Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Tampilkan postingan dengan label Infinity Pool. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Infinity Pool. Tampilkan semua postingan

4 Mei 2015

, , , , , , , , ,

Village Hotel Changi, a Getaway from Busy Singapore



Biasanya Changi hanya menjadi gerbang masuk dan keluar Singapura bagi saya, namun ternyata Changi memiliki sisi menarik untuk dieksplorasi, hotel di Changi pun bukan hanya hotel transit untuk pebisnis yang hanya punya waktu singkat dan harus segera meluncur ke bandara. 


All this time, Changi is only such an exit and entrance gateway to Singapore for me till I find out the other interesting side to be explored. Even the hotel in Changi is not only a transit hotel for businessmen who just had a short time before rushing to the airport.
 


Terletak di sisi timur laut Singapura, Village Hotel Changi berada di pesisir pantai dengan laut biru yang terlihat jelas dari hotel. Berada di hotel ini saya tidak merasa berada di tempat yang sangat touristy dengan kedatangan bus-bus pariwisata dan ramainya turis yang hilir mudik namun lebih dapat menikmati waktu dan ruang eksplorasi tanpa kehilangan kenyamanan akomodasi.


Located in the north-east side of Singapore, we can find Village Hotel Changi at the seashore with a clear view of the beautiful blue sea from the hotel. This hotel didn’t make me feel like staying in a touristy place with a crowd of tourists and the traffic of travel bus because I could take my time to explore around without losing the comfort of accommodation.






Infinity Pool

Creek pool at ground level, do your best swimming pose here because everybody can see you underwater :D
Lokasi favorit saya tentunya infinity pool yang langsung berhadapan dengan laut. Ada dua pool area di hotel ini yang sama-sama menarik, creek pool di ground level dengan salah satu sisi dari kaca, serta infinity pool di level 8 dengan pemandangan tidak hanya laut namun pesawat-pesawat yang mendekati Changi International Airport.

My favorite spot is the infinity pool with a direct view to the ocean. There were two kinds of pool and both are quite interesting. Creek pool at ground level was made with glass in one side, while infinity pool at level 8 not only satisfied you with an ocean-view but also the airplanes heading to Changi International Airport.
Around Village Hotel, Where to Go?
Ini juga pertanyaan saya pertama kali, sayang rasanya jika menghabiskan waktu seharian di hotel tanpa menjajal keseruan area Changi. Ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan di area ini:

This was also my first question, spent the whole day at hotel and missed lots of fun activities around Changi of course not a good idea. So, here I give you fun-to-do-list during your stay:
Menjajal Kuliner Singapura

Tasting Singapore Culinary
 


Hanya berjarak lima menit berjalan kaki (yes, lima menit) terdapat berbagai warung makan yang menarik di sisi kiri dan kanan jalan. Salah satu tempat tersibuk adalah 89,7 Supper Club, banyak pilihan makanan di sini yang seru untuk dicoba :)

It’s only five minute walk (yes, five minute) to find food stalls alongside the road. One of the busiest place was 89,7 Supper Club with interesting choices you have to try.
Join Makanbus




Masih serupa yaitu menikmati kuliner namun Makanbus membawa kita berkeliling beberapa tempat yang merupakan lokasi makan favorit warga lokal di Changi sehingga terasa sangat tidak touristy. Guide yang menemani juga akan bercerita tentang setiap lokasi yang kita datangi.

Still about culinary, with Makanbus we enjoyed visiting favorite culinary spot of local people in Changi that not so touristy. The guide who accompanied us during the ride will also share the details info in every place.
Pulau Ubin


Meski menurut saya pulau-pulau di Indonesia jauh lebih stunning dibanding Pulau Ubin, tidak ada salahnya mampir ke pulau ini saat menginap di Village Hotel Changi. Jaraknya sangat dekat dan murah untuk menyeberang (hanya 2 SGD untuk menyeberang naik kapal), Pulau Ubin menyenangkan untuk berkeliling naik sepeda dan diakhiri makan di warung-warung yang ada di dekat dermaga.

According to me, Indonesia islands are more stunning than Pulau Ubin, but this also could be a good one to drop by when you stay at Village Hotel Changi. It had a close distant and cost you very cheap (about 2 SGD for crossing by boat).  Pulau Ubin was a fun place to ride a bicycle around and ended with enjoy eating at stalls near the dock.
@ marischkaprue - she always enjoy a different feeling of a destination

NOTES:

Village Hotel Changi
1 Netheravon Road Singapore 508502
Contact: +65 6379 7111

9 Mei 2013

, , , , , , , , , ,

Amazing Infinity Pool at Delamore Lodge


Satu hal yang paling saya suka dari resort atau villa yang mengarah ke pantai adalah infinity pool. Yap, kolam yang seakan ujungnya menghilang dan mengarah ke laut, membuat pemandangan air kolam renang yang biru kemudian kontras dengan lautan biru.



Di New Zealand saya tidak membayangkan akan menemui infinity pool yang sangat menyenangkan. Bagi saya resort dengan infinity pool sudah bertebaran di Bali, dan New Zealand di kepala saya adalah padang padang hijau, gunung gunung salju, seperti apa yang biasa kita lihat di postcard negeri Kiwi ini.


Salah satu view di Pulau Waiheke
Delamore Lodge

Namun saat berkunjung ke Pulau Waiheke, pulau yang hanya berjarak 45 menit menyebrang dengan kapal ferry dari dermaga di Auckland, saya menemukan satu resort kecil, mungkin lebih tepat dikatakan lodge, sesuai namanya.





Grand view from the infinity pool
Delamore Lodge terletak di perbatasan tebing yang mengarah ke teluk Owhanake di Pulau Waiheke. Satu spot terbaik di Delamore Lodge menurut saya adalah infinity pool dimana saya dapat menikmati perpaduan kolam dan birunya laut.



Mengelilingi Delamore Lodge, saya merasa ada perpaduan rasa Italia di banyak sisi, mulai dari arsitekturnya, meski sebagian dibuat berdinding putih putih seperti Mykonos, Yunani. Ada satu tulisan "Chianti Classico" yang semakin menghubungkan Delamore dengan Italia, Chianti adalah salah satu area penghasil anggur terbaik di Italia, dan jika anda mengelilingi Delamore ada bagian bagian interior yang terasa berkaitan.



Dining room yang mengarah ke laut
Bangunan living room terpisah dengan kamar kamar yang ada


Lodge ini sebelumnya milik pribadi, kemudian dibeli dan mulai dibuka sebagai lodge bagi umum sejak tahun 2002. Meski tarif menginap di Delamore Lodge cukup tinggi, mulai dari sekitar 900 hingga 1500 NZD (New Zealand Dollar), tingkat hunian di Delamore Lodge juga padat terutama di saat akhir pekan. Untuk gambaran, anda tidak bisa mendapatkan satu kamarpun untuk menginap berturut turut seminggu jika tidak melakukan booking minimal sebulan sebelumnya.


Moana room, salah satu kamar dengan view terbaik

View teras kamar
Jauh sebelum berkembang resort dan lodge mewah, Waiheke adalah tempat hippies dan artis bohemian menetap dengan cara hidup unik mereka. Kini Waiheke bukan hanya area pelarian para hippies, penduduk kota modern terutama Auckland berbondong bondong menikmati Waiheke di akhir pekan.





Di Waiheke pun anda dapat memilih, jika mau gaya sederhana ada pilihan mulai dari hotel bertarif 45 NZD hingga camping dengan hanya membayar 10 NZD, atau mau menikmati lodge indah dengan infinity pool dan pemandangan Teluk Hauraki ini, meski anda tentunya mesti merogoh kocek lebih dalam untuk yang satu ini.



@marischkaprue - wants infinity trips in her life

Photos by Ferry Rusli

NOTES:
  • Untuk informasi harga setiap waktu dan booking di Delamore Lodge, cek disini.
  • Pilihan camping di Pulau Waiheke antara lain di Whakanewha Regional Park Campsite, info cek disini atau telp di +64 09 3662000
RELATED STORIES: