Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label teluk jailolo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teluk jailolo. Tampilkan semua postingan

5 Desember 2013

, , , , , , ,

Mangrove Warm Tub in Jailolo



Bayangkan berendam di air hangat yang jernih dan dikelilingi tanaman mangrove dengan beberapa kapal kayu menghiasi. 

Imagine soaking in crystal clear warm water surrounded by mangrove trees and a few wooden boats.

walking around Gamtala Village
Desa Gamtala di Jailolo, Halmahera Barat biasanya ramai di bulan Mei, saat Festival Teluk Jailolo berlangsung. Mulai dari upacara mengganti bagian atas atap Sasadu yaitu rumah adat, hingga Horum Sasadu dimana semua berkumpul di rumah adat dan makan bersama.

Gamtala Village in Jailolo, West Halmahera usually crowded in May during the Jailolo Bay Festival. Few celebration took place, such as a ceremony to replace the top of Sasadu (traditional house) roof, until Horum Sasadu where all gathered in traditional homes and have a festive dinner together.


Namun tidak jauh dari lokasi hingar bingar perayaan, beberapa kapal kayu kecil tertambat di area sungai yang mengarah ke laut. Lokasi yang hanya berjarak 10 menit berjalan kaki dari Sasadu di Desa Gamtala ini adalah tempat untuk menyusuri mangrove di Jailolo.

But not far from the frenetic celebrations, around 10 minutes walk from the Sasadu in Gamtala Village, you can see few wooden boats moored in an entry point of a river. This is a place to see mangrove forest in Jailolo.


Namun bukan menyusuri mangrove yang jadi perhatian saya. Justru, lokasi awal kapal tertambat adalah tempat dimana saya tidak ingin pergi karena begitu nyaman dan menyenangkannya untuk berendam.

But what caught my attention is actually not strolling around mangrove. The fact is where the boat is moored, is a place I don't wanna leave. I just soaked myself in and felt the great relaxation. 


Warm and clear water, and those view!
Area masuk ke hulu jalur wisata mangrove ini dekat dengan sumber air panas, membuat air disini sangat hangat, dengan pasir hitam menutupi dasar sungai. Kenyamanan ini, ditambah air yang sangat jernih seakan tidak ada air sama sekali saat melihat dari sisi tertentu, so relaxing.

The entrance to this mangrove located close with the hot springs, making the water so warm with black sands covering the bottom of the river. This, plus the crystal clear water which seems like there aren't any water at all when you see from certain point of view, so relaxing.

With mba Cika & Mad, we don't prepare any swimsuit so whatever, we're going into the water!
Saran saya, setelah berkeliling mangrove dan kembali ke hulu jalur, nikmati beberapa saat berendam di air hangat ini. Feels like a mangrove warm tub :)

My advice, after you stroll around seeing mangrove with the boat and come back to this place, enjoy some moments soaking yourself in this warm water. Feels like a mangrove warm tub :)


19 Mei 2013

, , , , , ,

Glass Sunset, Arugasi Beach, Jailolo



Saya sudah pernah bercerita tentang indahnya sunset di Jailolo, Halmahera Barat. Tapi, bayangkan sunset dengan refleksi seperti dari kaca pada garis horizon, simply amazing view.

Hanya berjarak sekitar 30 menit perjalanan naik kendaraan dan kemudian berjalan kaki 15 menit, saya kembali ke lokasi terbaik untuk melihat matahari terbenam di Jailolo. Pantai Arugasi yang merupakan sambungan dari Pantai Bobo adalah lokasi yang hening, tidak ada seorangpun di pantai ini sehingga anda akan merasa berada di pantai pribadi.

Matahari sempat tertutup awan dan hujan terlihat di kejauhan
Warna langit berubah pelan pelan dan bayangannya sempurna di air laut
Matahari mulai "turun" dan langit pelan pelan berganti warna
Namun Arugasi tidak hanya indah di pagi dan siang hari. Waktu terbaik tentu saja di saat magic light, di saat matahari hendak pergi sambil melukis langit.

Refleksi sempurna dari warna langit
Semakin mendekat ke horizon, warna langit semakin berubah
Meski cuaca sempat mendung dan saya dapat melihat awan hitam dan hujan di kejauhan, langit mulai berganti warna perlahan di saat matahari turun perlahan. Bagi saya, warna langit tidak sefenomenal Jailolo seperti biasanya, namun rupanya alam kembali membuat saya terpana dengan bayangan langit di air laut yang tampak dengan refleksi sempurna.

Sekitar 60 meter dari garis batas pantai, terdapat kontur pasir yang membatasi ombak mencapai bibir pantai. Inilah yang membuat Pantai Arugasi sangat tenang di sore hari, saat air surut. Hasilnya, pemandangan yang akan membuat anda mencinta alam lebih dari biasanya.


Again, I am stunned seeing this. Too beautiful, too amazing. I love you sunset, and you God who create this view. I'm in love, again..

@marischkaprue - think that her life is like a sunset, unpredictably beautiful.

Photos by Ferry Rusli

NOTES:
  • Pantai Arugasi ada di bagian barat pesisir Jailolo, kalau tidak tahu arah cara paling mudah tanya tukang ojek yang biasanya mangkal di lapangan dermaga utama di Jailolo.
  • Letak Jailolo di Halmahera Barat, untuk menuju kesana ambil penerbangan ke Ternate (sudah ada maskapai yang menyediakan direct flight ke Ternate. Dari Ternate menyebrang dengan speed boat dari dermaga Masjid, pagi hingga sore hari speed boat selalu tersedia di dermaga ini.
  • Rekomendasi penginapan di Jailolo: De Hoek dan Camar karena sudah AC dan lokasi tidak jauh dari pusat kota.
RELATED STORIES:



7 Februari 2013

, , , , , , , ,

Sigofi Ngolo, Meminta Izin Kepada Penguasa Laut




Ada satu hal yang pasti dilakukan sebagai penanda pembuka Festival Teluk Jailolo. Iring iringan kapal dengan hiasan yang ramai, serta musik perkusi bergerak sejak pagi hari dari Teluk Jailolo.

Sambil mengarah ke satu pulau yang tidak jauh dari teluk, kapal yang dipenuhi masyarakat Jailolo itu terus memperdengarkan bunyi tetabuhan dan musik yang keras dari speaker yang dibawa ke atas kapal.

Iring iringan kapal melakukan Sigofi Ngolo


Sembilan kapal yang dihiasi ornamen ini mengarah ke Pulau Babua, dimana terdapat makam keramat. Dengan bunga dan sesajian, satu kapal berhenti di depan pulau, melakukan ritual, sementara kapal lainnya menunggu di sekitar pulau.

"Di daerah ini diyakini laut ada yang punya, penguasa laut," ujar warga lokal yang ada di kapal yang saya tumpangi. Masyarakat Jailolo sejak dahulu hidup dari perairan, kekayaan laut mereka adalah salah satu sumber makanan utama di Jailolo, ikan yang melimpah.



Pulau Babua

Sebelum festival, ritual "meminta izin" ini dilakukan. Ritual Sigofi Ngolo sering pula disebut sebagai ritual bersih laut, namun bukan membersihkan laut seperti apa yang kita biasa bayangkan. Mereka membersihkan laut dari segala niat buruk, meminta izin alam untuk memulai perayaan dengan niat yang tulus.

Jailolo dan masyarakatnya mengajari saya satu hal lagi, untuk menghargai dan terus berterimakasih pada alam dan Penguasa bumi dan langit. Thank you God for this beautiful blue sea, beautiful ocean and sky we have everyday..

@marischkaprue - pecinta laut dan penikmat langit biru.

NOTES:

  • Festival Teluk Jailolo biasanya dilakukan di pertengahan bulan Mei, tanggal ini akan penuh dengan beragam perayaan budaya dan kegiatan daerah, kalau mau ke Jailolo saya sarankan di tanggal ini karena semuanya lengkap mulai dari alam, budaya dan bawah laut bagi penyelam bisa didapatkan.
  • Beli tiket ke Ternate jauh jauh hari karena kalau sudah dekat hari H, tiket sudah jarang tersedia dan kalau ada lebih mahal.
  • Menuju ke Jailolo jika dari Jakarta mesti terbang ke Ternate dan kemudian menyebrang dengan kapal selama satu jam ke Jailolo.

RELATED STORIES:

23 November 2012

, , , , , ,

Dermaga Payo di Jailolo



Dua kali saya mengunjungi Jailolo, dan saya tidak pernah bosan mengunjungi lokasi yang sama di Halmahera Barat ini. Gilolo atau Jailolo bangga dengan keindahan bawah laut dan birunya bentangan air di pantai area teluk ini. Namun saya tidak perlu menyelam untuk menikmati ketenangan di dermaga yang satu ini.

Area Teluk Jailolo dilihat dari atas bukit di Gunung Manyasal
Pemandangan di tahun 2010 saat pertama saya datang ke Jailolo

Dermaga Payo sudah jadi tujuan wajib saya jika ke Jailolo. Alasannya? Disini saya merasa tenang, damai, bisa menikmati bentuk cekungan di teluk, jadi semacam teluk kecil di Teluk Jailolo.

Desa Payo berada di area barat Jailolo. Dari pusat kota Jailolo, saya harus melewati Desa Galala dan Bobanehena untuk sampai di Payo. Namun perjalanan tidak memakan waktu lama, dan pemandangan disini memang membuat waktu seakan melambat.

Tahun 2012, langit dan laut tampak lebih membiru
View dari ujung Dermaga Payo
Yang menarik, di Desa Payo terdapat sumber air panas. Jadi nama Payo pun berasal dari kata payau, karena di tepian dermaga, sumber air panas dan air laut bercampur dan menyebabkan air disana payau.

Kalau sudah disini malas kemana mana, betah :)
Ada beberapa sisi yang kalau anda pegang airnya cukup hangat, atau bahkan panas. Ah, tapi saya lebih suka menghabiskan waktu di ujung dermaga yang mengarah ke laut, untuk sekedar duduk, bengong, santai dan menikmati pemandangan indah Indonesia Timur ini :)


@marischkaprue - time always takes her traveling

Notes:
  • Jailolo ada di Halmahera Barat, untuk kesana ambil penerbangan ke Ternate, lalu dari tinggal menyeberang melalui pelabuhan Dufa Dufa di Ternate menuju ke Jailolo, sekitar 45 menit naik speed boat.
  • Setiap tahun selalu ada Festival Teluk Jailolo, sebaiknya datang di saat ada festival karena banyak acara adat dan cabaret on the sea yang seru dan menarik untuk wisatawan.

RELATED STORIES: