Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Alor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alor. Tampilkan semua postingan

27 Juli 2015

, , , , , , , , , , ,

Pantai-Pantai Terbaik di Alor



Salah satu lokasi dengan air laut yang paling bening yang pernah saya datangi adalah Alor yang berada di Nusa Tenggara Timur. Berenang di perairan Alor sangat menyenangkan, air laut yang bening dan koral yang sangat sehat dan kaya, Alor adalah salah satu lokasi terbaik untuk snorkeling! (lihat spot-spot snorkeling Alor di sini).


Nah, jika anda hanya ingin menikmati bersantai di pantai, menikmati angin sepoi-sepoi dan nyamannya berjalan telanjang kaki di pasir pantai, Alor punya banyak pilihan pantai-pantai terbaik dengan karakter yang beragam. Here are some of it..

Pantai Kokar

Capturing sunset
Sunset fans :)

Ini pantai pertama yang kami singgahi saat tiba di Alor, Pantai ini memang kurang istimewa dibanding pantai lainnya, karena cukup dipadati warga. Namun, menikmati sunset sejenak di Pantai Kokar tentunya bisa jadi pilihan :)

Pantai Pantar Kumbang



Pemandangan di pantai ini sangat mempesona, air laut yang sangat bening dengan pantai berpasir putih. Keunggulan Pantar Kumbang adalah area ini sangat sepi, kami menikmati momen merasa memiliki pantai pribadi di sini.

Pantai Ilawe



Perahu berwarna-warni menjadi ciri khas Pantai Ilawe. Bagi saya, pantai ini lebih cocok untuk berbaring menikmati semilir angin laut sambil melihat perahu nelayan yang berwarna-warni ini berayun lembut mengikuti ombak yang masuk ke pantai.

Pantai Deere


Pasir putih dan jajaran pohon kelapa, sebenarnya tidak ada yang begitu spesial tentang Pantai Deere, meski tentu saja pantai ini sangat indah (dan sangat indah adalah hal yang biasa di Alor). Ada satu hal yang mencolok di Pantai Deere, yaitu pohon kelapa yang cukup stand out dengan batang yang menukik miring, namun ujung pohon yang tegak, spot yang menarik untuk difoto tentunya.

Pantai Batu Putih



Disebut Pantai Batu Putih karena tebing di pinggir pantai berupa tebing batu berwarna putih. Pantai Batu Putih menyenangkan untuk tidur siang di sisi tebing, area yang sejuk dengan semilir angin dan suara deru ombak yang pasti membuat saya malas bangun :)


Pecinta sunrise wajib mampir ke Pantai Mali. Meski biasanya saya lebih memilih tidur lebih panjang dibandingkan pergi subuh-subuh di saat gelap "hanya" untuk melihat sunrise, saya sama sekali tidak menyesal bangun pagi hari itu. Dari gelapnya malam dan sinar yang perlahan menggores langit di Pantai Mali, serta pohon yang berada di tengah laut membuat pemandangan pagi begitu majestic.

*Lihat lebih lengkap tentang Pantai Mali di sini

Pantai Reklamasi



Jika ingin menikmati sunrise dari area yang lebih dekat dengan pusat kota, pantai ini bisa jadi pilihan. Pantai Reklamasi di pagi hari menyediakan suasana sedikit mellow, dengan pemandangan kapal-kapal kayu yang berjejer di dermaga, diliputi kabut yang membiaskan warna keemasan dari matahari pagi. Tunggulah matahari muncul dari balik pepohonan dan nikmati warna langit yang berganti perlahan-lahan.


That's some of the best beaches in Alor, saya yakin masih banyak pantai-pantai lain yang jauh lebih mempesona di Alor, namun belum sempat saya datangi. Hopefully someday I'll visit Alor again and add more beaches on this list, yes?

@marischkaprue - dreaming of a nice house beside the beach

NOTES:
  • Pantai Mali berada di Desa Kabola, Kecamatan Teluk Mutiara, Alor, Nusa Tenggara Timur.
  • Mali Beach located at Kabola Village, Teluk Mutiara, Alor, East Nusa Tenggara.
  • Alor terletak di Nusa Tenggara Timur. Untuk menuju Alor, ambil penerbangan ke Kupang (Harga tiket Jakarta - Kupang PP sekitar Rp. 3.000.000,-) kemudian dilanjutkan dengan penerbangan Kupang - Alor (via Transnusa dengan harga tiket sekitar Rp. 1.200.000,- PP)
  • Alor is located in East Nusa Tenggara, to reach Alor you can take a flight to Kupang (Jakarta - Kupang return flight is about Rp. 3.000.000,-), then continue with Kupang - Alor (via Transnusa return flight is about Rp. 1.200.000,-)
  • Budget untuk menikmati 5 hari di Alor sekitar Rp. 3.000.000,- all in (tidak termasuk tiket pesawat), untuk mendapatkan kisaran budget tersebut sebaiknya pergi bersama-sama atau ikut open trip sehingga biaya sewa kapal dan mobil dapat lebih murah. Untuk trip ke Alor, hubungi Tukang Jalan ,via email: tuk4ang.jalan@gmail.com atau telp +62 813158 09191
  • The budget for 5 Days in Alor is around Rp. 3.000.000,- all in (exclude plane ticket), to get this price with proper facilities, you can join open trip so the boat and car rent is cheaper. Contact Tukang Jalan for the trip to Alor: tuk4ng.jalan@gmail.com or phone +62 813158 09191

1 Juli 2015

, , , , , , , , ,

Sunrise and The Tree: Mali Beach, Alor



Kami berangkat saat langit masih gelap. Mata saya masih terasa sangat berat saat masuk mobil dan menuju ke arah timur laut dari Kota Kalabahi, Alor, Nusa Tenggara Timur, area di dekat Bandara Mali yaitu pantai dengan nama yang sama.


Saat tiba di Pantai Mali suasana masih gelap, tidak ada lampu satupun sehingga hanya cahaya lampu mobil yang menerangi jalanan. Langit masih hitam pekat namun saat lampu mobil dimatikan kami dapat melihat jutaan bintang yang menghiasi langit, sangat indah.

Karena masih lama saya sempat tidur sesaat di mobil, mata begitu berat rasanya dini hari itu. Namun tidak lama saya bangun kembali dan berjalan ke sisi pantai, menunggu semburat sinar matahari pagi.


It's starting

Perlahan langit mulai berwarna dan saya dapat melihat semburat jingga yang muncul di horizon. Satu pohon besar terlihat ada di tengah laut, yap, pohon itu seakan muncul dari tengah laut, dikelilingi air laut dan menjadi siluet yang membuat sunrise hari itu menjadi sangat indah.




I'm more of a sunset person than sunrise hunter, but this view is something you don't want to miss while you're in Alor.

@marischkaprue - still sleepy after the sunrise but she's happy to welcome the sun

NOTES:

  • Pantai Mali berada di Desa Kabola, Kecamatan Teluk Mutiara, Alor, Nusa Tenggara Timur.
  • Mali Beach located at Kabola Village, Teluk Mutiara, Alor, East Nusa Tenggara.
  • Alor terletak di Nusa Tenggara Timur. Untuk menuju Alor, ambil penerbangan ke Kupang (Harga tiket Jakarta - Kupang PP sekitar Rp. 3.000.000,-) kemudian dilanjutkan dengan penerbangan Kupang - Alor (via Transnusa dengan harga tiket sekitar Rp. 1.200.000,- PP)
  • Alor is located in East Nusa Tenggara, to reach Alor you can take a flight to Kupang (Jakarta - Kupang return flight is about Rp. 3.000.000,-), then continue with Kupang - Alor (via Transnusa return flight is about Rp. 1.200.000,-)
  • Budget untuk menikmati 5 hari di Alor sekitar Rp. 3.000.000,- all in (tidak termasuk tiket pesawat), untuk mendapatkan kisaran budget tersebut sebaiknya pergi bersama-sama atau ikut open trip sehingga biaya sewa kapal dan mobil dapat lebih murah. Untuk trip ke Alor, hubungi Tukang Jalan ,via email: tuk4ang.jalan@gmail.com atau telp +62 813158 09191
  • The budget for 5 Days in Alor is around Rp. 3.000.000,- all in (exclude plane ticket), to get this price with proper facilities, you can join open trip so the boat and car rent is cheaper. Contact Tukang Jalan for the trip to Alor: tuk4ng.jalan@gmail.com or phone +62 813158 09191

15 Desember 2014

, , , , , ,

Ternate ada di Alor!



Sebelum protes dengan judul di atas, mari baca dahulu postingan ini :) 

Before you say something about the title above, read what I have to say in the post first


Saya ingat saat upload foto dermaga dengan laut yang sangat jernih dan menuliskan lokasi Pulau Ternate, Alor. Sontak langsung ada yang memprotes dan mengatakan bahwa Ternate ada di Maluku. Memang Pulau Ternate yang banyak dikenal ada di Maluku, namun ternyata ada "kembarannya" ,pulau bernama sama di Alor, Nusa Tenggara Timur.

I remember when I uploaded the photo of the wharf with the crystal clear sea and wrote Ternate Island, Alor as the title. Suddenly there were people protesting and says that Ternate is located in Maluku. It’s true that the famous Ternate Island is located in Maluku, but a twin island exists, an island bearing the same name in Alor, East Nusa Tenggara.



Pulau Ternate bukan pulau terindah di Alor. Sangat sulit menyebut pulau terindah di Alor karena di area ini semua pulau dan laut sangat indah. Namun jika anda mencari tenun khas Nusa Tenggara Timur, di sini tempatnya. 

Ternate Island isn’t the prettiest island in Alor. I find it quite hard to call it the most beautiful island in Alor, because in this area all of the islands and the surrounding sea is quite beautiful. But if you’re looking for East Nusa Tenggara’s weaved ‘tenun’ , this is the spot.



Kami merapat ke dermaga Pulau Ternate, tidak perlu waktu lama untuk sampai ke pulau ini dari dermaga Alor Kecil. Satu hal yang langsung terlihat jelas adalah laut yang jernih serta batuan besar di pesisir dengan jalan setapak. 

We pulled over to Ternate Island wharf, it didn’t take long to get here from Alor Kecil wharf. One thing that is clearly visible is the crystal clear and the gigantic rocks on the shoreline, just a few steps away.


the talented hands

Kami berjalan sekitar 10 menit untuk sampai di desa di Pulau Ternate dimana menemukan perajin tenun sangatlah mudah. Di sisi-sisi rumah banyak warga yang sedang menenun. Menjual tenun menjadi mata pencaharian utama warga di Pulau Ternate, anda dapat menemukan dengan mudah kain-kain dengan warna-warna cerah digantung di berbagai sisi pepohonan di pulau ini.

We walked for 10 minutes to arrive at a village in Ternate Island, where we can easily find ‘tenun’ weavers. On the sides of homes, many villagers are found weaving. Selling ‘tenun’ is a main source of income for them in Ternate Island. You can find the colorful ‘tenun’ fabrics hung on sticks around the island.



Bright colors!
Meski banyak tenunan dengan warna-warna cerah, dari merah, hijau hingga pink, pewarna tenun semuanya alami, ada yang didapat dari tumbuh-tumbuhan, hingga makhluk laut seperti teripang dan cumi-cumi. 

Even though there are many colorful ‘tenun’ fabrics, from red, green, and pink, the elements for coloring them all come from organic ingredients. Ingredients come from plants, and even sea creatures like sea cucumbers and squids.



Saya yang awalnya tidak berniat membeli kain ikut tergoda melihat banyaknya kain yang dipajang. Di Pulau Ternate juga harga kain tenun lebih murah karena langsung dari perajin.

I never intended to buy ‘tenun’ fabric, but now I’m tempted to buy seeing so many fabrics displayed. ‘Tenun’ fabrics in Ternate Island are cheaper than they are elsewhere, because the fabrics are sold straight by the weavers themselves.

@marischkaprue - love all islands with clear sea water

NOTES:
  • Alor terletak di Nusa Tenggara Timur. Untuk menuju Alor, ambil penerbangan ke Kupang (Harga tiket Jakarta - Kupang PP sekitar Rp. 3.000.000,-) kemudian dilanjutkan dengan penerbangan Kupang - Alor (via Transnusa dengan harga tiket sekitar Rp. 1.200.000,- PP)
  • Alor is located in East Nusa Tenggara, to reach Alor you can take a flight to Kupang (Jakarta - Kupang return flight is about IDR 3.000.000,-), then continue with Kupang - Alor (via Transnusa return flight is about IDR 1.200.000,-)
  • Budget untuk menikmati 5 hari di Alor sekitar Rp. 3.000.000,- all in (tidak termasuk tiket pesawat), untuk mendapatkan kisaran budget tersebut sebaiknya pergi bersama-sama atau ikut open trip sehingga biaya sewa kapal dan mobil dapat lebih murah. Untuk trip ke Alor, hubungi Tukang Jalan ,via email: tuk4ang.jalan@gmail.com atau telp +62 813158 09191
  • The budget for 5 Days in Alor is around IDR 3.000.000,- all in (exclude plane ticket), to get this price with proper facilities, you can join open trip so the boat and car rent is cheaper. Contact Tukang Jalan for the trip to Alor: tuk4ng.jalan@gmail.com or phone +62 813158 09191
RELATED STORIES:

3 September 2014

, , , , , , , , ,

Feeling Local at Takpala Village


Pesona desa ini membuat saya mengunjungi Takpala dua kali karena tidak puas dengan hanya sekali datang ke desa adat yang berada di Lembur Barat, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. 



Saya datang di saat warga Takpala telah menyiapkan tarian. Tujuh warga Takpala telah menunggu kami di atas tangga masuk ke arah desa mereka. Saat kami menaiki tangga mereka bergerak sambil berseru dan berdendang dalam bahasa adat.


Tidak perlu waktu lama, hanya tiga menit menaiki tangga kami sudah sampai di desa. Di tengah berbagai rumah dengan atap berbentuk limas terdapat lapangan dengan satu pohon besar di tengah. 




Puluhan warga Desa Takpala dengan pakaian tradisional mereka sungguh menarik. Wajah-wajah suku Abui, suku terbanyak yang mendiami Pulau Alor, membuat saya sulit berhenti mengambil gambar. Kemudian mereka mulai bernyanyi sambil membentuk lingkaran, dengan tangan saling merangkul dan gerakan kaki yang seirama.



Tarian Lego Lego adalah tarian khas dimana bentuk lingkaran adalah ciri khasnya. Warga saling merangkul, bernyanyi dan bergerak seirama. Terkadang mereka berjalan perlahan, terkadang cepat setengah berlari namun menyamping. Gelang-gelang yang menghiasi kaki perempuan Takpala menghasilkan nada tersendiri dari gemerincing gelang yang berpadu.


Saya dan sejumlah turis lainnya (it's okay to be a tourist, it doesn't make you less-"cool") dapat ikut menari. Kami langsung dirangkul dengan akrab dan warga Takpala yang ramah langsung mengajari saya ketukan sederhana yang menjadi acuan gerakan kaki. Kami ikut menari memutar pohon besar yang ada di tengah bersama-sama.

Me & Agus Hong trying to be a local, how do we look here?
Agus Hong, Me and the infamous Om Tije :D
Ada berbagai makna tarian Lego Lego. Tentu, salah satunya adalah keramahan warga Takpala. Lingkaran dan rangkulan menjadi tanda bahwa siapapun yang datang dianggap sebagai saudara. Mereka akan dengan ramah menawarkan anda untuk mencoba pinang (saya mencobanya meski hanya tahan mengunyah dua menit saja), masuk ke rumah mereka, atau mencoba mengenakan baju tradisional warga Abui yang sangat indah.


Takpala adalah list wajib dikunjungi saat anda datang ke Alor. Entah apakah anda memaknai diri sebagai turis, traveller, atau datang ke Alor karena pekerjaan, one thing for sure you must visit this enchanting village!

@marischkaprue - enjoying her circle of life

NOTES:
  • Alor terletak di Nusa Tenggara Timur. Untuk menuju Alor, ambil penerbangan ke Kupang (Harga tiket Jakarta - Kupang PP sekitar Rp. 3.000.000,-) kemudian dilanjutkan dengan penerbangan Kupang - Alor (via Transnusa dengan harga tiket sekitar Rp. 1.200.000,- PP)
  • Alor is located in East Nusa Tenggara, to reach Alor you can take a flight to Kupang (Jakarta - Kupang return flight is about Rp. 3.000.000,-), then continue with Kupang - Alor (via Transnusa return flight is about Rp. 1.200.000,-)
  • Budget untuk menikmati 5 hari di Alor sekitar Rp. 3.000.000,- all in (tidak termasuk tiket pesawat), untuk mendapatkan kisaran budget tersebut sebaiknya pergi bersama-sama atau ikut open trip sehingga biaya sewa kapal dan mobil dapat lebih murah. Untuk trip ke Alor, hubungi Tukang Jalan ,via email: tuk4ang.jalan@gmail.com atau telp +62 813158 09191
  • The budget for 5 Days in Alor is around Rp. 3.000.000,- all in (exclude plane ticket), to get this price with proper facilities, you can join open trip so the boat and car rent is cheaper. Contact Tukang Jalan for the trip to Alor: tuk4ng.jalan@gmail.com or phone +62 813158 09191
  • Jangan lupa membawa peralatan snorkeling sendiri (masker, snorkel, fin, bisa juga rental dari Jakarta). Di sejumlah tempat di Alor disediakan penyewaan alat snorkeling tapi selalu lebih nyaman menggunakan alat sendiri atau dengan alat yang sesuai dengan ukuran kita. 

RELATED STORIES:
I do believe that my life is an absurd journey, in a good way ;)