort di Donggala.



Memang tidak ada karakter khusus di titik penyelaman ini, kami memutari area dengan hard coral di dasar dengan longfin bannerfish serta anthias di sekitar koral. So let’s just enjoy the photos :)
 


@marischkaprue – saltwater is her cure of boredom

NOTES
  • Donggala terletak di Sulawesi Tengah, untuk menuju Donggala ambil penerbangan ke Palu lalu dilanjut perjalanan darat sekitar 1 jam.
  • Donggala is located in the Central Sulawesi. We have to take flight to Palu to reach Donggala, continued with road trip for about an hour.
  • Saya menyelam di Donggala bersama ID Dive Safaris, untuk paket 4 hari 3 malam dengan 6x penyelaman, budget Rp. 3,95 juta (include transport PP dari Palu, dive 6x, resort, makan, boat), jika ingin extra dive akan ada additional cost.
  • I dive in Donggala with ID Dive Safari, for 4 days 3 nights package with 6x dives, budget Rp 3.950.000,- (included round trip transport from Palu, 6x dives, resort, food, boat), there will be additional cost for extra dive. 

21 Juni 2015

, , , , ,

Tateyama Kurobe Alpine Route, The Never Ending Fun along The Route




Meski bukan berada di waktu paling ideal, saya beruntung saat datang ke Tateyama Kurobe Alpine Route. Salah satu atraksi utama di jalur yang berada di Chubu Mountain National Park, Jepang ini masih dapat dinikmati. Bukan tanpa alasan saya merasa beruntung. Meski rencana keberangkatan saya ke Jepang mendadak, saya datang di saat snow wallTateyama masih cukup tebal.

The famous snow wall
Snow wall Tateyama atau disebut juga snow corridor adalah dinding salju tebal di sisi jalan pada jalur Tateyama Kurobe Alpine Route. Dinding salju ini dapat mencapai ketinggian 20 meter di pertengahan bulan April hingga awal Mei. Saya yang datang di akhir Mei masih dapat menikmati dinding salju setebal 10 meter yang masih membuat bus-bus yang melintas tampak kecil.

Cute train signs at Toyama Station
This cool grandpops suddenly strike a pose knowing I'm taking photo of him :)
Tateyama Cable Car, connecting Tateyama Station with Bijodaira
View during Tateyama Highland Bus route from Bijodaira to Murodo

Untuk menuju daya tarik utama Tateyama Kurobe Alpine Route ini, saya berangkat dari Toyama sejak pagi hari dengan menggunakan kereta dan turun di Tateyama Station. Dari sinilah jalur Tateyama Kurobe Alpine Route dimulai, jalur panjang yang menghubungkan Tateyama dengan Ogizawa.

Beautiful view in Murodo
Yang menarik, dalam jalur Tateyama Kurobe ini ada banyak moda transportasi yang mau tidak mau harus dicoba, karena setiap bagian dalam jalur ini menggunakan moda transportasi yang berbeda, mulai dari cable car untuk menuju ke Bijodaira, kemudian dilanjutkan dengan Tateyama Highland Bus hingga melewati Tengudaira dan snow wall Tateyama persis sebelum Murodo.

(Almost) all white during Tateyama Highland Bus route
Di saat menjelang musim panas, salju di Pegunungan Tateyama masih tebal. Saya dan teman-teman dapat menikmati jalur jalanan dengan salju yang semakin tebal saat kami menyusuri area ini dengan bus, dan kemudian setelah menembus terowongan yang "memotong" Gunung Tateyama, kami sampai di stasiun Daikanbo dimana moda transportasi yang paling menarik sudah menanti.


Incoming! and everybody is so excited!
Look at this stunning view! Saw this during Tateyama Ropeway ride
Tateyama Ropeway dapat menampung hingga 80 orang dalam sekali tempuh. Ropeway ini melintang sejauh 1,6 kilometer dengan ketinggian hingga 488 meter dan tanpa satupun menara penyangga di antara dua stasiun yaitu Daikanbo dan Kurobedaira. Tateyama Ropeway mencatat rekor sebagai ropeway tanpa penyangga terpanjang di Jepang, namun keseruan naik ropeway ini adalah pemandangan di sekeliling yang begitu indah!




  
Meski hanya tujuh menit, saya sangat menikmati melihat sekeliling dari dalam cart Tateyama Ropeway. Gunung Tateyama yang diliputi salju, danau yang biru dan hamparan putih salju yang sangat mempesona. Kami, lagi-lagi beruntung mendapat posisi terbaik persis di depan jendela.
 
First entry to Kurobe Dam and people can't stop seeing the dam
Dari Kurobedaira saya dan teman-teman melanjutkan dengan Kurobe Cable Car hingga ke Kurobeko dan dari sini kami berjalan kaki melewati Kurobe Dam yang sangat besar. Kurobe Dam berada di Tateyama-Kurobe Alpine Route dan merupakan bagian dari pembangkit listrik tenaga air yang dimiliki oleh Kansai Electric Power Company. Dam ini dibuat sejak tahun 1956 dan selesai di tahun 1963, jauh sebelum Tateyama-Kurobe Alpine Route menjadi jalur favorit turis Jepang dan mancanegara.




Kurobe Dam ini menampung air dari Sungai Kurobe dan air dari salju yang mencair di pegunungan di Tateyama dan Akazawa. Jika datang di akhir Juni hingga pertengahan Oktober, pintu dam akan dibuka dan memperlihatkan derasnya air yang mengalir keluar dari dam hingga membentuk pelangi.
 
You can see the observatory area on the left
It just beautiful!
Meski datang di saat pintu air belum dibuka, dam setinggi 186 meter ini tetap mempesona. Air yang biru dengan latar pegunungan indah dan salju yang masih menutupi sebagian puncak gunung. Jika ingin melihat lebih jelas kita dapat berjalan ke dek observasi sekitar 15 menit menaiki tangga untuk melihat Kurobe Dam secara luas, namun saat itu saya sudah mesti mengejar jadwal naik Kanden Tunnel trolley bus sehingga tidak sempat naik ke dek observasi.

We're having superb FUN!
Tanpa terasa jalur panjang Tateyama Kurobe Alpine Route sudah saya lewati dengan berbagai moda transportasi yang berbeda. Dalam satu hari saya sudah menggunakan 5 jenis kendaraan yang berbeda, di medan yang beragam pula. Tateyama Kurobe Alpine Route surely a must visit in Japan!

@marischkaprue - would love to visit Tateyama again on different season

NOTES
  • Anda harus mengikuti jalur dan moda transportasi yang disediakan dalam Tateyama Kurobe Alpine Route karena ada berbagai moda transportasi dalam rute ini mulai dari kereta, cable car, highland bus (dengan bus ini kita akan mengunjungi snow wall), tunnel trolley bus, ropeway, cable car, trolley bus lagi hingga local bus (jika rute dari Toyama dengan exit di Ogizawa).
  • Akan lebih efektif jika membeli tiket dari tour dengan paket tiket kereta dari Toyama dan semua tiket moda transportasi pada Tateyama Kurobe Alpine Route ini karena ada yang harus sesuai schedule (Tateyama Ropeway). Di paket ini juga kita dapat memilih apakah hanya akan beli tiket dalam semua rute Tateyama Kurobe Alpine Road, atau ditambah dengan tiket Shinkansen dari Tokyo (atau kota lain). Booking reservasi tiket dan tiket Shinkansen akan diantarkan ke hotel kita menginap di hari pertama, misalnya hari pertama di Tokyo maka tiket akan diantarkan ke hotel, tiba di Toyama kita tinggal menukar bukti booking tiket dengan tiket asli di Dentetsu Toyama Station di bagian Information Center Train Bus Intercity Bus Ticket (lokasi di depan Doutor Cafe).


  • Paket tiket ini dapat dibeli di beberapa tour yaitu Wendy Tour, Golden Rama, Panorama dan Indo Citra Tamasya namun yang saya tahu fixed harganya di Wendy Tour yaitu 255 USD, ini paket Tateyama Kurobe Alpine Route + Akomodasi di Toyama (karena mesti berangkat sejak pagi jadi opsi terbaik adalah menginap dahulu 1 malam di Toyama), sementara jika include dengan tiket Shinkansen PP menjadi 440 USD. Cek lengkapnya di sini
  • Contact Wendy tour melalui email layanan@wendytour-jkt.com atau telp di 021-29426820. Alamat kantor di Mediterania 2, Tower F Kios F2, Jl. Tanjung Duren No.5, Jakarta Barat 11470.




18 Juni 2015

, , , , , , , , ,

Most Unique Beach: Hatta Island, Banda Islands.



Bagi pecinta pantai dan laut seperti saya, sulit rasanya move on dari pesona Kepulauan Banda di Maluku. Area yang lebih sering disebut dengan nama Banda Neira (atau Naira) saja ini (Banda Naira adalah salah satu pulau di Kepulauan Banda) memiliki banyak daya tarik, mulai dari sejarah hingga alam yang memukau.

Akses yang dianggap cukup sulit membuat Kepulauan Banda kurang populer di kalangan turis lokal, padahal Kepulauan Banda menjadi destinasi favorit turis asing terutama Eropa. Berkeliling kota Banda Naira dengan mudah kita dapat berpapasan dengan turis-turis Eropa yang seringkali menghabiskan waktu berminggu-minggu hingga lebih dari sebulan di Banda Naira.

It's always nice to walk around Naira Island especially during sunset
View from Belgica Fortress in Naira Island
You can see the Gunung Api (Volcano Mountain) from Banda Besar
Kepulauan Banda terdiri dari enam pulau utama, yaitu Pulau Naira, Pulau Gunung Api, Pulau Banda Besar, Pulau Ai, Pulau Run (atau Rhun) dan Pulau Hatta di ujung timur.



Semua pulau di Kepulauan Banda ini sangat indah, namun jika harus menyebutkan satu yang paling saya suka, sudah pasti Pulau Hatta! Pulau yang berada di arah tenggara dari Pulau Naira ini memiliki pantai terunik karena dari area yang hanya berjarak beberapa meter dari batas air, kita dapat berdiri sambil melihat palung laut yang dalam.

I'm not stepping on any corals, this is right literally beside the sandy beach, even my thigh was dry when I took this photo :)

Begitu uniknya pantai di Pulau Hatta, kapal dapat merapat begitu dekat dan tetap berada di area dalam, sementara di depannya langsung area dangkal berpasir. Sayapun dapat berdiri dengan paha tetap kering namun persis di depan kaki saya langsung berbatasan dengan palung laut, such an amazing sight!

underwater scenery from dive spots near Hatta Island



Snorkeling until it's getting dark, we can't never get enough of snorkeling here
Sekeliling area Pulau Hatta merupakan area penyelaman yang sangat indah, namun jika anda bukan divers, snorkeling di area sekeliling Pulau Hatta pun tidak akan mengecewakan. Saya dua kali datang ke Pulau Hatta dalam satu minggu, pertama khusus untuk diving dan kemudian selang beberapa hari kemudian untuk snorkeling bersama teman-teman.




Selain laut yang bening (laut di Kepulauan Banda selalu sangat jernih), koral di area Pulau Hatta juga sangat sehat. Dari area dengan dasar pasir putih dan kemudian koral memenuhi area di sisi palung, sangat menarik melihat pasir putih, koral di wall dan biru menuju laut dalam dalam satu frame.



Fun and awesome diving days with Trinity & Ian
Jika anda berkunjung ke Kepulauan Banda, Pulau Hatta wajib anda kunjungi. Pulau ini menambah deretan kekaguman saya pada Indonesia, pada pantai-pantai terindah di Indonesia, pada laut mempesona yang kita miliki bersama.

@marischkaprue - one day she'll born as a dolphin and return to Hatta Island to play

PS: DO YOU KNOW? (GIVEAWAY)

Apakah anda tahu kenapa pulau ini dinamakan Pulau Hatta? Answer in comment section and I'll send photos from Hatta Island, plus some gift package that you'll need on the beach (it's a surprise). Also write your twitter account name since I'll announce on twitter at the end of July.

NOTES:
  • Banda Naira terletak di Maluku, untuk menuju ke Banda Naira anda dapat mengambil penerbangan ke Ambon (harga tiket Jakarta-Ambon PP sekitar Rp. 2 hingga  Rp. 2,5 juta), dari Ambon dapat dilanjutkan dengan penerbangan ke Banda Naira dengan pesawat twin otter Aviastar berkapasitas 17 orang (harga tiket Ambon - Banda Naira Rp. 280.000,- one way) namun untuk mendapatkan tiket cukup sulit karena jumlah seat yang terbatas. Pesawat Aviastar dengan rute Ambon - Banda Naira hanya beroperasi seminggu 3x yaitu di hari Senin, Kamis dan Minggu.
  • Banda Naira is located at Maluku. You must take flight to Ambon (round-trip ticket price Jakarta-Ambon about  Rp 2 until Rp 2,5 millions), then continue taking flight to Banda Naira by twin otter plane Aviastar with 17 seat capacity (ticket price Ambon – Banda Naira is Rp 280.000,- one way). But it’s quite difficult to get ticket because of limited seat. Route Ambon – Banda Naira from Aviastar Airplane only available three times a week (Monday, Thursday, Sunday).  
  • Budget untuk trip di Banda Naira 5D/4N sekitar Rp. 4 juta (termasuk tiket pesawat Ambon - Banda Naira), jika berangkat dari Jakarta maka total budget Rp. 6,5 juta per orang, dengan catatan trip bersama (group). Untuk trip serupa hubungi Tukang Jalan di +6281 806898303/ 081315890191 atau email di tuk4ng.jalan@gmail.com
  • Budget for Banda Naira 5D/4N trip is about Rp 4 millions (included plane ticket Ambon – Banda Naira). If you depart from Jakarta, the total budget becomes Rp 6,5 millions per 1 person, but please note: only if you join in a group. Further info about this trip, contact Tukang Jalan at +6281 806898303 / 081315890191 or email at tuk4ng.jalan@gmail.com  
  • Budget di atas belum termasuk diving. Untuk diving di Banda Naira, ratenya adalah Rp. 400.000,- per dive, lebih baik pergi minimal 2 orang karena jika sendiri akan mahal di extra cost untuk bbm kapal. I dive with Banda Sea Hobbits (dahulu bernama Naira Dive), untuk booking hubungi Sasha di +62821 251 22202 
  • Diving cost is excluded from the transport details above. The rate for diving at Banda Naira is Rp 400.000,- per dive, better go with min 2 person to save the extra cost for boat. I dive with Banda Sea Hobbits, for booking please contact Sasha +62821 251 22202